    {"id":6124,"date":"2022-05-29T20:40:09","date_gmt":"2022-05-29T13:40:09","guid":{"rendered":"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himdi\/?p=6124"},"modified":"2022-05-29T20:40:09","modified_gmt":"2022-05-29T13:40:09","slug":"compact-living","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himdi\/2022\/05\/29\/compact-living\/","title":{"rendered":"Compact Living"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center\">Oleh:<\/p>\n<p style=\"text-align: center\">Milan Firstyningtyas Puteri Antoni (2540123813), Najwa Kartasasmita(2540134325), Fellicia Angeline Gunawan (2540119242)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Seiring berkembangnya zaman dan era peradaban manusia, bermunculan masalah-masalah baru yang harus diatasi karena pertambahan populasi manusia yang kian bertambah seperti berkurangnya komoditas pangan dan sumber daya alam, serta yang tidak kalah pentingyakni semakin berkurangnya lahan untuk tempat tinggal, terutama di zona atau daerah perkotaan yang menjadi pusat bagi berbagai macam kegiatan dan pekerjaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\nMenyusutnya lahan tempat tinggal di bumi otomatis menyebabkan peningkatan harga tanah yang cukup meroket, karena itu kita harus mulai berpikir lebih cerdik untuk menemukan berbagai solusi untuk menyiasati permasalahan ini. Dengan konsep compact living, menjadi tantangan tersendiri bagi kita untuk memanfaatkan ruang yang semakin terbatas dengan desain interior yang tetap ergonomis untuk ditinggali tanpa mengurangi kualitas yang dibutuhkan, seperti yang diutarakan oleh Ludwig Mies van der Rohe, &#8220;Less is more.&#8221;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h5><strong>PENGAPLIKASIAN KONSEP COMPACT LIVING<\/strong><\/h5>\n<p style=\"text-align: justify\">Untuk mendesain ruang hidup dengan ruang terbatas, kita perlu berpikir bahwa setiap ruang dan area yang ada dalam sebuah ruangan sangatlah penting, oleh karena itu banyak desain akan lebih memanfaatkan elemen struktural untuk meminimalisasi ruangan yang terpakai.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Sebagai contoh, sebuah rumah tinggi dua lantai di Jepang dengan konsep \u201cdivide and sell\u201d dapat menampung 2 orang yang tinggal dengan nyaman. Salah satu pengaplikasian<br \/>\nkonsep compact living yang dilakukan oleh pemilik rumah ini yakni membangun pilar struktural multifungsi sebagai rak yang menjulang dari atas (plafon) ke bawah (lantai) di<br \/>\nsepanjang sisi kiri dan kanan rumahnya. Rumah tersebut terbagi menjadi dua bagian bangunan, dimana bangunan pertama pada bagian depan digunakan sebagai pintu masuk sekaligus galeri pribadi kecil, sedangkan bangunan kedua di belakang, dimana sebagian besar digunakan sebagai ruang tamu, seperti kamar tidur, ruang tamu, dapur, dan kamar mandi. \u201cDi sini kami menggunakan bahan kertas dan kayu dan semuanya bisa kembali ke bumi, jadi skala waktunya dekat, atau kecil,\u201d jelas Masahiro, salah satu penghuni rumah. \u201cKami selalu memikirkan skala. Skala tidak hanya besar atau kecil. Skala juga berupa waktu. Bangunan ini memiliki kualitas permanen, tetapi juga terasa fana. Rumah ini hidup dengan orang-orang, dan mati dengan orang-orang, dan itu hal yang baik.\u201d<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himdi\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2022\/05\/Screenshot-2022-05-22-at-00.42.41.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter  wp-image-6125\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himdi\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2022\/05\/Screenshot-2022-05-22-at-00.42.41.png\" alt=\"\" width=\"430\" height=\"398\" \/><\/a><\/p>\n<h5><strong>TIPS &amp; TRICK<\/strong><\/h5>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<strong>1. Gunakan furnitur yang multifungsi<\/strong><br \/>\nPilihlah furniture yang multiguna untuk ruanganmu seperti tempat duduk atau tempat tidur yang dapat digunakan sebagai tempat penyimpanan barang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himdi\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2022\/05\/Screenshot-2022-05-22-at-00.41.55.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter  wp-image-6128\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himdi\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2022\/05\/Screenshot-2022-05-22-at-00.41.55.png\" alt=\"\" width=\"609\" height=\"403\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>2. Prioritaskan menyimpan barang dengan susunan vertikal<\/strong><br \/>\nSelalu susun barang-barangmu ke atas sehingga memakan ruang yang lebih sedikit dalam ruanganmu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himdi\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2022\/05\/Screenshot-2022-05-22-at-00.41.41.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-6129\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himdi\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2022\/05\/Screenshot-2022-05-22-at-00.41.41.png\" alt=\"\" width=\"674\" height=\"1072\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>3. Selalu manfaatkan ruang di bawah tangga<\/strong><br \/>\nSelain tidak mengurangi space yang tersedia, ruang di bawah tangga juga dapat memuat banyak sekali barang<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himdi\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2022\/05\/Screenshot-2022-05-22-at-00.41.27.