    {"id":3537,"date":"2023-07-19T19:20:00","date_gmt":"2023-07-19T12:20:00","guid":{"rendered":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/?p=3537"},"modified":"2023-07-19T19:30:00","modified_gmt":"2023-07-19T12:30:00","slug":"penerapan-arsitektur-tropis-pada-bangunan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/2023\/07\/19\/penerapan-arsitektur-tropis-pada-bangunan\/","title":{"rendered":"Penerapan Arsitektur Tropis Pada Bangunan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center\"><span style=\"font-weight: 400\">Oleh: <\/span><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0Dhaku Atma Nugraha &#8211; 2602152433<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/2023\/07\/19\/penerapan-arsitektur-tropis-pada-bangunan\/tropics-d6d6e309ef3d663b907d9f891853af2d\/\" rel=\"attachment wp-att-3538\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-3538\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2023\/07\/tropics-d6d6e309ef3d663b907d9f891853af2d.jpg\" alt=\"\" width=\"800\" height=\"500\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Iklim Tropis <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Climate\u00a0<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">(iklim) berasal dari bahasa Yunani,\u00a0<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">klima\u00a0<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">yang berdasarkan kamus Oxford berarti\u00a0<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">region\u00a0<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">(daerah) dengan kondisi tertentu dari suhu\u00a0<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">dryness<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0(kekeringan), angin, cahaya dan sebagainya. Dalam pengertian ilmiah, iklim adalah integrasi pada suatu waktu (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">integration in time)\u00a0<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">dari kondisi fisik lingkungan atmosfir, yang menjadi karakteristik kondisi geografis kawasan tertentu\u201d.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Iklim tropis adalah iklim di mana panas adalah masalah utama, di mana bangunan &#8220;bertugas&#8221; hampir sepanjang tahun untuk mendinginkan daripada memanaskan penghuninya, dan suhu tahunan rata-rata setidaknya 200\u00b0C (Koenigsberger, 1975:3). Menurut Lippsmiere, iklim tropis Indonesia memiliki kelembaban relatif yang sangat tinggi (kadang-kadang sampai 90%), curah hujan yang cukup banyak, dan suhu tahunan rata-rata biasanya sekitar 230 derajat, yang bisa mencapai 380 derajat pada saat &#8220;panas&#8221;. musim.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/2023\/07\/19\/penerapan-arsitektur-tropis-pada-bangunan\/small_15ruma-tropis-dengan-kolam-ikan\/\" rel=\"attachment wp-att-3539\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-3539\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2023\/07\/small_15ruma-tropis-dengan-kolam-ikan.jpg\" alt=\"\" width=\"416\" height=\"276\" \/><\/a><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Lalu apa hubungan antara Arsitektur dengan iklim tropis? Di dalam dunia arsitektur sendiri, kita mengenalnya dengan istilah Arsitektur Tropis, Jadi apa Arsitektur Tropis merupakan konsep bangunan yang menyesuaikan dengan kondisi iklim tropis. Karena letak geografis Indonesia di garis khatulistiwa, terdapat dua zona iklim di Indonesia: kering dan hujan. Pada musim kemarau, suhu udara sangat tinggi dan matahari sangat terik. Di iklim yang hangat ini, lahirlah ide untuk menyesuaikannya dengan arsitektur bangunan dan rumah yang dapat memberikan kenyamanan bagi penghuninya. \u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Arsitektur tropis dibagi menjadi 2 yaitu Arsitektur Tropis kering dan Arsitektur Tropis Lembab<\/span><\/p>\n<p><b>Arsitektur Tropis Kering\u00a0<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Ciri-ciri iklim tropis kering:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Kelembaban rendah<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Curah hujan rendah<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Radiasi panas langsung tinggi<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Suhu udara pada siang hari tinggi dan pada malam hari rendah (45<\/span><span style=\"font-weight: 400\">o<\/span><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0dan -10<\/span><span style=\"font-weight: 400\">o<\/span><span style=\"font-weight: 400\">Celcius)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Jumlah radiasi maksimal, karena tidak ada awan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Pada malam hari berbalik dingin karena radiasi balik bumi cepat berlangsung (cepat dingin bila dibandingkan tanah basah\/lembab).<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Merencanakan strategi konstruksi:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Bahan dengan waktu tunda yang lama digunakan agar panas yang diserap pada siang hari dapat menghangatkan ruangan pada malam hari. Konduktivitas rendah untuk mencegah panas siang hari langsung masuk ke dalam gedung. Kepadatan material tinggi, dimensi tebal untuk kapasitas penyimpanan panas tinggi.