    {"id":1063,"date":"2018-05-20T11:13:46","date_gmt":"2018-05-20T04:13:46","guid":{"rendered":"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/?p=1063"},"modified":"2019-01-22T09:02:33","modified_gmt":"2019-01-22T02:02:33","slug":"berbagai-macam-karakter-dari-satu-suara-itulah-seiyuu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/2018\/05\/berbagai-macam-karakter-dari-satu-suara-itulah-seiyuu\/","title":{"rendered":"Berbagai Macam Karakter Dari Satu Suara, Itulah Seiyuu!"},"content":{"rendered":"<p><em>Penulis:\u00a0Ananta Putra Kharisma Ramadhan<\/em><br \/>\n<em>NIM :\u00a02101708241<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Pasti kalian pernah menonton <em>Anime<\/em> kan? <em>Anime<\/em> adalah sebuah animasi digital 2 dimensi yang bergerak layaknya sebuah film. Pastinya di dalam sebuah <em>Anime<\/em> terdapat karakter yang banyak dan memiliki suara. Apa kalian tau nama pekerjaan untuk mengisi suara di karakter <em>Anime<\/em>? <em>Seiyuu<\/em> adalah nama pekerjaan tersebut. Mau tau lebih lengkapnya? Yuk kita bahas apa itu <em>Seiyuu!<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><em>Seiyuu<\/em> atau dalam bahasa inggris disebut dengan <em>Voice Actor<\/em> adalah sebuah pekerjaan yang pada dasarnya hanya menggunakan suara dari mulut untuk membuat suara yang berbeda-beda. Jika kita lihat sejarahnya, pada awalnya <em>Voice Acting<\/em> ini dikenal lewat radio lho ternyata. Pada tahun 1925, sebuah stasiun radio di Jepang menampilkan sebuah acara drama yang bisa di dengarkan lewat radio dan orang-orang yang mengisi suara di acara itu disebut dengan <em>Seiyuu<\/em> yang merupakan <em>Seiyuu <\/em>pertama di Jepang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Seiring berjalannya waktu, pekerjaan ini menjadi banyak peminatnya. Sekitar tahun 1960an, pada saat itu banyak sekali film yang masuk dari luar Jepang. Kemudian film-film tersebut didubbing menjadi bahasa Jepang yang dilakukan oleh para <em>Seiyuu<\/em> pada masa itu. Walaupun pada akhirnya film-film dari luar tidak boleh ditayangkan ditelevisi di Jepang, tahun 1960an dan 1970an dianggap sebagai salah satu masa keemasan <em>Seiyuu<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Pada era modern ini, banyak <em>Seiyuu<\/em> yang melakukan <em>Voice Acting<\/em> di dalam <em>Anime-Anime<\/em>. Para <em>Seiyuu<\/em> ini bukan hanya bisa mengisi satu suara karkter saja lho! Ada banyak <em>Seiyuu<\/em> yang mengisi suara hingga lebih dari 15 karakter dan pastinya setiap karakter memiliki suara yang berbeda antara satu dan yang lainnya.. Pekerjaan ini juga bukan pekerjaan yang mudah lho! Setiap <em>Seiyuu<\/em> harus bisa menyesuaikan suara mereka dengan karakter yang diperankan dan itu bukan suatu hal yang mudah untuk dilakukan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Nah itulah sedikit sejarah dan penjelasan tentang <em>Seiyuu<\/em>. Karena adanya <em>Seiyuu<\/em> menonton anime jadi lebih menarik serta membuat karakter dari <em>Anime<\/em> tersebut menjadi lebih hidup. Bagaimana? Ada yang tertarik menjadi <em>Seiyuu<\/em> juga? Di Indonesia juga ada lho pengisi suara dubbing <em>Anime<\/em> dari Jepang. Namun, walaupun sudah berkurang mungkin di masa yang akan datang <em>Anime<\/em> akan mengisi pertelevisian Indonesia lagi dan kalian bisa menjadi <em>Seiyuu<\/em>nya.<\/p>\n<p>Sekian artikel kali ini, ya!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penulis:\u00a0Ananta Putra Kharisma Ramadhan NIM :\u00a02101708241 Pasti kalian pernah menonton Anime kan? Anime adalah sebuah animasi digital 2 dimensi yang bergerak layaknya sebuah film. Pastinya di dalam sebuah Anime terdapat karakter yang banyak dan memiliki suara. Apa kalian tau nama pekerjaan untuk mengisi suara di karakter Anime? Seiyuu adalah nama pekerjaan tersebut. Mau tau lebih [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-1063","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-our-japan-article"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1063","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1063"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1063\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1065,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1063\/revisions\/1065"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1063"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1063"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1063"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}