    {"id":1172,"date":"2018-08-05T09:20:49","date_gmt":"2018-08-05T02:20:49","guid":{"rendered":"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/?p=1172"},"modified":"2018-08-05T09:21:48","modified_gmt":"2018-08-05T02:21:48","slug":"hadiah-di-musim-panas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/2018\/08\/hadiah-di-musim-panas\/","title":{"rendered":"Hadiah di Musim Panas"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\"><em>Penulis: Erlivian Herlivia<\/em><br \/>\n<em>NIM:\u00a0 2101628253<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Selamat bermusim panas, Mina-san! Semoga mendapat musim panas yang baik. Memulai musim yang baru merupakan hal yang ditunggu oleh masyarakat jepang. Pergantian suasana, makanan, tempat rekreasi yang berkaitan dengan musim tersebut. Orang Jepang sangat senang mengucapkan selamat dan mengungkapkan rasa terima kasih mereka baik menggunakan ucapan lisan maupun tulisan, maupun berbentuk barang. Nah, yang akan kita bahas hari ini adalah hadiah barang yang di terima sebagai ucapan perayaan musim panas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><em>Ochugen<\/em> atau<em> Chugen<\/em> adalah barang atau hadiah yang di terima sebagai ucapan terima kasih kepada orang yang telah berbuat baik kepada kita, orang yang dekat dengan kita, rekan-rekan kerja, dan sebagainya. Hadiah ini diterima saat musim panas datang, bulan dimana terdapat festival <em>Obon<\/em> terselenggara. Tukar-menukar hadiah ini diadakan antara tanggal 15 Juli atau 15 Agustus tergantung tempat dan kalender lama.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Tukar-menukar hadiah ini ada sejak zaman Edo (1603-1868) dan tetap ada sampai sekarang. Toserba di Jepang menyebut perayaan tukar-menukar hadiah ini sebagai \u201cmasa panen\u201d karena sangat ramai dikunjungi pengunjung pada perayaan ini. Oleh karena itu, toserba di Jepang tidak mau menyia-nyiakan kesempatan itu dengan membuat layanan khusus untuk<em> Ochugen<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Biasanya hadiah yang diberikan berupa makanan atau minuman seperti set bir, mie somen, atau agar-agar khas Jepang yang biasa disebut <em>Mizugashi<\/em>. Dari ketiga ini, yang paling popular yaitu <em>Mizugashi<\/em>. Selain menarik, makanannya yang manis dan enak tentunya. Terdapat banyak buah-buahan seperti ceri dan persik. Biasanya makanan yang diberikan sebagai <em>Ochugen<\/em> merupakan makanan yang tahan lama.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Sekian artikel mengenai <em>Ochugen<\/em>. Kalau sempat tinggal di Jepang atau bercengkrama dengan orang Jepang jangan sungkan memberikan <em>Ochugen<\/em> kepada mereka sebagai ucapan terima kasih. Kiranya bermanfaat minna!<\/p>\n<p>Sumber:<br \/>\nhttps:\/\/www.fun-japan.jp\/id\/articles\/4666<\/p>\n<blockquote class=\"wp-embedded-content\" data-secret=\"Jt1ZdIMl8p\"><p><a href=\"https:\/\/www.jalan2kejepang.com\/blog\/populer-ochugen-di-jepang.html\">3 Bingkisan Paling Populer saat Ochugen di Jepang<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p><iframe loading=\"lazy\" class=\"wp-embedded-content\" sandbox=\"allow-scripts\" security=\"restricted\" style=\"position: absolute; visibility: hidden;\" title=\"&#8220;3 Bingkisan Paling Populer saat Ochugen di Jepang&#8221; &#8212; Jalan-jalan ke Jepang\" src=\"https:\/\/www.jalan2kejepang.com\/blog\/populer-ochugen-di-jepang.html\/embed#?secret=E66Pi5a0QZ#?secret=Jt1ZdIMl8p\" data-secret=\"Jt1ZdIMl8p\" width=\"500\" height=\"282\" frameborder=\"0\" marginwidth=\"0\" marginheight=\"0\" scrolling=\"no\"><\/iframe><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penulis: Erlivian Herlivia NIM:\u00a0 2101628253 Selamat bermusim panas, Mina-san! Semoga mendapat musim panas yang baik. Memulai musim yang baru merupakan hal yang ditunggu oleh masyarakat jepang. Pergantian suasana, makanan, tempat rekreasi yang berkaitan dengan musim tersebut. Orang Jepang sangat senang mengucapkan selamat dan mengungkapkan rasa terima kasih mereka baik menggunakan ucapan lisan maupun tulisan, maupun [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-1172","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-our-japan-article"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1172","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1172"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1172\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1181,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1172\/revisions\/1181"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1172"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1172"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1172"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}