    {"id":2989,"date":"2022-08-25T17:33:28","date_gmt":"2022-08-25T10:33:28","guid":{"rendered":"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/?p=2989"},"modified":"2022-08-25T17:33:28","modified_gmt":"2022-08-25T10:33:28","slug":"nft-peluang-cuan-arsitek-di-masa-depan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/2022\/08\/25\/nft-peluang-cuan-arsitek-di-masa-depan\/","title":{"rendered":"NFT, Peluang Cuan Arsitek di Masa Depan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center\">Oleh\u00a0\u00a0\u00a0 : 2440020934 \u2013 Renaldy Christian Saputra<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/2022\/08\/25\/nft-peluang-cuan-arsitek-di-masa-depan\/nft\/\" rel=\"attachment wp-att-2995\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter  wp-image-2995\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2022\/08\/nft.png\" alt=\"\" width=\"473\" height=\"266\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: center\"><em>Gambar 1. NFTs Architecture (ArchDaily)<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0Akhir-akhir ini, media sedang dihebohkan dengan NFT (<em>Non-Fungible Token<\/em>) yang berhasil menjadikan seseorang miliarder dalam waktu singkat. Lantas, apa itu NFT? Singkatnya, NFT merupakan aset digital yang diperjualbelikan secara online dan dibayarkan dengan mata uang <em>Cryptocurrency<\/em> melalui <em>marketplace<\/em>, seperti <em>marketplace<\/em> lokal OpenSea, TokoMall, Paras.id, Enevti, Kolektibel, Baliola, Artsky, Metaroid, dan sebagainya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\u00a0 \u00a0Sebagai bagian dari teknologi blockchain, NFT memiliki sistem penyimpanan data digital yang memungkinkan pengguna untuk saling bertransaksi data secara rahasia melalui skema enkripsi dan kriptografi. Skema tersebut mampu mengonversi data informasi menjadi kode rahasia, sehingga sulit dilacak dan dicuri oleh pengguna lain. Dalam blockchain, terdapat banyak sekali data, salah satunya mata uang kripto, seperti Ethereum, Bitcoin, Tether, dan sebagainya. Nah. bentuk data dalam blockchain kian berkembang, salah satunya adalah sertifikat digital NFT.<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/2022\/08\/25\/nft-peluang-cuan-arsitek-di-masa-depan\/nft-2\/\" rel=\"attachment wp-att-2991\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter  wp-image-2991\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2022\/08\/nft-2.png\" alt=\"\" width=\"484\" height=\"193\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: center\"><em>Gambar 2. Mata Uang Kripto (Investing.com)<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0Sertifikat digital pada NFT umumnya disematkan pada gambar, foto, video, atau karya-karya seni digital lainnya, termasuk karya arsitektur yang telah dienkripsi dalam blockchain. Sehingga, kaya seni digital tidak dapat diduplikasikan di dunia maya oleh orang yang bukan pemilik aslinya. Singkatnya. NFT serupa sertifikat fisik hak cipta yang dapat menjamin keaslian suatu karya seni.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\u00a0 \u00a0Dalam dunia arsitektur, NFT perlahan-lahan berhasil memberi dampak positif bukan hanya bagi penikmatnya (klien dan masyarakat umum), melainkan juga bagi pembuatnya yang tak lain dan tak bukan adalah seorang arsitek. Karya arsitektur hadir dan memiliki nilai tersendiri di dunia virtual dengan dukungan inovasi blockchain. Karya tersebut dapat menjadi portofolio sekaligus menghasilkan nilai ekonomis sebab sertifikat kepemilikannya dapat diperjualbelikan sebagai NFT. Dengan demikian, karya para arsitek dapat meningkat dan mendorong percepatan pencatatan hak cipta, dan monetisasi dengan bantuan blockchain.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\u00a0 \u00a0 Lantas, apa saja karya arsitek yang berhasil diperjualbelikan dalam NFT? Yuk, kita bahas beberapa contoh berikut.<\/p>\n<p><strong>1.\u00a0 Mars House &#8211; Krista Kim<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Seorang seniman kontemporer asal Toronto, Krista KIM berhasil menjual \u201crumah digital pertama\u201d di pasar NFT SuperRare senilai 288 Ether, setara dengan $512.000 atau senilai Rp7.557.632.000,00. Kim merancang Mars Hose sebagai \u201cpahatan ringan\u201d yang terinspirasi oleh arsitektur Kyoto untuk kesadaran masyarakat akan arsitektur tradisonal yang diperluas dengan teknologi di era digital ini.<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/2022\/08\/25\/nft-peluang-cuan-arsitek-di-masa-depan\/nft-3\/\" rel=\"attachment wp-att-2992\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter  wp-image-2992\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2022\/08\/nft-3.png\" alt=\"\" width=\"468\" height=\"263\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: center\"><em>Gambar 3. Mars House (The New York Times)<\/em><\/p>\n<p><strong>2. River Bridge &#8211; Architecture NFT Design<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Berdasarkan hasil pemantauan dari laman OpenSea, projek yang berjudul River Bridge ini berhasil terjual dengan harga 0,04 ETH atau senilai Rp11.16.629,00. Wow, sangat fantastis bukan? Mengingat projek ini bukanlah suatu bangunan yang bersifat residential dengan kompleksitas yang tinggi, tetapi hanya bangunan publik berupa jembatan dengan vegetasi yang didesain menarik dan berhasil terjual dengan harga yang maksimal.