    {"id":2218,"date":"2021-10-26T10:27:50","date_gmt":"2021-10-26T03:27:50","guid":{"rendered":"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/?p=2218"},"modified":"2021-10-26T10:31:50","modified_gmt":"2021-10-26T03:31:50","slug":"7-days-of-architecture-day-5","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/2021\/10\/26\/7-days-of-architecture-day-5\/","title":{"rendered":"7 Days of Architecture: Day 5"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center\">Oleh: Vanes Suryadi (Binusian 2024)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">L<\/span><span style=\"font-weight: 400\">angit-langit terlihat memudar warnanya, Dova terbangun di atas ranjangnya, dia melihat sekeliling dan bengong sebentar, dia menyadari sesuatu, dia masih menggunakan baju kemarin dia gunakan, dia menggosok kedua matanya dan melihat ke arah meja belajarnya, dia tersentak dan terkejut.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Semalam ketika menulis surel untuk dosennya, Dova tertidur! Yang lebih parah lagi, dia belum sempat mengirim foto dan analisa yang dia sudah buat, Dova seketika lemas dan duduk mematung di atas ranjang miliknya, dia telah gagal, sekali.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Tapi apa pun yang terjadi, dia tetap mengirimkan surel yang tertinggal itu, walau dia tau dosennya tidak akan senang dengan hal ini, akhirnya dia melengkapi analisa yang ia telah buat.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">\u201cKesimpulan dari Twins House, anggaran yang sedikit hanya masalah di ujung mata, twins house membuktikan bahwa anggaran yang sedikit pun dapat membuat rumah yang sehat, dan juga berfungsi dengan baik dan cukup untuk menampung keluarga kecil yang siap untuk menanti rumah mereka tumbuh, menjadi rumah yang cantik dan juga menjadi panggung untuk sebuah keluarga kecil, tumbuh menjadi keluarga besar. Dova Sentari 24xxxxxxxx.\u201d Email itu dikirim ke dosen Dova pada pukul 08.42.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Setelah mengirim surel itu, Dova termenung, dia sudah gagal sekali, yang berarti 2 bangunan terakhir yang dia abadikan haruslah sempurna dan tidak boleh terlambat lagi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">_________________________________________________________________________________________________<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Stasiun Tebet, Tebet, Jakarta Selatan<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Dova duduk sendiri di peron, hari ini katanya Sika tidak dapat ikut, dia ada keperluan, dan tidak bisa hadir hari ini, jadi Dova akan pergi sendiri menuju ke rumah yang keempat.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Ketika Dova masih termenung sendiri, seseorang datang dengan menempelkan botol mineral dingin ke pipinya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Dova tersentak, dia menoleh ke atas dengan mata terpicing karena sinar matahari yang berada persisi di sebelah kepala orang itu.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">\u201cHaus gak?\u201d Siluet hitam yang dilihat Dova dari kursinya itu sangat tidak asing.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">\u201cSiapa ini?\u201d Dova menggantungkan tangannya di depan keningnya, sedangkan tangan lainnya memegang botol yang masih menyentuh pipinya yang berpeluh.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Kepala orang itu bergerak ke kanan, menutupi matahari, Dova akhirnya tau siapa orang di balik sinar itu.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">\u201cHehe.\u201d Sika tertawa, Dova hanya mematung sejenak, melihat Wanita itu yang datang entah dari mana membawa 2 botol mineral.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">\u201cLu katanya ada urusan?\u201d Dova dengan angkuh bertanya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">\u201cGak jadi, ditunda jadi hari minggu nanti.\u201d Sika memutar badan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Dova meminum air mineral yang dibawakan Sika, pagi ini terik sekali, membuat peluh membasahi tubuh tanpa henti.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">\u201cHari ini mau ke mana jadinya? Sika membalikkan badannya lagi ke arah Dova yang sedang duduk.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">\u201cSebenarnya gue gatau, semalem gue ketiduran, gak sempet nyari rumah di <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">archdaily<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">.\u201d Dova termenung, tangannya berpangku di atas pahanya untuk menopang dagunya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">\u201cHmmmm, kayaknya gue tau kta harus ke mana.\u201d Sika tersenyum lebar, diikuti dengan kereta yang lewat di balik tubuhnya, menciptakan angin sepoi dan juga menjadi penghlanag matahari.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">\u201cKe mana?\u201d Dova bertanya dengan suara gak keras.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">\u201cAda, lu ikut gue aja!\u201d Sika juga mengeluarkan suara keras, kereta di belakangnya berdecit keras, membuat saentaro stasiun bising.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">_________________________________________________________________________________________________<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Kisaku <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Coffee Shop<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">\u201cWah!!\u201d Dova tercengang, dia mendapati dirinya di depan sebuah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">coffee shop <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">yang sangat modern.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">\u201cIni tempat biasa gue nongkrong ama temen kalo abis kuliah.\u201d Sika menunjuk <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">coffee shop<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> itu, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">coffee shop<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> Kisaku ini terlihat seperti rumah biasa dari depan. Dari depan dapat dilihat tempat barista untuk menyiapkan kopi dan pintu kayu berkaca di tengah bangunan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center\"><span style=\"font-weight: 400\"><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/2021\/10\/26\/7-days-of-architecture-day-5\/picaxxxxture1\/\" rel=\"attachment wp-att-2222\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-2222\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2021\/10\/Picaxxxxture1.jpg\" alt=\"\" width=\"479\" height=\"320\" \/><\/a>(Source: archdaily.com)<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">\u201cYuk masuk.\u201d Sika berjalan masuk dan membuka pintu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">coffee shop<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> itu.