    {"id":3380,"date":"2022-08-12T21:22:39","date_gmt":"2022-08-12T14:22:39","guid":{"rendered":"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himfoodtech\/?p=3380"},"modified":"2022-08-12T21:22:39","modified_gmt":"2022-08-12T14:22:39","slug":"yuk-kenalan-lebih-dalam-lagi-dengan-kolagen","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himfoodtech\/2022\/08\/yuk-kenalan-lebih-dalam-lagi-dengan-kolagen\/","title":{"rendered":"Yuk, Kenalan Lebih Dalam Lagi dengan Kolagen!"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center\"><b>Yuk, Kenalan Lebih Dalam Lagi dengan Kolagen!<\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: center\">\n<p style=\"text-align: center\"><span style=\"font-weight: 400\">Jovandi &#8211; 2502006373<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center\"><span style=\"font-weight: 400\">Metta Sadhana &#8211; 2540126304<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center\"><span style=\"font-weight: 400\">Ri In Yuan Hui Lee &#8211; 2501987601\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center\"><span style=\"font-weight: 400\">Theresia Evelyne &#8211; 2540130895<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-3381\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himfoodtech\/wp-content\/uploads\/sites\/76\/2022\/08\/COVER-WEBSITE-960-\u00d7-428-px-13.png\" alt=\"\" width=\"1440\" height=\"642\" \/> <img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter  wp-image-3382\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himfoodtech\/wp-content\/uploads\/sites\/76\/2022\/08\/collagenn-min.png\" alt=\"\" width=\"544\" height=\"379\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center\">Source : Google Picture<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Nama kolagen sudah tidak asing lagi pastinya di telinga kita, terutama bagi para orang yang gemar merawat kesehatan kulit. Namun mungkin masih kurang jelas apa itu kolagen sebenarnya. Jadi, kolagen merupakan protein yang banyak ditemukan dalam tubuh manusia, dan disintesis juga dalam tubuh. Kolagen memiliki peran penting dalam merekatkan jaringan dan sel-sel tubuh, memberikan kekuatan dan memperkuat struktur dalam tubuh. Kolagen berperan pada berbagai bagian tubuh, seperti memberikan elastisitas pada kulit, membantu memperbaiki kerusakan dan penipisan kulit dan berbagai masalah kesehatan lain. Di masa sekarang, kolagen banyak dikenal dan semakin sering dijumpai dalam berbagai produk sehari-hari, seperti produk perawatan kulit dan rambut. Tidak hanya dapat diperoleh melalui produk perawatan, namun juga mudah diperoleh melalui makanan sebagai sumber kolagen alami. Nah, mari kita kenalan lebih dalam lagi dengan kolagen.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Kata \u201ccollagen\u201d berasal dari bahasa Yunani, yaitu \u201ck\u00f3lla\u201d yang berarti lem. Kolagen sendiri merupakan komponen utama lapisan kulit dermis yang terbuat dari sel fibroblast yang tersusun dari berbagai asam amino. Asam amino yang menyusun protein kolagen terdiri asam amino dasar berupa glutamin dan asparagin. Selain itu, terdapat juga asam amino lain berupa glisin, proline dan hidroksi proline. Karakteristik dari kolagen adalah memiliki struktur heliks tripel, bersifat keras, dan tidak larut di air. Kolagen membentuk sepertiga protein pada tubuh manusia. Pada mamalia, kolagen terdapat pada kulit, tulang rawan, dan jaringan pengikat. Kolagen dapat diibaratkan sebagai lem, yang berperan untuk menghubungkan dua bagian yang diikatkan (Darmanto et al.,2012; Admin rsud, 2020).<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Dari sejumlah penelitian yang diterapkan pada hewan dan manusia, didapatkan bahwa suplemen kolagen oral dapat meningkatkan elastisitas, turgor, hidrasi kulit, mengurangi kerutan, serta mengurangi kekasaran kulit. Lalu, bagaimana sebenarnya cara kerja suplemen kolagen tersebut? Mereka bekerja secara dobel pada kulit. Pertama, mereka memberikan komponen-komponen penting bagi elastin dan kolagen. Kedua, mereka melekat pada reseptor fibroblas di dermis, sehingga produksi elastin dan hyaluroni dapat dimulai (Al-Atif, 2022).<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Selain itu, ditemukan juga perbedaan antara kolagen oral \u2014 yaitu kolagen berbentuk suplemen yang digunakan dengan cara dimakan, atau ditelan \u2014 dengan kolagen topikal \u2014 yaitu kolagen berbentuk krim, losion, serum, ataupun salep yang dioleskan pada kulit \u2014 terkait efektivitas keduanya. Di mana kolagen oral memiliki berat molekul yang lebih rendah, sehingga dapat dengan mudah terserap, dan menyebarkan molekul-molekulnya ke beberapa jaringan tubuh. Sebaliknya, kolagen topikal memiliki berat molekul yang lebih tinggi, sehingga tidak dapat menyusup ke dalam kulit secara sepenuhnya (Al-Atif, 2022).