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-6130\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himdi\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2022\/05\/Screenshot-2022-05-22-at-00.41.27.png\" alt=\"\" width=\"590\" height=\"458\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>4. Berikan jendela pada ruangan<\/strong><br \/>\nJendela untuk melihat ke luar ruangan akan menambah view yang mengurangi kesan sempit pada ruanganmu<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himdi\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2022\/05\/Screenshot-2022-05-22-at-00.41.11.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-6131\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himdi\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2022\/05\/Screenshot-2022-05-22-at-00.41.11.png\" alt=\"\" width=\"878\" height=\"524\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>5. Taruh atau pasang cermin dalam ruangan<\/strong><br \/>\nSelain menambah kesan ruangan luas, cermin juga berperan dalam menambahnilai estetik dalam ruanganmu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himdi\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2022\/05\/Screenshot-2022-05-22-at-00.40.51.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter  wp-image-6132\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himdi\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2022\/05\/Screenshot-2022-05-22-at-00.40.51.png\" alt=\"\" width=\"770\" height=\"770\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>6. Sediakan ruang untuk mezzanine dalam ruangan<\/strong><br \/>\nDi era modern ini, mezzanine sudah banyak diaplikasikan dalam apartemen dan rumah tinggal, lho. Selain memberikan bonus ruang untuk penyimpanan barang, mezzanine juga dapat digunakan juga untuk ruang lain.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himdi\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2022\/05\/Screenshot-2022-05-22-at-00.40.35.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter  wp-image-6133\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himdi\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2022\/05\/Screenshot-2022-05-22-at-00.40.35.png\" alt=\"\" width=\"819\" height=\"542\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>7. Gunakan finishing dinding berwarna cerah<\/strong><br \/>\nHindari aplikasi warna gelap pada dinding karena warna yang gelap cenderung memberikan kesan ruangan yang sempit.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himdi\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2022\/05\/Screenshot-2022-05-22-at-00.40.22.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-6134\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himdi\/wp-content\/uploads\/sites\/12\/2022\/05\/Screenshot-2022-05-22-at-00.40.22.png\" alt=\"\" width=\"884\" height=\"662\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<pre><strong>Referensi :<\/strong> Admin. 2022. Tips Menata Ruangan Sempit (Rumah Tampak Luas). PT Eticon Rekayasa Teknik. https:\/\/eticon.co.id\/tips-menata-ruangan-sempit\/\r\n\r\nCompact Living \u2013 Visuall. (2022, March 4). Compact Living. https:\/\/visuall.net\/tag\/compact-living\/\r\n\r\nDekoruma, Kania. 2019. Setelah Tahu 7 Trik Ini, Menata Ruangan Sempit Jadi Lebih Mudah!. Dekoruma. https:\/\/www.dekoruma.com\/artikel\/82001\/trik-menata-ruangan-sempit\r\n\r\nPublications, Loft. (2016). Small Apartment Inspirations (Multilingual ed.). Skyhorse.\r\n\r\n<iframe loading=\"lazy\" title=\"Tokyo&#039;s impermanent skinny house made to age well with owners\" width=\"500\" height=\"281\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/4fEeh-8OFT8?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe>\r\n<\/pre>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh: Milan Firstyningtyas Puteri Antoni (2540123813), Najwa Kartasasmita(2540134325), Fellicia Angeline Gunawan (2540119242) &nbsp; Seiring berkembangnya zaman dan era peradaban manusia, bermunculan masalah-masalah baru yang harus diatasi karena pertambahan populasi manusia yang kian bertambah seperti berkurangnya komoditas pangan dan sumber daya alam, serta yang tidak kalah pentingyakni semakin berkurangnya lahan untuk tempat tinggal, terutama di zona [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":13,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[23],"tags":[],"class_list":["post-6124","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-for-interior-student"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himdi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6124","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himdi\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himdi\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himdi\/wp-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himdi\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6124"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himdi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6124\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6135,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himdi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6124\/revisions\/6135"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himdi\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6124"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himdi\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6124"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himdi\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6124"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}