    {"id":3433,"date":"2022-10-24T21:59:08","date_gmt":"2022-10-24T14:59:08","guid":{"rendered":"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himfoodtech\/?p=3433"},"modified":"2022-10-24T21:59:08","modified_gmt":"2022-10-24T14:59:08","slug":"ayran-minuman-khas-turki-yang-sehat-dan-mudah-dibuat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himfoodtech\/2022\/10\/ayran-minuman-khas-turki-yang-sehat-dan-mudah-dibuat\/","title":{"rendered":"Ayran \u2014 Minuman Khas Turki yang Sehat dan Mudah Dibuat"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center\"><b>Ayran \u2014 Minuman Khas Turki yang Sehat dan Mudah Dibuat<\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Susu merupakan salah satu bahan pangan yang telah diutamakan pada makanan manusia sejak 5,000 B.C.E (Warriner, et al., 2014). Pada zaman tersebut, orang-orang menganggap bahwa penyimpanan susu tidak mudah. Namun, mereka menemukan bahwa susu dapat berubah menjadi tebal dan asam dalam kondisi tertentu, dengan daya penyimpanan yang tidak rendah. Proses tersebutlah yang kini kita ketahui sebagai proses fermentasi, di mana hasilnya adalah yogurt. Pada zaman sekarang, yogurt telah diproduksi secara massal di seluruh dunia dengan permintaan konsumen yang tinggi. Beberapa jenis yogurt pada region tertentu juga bersifat tradisional dan kultural, seperti kefir yang berasal dari Rusia, maupun Ayran yang berasal dari Turki. Pada kali ini, kita akan membahas mengenai Ayran yang merupakan yogurt khas Turki.<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-3435\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himfoodtech\/wp-content\/uploads\/sites\/76\/2022\/10\/Screenshot_20221024_095651.png\" alt=\"\" width=\"277\" height=\"376\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center\"><span style=\"font-weight: 400\">Sumber: https:\/\/en.wikipedia.org\/wiki\/Ayran<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Ayran merupakan minuman yang sederhana untuk dibuat. Bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat ayran sangat terjangkau dan mudah didapatkan. Untuk membuat ayran, bahan-bahan yang dibutuhkan hanyalah\u00a0 susu atau yoghurt, garam, dan air. Pembuatan ayran dapat dilakukan dengan dua metode. Pada metode pertama, yoghurt yang telah jadi ditambahkan dengan air dingin dan garam lalu diaduk hingga homogen dan berbuih. Pada metode yang kedua, susu yang digunakan untuk membuat yoghurt ditambahkan dengan air terlebih dahulu. Setelah itu, susu dihomogenisasi dan dipasteurisasi. Kemudian, susu ditambahkan dengan kultur starter yoghurt untuk difermentasi. Yoghurt yang dibuat dari susu diencerkan tersebut lalu ditambahkan dengan garam dan diaduk hingga homogen. Kedua metode pembuatan tersebut dapat menghasilkan ayran yang menyegarkan dan bermanfaat untuk kesehatan (Altay, 2017).<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Ayran telah ada sejak Abad Pertengahan, sejak berdirinya Gokturk Khanate. Selain di Turki, minuman ini juga ditemukan di Armenia, Iran,\u00a0 Balkan, dan bagian Timur Tengah yang memiliki hubungan sejarah dengan era Gokturkler. Ayran secara tidak sengaja ditemukan oleh masyarakat Turki. Karena bagi masyarakat Turki rasa yogurt teralu asam, jadi ditambahkanlah garam kedalam yogurt untuk mengurangi rasa asam di dalamnya. Kemudian mereka mulai membuat yogurt dengan dicampur air dan garam hingga akhirnya terciptalah ayran (Akbas, 2014).<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Ayran sebagai minuman probiotik tidak hanya memiliki rasa yang enak, namun juga memiliki segudang manfaat kesehatan. Salah satunya, ayran berpotensi untuk meringankan gejala intoleransi laktosa (Baschali <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">et al.<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, 2017, dalam Grumezescu &amp; Holban, 2019b) <\/span><span style=\"font-weight: 400\">suatu kondisi berupa gejala gangguan pencernaan pada individu sebagai akibat gangguan pencernaan laktosa. Selain itu, minuman fungsional yang tinggi protein dan kalsium ini memiliki manfaat antimikroba dan antioksidan, sangat baik untuk kesehatan saluran pencernaan , serta efektif mencegah konstipasi (Grumezescu &amp; Holban, 2019a).<\/span><span style=\"font-weight: 400\"> Konsumsi ayran juga dapat membantu menurunkan kolesterol darah dan menghilangkan logam berat. Penelitian juga menunjukkan bahwa minuman ini memiliki efek tonik, sehingga banyak orang meminumnya untuk menghilangkan sindrom mabuk (Rozhkova<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\"> et al.<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, 2020).<\/span><\/p>\n<p><strong>Daftar pustaka:<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Akbas, D., &amp; Er, L. (2014). <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Best of Turki<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Elex Media Komputindo.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Altay, F. (2017). <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Yogurt in Health and Disease Prevention<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Istanbul: Academic Press.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Baschali, A., Tsakalidou, E., Kyriacou, A., Karavasiloglou, N., &amp; Matalas, A. L. (2017). Traditional low-alcoholic and non-alcoholic fermented beverages consumed in European countries: a neglected food group. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Nutrition research reviews<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">30<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">(1), 1\u201324. <\/span><a href=\"https:\/\/doi.org\/10.1017\/S0954422416000202\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/doi.org\/10.1017\/S0954422416000202<\/span><\/a><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Grumezescu, A. M., &amp; Holban, A. M. (2019a). <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Nutrients in beverages<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Elsevier Ltd.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Grumezescu, A., &amp; Holban, A. M. (2019b). <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Preservatives and preservation approaches in beverages volume 15: The science of beverages<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Elsevier Science &amp; Technology.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Rozhkova, I. V., Moiseenko, K. V., Glazunova, O. A., Begunova, A. V., &amp; Fedorova, T. V. (2020, December 7). 9 Russia and Commonwealth of Independent States (CIS) domestic fermented milk products. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Food Science and Technology<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, 215\u2013234. https:\/\/doi.org\/10.1515\/9783110667462-009<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Warinner, C., Hendy, J., Speller, C. et al. Direct evidence of milk consumption from ancient human dental calculus. Sci Rep 4, 7104 (2014). <\/span><a href=\"https:\/\/doi.org\/10.1038\/srep07104\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/doi.org\/10.1038\/srep07104<\/span><\/a><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/en.wikipedia.org\/wiki\/Ayran<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ayran \u2014 Minuman Khas Turki yang Sehat dan Mudah Dibuat Susu merupakan salah satu bahan pangan yang telah diutamakan pada makanan manusia sejak 5,000 B.C.E (Warriner, et al., 2014). Pada zaman tersebut, orang-orang menganggap bahwa penyimpanan susu tidak mudah. Namun, mereka menemukan bahwa susu dapat berubah menjadi tebal dan asam dalam kondisi tertentu, dengan daya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":83,"featured_media":3436,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11,10],"tags":[],"class_list":["post-3433","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-articles","category-posts"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himfoodtech\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3433","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himfoodtech\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himfoodtech\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himfoodtech\/wp-json\/wp\/v2\/users\/83"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himfoodtech\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3433"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himfoodtech\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3433\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3437,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himfoodtech\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3433\/revisions\/3437"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himfoodtech\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3436"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himfoodtech\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3433"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himfoodtech\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3433"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himfoodtech\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3433"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}