Pada hari Senin hingga Kamis, 13–16 Juli 2026, Himpunan Mahasiswa Desain Interior dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia mengikuti rangkaian kegiatan PRA-TKMDII XVIII 2026/2027 yang diselenggarakan di Kampus Universitas Indonesia, Depok. Pada tahun ini, Universitas Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah pelaksanaan Temu Karya Mahasiswa Desain Interior Indonesia (TKMDII) XVIII, yang akan mencapai puncaknya pada Juli 2027. Kegiatan PRA-TKMDII menjadi langkah awal dalam mempersiapkan seluruh rangkaian acara sekaligus menyatukan visi seluruh delegasi demi terlaksananya TKMDII XVIII dengan baik.
PRA-TKMDII XVIII diikuti oleh 28 universitas delegasi, yang terdiri atas 20 universitas inti, 4 universitas peninjau, dan 4 universitas calon peserta. Selama empat hari pelaksanaan, seluruh delegasi mengikuti serangkaian kongres untuk membahas berbagai aspek penting yang akan menjadi pedoman penyelenggaraan TKMDII XVIII tahun depan. Kegiatan ini menjadi wadah diskusi, pengambilan keputusan, serta kolaborasi antaruniversitas dalam menyusun konsep, teknis pelaksanaan, hingga perencanaan pameran secara menyeluruh.
Hari pertama dimulai pada pukul 09.00 WIB dengan acara pembukaan yang diawali oleh sambutan serta seremonial dari pihak Universitas Indonesia sebagai tuan rumah. Setelah itu, seluruh peserta mengikuti Campus Tour untuk mengenal lingkungan kampus sekaligus mengunjungi venue yang akan digunakan sebagai lokasi pelaksanaan pameran TKMDII XVIII. Memasuki agenda utama, seluruh delegasi mengikuti sidang kongres yang diawali dengan pembacaan tata tertib dan peraturan kongres sebagai dasar jalannya diskusi selama empat hari. Pada hari pertama ini, pembahasan difokuskan pada penetapan tema besar “AKASHA LOKA”, identitas visual, serta color scheme yang akan menjadi identitas resmi TKMDII XVIII. Selain itu, delegasi juga mulai membahas Karya Baru Bersama (KBB), mulai dari konsep karya, moodboard, referensi furniture, pembagian kelompok antar delegasi, hingga teknis penyelenggaraan pameran seperti penempatan karya, dekorasi, dan lokasi pameran. Rangkaian hari pertama ditutup dengan pembacaan notulensi pengesahan hasil kongres sebelum kegiatan berakhir pada pukul 20.00 WIB.

Memasuki hari kedua, kongres kembali dilanjutkan dengan pembahasan agenda yang berbeda, yaitu Karya Baru Studio (KBS) dan Karya Baru Delegasi (KBD). Pembahasan KBS berlangsung dengan alur yang serupa seperti KBB, dimulai dari konsep hingga teknis pelaksanaan. Sementara itu, pembahasan KBD dilakukan secara lebih rinci karena menjadi salah satu program utama yang melibatkan setiap delegasi secara langsung. Berbagai aspek dibahas secara mendalam, mulai dari jenis karya yang akan dibuat, pembagian karya berdasarkan sistem joinery, ketentuan karya wajib dan karya pilihan, moodboard, teknis penukangan, area penukangan, sistem shuttle, teknis pameran, hingga penyusunan timeline pelaksanaan. Setiap keputusan didiskusikan bersama agar dapat menghasilkan kesepakatan yang mengakomodasi kebutuhan seluruh universitas peserta.
Pada hari ketiga, kongres difokuskan untuk melanjutkan pembahasan serta proses voting terhadap berbagai poin KBD yang belum disahkan pada hari sebelumnya. Topik yang dibahas meliputi teknis penukangan, area penukangan, teknis pameran, hingga penyusunan anggaran kegiatan. Seluruh delegasi aktif menyampaikan pendapat dan memberikan masukan sehingga setiap keputusan yang diambil dapat disepakati secara adil melalui musyawarah bersama. Suasana diskusi berlangsung dinamis dan menunjukkan semangat kolaborasi antaruniversitas dalam mewujudkan pelaksanaan TKMDII XVIII yang terstruktur dan matang.


Hari keempat menjadi penutup rangkaian PRA-TKMDII XVIII dengan pembahasan akhir mengenai keseluruhan anggaran untuk program KBB, KBS, dan KBD hingga seluruh poin berhasil disepakati oleh seluruh delegasi. Setelah pembacaan notulensi pengesahan kongres sebagai penanda berakhirnya seluruh proses sidang, kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama setiap delegasi menggunakan konsep yang telah dipersiapkan oleh tuan rumah. Rangkaian acara kemudian ditutup secara resmi melalui Gala Dinner, yang menjadi momen kebersamaan bagi seluruh peserta untuk saling bertukar pengalaman, mempererat hubungan antardelegasi, serta merayakan selesainya rangkaian PRA-TKMDII XVIII dengan penuh semangat dan antusiasme.
Melalui terselenggaranya PRA-TKMDII XVIII 2026/2027, seluruh delegasi berhasil menyusun berbagai keputusan penting yang akan menjadi landasan pelaksanaan TKMDII XVIII pada Juli 2027. Kegiatan ini tidak hanya menjadi forum pengambilan keputusan, tetapi juga memperkuat kolaborasi, komunikasi, dan rasa kekeluargaan antar mahasiswa Desain Interior dari seluruh Indonesia. Diharapkan seluruh hasil kongres yang telah disepakati dapat menjadi bekal dalam mewujudkan TKMDII XVIII yang inovatif, terstruktur, serta memberikan pengalaman yang berkesan bagi seluruh peserta.




