    {"id":3930,"date":"2024-07-25T09:29:52","date_gmt":"2024-07-25T02:29:52","guid":{"rendered":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/?p=3930"},"modified":"2024-07-25T09:35:06","modified_gmt":"2024-07-25T02:35:06","slug":"penggunaan-teori-golden-ratio-dalam-bidang-arsitektur","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/2024\/07\/25\/penggunaan-teori-golden-ratio-dalam-bidang-arsitektur\/","title":{"rendered":"Penggunaan Teori Golden Ratio dalam Bidang Arsitektur"},"content":{"rendered":"<p>&nbsp;<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/?attachment_id=3927\" rel=\"attachment wp-att-3927\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-3927 aligncenter\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2024\/07\/Gambar-1.jpg\" alt=\"\" width=\"589\" height=\"396\" \/><\/a>Apakah sebelumnya anda pernah melihat gambar di atas ini? Gambar di atas adalah wujud dari <em>Golden Ratio <\/em>(Rasio Emas) yang merupakan salah satu teori paling terkenal di dalam bidang matematika dan desain.<\/p>\n<p>Apa itu Teori <em>Golden Ratio<\/em>?<\/p>\n<p><em>Golden Ratio<\/em> atau Rasio Emas secara singkat adalah dua angka yang dibagi kemudian menghasilkan rasio yang berjumlah 1,618. <em>Golden Ratio<\/em> juga dapat terlihat pada angka-angka dalam deret Fibonacci (<em>Fibonnaci Sequence<\/em>). Angka-angka dalam deret Fibonnaci yaitu 0, 1, 1, 2, 3, 5, 8, 13, 21, dan seterusnya. Diketahui bahwa rasio dari angka-angka tersebut secara perlahan mendekati angka 1,618.<\/p>\n<p>Contoh:<br \/>\nBerikut angka-angka dari deret Fibonnaci:<br \/>\nU1 = 0<br \/>\nU2 = 1<br \/>\n\u2026<br \/>\nU7 = 8<br \/>\nU8 = 1<br \/>\n\u2026<br \/>\nU11 = 55<br \/>\nU12 = 89<br \/>\n\u2026<\/p>\n<p>Maka rasio dari angka-angka tersebut adalah:<br \/>\nU2 \/ U1 = &#8211;<br \/>\nU8 \/ U7 = 1,625<br \/>\nU12 \/ U11 = 1,618 (<em>Golden Ratio)<\/em><\/p>\n<p>Sejarah dari Teori <em>Golden Ratio<\/em><\/p>\n<p><em>Golden Ratio<\/em> pertama kali disinggung pada tahun 300 SM dan kemudian dipopulerkan pada tahun 1509 oleh seorang ahli matematika dari Italia yang bernama Luca Pacioli. Pacioli menerbitkan sebuah buku berjudul <em>De divina proportione<\/em> yang cukup popular di kalangan para ahli matematika dan seniman. Kepopuleran <em>Golden Ratio<\/em> dalam bidang desain khususnya di bidang arsitektur didukung oleh banyaknya orang yang berpendapat bahwa <em>Golden Ratio <\/em>merupakan kunci dari komposisi yang seimbang dan teratur sehingga dapat tercipta suatu karya yang indah dan enak dipandang.<\/p>\n<p>Contoh penggunaan Teori <em>Golden Ratio<\/em> dalam Desain Arsitektur<br \/>\n<strong>A. Arsitektur Kuno<\/strong><\/p>\n<p>1. <em>The Great Pyramid of Giza<\/em> (Piramida Agung Giza)<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/2024\/07\/25\/penggunaan-teori-golden-ratio-dalam-bidang-arsitektur\/picture2-2\/\" rel=\"attachment wp-att-3934\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignleft wp-image-3934\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2024\/07\/Picture2.png\" alt=\"\" width=\"320\" height=\"182\" \/><\/a><\/p>\n<p>Piramida Agung Giza yang dibangun di Mesir sekitar tahun 2500 SM menjadi salah satu contoh <em>Golden Ratio<\/em> paling awal dalam arsitektur. Salah satu contoh <em>Golden Ratio<\/em> yang muncul pada bangunan ini yaitu luas permukaan dari keempat sisi dibagi dengan luas permukaan alasnya adalah 1,618.<\/p>\n<p>2. <em>The Parthenon<\/em> (Kuil Parthenon)<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/2024\/07\/25\/penggunaan-teori-golden-ratio-dalam-bidang-arsitektur\/picture3-2\/\" rel=\"attachment wp-att-3933\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignleft wp-image-3933\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2024\/07\/Picture3.png\" alt=\"\" width=\"319\" height=\"197\" \/><\/a>Hampir seluruh bangunan pada masa Yunani Kuno dibangun menggunakan rasio emas. Dibangun pada 447 SM, Kuil Parthenon menjadi salah satu bangunan Yunani Kuno paling populer dengan contoh <em>Golden Ratio<\/em>. Salah satu contoh <em>Golden Ratio<\/em> pada bangunan ini yaitu ketinggian dari <em>Parthenon<\/em> yang didasarkan pada proporsi <em>Golden Rectangle<\/em> (Persegi Panjang Emas) seperti yang dapat dilihat pada gambar<\/p>\n<p>3. <em>The Stupa of Borobudur<\/em> (Candi Borobudur)<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/2024\/07\/25\/penggunaan-teori-golden-ratio-dalam-bidang-arsitektur\/picture-4-2\/\" rel=\"attachment wp-att-3932\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignleft wp-image-3932\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2024\/07\/Picture-4.2.png\" alt=\"\" width=\"316\" height=\"191\" \/><\/a><\/p>\n<p>Candi Borobudur yang dibangun pada 800 M juga memiliki contoh <em>Golden Ratio<\/em> yaitu hasil dari ukuran alas persegi dibagi dengan diameter teras lingkaran terbesar adalah 1,618.