    {"id":3040,"date":"2022-09-24T13:31:38","date_gmt":"2022-09-24T06:31:38","guid":{"rendered":"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/?p=3040"},"modified":"2022-10-10T19:14:31","modified_gmt":"2022-10-10T12:14:31","slug":"jenis-dan-variasi-bahan-kedap-suara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/2022\/09\/24\/jenis-dan-variasi-bahan-kedap-suara\/","title":{"rendered":"Jenis dan Variasi Bahan Kedap Suara"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center\">Oleh: Arya Adidharma &#8211; 2502010710<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Ruangan yang bising atau resonan pasti mengganggu karena mengganggu sistem pendengaran. Pencemaran kebisingan ruangan bahkan dapat mengganggu konsentrasi sampai pada titik stres, apalagi jika kebisingan tersebut terjadi di ruang kerja yang membutuhkan tingkat konsentrasi yang tinggi. Bahan peredam suara mungkin menjadi bahan pilihan untuk mengurangi kebisingan sekitar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Selain meredam kebisingan, <em>muffler<\/em> menjaga kecepatan suara agar tidak terlalu membungkam ruangan. Peredam ini memungkinkan Anda untuk mengontrol suara di dalam ruangan hingga mencapai tingkat suara ideal 55 dBA.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Berikut 6 bahan peredam suara untuk ruangan di dalam rumah<\/p>\n<ol style=\"text-align: justify\">\n<li><em><strong>Glasswool<\/strong><\/em><\/li>\n<\/ol>\n<p><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/2022\/09\/24\/jenis-dan-variasi-bahan-kedap-suara\/glasswol\/\" rel=\"attachment wp-att-3106\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-3106\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2022\/09\/glasswol.png\" alt=\"\" width=\"680\" height=\"346\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><em>Glasswool<\/em> merupakan bahan yang sangat populer sebagai bahan peredam suara ruangan. Bahannya biasanya dalam bentuk gulungan, panjangnya sekitar 30 m dan tebal 2,5 sampai 5 cm.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Meskipun banyak digunakan, praktis tidak mungkin untuk menerapkan <em>Glasswool<\/em> di mana-mana. Terutamadi studio, dimana getaran dan suara seringkali cukup keras.<\/p>\n<ol style=\"text-align: justify\" start=\"2\">\n<li><em><strong>Rockwool<\/strong><\/em><\/li>\n<\/ol>\n<p><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/2022\/09\/24\/jenis-dan-variasi-bahan-kedap-suara\/rockwoll\/\" rel=\"attachment wp-att-3103\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-3103\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2022\/09\/rockwoll.png\" alt=\"\" width=\"784\" height=\"622\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Jika <em>Rockwool<\/em> tidak efektif mengurangi kebisingan dari ruangan lain di rumah Anda, Anda dapat mencoba <em>Rockwool<\/em>. Bahan ini relatif lebih tebal dari glass wool.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Frekuensi suara yang bisa diredamnya juga cukup signifikan, mencapai 100 desibel. Oleh karena itu, bahan ini sering digunakan di ruangan khusus sebagai lapisan kedua dari <em>glasswool<\/em>.<\/p>\n<ol style=\"text-align: justify\" start=\"3\">\n<li><strong>Polyethylene Terephthalate (PET)<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify\">PET adalah bahan umum yang digunakan oleh produsen besar. Bahan ini sangat efektif dalam meredam suara dan menyerap suara yang dipancarkan dari dalam maupun luar ruangan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Selain itu, PET mudah dibentuk sesuai ukuran bagian, tidak memerlukan bingkai dan dapat dipasang dimana saja. Bahan ini terbuat dari plastik daur ulang sehingga lebih ramah lingkungan.<\/p>\n<ol style=\"text-align: justify\" start=\"4\">\n<li><em><strong>Green Wool<\/strong><\/em><\/li>\n<\/ol>\n<p><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/2022\/09\/24\/jenis-dan-variasi-bahan-kedap-suara\/greenwall\/\" rel=\"attachment wp-att-3105\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-3105\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2022\/09\/greenwall.png\" alt=\"\" width=\"776\" height=\"624\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><em>Green Wool<\/em> adalah bahan kedap suara untuk bagian serat poliester. Berkat sifat hidrofobiknya, bahan ini tahan terhadap air dan tidak terpengaruh oleh kelembaban.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Selain lebih kokoh dan tahan lama, salah satu keunggulan <em>Green Wool<\/em> adalah kemudahan aplikasinya. Bahan ini bisa direkatkan langsung ke dinding atau ditanami tanaman.<\/p>\n<ol style=\"text-align: justify\" start=\"5\">\n<li><strong>Keramik Fiber<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/2022\/09\/24\/jenis-dan-variasi-bahan-kedap-suara\/keramik-fiber\/\" rel=\"attachment wp-att-3104\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-3104\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2022\/09\/keramik-fiber.png\" alt=\"\" width=\"768\" height=\"584\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Peredam <em>surround<\/em> serat keramik jenis ini berkualitas sangat tinggi. Tidak hanya efektif untuk menolak kebisingan, bahan ini juga berguna sebagai bahan tahan gempa dan penyerap panas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Oleh karena itu, jangan heran jika harga bahan ini lebih mahal dari yang lain. Serat keramik sering digunakan dalam\u00a0 konstruksi gedung bertingkat karena daya tahannya.<\/p>\n<ol style=\"text-align: justify\" start=\"6\">\n<li><strong>Busa Telur<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/2022\/09\/24\/jenis-dan-variasi-bahan-kedap-suara\/busa-telur\/\" rel=\"attachment wp-att-3107\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-3107\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2022\/09\/busa-telur.png\" alt=\"\" width=\"694\" height=\"498\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Jika Anda ingin peredam suara yang murah, bahan <em>egg foam<\/em> bisa menjadi pilihan Anda. Sayangnya, bahan ini tidak cocok untuk ruangan dengan frekuensi suara tinggi.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Referensi<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Anonim. (n.d.). <em>6 Material Peredam Suara Ruangan yang Ampuh Usir Kebisingan<\/em>. Retrieved from cekpremi: https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/material-peredam-suara-ruangan\/<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Kania. (2021). <em>7 Jenis Material Peredam Suara untuk Atasi Kebisingan di Rumah<\/em>. Retrieved from Dekoruma: https:\/\/www.dekoruma.com\/artikel\/82853\/material-peredam-suara#kania<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh: Arya Adidharma &#8211; 2502010710 Ruangan yang bising atau resonan pasti mengganggu karena mengganggu sistem pendengaran. Pencemaran kebisingan ruangan bahkan dapat mengganggu konsentrasi sampai pada titik stres, apalagi jika kebisingan tersebut terjadi di ruang kerja yang membutuhkan tingkat konsentrasi yang tinggi. Bahan peredam suara mungkin menjadi bahan pilihan untuk mengurangi kebisingan sekitar. Selain meredam kebisingan, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":3100,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-3040","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-article"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3040","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3040"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3040\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3108,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3040\/revisions\/3108"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3100"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3040"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3040"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3040"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}