    {"id":1167,"date":"2018-07-29T09:27:42","date_gmt":"2018-07-29T02:27:42","guid":{"rendered":"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/?p=1167"},"modified":"2018-07-29T20:15:48","modified_gmt":"2018-07-29T13:15:48","slug":"perjalanan-cepat-dengan-shinkansen","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/2018\/07\/perjalanan-cepat-dengan-shinkansen\/","title":{"rendered":"Perjalanan Cepat Dengan Shinkansen!"},"content":{"rendered":"<p><em>Penulis: Ananta Putra Kharisma Ramadhan<\/em><br \/>\n<em>NIM: 2101708241<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Apakah ada dari kalian yang pernah menaiki angkutan umum? Apakah itu kereta? Wah pasti seru ya menaiki kereta! Kereta adalah salah satu angkutan umum yang bisa membawa penumpang yang banyak dalam satu kali perjalanan. Di Indonesia, kereta juga menjadi salah satu angkutan umum yang banyak digunakan oleh warga Indonesia walaupun sampai saat ini kereta hanya ada di Pulau Jawa. Di Jepang ada kereta yang memiliki kecepatan yang sangat tinggi dan kereta itu masuk kedalam daftar sebagai salah satu kereta tercepat di dunia, yaitu <em>Shinkansen<\/em>. Penasaran dengan <em>Shinkansen<\/em>? Yuk kita bahas tentang <em>Shinkansen<\/em>!<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-content\/uploads\/sites\/19\/2018\/07\/172.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium wp-image-1168\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-content\/uploads\/sites\/19\/2018\/07\/172-640x480.jpg\" alt=\"\" width=\"640\" height=\"480\" srcset=\"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-content\/uploads\/sites\/19\/2018\/07\/172-640x480.jpg 640w, https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-content\/uploads\/sites\/19\/2018\/07\/172.jpg 720w\" sizes=\"auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Pada awalnya, <em>Shinkansen<\/em> hanya memiliki jarak tempuh sejauh 615,4 km dan terus berkembang hingga sekarang yang memiliki jarak tempuh sejauh 2,764.6 km. <em>Shinkansen<\/em> juga dikenal sebagai <em>Bullet Train<\/em>. Banyak negara-negara selain Jepang yang memiliki <em>Bullet Train<\/em> tetapi Jepang adalah negara pertama yang mencetuskan ide membuat kereta super cepat ini yang dinamakan <em>Shinkansen<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><em>Shinkansen<\/em> sendiri beroperasi pertama kali pada 1 oktober 1964 dimana pada saat itu bertepatan dengan diadakannya <em>Tokyo Olympics<\/em>. Pada saat itu, dengan kereta konvensional jarak tempuh dari Tokyo menuju Osaka harus dilalui selama 6 jam. Tetapi dengan adanya <em>Shinkansen<\/em>, jarak tersebut hanya memerlukan waktu selama 3 jam yang bisa kita ketahui bahwa pada saat itu <em>Shinkansen<\/em> sudah memiliki kecepatan yang luar biasa. Kecepatan <em>Shinkansen <\/em>pada saat ini bisa mencapai 300 km\/jam bahkan bisa lebih dari itu.<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-content\/uploads\/sites\/19\/2018\/07\/shinkansen-1000.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium wp-image-1169\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-content\/uploads\/sites\/19\/2018\/07\/shinkansen-1000-640x288.jpg\" alt=\"\" width=\"640\" height=\"288\" srcset=\"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-content\/uploads\/sites\/19\/2018\/07\/shinkansen-1000-640x288.jpg 640w, https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-content\/uploads\/sites\/19\/2018\/07\/shinkansen-1000-768x346.jpg 768w, https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-content\/uploads\/sites\/19\/2018\/07\/shinkansen-1000-720x323.jpg 720w, https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-content\/uploads\/sites\/19\/2018\/07\/shinkansen-1000-330x148.jpg 330w, https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-content\/uploads\/sites\/19\/2018\/07\/shinkansen-1000-747x335.jpg 747w, https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-content\/uploads\/sites\/19\/2018\/07\/shinkansen-1000-415x186.jpg 415w, https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-content\/uploads\/sites\/19\/2018\/07\/shinkansen-1000.jpg 1000w\" sizes=\"auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Di Indonesia direncanakan akan masuk juga lho <em>Bullet Train<\/em> ini! Untuk tahap pertamanya akan memiliki rute Jakarta-Bandung. Kereta ini akan mempercepat waktu perjalanan orang-orang yang ingin berliburan ke Bandung. Jika dengan kereta normal sekarang waktu tempuh yang harus dilewati sekitar 3 jam tetapi jika sudah menggunakan <em>Bullet Train<\/em> waktu tempuhnya hanya 35 menit saja. Sangat menghemat waktu perjalanan ya kereta cepat ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Bagaimana? Apakah ada yang ingin mencoba menggunakan <em>Shinkansen<\/em> jika ke Jepang? Walaupun harga tiketnya cukup mahal, mungkin akan segera terbaya dengan pengalaman menaiki kereta secepat 300 km\/jam ya! Semoga <em>bullet train<\/em> bisa segera masuk ke Indonesia ya sehingga kita tidak perlu jauh-jauh ke jepang untuk merasakan kecepatan <em>Shinkansen<\/em><em>.<\/em><\/p>\n<p>Sekian artikel kali ini, ya!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penulis: Ananta Putra Kharisma Ramadhan NIM: 2101708241 Apakah ada dari kalian yang pernah menaiki angkutan umum? Apakah itu kereta? Wah pasti seru ya menaiki kereta! Kereta adalah salah satu angkutan umum yang bisa membawa penumpang yang banyak dalam satu kali perjalanan. Di Indonesia, kereta juga menjadi salah satu angkutan umum yang banyak digunakan oleh warga [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-1167","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-our-japan-article"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1167","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1167"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1167\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1170,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1167\/revisions\/1170"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1167"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1167"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1167"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}