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Bukaan dinding kecil mencegah masuknya radiasi langsung dan angin atau debu kering, dan mempertahankan kelembapan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Radiasi matahari berkurang, atap datar dan rumah berdekatan dalam bayangan, jalan sempit selalu dalam bayangan. Atap datar juga untuk menghindari angin kencang akibat hujan kecil.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Tingkatkan kelembapan ruangan dengan air mancur yang dibawa oleh angin sejuk.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Area pemukiman padat dan jalan yang memutar untuk memotong arus angin<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Bangunan dikatakan efisien jika rendah, padat, dan padat.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><b>Arsitektur Tropis Lembab<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Ciri-ciri Iklim Tropis Lembab:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">DR. Ir. RM. Sugiyanto, mengatakan bahwa ciri-ciri dari iklim tropis lembab sebagaimana yang ada di Indonesia adalah \u201ckelembaban udara yang tinggi dan temperatur udara yang relatif panas sepanjang tahun\u201d. Kelembaban udara rata-rata adalah sekitar 80% akan mencapai maksimum sekitar pukul 06.00 dengan minimum sekitar pukul 14.00. Kelembaban ini hampir sama untuk dataran rendah maupun dataran tinggi. Daerah pantai dan dataran rendah temperatur maksimum rata-rata 320C.makin tinggi letak suatu tempat dari muka laut, maka semakin berkurang temperatur udaranya.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kriteria Perencanaan pada Iklim Tropis Lembab:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Radiasi Panas<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sinar matahari langsung pada bangunan dan dari permukaan yang lebih hangat dari daerah sekitarnya dapat menghasilkan radiasi termal yang dapat dicegah dengan penggunaan alat pelindung matahari. Radiasi termal dari permukaan menyebabkan ketidaknyamanan termal pada penghuni ketika perbedaan suhu udara melebihi 40 C. Ini sering terjadi di bawah atap atau di permukaan bawah atap.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>Dampak Lingkungan Penerapan Arsitektur Tropis<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dampak jangka pendek (sekarang)<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Menerapkan konsep arsitektur tropis, efek jangka pendek atau efek langsung dapat dinikmati:<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Ciptakan kenyamanan dalam rumah. Karena sirkulasi udara yang cukup, memastikan udara dalam ruangan menyenangkan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Hemat energi karena sumber energi alami digunakan untuk penerangan dan ventilasi.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dampak jangka panjang, <\/span><span style=\"font-weight: 400\">penggunaan arsitektur tropis, efek berikut muncul setelah beberapa tahun:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Konservasi sebagai konsep arsitektur tropis yang menyatu dengan alam bukan merusak alam<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Konsep arsitektur tropis semakin berkembang ketika peminatnya banyak.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Referensi:<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/overexpossssed.wordpress.com\/2016\/11\/24\/arsitektur-tropis\/\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/overexpossssed.wordpress.com\/2016\/11\/24\/arsitektur-tropis\/<\/span><\/a><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/perkimtaru.pemkomedan.go.id\/artikel-963-pengertian-dan-konsep-arsitektur-tropis-.html\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/perkimtaru.pemkomedan.go.id\/artikel-963-pengertian-dan-konsep-arsitektur-tropis-.html<\/span><\/a><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.inspired2write.com\/ciri-ciri-iklim-tropis\/\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/www.inspired2write.com\/ciri-ciri-iklim-tropis\/<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh: \u00a0Dhaku Atma Nugraha &#8211; 2602152433 &nbsp; Iklim Tropis Climate\u00a0(iklim) berasal dari bahasa Yunani,\u00a0klima\u00a0yang berdasarkan kamus Oxford berarti\u00a0region\u00a0(daerah) dengan kondisi tertentu dari suhu\u00a0dryness\u00a0(kekeringan), angin, cahaya dan sebagainya. Dalam pengertian ilmiah, iklim adalah integrasi pada suatu waktu (integration in time)\u00a0dari kondisi fisik lingkungan atmosfir, yang menjadi karakteristik kondisi geografis kawasan tertentu\u201d.\u00a0 Iklim tropis adalah iklim di [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-3537","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-article"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3537","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3537"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3537\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3542,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3537\/revisions\/3542"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3537"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3537"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3537"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}