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>B. Arsitektur Modern<\/strong><\/p>\n<p>1. The\u00a0<em>Unit\u00e9 d&#8217;habitation<\/em><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/2024\/07\/25\/penggunaan-teori-golden-ratio-dalam-bidang-arsitektur\/picture-5\/\" rel=\"attachment wp-att-3936\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignleft wp-image-3936\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2024\/07\/Picture-5.png\" alt=\"\" width=\"316\" height=\"294\" \/><\/a>The\u00a0<em>Unit\u00e9 d&#8217;habitation <\/em>merupakan perumahan yang dirancang oleh arsitek Le Cobusier. Le Cobusier mengungkapkan bahwa Ia telah menggunakan konsep <em>Golden Ratio<\/em> pada saat merancang denah, tampak, dan potongan bangunan tersebut.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>2. The Farnsworth House<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/2024\/07\/25\/penggunaan-teori-golden-ratio-dalam-bidang-arsitektur\/picture-6\/\" rel=\"attachment wp-att-3935\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignleft wp-image-3935\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2024\/07\/Picture-6.png\" alt=\"\" width=\"329\" height=\"168\" \/><\/a>The Farnsworth House merupakan hasil dari rancangan arsitek Ludwig Mies van der Rohe. Rumah ini memiliki rasio lebar dibagi panjang yaitu 1 : 1,75 yang dimana angka tersebut hampir mendekati <em>Golden ratio<\/em> (1,618).<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: left\">Penggunaan Teori <em>Golden Ratio<\/em> dalam Desain Arsitektur:<\/p>\n<ol>\n<li>Menggunakan Teori <em>Golden Ratio<\/em> untuk menciptakan bangunan yang seimbang dan proporsionalAnda bisa menggunakan konsep Golden Ratio untuk merancang elemen-elemen pada struktur\/bangunan anda untuk menciptakan keseimbangan dan keindahan struktur.<\/li>\n<li>Menggunakan Teori <em style=\"font-size: 14px\">Golden Ratio<\/em><span style=\"font-size: 14px\"><span style=\"font-size: 14px\"> untuk menentukan ukuran suatu struktur<\/span><\/span>Anda dapat menggunakan teori ini untuk menentukan ukuran atau dimensi struktur\/bangunan anda. Sebagai contoh, anda bisa menentukan tinggi bangunan berdasarkan lebar bangunan menggunakan rasio 1,618.<\/li>\n<li>Menggunakan Teori <em style=\"font-size: 14px\">Golden Ratio<\/em><span style=\"font-size: 14px\"><span style=\"font-size: 14px\"> untuk menciptakan desain yang unik dan menarik<\/span><\/span>Ada banyak cara untuk anda mendesain struktur\/bangunan yang unik menggunakan Teori <em style=\"font-size: 14px\">Golden Ratio<\/em><span style=\"font-size: 14px\">. Berikut beberapa contoh bentuk-bentuk yang dapat dihasilkan menggunakan teori tersebut:<a href=\"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/2024\/07\/25\/penggunaan-teori-golden-ratio-dalam-bidang-arsitektur\/gambar-2\/\" rel=\"attachment wp-att-3931\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\" wp-image-3931 aligncenter\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2024\/07\/GAMBAR-2.jpg\" alt=\"\" width=\"442\" height=\"223\" \/><\/a><\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>Kesimpulan:<\/p>\n<p>Teori <em>Golden Ratio<\/em> merupakan konsep yang cukup populer dalam bidang arsitektur. Sengaja atau tidak, angka 1,618 ini seringkali muncul pada bangunan-bangunan ikonik di seluruh dunia. Di era modern, tidak jarang juga para arsitek dan desainer memanfaatkan teori ini sebagai panduan untuk menghasilkan desain yang proposional. Maka dari itu, dapat ditegaskan peran dari <em>Golden Ratio<\/em> di bidang arsitektur dalam menciptakan karya yang teratur dan indah.