    {"id":747,"date":"2017-04-26T19:28:45","date_gmt":"2017-04-26T12:28:45","guid":{"rendered":"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himfoodtech\/?p=747"},"modified":"2017-04-26T19:28:45","modified_gmt":"2017-04-26T12:28:45","slug":"chilling-injury","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himfoodtech\/2017\/04\/chilling-injury\/","title":{"rendered":"CHILLING INJURY"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center\"><span style=\"font-weight: 400\">Nabila Azzahra<br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\">1901509754<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-748\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himfoodtech\/wp-content\/uploads\/sites\/76\/2017\/04\/Screen-Shot-2017-04-26-at-7.28.12-PM.png\" alt=\"\" width=\"443\" height=\"273\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Hello Foodies! Pernah ga sih kalian menyimpan pisang di kulkas lalu kulit pisang nya berubah menjadi coklat? Atau menyimpan apel, lalu daging apel nya berubah menjadi coklat? Hal ini biasa disebut dengan chilling injury. Apasih chilling injury itu? Chilling injury adalah kerusakan fisiologis untuk buah sel membran yang mungkin terjadi setiap saat karena berbahaya kondisi lingkungan selama musim tanam, transportasi, distribusi, atau penyimpanan, di toko atau bahkan di kulkas saat disimpan di rumah. Kerusakan membran seringkali diikuti oleh efek lain, seperti produksi etilena, peningkatan respirasi, penurunan fotosintesis, dan perubahan seluler struktur menyebabkan buah-buahan lebih rentan terhadap penyakit. Tanda pertama muncul sebagai perubahan warna kecoklatan sangat sedikit dari daging buah, kadang disertai dengan inti kecoklatan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Chilling injury merupakan kerusakan utama yang terjadi pada buah dan sayur asal tropis dan subtropis (e.g : Pisang, dan Tomat), meskipun gangguan fisiologis tertentu akan muncul pada buah dan sayur ini hanya ketika mereka disimpan pada suhu rendah.\u00a0Chilling injury tidak sama dengan freezing injury, yang merupakan akibat dari kerusakan dari kristal es terbentuk di jaringan disimpan di bawah titik beku mereka. Suhu dingin minimum untuk komoditas sensitif akan jauh di atas titik beku mereka.\u00a0Suhu kritis untuk chilling injury ini bervariasi berdasarkan komoditas masing &#8211; masing, tetapi biasanya terjadi ketika produk disimpan pada suhu di bawah 10 \u00b0 -13 \u00b0 C. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Penyebab utama dari chilling injury dianggap kerusakan dalam membran sel. Kerusakan membran sel yang mungkin termasuk produksi etilena, respirasi meningkat, fotosintesis berkurang, gangguan energi, akumulasi produksi senyawa beracun seperti etanol dan asetaldehida dan struktur selular yang berubah.\u00a0Chilling injury tergantung waktu dan suhu.\u00a0Jika produk tersebut disimpan di bawah temperatur kritis untuk periode singkat, tanaman dapat memperbaiki kerusakan.\u00a0Jika eksposur berkepanjangan, kerusakan permanen terjadi dan terlihat gejala sering terjadi.\u00a0Chilling injury terjadi lebih cepat dan lebih parah jika buah dan sayur disimpan pada suhu jauh di bawah suhu ambang batas.\u00a0Deteksi dan diagnosis chilling injury seringkali sulit karena produk terlihat biasa saja saat dikeluarkan dari suhu dingin, tetapi ketika produk ditempatkan pada suhu tinggi gejala dapat terjadi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Chilling injury merupakan suatu kerusakan yang tidak diharapakan terjadi pada komoditas pertanian. Untuk mencegah terjadinya chilling injury maka setiap komoditas pertanian yang berbeda harus disimpan terpisah sesuai dengan suhu kritis yang dimiliki tiap-tiap komoditi. Misalnya penyimpanan mangga dan pisang disimpan pada suhu dingin sekitar 15<\/span><span style=\"font-weight: 400\">0<\/span><span style=\"font-weight: 400\">C.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\"><b>Sumber : <\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Elmasry Gamal et al. 2009. Detecting Chilling Injury In Red Delicious Apple Using Hyperspectral Imaging And Neural Networks. Agriculture Engineering Department. Suez : Faculty Of agriculture Suez Canal University. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Lisa J. Skog . 2008. <\/span><span style=\"font-weight: 400\">Chilling Injury of Horticultural Crops. <\/span><span style=\"font-weight: 400\">Horticultural Research Institute of Ontario University of Guelph.\u00a0 <\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Nabila Azzahra 1901509754 Hello Foodies! Pernah ga sih kalian menyimpan pisang di kulkas lalu kulit pisang nya berubah menjadi coklat? Atau menyimpan apel, lalu daging apel nya berubah menjadi coklat? Hal ini biasa disebut dengan chilling injury. Apasih chilling injury itu? Chilling injury adalah kerusakan fisiologis untuk buah sel membran yang mungkin terjadi setiap saat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":83,"featured_media":748,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"class_list":["post-747","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-articles"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himfoodtech\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/747","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himfoodtech\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himfoodtech\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himfoodtech\/wp-json\/wp\/v2\/users\/83"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himfoodtech\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=747"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himfoodtech\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/747\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":749,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himfoodtech\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/747\/revisions\/749"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himfoodtech\/wp-json\/wp\/v2\/media\/748"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himfoodtech\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=747"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himfoodtech\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=747"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himfoodtech\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=747"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}