    {"id":845,"date":"2017-07-28T08:13:46","date_gmt":"2017-07-28T01:13:46","guid":{"rendered":"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himfoodtech\/?p=845"},"modified":"2017-07-28T08:13:46","modified_gmt":"2017-07-28T01:13:46","slug":"fakta-tentang-brain-freeze","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himfoodtech\/2017\/07\/fakta-tentang-brain-freeze\/","title":{"rendered":"Fakta Tentang \u201cBrain Freeze\u201d"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center\"><span style=\"font-weight: 400\">Amarsha Darnidita<br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\">2001547103<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-847\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himfoodtech\/wp-content\/uploads\/sites\/76\/2017\/07\/Screen-Shot-2017-07-28-at-8.12.53-AM.png\" alt=\"\" width=\"429\" height=\"269\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center\"><span style=\"font-weight: 400\">Sumber gambar: <\/span><a href=\"http:\/\/www.telegraph.co.uk\/news\/health\/news\/11037000\/Live-Well-How-to-avoid-brain-freeze-from-cold-drinks-and-bee-venom-could-help-fight-cancer.html\"><span style=\"font-weight: 400\">http:\/\/www.telegraph.co.uk\/news\/health\/news\/11037000\/Live-Well-How-to-avoid-brain-freeze-from-cold-drinks-and-bee-venom-could-help-fight-cancer.html<\/span><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Pernah gak sih kalian merasakan sensasi beku di otak kalian saat meminum minuman dingin atau menikmati es krim dengan terburu-buru? Nah, fenomena ini akrab disebut dengan brain freeze. Apa sih sebenarnya brain freeze itu? Brain freeze atau sphenopalatine ganglioneuralgia adalah nyeri yang dialami oleh saraf manusia ketika sesuatu yang sangat dingin menyentuh langit-langit atau bagian atas mulut (atap mulut) dengan sangat cepat. Dalam kata lain, brain freeze merupakan sinyal yang diberikan oleh otak untuk tubuh kita agar memperlambat konsumsi makanan atau minuman yang sangat dingin.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Brain freeze dapat terjadi ketika suhu sekitar panas. Dengan adanya perubahan suhu yang mendadak, pembuluh darah karotis interna yang mengalirkan darah ke kedua belah otak dan pembuluh darah serebral anterior yang mengalirkan darah ke bagian depan otak &#8220;terkejut&#8221;, sehingga menyebabkan pembuluh darah mengalami vasokonstriksi secara mendadak. Kemudian, otak kita akan mengirimkan banyak darah untuk menghangatkan kembali suhunya. Hal tersebut menyebabkan pembuluh darah vasodilatasi kembali secara cepat dan reseptor nyeri yang terdapat pada meninges, selaput pembungkus otak, menjadi terpicu. Sinyal nyeri tersebut kemudian diteruskan ke saraf trigeminal, yaitu saraf yang berperan dalam pengaturan rasa nyeri di seluruh wajah, dan menimbulkan rasa nyeri alih di dahi, ubun-ubun, atau belakang mata.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Meskipun sensasi yang ditimbulkan oleh brain freeze bukanlah suatu hal yang serius, sensasi tersebut dapat menganggu aktivitas kita sehari-hari. Ada beberapa langkah untuk meringankan efek yang ditimbulkan akibat brain freeze, yaitu:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify\">\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Minum air hangat<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Menyentuhkan lidah ke bagian atap mulut. Hal ini dapat membantu penghangatan daerah tersebut<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Menutup mulut dan hidung dengan tangan lalu bernafas dengan cepat agar aliran udara hangat ke langit-langit mulu meningkat<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Sedangkan, untuk mencegah terjadinya brain freeze, hal yang dapat dilakukan adalah menghindari konsumsi makanan atau minuman dingin dalam jumlah yang besar sekaligus.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Sumber penulisan:<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><a href=\"http:\/\/www.medicalnewstoday.com\/articles\/244458.php\"><span style=\"font-weight: 400\">http:\/\/www.medicalnewstoday.com\/articles\/244458.php<\/span><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><a href=\"http:\/\/www.deseretnews.com\/article\/865658848\/What-causes-brain-freeze-Heres-the-scoop.html\"><span style=\"font-weight: 400\">http:\/\/www.deseretnews.com\/article\/865658848\/What-causes-brain-freeze-Heres-the-scoop.html<\/span><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Amarsha Darnidita 2001547103 Sumber gambar: http:\/\/www.telegraph.co.uk\/news\/health\/news\/11037000\/Live-Well-How-to-avoid-brain-freeze-from-cold-drinks-and-bee-venom-could-help-fight-cancer.html Pernah gak sih kalian merasakan sensasi beku di otak kalian saat meminum minuman dingin atau menikmati es krim dengan terburu-buru? Nah, fenomena ini akrab disebut dengan brain freeze. Apa sih sebenarnya brain freeze itu? Brain freeze atau sphenopalatine ganglioneuralgia adalah nyeri yang dialami oleh saraf manusia ketika sesuatu yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":83,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"class_list":["post-845","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-articles"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himfoodtech\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/845","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himfoodtech\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himfoodtech\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himfoodtech\/wp-json\/wp\/v2\/users\/83"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himfoodtech\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=845"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himfoodtech\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/845\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":848,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himfoodtech\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/845\/revisions\/848"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himfoodtech\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=845"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himfoodtech\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=845"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himfoodtech\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=845"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}