    {"id":6321,"date":"2022-08-19T15:42:27","date_gmt":"2022-08-19T08:42:27","guid":{"rendered":"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himdi\/?p=6321"},"modified":"2022-08-19T15:47:02","modified_gmt":"2022-08-19T08:47:02","slug":"metode-pemilihan-warna-cat-interior","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himdi\/2022\/08\/19\/metode-pemilihan-warna-cat-interior\/","title":{"rendered":"Metode Pemilihan Warna Cat Interior\u00a0"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center\"><span style=\"font-weight: 400\">Oleh:<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center\">Syahrizal Bachtiar (2501995124)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Pemilihan warna cat dinding sebuah ruangan bisa menentukan suasana hati kita. Dalam psikologi, warna merupakan elemen penting yang paling cepat ditangkap oleh mata kita. Percaya atau\u00a0 tidak, pemilihan warna ruangan rupanya dapat berpengaruh secara langsung terhadap sistem\u00a0 kesehatan, baik fisik maupun mental. Saat memilih cat untuk rumah atau bangunan, kebanyakan orang\u00a0 mungkin memprioritaskan warna yang ingin mereka gunakan. Padahal, terdapat faktor-faktor yang perlu\u00a0 dipertimbangkan sebelum memilih warna-warna cat tembok, misalnya menentukan warna furnitur\u00a0 rumah terlebih dahulu.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center\"><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himdi\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2022\/08\/cat-rumah-770x507-1.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-6379\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himdi\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2022\/08\/cat-rumah-770x507-1.jpg\" alt=\"\" width=\"770\" height=\"507\" \/>Gambar 1. Menentukan warna cat<\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat memilih warna cat tembok ruangan agar terjadi\u00a0 keselarasan dari segi visualnya. Yang pertama yaitu menentukan furnitur apa saja yang akan diletakkan\u00a0 di ruangan tersebut. Jika sebagian besar furnitur yang akan digunakan berwarna netral, pengaruhnya\u00a0 terhadap penentuan warna cat tembok mungkin tidak begitu signifikan. Sebaliknya, warna-warna\u00a0 perabot yang terang dan bold perlu menjadi titik awal penentu palet warna cat ruangan. Kedua,\u00a0 menyesuaikan warna cat tembok dengan fungsi ruangan. Hal ini perlu diperhatikan untuk setiap\u00a0 ruangan seperti pemilihan warna kamar tidur menggunakan warna yang tidak terlalu mencolok dan\u00a0 menggunakan warna yang kalem sehingga penggunanya dapat beristirahat dengan nyaman dan tidak\u00a0 terganggu dengan warna ruangan yang terlalu kuat.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center\"><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himdi\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2022\/08\/5-Contoh-Warna-Cat-Rumah-Yang-Punya-Kesan-Menenangkan.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-6378\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himdi\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2022\/08\/5-Contoh-Warna-Cat-Rumah-Yang-Punya-Kesan-Menenangkan.jpg\" alt=\"\" width=\"1140\" height=\"728\" \/>Gambar 2. Cahaya alami dalam ruangan<\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Ketiga, memperhatikan pencahayaan yang ada pada ruangan tersebut. Cahaya baik alami\u00a0 maupun buatan memengaruhi tampilan warna ruangan. Karena itu, saat kamu memilih warna-warna cat tembok, pertimbangkan juga pencahayaan di ruangan tersebut. Pencahayaan erat sekali kaitannya\u00a0 dengan arah ruangan dan waktu penggunaan ruangan. Ruangan yang menghadap ke utara umumnya\u00a0 hanya menerima sedikit cahaya alami. Untuk menyeimbangkan kondisi ruangan yang cenderung redup,\u00a0 sebaiknya kamu memilih warna-warna hangat dan light seperti kuning primrose dan baby pink.\u00a0 Sebaliknya, ruangan yang menghadap ke selatan cenderung banyak memperoleh sinar matahari\u00a0 sehingga warna-warna dingin, seperti abu-abu, teal, atau biru cobalt merupakan pilihan tepat agar\u00a0 ruangan tidak terasa silau.Tidak berhenti di sana, kamu juga perlu mempertimbangkan waktu\u00a0 penggunaan ruangan. Jika ruangan banyak digunakan pada siang hari, pengguna perlu memilih warna\u00a0 yang lebih kuat dari tone pilihan yang sebenarnya. Pasalnya, sinar matahari yang sangat terang bisa\u00a0 membuat tampilan warna cat dinding terlihat lebih usang. Sementara itu, apabila ruangan banyak kamu\u00a0 gunakan pada malam hari, kamu perlu menyesuaikan pilihan warna dengan jenis cahaya lampu.