<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/2022\/08\/25\/nft-peluang-cuan-arsitek-di-masa-depan\/nft4\/\" rel=\"attachment wp-att-2993\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter  wp-image-2993\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2022\/08\/nft4.png\" alt=\"\" width=\"392\" height=\"392\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: center\"><em>Gambar 4. River Bridge (OpenSea)<\/em><\/p>\n<p><strong>3. K\/01 Store &#8211; Architect_NFT<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>\u00a0 \u00a0 \u00a0<\/strong>Sebuah projek yang berjudul K\/01 Store berhasil terjual seharga 0,11 ETH atau senilai dengan Rp3.070.732,00. Meskipun terlihat sederhana, yaitu sebuah interior toko, karya ini sangatlah menarik sebab didesain dengan begitu elegan, minimalis, dan detail, serta ditambah dengan permainan lighting yang ciamik. Tidak heran, projek ini berhasil terjual dengan harga yang cukup tinggi.<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/2022\/08\/25\/nft-peluang-cuan-arsitek-di-masa-depan\/nft5\/\" rel=\"attachment wp-att-2994\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter  wp-image-2994\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2022\/08\/nft5.png\" alt=\"\" width=\"312\" height=\"312\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: center\"><em>Gambar 5. K\/01 Store (OpenSea)<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\u00a0 \u00a0 \u00a0 Nah, setelah melihat beberapa projek NFT arsitektur di atas, apakah kalian merasa tertarik untuk memulai bisnis tersebut? Atau mungkin kalian tertarik untuk berinvestasi dengan membeli salah satu projek NFT? Apapun pilihannya, ada baiknya kalian mempelajari sistem kerja NFT terlebih dahulu agar terhindar dari permasalahan yang tidak diiginkan. Terima kasih.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Sources:<\/p>\n<p>BukuWarung. (2021, November 23). <em>\u221a NFT (Non-Fungible Token) dan Cara Kerjanya<\/em>. Retrieved from <a href=\"https:\/\/bukuwarung.com\/nft-dan-cara-kerjanya\/#:~:text=Pada%20dasarnya%20NFT%20merupakan%20aset,cukup%20signifikan%20bagi%20bisnis%20digital\">https:\/\/bukuwarung.com\/nft-dan-cara-kerjanya\/#:~:text=Pada%20dasarnya%20NFT%20merupakan%20aset,cukup%20signifikan%20bagi%20bisnis%20digital<\/a>.<\/p>\n<p>Investing.com. (n.d.). <em>Semua Mata Uang Kripto<\/em> &#8211; Investing.com. Retrieved from <a href=\"https:\/\/id.investing.com\/crypto\/currencies\">https:\/\/id.investing.com\/crypto\/currencies<\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">kontan.co.id. (2022, January 20). <em>Sebelum Jual NFT di OpenSea atau Marketplace Lain, Kenali Dulu Cara Kerjanya<\/em>. Retrieved from <a href=\"https:\/\/investasi.kontan.co.id\/news\/sebelum-jual-nft-di-opensea-atau-marketplace-lain-kenali-dulu-cara-kerjanya\">https:\/\/investasi.kontan.co.id\/news\/sebelum-jual-nft-di-opensea-atau-marketplace-lain-kenali-dulu-cara-kerjanya<\/a><\/p>\n<p>OpenSea. (n.d.). <em>Iso Architecture &#8211; Collection<\/em>. Retrieved from <a href=\"https:\/\/opensea.io\/collection\/isoarchitecture\">https:\/\/opensea.io\/collection\/isoarchitecture<\/a><\/p>\n<p>Tokocrypto. (n.d.). <em>NBT to IDR Price Today | 137.8 | Tokocrypto<\/em>. Retrieved from <a href=\"https:\/\/www.tokocrypto.com\/en\/trade\/NBT_BIDR\">https:\/\/www.tokocrypto.com\/en\/trade\/NBT_BIDR<\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">World Architecture Community. (2021, March 250). <em>Krista Kim&#8217;s Mars House is &#8216;first NFT digital house&#8217; to be sold over $500,000<\/em>. Retrieved from <a href=\"https:\/\/worldarchitecture.org\/article-links\/evzfc\/krista-kim-s-mars-house-is-first-nft-digital-house-to-be-sold-over-500-000.html\">https:\/\/worldarchitecture.org\/article-links\/evzfc\/krista-kim-s-mars-house-is-first-nft-digital-house-to-be-sold-over-500-000.html<\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh\u00a0\u00a0\u00a0 : 2440020934 \u2013 Renaldy Christian Saputra Gambar 1. NFTs Architecture (ArchDaily) \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0Akhir-akhir ini, media sedang dihebohkan dengan NFT (Non-Fungible Token) yang berhasil menjadikan seseorang miliarder dalam waktu singkat. Lantas, apa itu NFT? Singkatnya, NFT merupakan aset digital yang diperjualbelikan secara online dan dibayarkan dengan mata uang Cryptocurrency melalui marketplace, seperti marketplace [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":2990,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-2989","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-article"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2989","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2989"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2989\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2997,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2989\/revisions\/2997"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2990"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2989"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2989"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2989"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}