<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Referensi:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Stephen Walton, What is the Golden Ratio?, <\/span><a href=\"https:\/\/www.iphotography.com\/blog\/what-is-the-golden-ratio\/\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/www.iphotography.com\/blog\/what-is-the-golden-ratio\/<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">, 2023.<br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\">Jacob Obermiller &amp; Sara Berndt, An introduction to the golden ratio, <\/span><a href=\"https:\/\/www.adobe.com\/id_en\/creativecloud\/design\/discover\/golden-ratio.html\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/www.adobe.com\/id_en\/creativecloud\/design\/discover\/golden-ratio.html<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">.<br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\">Binus University Knowledge Management &amp; Innovation, Golden Ratio dan Cara Menggunakan Dalam Desain Grafis, <\/span><a href=\"https:\/\/binus.ac.id\/knowledge\/2020\/12\/golden-ratio-dan-cara-menggunakan-dalam-desain-grafis\/#:~:text=Apakah%20Golden%20Ratio%20itu%20%3F,1.618%2C%20disebut%20juga%20dengan%20Phi\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/binus.ac.id\/knowledge\/2020\/12\/golden-ratio-dan-cara-menggunakan-dalam-desain-grafis\/#:~:text=Apakah%20Golden%20Ratio%20itu%20%3F,1.618%2C%20disebut%20juga%20dengan%20Phi<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">..<br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\">Wikipedia, List of works designed with the golden ratio, <\/span><a href=\"https:\/\/en.wikipedia.org\/wiki\/List_of_works_designed_with_the_golden_ratio#cite_ref-FOOTNOTEPile200588_21-0\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/en.wikipedia.org\/wiki\/List_of_works_designed_with_the_golden_ratio#cite_ref-FOOTNOTEPile200588_21-0<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">.<br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\">The Epoch Times Indonesia, Rasio Emas dalam Arsitektur Kuno : Arsitek Kuno Merancang Bangunan untuk Menghubungkan Manusia dengan Ketuhanan, <\/span><a href=\"https:\/\/etindonesia.com\/2020\/08\/21\/rasio-emas-dalam-arsitektur-kuno-arsitek-kuno-merancang-bangunan-untuk-menghubungkan-manusia-dengan-ketuhanan\/\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/etindonesia.com\/2020\/08\/21\/rasio-emas-dalam-arsitektur-kuno-arsitek-kuno-merancang-bangunan-untuk-menghubungkan-manusia-dengan-ketuhanan\/<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">.<br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\">The Arch Insider, Importance of Golden Ratio in Architecture, <\/span><a href=\"https:\/\/thearchinsider.com\/importance-of-golden-ratio-in-architecture\/\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/thearchinsider.com\/importance-of-golden-ratio-in-architecture\/<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">, 2020.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Referensi video:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Source: Youtube<br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\">The Shiny Peanut: <\/span><a href=\"https:\/\/youtu.be\/Hnk0NIUbvag?si=qjrjOgK1_In97jFG\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/youtu.be\/Hnk0NIUbvag?si=qjrjOgK1_In97jFG<\/span><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; Apakah sebelumnya anda pernah melihat gambar di atas ini? Gambar di atas adalah wujud dari Golden Ratio (Rasio Emas) yang merupakan salah satu teori paling terkenal di dalam bidang matematika dan desain. Apa itu Teori Golden Ratio? Golden Ratio atau Rasio Emas secara singkat adalah dua angka yang dibagi kemudian menghasilkan rasio yang berjumlah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-3930","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-article"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3930","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3930"}],"version-history":[{"count":8,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3930\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3944,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3930\/revisions\/3944"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3930"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3930"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3930"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}