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Dari beberapa faktor tersebut, ada pula contoh penerapan pada beberapa ruangan. Pertama, yaitu kamar tidur. Kamar tidur adalah area pribadi yang paling sering ditempati. Oleh karena\u00a0 itu, kamar tidur seharusnya bisa memberikan perasaan tenang dan nyaman. Efek tersebut bisa\u00a0 dimunculkan dari penerapan warna hijau dan biru pada dinding kamar tidur. Sebaliknya, hindari aplikasi\u00a0 warna merah pekat tanpa kombinasi atau warna-warna sejenis karena warna tersebut tidak bisa\u00a0 memberi efek kenyamanan saat tidur. Kedua, Ruang Tamu. Tidak ada aturan khusus dalam pemilihan\u00a0 warna untuk ruang tamu. Tapi, usahakan untuk tidak memilih warna-warna yang cenderung bersifat\u00a0 provokatif agar para tamu merasa nyaman dan betah saat berkunjung. Yang perlu diperhatikan,\u00a0 pemilihan warna sebaiknya disesuaikan dengan ukuran ruang tamu. Warna gelap cocok untuk ruang\u00a0 tamu berukuran besar, sedangkan untuk ruang tamu berukuran kecil sebaiknya aplikasikan warna-warna\u00a0 terang untuk memanipulasi ruangan agar terlihat lebih lega.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center\"><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himdi\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2022\/08\/restoran-dengan-warna-hangat.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-6377\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himdi\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2022\/08\/restoran-dengan-warna-hangat.jpg\" alt=\"\" width=\"1200\" height=\"800\" \/>Gambar 3. Pemilihan warna untuk fungsi ruang<\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Ketiga, Ruang Makan. Warna merah sering dipakai di restoran cepat saji karena ada alasan\u00a0 psikologisnya. Berdasarkan penelitian, warna merah dipercaya dapat merangsang nafsu makan. Nah,\u00a0 Sobat Ngopi bisa mencoba menerapkan nuansa warna merah di ruang makan rumah Anda. Sebaliknya,\u00a0 tidak dianjurkan menggunakan warna biru di ruang makan karena justru bisa membuat tak nafsu makan.\u00a0 Yang terakhir, Dapur. Sebagai tempat berkreasi, dapur cocok sekali menggunakan warna-warna segar\u00a0 seperti kuning jeruk atau hijau lemon. Kedua warna tersebut bersifat menyenangkan, sehingga dapat\u00a0 merangsang kreativitas dalam meracik bumbu-bumbu dan menghasilkan masakan yang lezat.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Sebagai kesimpulan, pemilihan warna pada ruangan sangat bergantung kepada psikologi\u00a0 penggunanya. Warna juga harus disesuaikan dengan selera dan kebutuhan penghuni rumah supaya\u00a0 tetap membuat nyaman penghuninya.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh: Syahrizal Bachtiar (2501995124) Pemilihan warna cat dinding sebuah ruangan bisa menentukan suasana hati kita. Dalam psikologi, warna merupakan elemen penting yang paling cepat ditangkap oleh mata kita. Percaya atau\u00a0 tidak, pemilihan warna ruangan rupanya dapat berpengaruh secara langsung terhadap sistem\u00a0 kesehatan, baik fisik maupun mental. Saat memilih cat untuk rumah atau bangunan, kebanyakan orang\u00a0 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":13,"featured_media":6381,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[23],"tags":[],"class_list":["post-6321","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-for-interior-student"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himdi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6321","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himdi\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himdi\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himdi\/wp-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himdi\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6321"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himdi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6321\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6380,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himdi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6321\/revisions\/6380"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himdi\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6381"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himdi\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6321"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himdi\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6321"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himdi\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6321"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}