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Di dalam <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">coffee shop<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> ini jauh lebih menarik lagi. Ketika masuk, Dova dan Sika disambut dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">counter <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">tempat barista, kemudian ketika mereka menelusuri lebih dalam, terdapat area besar di mana pelanggan dapat duduk dan menikmati kopi mereka, di tengah ruangan itu terdapat sofa besar yang memutar berbentuk persegi Panjang dengan dekorasi di bagian tengahnya, tidak lupa dengan beberapa tempat duduk di sisi kiri dan kanannya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center\"><span style=\"font-weight: 400\"><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/2021\/10\/26\/7-days-of-architecture-day-5\/xaaxjpg\/\" rel=\"attachment wp-att-2221\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-2221\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2021\/10\/xaaxjpg.jpg\" alt=\"\" width=\"489\" height=\"275\" \/><\/a>(Source: archdaily.com)<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Restoran ini memiliki kesan kayu dan cat putih, terlihat seperti restoran atau bahkan rumah Jepang maka dari itu, Kesan jepang dari restoran ini sangat berasa, itu juga didukung dengan Namanya yang ala-ala Jepang. Setelah mencari tempat duduk Dova dan Sika akhirnya duduk di salah satu kursi, setelah memesan kopi tentunya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center\"><span style=\"font-weight: 400\"><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/2021\/10\/26\/7-days-of-architecture-day-5\/xaaxaxaxax\/\" rel=\"attachment wp-att-2220\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-2220\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2021\/10\/xaaxaxaxax.jpg\" alt=\"\" width=\"258\" height=\"387\" \/><\/a>(Source: archdaily.com)<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">\u201cNemu aja lu tempat kayak begini.\u201d Dova masih kagum, dia melihat ke atas, terdapat partisi-partisi kayu yang menghiasi langit-langit, berbeda dengan langit-langit kamarnya yang berupa kayu plafon putih biasa saja.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">\u201cIya dong, bosen nongkrong di <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">coffee shop<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> depan kampus, apalagi jalan depan kampus suka macet kan, udah bosen duluan di nunggu.\u201d Sika tertawa kecil.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">\u201cItu ada <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">skylight<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">?\u201d Dova menunjuk ke bagian belakang dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">coffee shop <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">itu, dan memang benar, ada sebuah cahaya yang turun, menerangi bagian taman dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">coffee shop<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center\"><span style=\"font-weight: 400\"><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/2021\/10\/26\/7-days-of-architecture-day-5\/xaxaxaxaxax\/\" rel=\"attachment wp-att-2219\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-2219\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2021\/10\/xaxaxaxaxax.jpg\" alt=\"\" width=\"376\" height=\"470\" \/><\/a>(Source: archdaily.com)<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">\u201cIya, biasanya kalo nongkrongnya rame, di situ anak-anak bisa duduk di atas rumputnya, terus ngobrol deh.\u201d Jelas Sika sembari memainkan nomor meja mereka.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">\u201cMantep banget nih tempat yak.\u201d Dova tidak bisa diam, dia akhirnya berdiri dan mulai mengambil beberapa foto dengan ponsel miliknya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Sika hanya memandangi Dova yang mulai aktif bergerak, pas sekali, kopi mereka berdua datang. Sika hanya tersenyum kecil, mengetahui Dova tidak kuat kopi, jadi dia hanya memesan minuman cokelat.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">\u201cOh udah dateng ya minumnya?\u201d Dova Kembali setelah berfoto sebentar.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">\u201cGue kira lu pesen kopi juga.\u201d Sika memutar-mutar sedotannya agar kopinya dapat diaduk.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">\u201cTrauma gue ama kopi, dia pernah menghancurkan gambar gue waktu stupa 1, malah itu harus dikumpul paginya kan, wah itu gila banget kala itu.\u201d Dova mnencapkan sedotannya di minuman cokelatnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">\u201cHahahahahaha, gue pernah, tapi beda kasus, gue karena brownis.\u201d Sika tertawa, menutup mulutnya separuh.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">\u201cWah itu parah juga sih hahahaha.\u201d Dova juga ikut tertawa.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Di suasana yang tenang ala jepang di Kisaku <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">coffee shop<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, kedua mahasiswa itu menikmati minuman mereka sembari tertawa Bersama dan bercanda hingga sang surya berpamitan di ufuk Barat.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">_________________________________________________________________________________________________<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Rumah Dova.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Dova Kembali ke rumah, membawa 2 botol kopi dan cokelat untuk kedua orang tuanya dan juga adiknya, Dova meletakkan kedua kopi itu di meja makan dan kemudian beranjak ke kamar.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Dova mulai membuat surel untuk dosennya, kali ini dia pastikan dia takkan tertidur lagi seperti kemarin, dia sudah gagal sekali dan dia tidak mau gagal untuk yang kedua kali.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">\u201cKesimpulan untuk Kisaku <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">coffee shop<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, sebuah kafe dengan konsep minimalis dengan nuansa Jepang, membuat suasana di dalam kafe terasa tenang bahkan ketika pelanggannya agak ramai, ditambah lagi perpaduan furniture yang bagus dan juga pencahayaan yang bagus mendukung orang-orang untuk bertahan lebih lama di tempat kopi ini.\u201d Email itu dikirim ke dosen Dova pada pukul 20.11.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh: Vanes Suryadi (Binusian 2024) Langit-langit terlihat memudar warnanya, Dova terbangun di atas ranjangnya, dia melihat sekeliling dan bengong sebentar, dia menyadari sesuatu, dia masih menggunakan baju kemarin dia gunakan, dia menggosok kedua matanya dan melihat ke arah meja belajarnya, dia tersentak dan terkejut. Semalam ketika menulis surel untuk dosennya, Dova tertidur! Yang lebih parah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":2229,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-2218","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-article"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2218","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2218"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2218\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2226,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2218\/revisions\/2226"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2229"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2218"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2218"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2218"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}