\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Meskipun begitu, hasil dari penelitian menunjukkan baik kolagen oral maupun topikal, tidak ada yang lebih unggul daripada yang lainnya. Keduanya sama-sama meningkatkan fibroblas dan protein matriks ekstraseluler dan penurunan metaloproteinase. Fibroblas tersebut merupakan salah satu komponen yang membentuk berbagai lapisan kulit manusia, di mana sejumlah besar protein matriks ekstraseluler dihasilkan, sehingga kesehatan kulit dapat meningkat dengan memperlambat penuaan kulit (Al-Atif, 2022).\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Walaupun kolagen memiliki banyak fungsi yang menguntungkan, konsumsi secara berlebihan dapat menimbulkan beberapa efek samping yang justru merugikan. Pertama, mengakibatkan kalsium berlebihan terutama kolagen yang berasal dari sumber laut yang tinggi kalsium seperti kolagen ikan hiu. Kelebihan kalsium ini akan memicu penyakit lain seperti batu ginjal dan hiperkalsemia. Kolagen dari sumber laut juga berpotensi menimbulkan alergi bagi mereka yang alergi terhadap seafood dan juga sakit kepala bagi mereka yang sensitif terhadap asam glutamat yang terkandung dalam kolagen. Selain itu, kelebihan konsumsi kolagen mengakibatkan terganggunya suasana hati dan menjadi mudah cemas diakibatkan karena menurunkan produksi asam amino triptofan (Sicca, 2022). Triptofan digunakan untuk produksi hormon serotonin yang berperan dalam menciptakan suasana senang dan mengurangi stress (Puji, 2021).<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Kolagen bisa didapatkan dari berbagai macam sumber, seperti kaldu tulang, daging ayam, ikan, kerang, putih telur, dan lain-lain. Kaldu tulang merupakan salah satu kolagen yang sudah diketahui banyak orang merupakan salah satu kolagen alami, hal ini dikarenakan kaldu tulang mengandung kalsium, magnesium, fosfor, kolagen dan nutrisi lainnya. Daging ayam juga merupakan salah satu sumber alami kolagen yang sudah diketahui oleh banyak orang, bagian leher dan tulang rawan khususnya. Kaldu tulang dan daging ayam dipercaya menjadi kolagen alami karena mengandung jaringan ikat yang menjadi sumber kolagen bagi tubuh(Wahyuningsih, Karmila, Safitri, &amp; Fitriani, 2022). Ikan merupakan mempunyai ligamen yang terbuat dari kolagen, kolagen ikan diketahui lebih efisien dibandingkan dengan kolagen sapi ataupun babi (Ata, Yulianty, Sami, &amp; Ramli, 2016). Sumber kolagen juga bisa didapatkan dari buah-buahan seperti tomat dan buah sitrus (Dewi, 2018). Selain buah-buahan dan hewani, kacang-kacangan juga dapat menjadi sumber kolagen. Kacang-kacangan banyak mengandung zat seng dan tembaga, kedua zat ini mampu meningkatkan kolagen dalam tubuh. Contoh kacang-kacangan yang menjadi sumber kolagen adalah almond, kacang mete, dan biji wijen (Fuada, Setyawati, Salimar, &amp; Purwandari, 2019).<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Tingkat kolagen yang diproduksi tubuh dipengaruhi oleh makanan, kualitas tidur, hormon, gaya hidup sehat, dan paparan sinar matahari. Karena faktor penuaan, seseorang akan mengalami penurunan produksi kolagen dalam tubuh 1-1,5% per tahunnya. Alhasil, hal ini menyebabkan penuaan kulit, tulang rapuh dan lemah, inflamasi, dan tubuh sulit berfungsi dengan baik (Rahman et al., 2021). Produksi kolagen dalam tubuh dapat dimulai dengan mengonsumsi makanan kaya akan kolagen sehingga mencukupi kebutuhan kolagen harian. Dengan asupan kolagen yang cukup, kulit, rambut, tulang, otot, dan sendi tetap terjaga dan berfungsi dengan optimal.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Referensi:<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Admin rsud. (2020, January 2). <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Apa itu Kolagen dan Mengapa Penting untuk Kesehatan? <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0Rumah Sakit Umum Daerah.<\/span><a href=\"https:\/\/rsud.bulelengkab.go.id\/informasi\/detail\/artikel\/apa-itu-kolagen-dan-mengapa-penting-untuk-kesehatan-69\"> <span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/rsud.bulelengkab.go.id\/informasi\/detail\/artikel\/apa-itu-kolagen-dan-mengapa-penting-untuk-kesehatan-69<\/span><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Al-Atif, H. (2022). Collagen Supplements for Aging and Wrinkles: a Paradigm Shift in the Fields of Dermatology and Cosmetics. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Dermatology Practical &amp; Conceptual, 12<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">(1), 1-10.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Ata, S. T., Yulianty, R., Sami, F. F., &amp; Ramli, N. (2016). Isolasi Kolagen Dari Kulit Dan Tulang Ikan Cakalang (Katsuwonus pelamis). <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Journal of Pharmaceutical and Medicinal Sciences, 1(1)<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, 27-30.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Darmanto, Y. S., Agustini, T. W., &amp; Swastawati, F. (2012). Efek Kolagen Dari Berbagai Jenis Tulang Ikan Terhadap Kualitas Miofibril Protein Ikan Selama Proses Dehidrasi [Effect of Various Fish Bone Collagens on the Quality of Myofibril Fish Protein During Dehydration Process]. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Jurnal Teknologi dan Industri Pangan, 23<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">(1), 36-36.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Dewi, A. P. (2018). Penetapan Kadar Vitamin C dengan Pektofotometri UV-Vis pada Berbagai Variasi Buah Tomat. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Journal Of Farmacy and Science, 2(1)<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, 9-13.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Fuada, N., Setyawati, B., Salimar, S., &amp; Purwandari, R. (2019). Hubungan Pengetahuan Makanan Sumber Zat Besi dengan Status Anemia Pada Ibu Hamil. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Media Gizi Mikro Indonesia, 11(1)<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, 49-60.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Puji, Aprinda. (2021, July 5). <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Mengenal Asam Amino Triptofan yang Baik untuk Tubuh<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Hello Sehat; hellosehat.com.<\/span><a href=\"https:\/\/hellosehat.com\/nutrisi\/fakta-gizi\/manfaat-asam-amino-triptofan\/\"> <span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/hellosehat.com\/nutrisi\/fakta-gizi\/manfaat-asam-amino-triptofan\/<\/span><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Rahman, V.R., Bratadiredja, M.A., &amp; Saptarini, N.Y. (2021). Artikel Review: Potensi Kolagen Sebagai Bahan Aktif Sediaan Farmasi. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Majalah Farmasetika, 6<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">(3), 253-286.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Sicca, S. P. (2022, January 13). <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">6 Efek Samping Konsumsi Suplemen Kolagen Berlebihan<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. KOMPAS.Com; health.kompas.com.<\/span><a href=\"https:\/\/health.kompas.com\/read\/2022\/01\/13\/200000668\/6-efek-samping-konsumsi-suplemen-kolagen-berlebihan?page=all#:~:text=Mengutip%20Your%20Tango%2C%20suplemen%20kolagen,%2C%20muntah%2C%20dan%20nyeri%20tulang\"> <span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/health.kompas.com\/read\/2022\/01\/13\/200000668\/6-efek-samping-konsumsi-suplemen-kolagen-berlebihan?page=all#:~:text=Mengutip%20Your%20Tango%2C%20suplemen%20kolagen,%2C%20muntah%2C%20dan%20nyeri%20tulang<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Wahyuningsih, E. S., Karmila, D., Safitri, D. A., &amp; Fitriani, N. (2022). Pemanfaat Limbah Tulang Ayam Sebagai Sumber Kolagen untuk Anti Aging pada Kulit. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Jurnal Buana Farma, 2(1)<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, 38-42.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Yuk, Kenalan Lebih Dalam Lagi dengan Kolagen! Jovandi &#8211; 2502006373 Metta Sadhana &#8211; 2540126304 Ri In Yuan Hui Lee &#8211; 2501987601\u00a0 Theresia Evelyne &#8211; 2540130895 Source : Google Picture Nama kolagen sudah tidak asing lagi pastinya di telinga kita, terutama bagi para orang yang gemar merawat kesehatan kulit. Namun mungkin masih kurang jelas apa itu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":83,"featured_media":3381,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11,10],"tags":[],"class_list":["post-3380","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-articles","category-posts"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himfoodtech\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3380","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himfoodtech\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himfoodtech\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himfoodtech\/wp-json\/wp\/v2\/users\/83"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himfoodtech\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3380"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himfoodtech\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3380\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3383,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himfoodtech\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3380\/revisions\/3383"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himfoodtech\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3381"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himfoodtech\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3380"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himfoodtech\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3380"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himfoodtech\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3380"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}