    {"id":2205,"date":"2021-10-26T10:20:48","date_gmt":"2021-10-26T03:20:48","guid":{"rendered":"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/?p=2205"},"modified":"2021-11-19T22:30:04","modified_gmt":"2021-11-19T15:30:04","slug":"material-lantai-kayu-indoor","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/2021\/10\/26\/material-lantai-kayu-indoor\/","title":{"rendered":"Material Lantai Kayu Indoor\u00a0"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center\">Oleh : Nikita putri iskandar &#8211; 2301850891<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Penggunaan lantai sebagai salah satu elemen desain interior yang memiliki fungsi dalam membentuk karakter ruangan. Lantai sendiri dapat diartikan sebagai sisi bawah pada sebuah ruangan berupa alas untuk menunjang semua aktivitas manusia pada ruangan tersebut. Dalam mempertimbangkan pemilihan mateial lantai indoor perlu diketahui berbagai aspek seperti estetika , ukuran, tekstur permukaan, ketahanan, massa, serta kelembapan. Pemilihan jenis material harus disesuaikan dengan fungsi dan tema dari ruangan yang ditempatkan dan terdapat berbagai macam jenis material tersebut yang dapat ditemukan dipasaran.<\/span><\/p>\n<p><strong>1. Keramik\u00a0<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: center\"><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/2021\/10\/26\/material-lantai-kayu-indoor\/tcr1\/\" rel=\"attachment wp-att-2215\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-2215\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2021\/10\/tcr1.png\" alt=\"\" width=\"237\" height=\"193\" \/><\/a><span style=\"font-weight: 400\">Sumber : motifkeramik.club<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Keramik merupakan material penutup lantai yang terbuat dari bahan dasar tanah liat (clay) yang melalui proses pembakaran pada suhu tertentu, kemudian dilapisi dengan glasur untuk membentuk tekstur , warna dan pola unik keramik. Penggunaan keramik cenderung menghasilkan ruangan diatasnya terasa lebih sejuk , hal ini dikarenakan bahan dasarnya yang merupakan tanah liat sehingga jenis lantai ini tidak meneruskan panas. Tekstur keramik sendiri terdapat 2 macam yaitu keramik licin \/ halus dan keramik bertekstur \/ kasar. Ukuran yang dijual di pasaran berkisar antara 40&#215;40, 60&#215;60, 30&#215;60.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>Kelebihan keramik\u00a0<\/strong><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify\">\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Harga relatif murah.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Perawatannya mudah.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Mudah dibersihkan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Mempunyai ukuran, warna, dan corak yang beragam.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Memiliki ketahanan akan noda.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Tahan lama<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Mudah ditemukan di toko bangunan sekitar<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>Kekurangan keramik<\/strong><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify\">\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Mudah pecah.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Berisik.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><strong>2. Lantai marmer\u00a0<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: center\"><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/2021\/10\/26\/material-lantai-kayu-indoor\/cr12\/\" rel=\"attachment wp-att-2214\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-2214\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2021\/10\/cr12.png\" alt=\"\" width=\"243\" height=\"172\" \/><\/a><span style=\"font-weight: 400\">Sumber : omahalit.com<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Marmer atau marble merupakan material lantai yang memiliki tekstur dan motif yang khas. Material ini terbuat dari bongkahan batu pualam yang disatukan dengan suhu dan ukuran tertentu yang kemudian dipotong lembaran besar. Untuk digunakan sebagai lantai, marmer juga perlu dipotong ulang untuk disesuaikan dengan ukuran yang dibutuhkan, setelah itu marmer akan dipoles. Marmer dengan pori pori yang besar membutuhkan perawatan ekstra karena jika tidak cepat dibersihkan maka akan meninggalkan noda karena mudahnya menyerap cairan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><b>Kelebihan Marmer\u00a0<\/b><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify\">\n<li><b><span style=\"font-weight: 400\">Memiliki ukuran yang tidak terbatas\u00a0<\/span><\/b><\/li>\n<li><b><span style=\"font-weight: 400\">Memiliki sambungan nat yang kecil sehingga marmer terlihat menyatu<\/span><\/b><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400\">Ruangan menjadi lebih luas dengan marmer yang berukuran lebih besar<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400\">Tahan api<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400\">Sifatnya dapat menyimpan dingin dalam waktu lama, sehingga membuat ruang lebih sejuk<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><b>Kekurangan marmer\u00a0<\/b><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify\">\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Harga relatif mahal<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Sulit dibersihkan jika terkena kotoran<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Mudah kusam\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Perlu perawatan ekstra<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><strong>3. Lantai Terazzo<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: center\"><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/2021\/10\/26\/material-lantai-kayu-indoor\/2ec1\/\" rel=\"attachment wp-att-2213\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-2213\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2021\/10\/2ec1.png\" alt=\"\" width=\"246\" height=\"152\" \/><\/a><span style=\"font-weight: 400\">Sumber : 99.co<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Teraso (Terazzo) merupakan material lantai yang terbuat dari serbuk pecahan granit, marme, kaca, dan batu , singkatnya lantai terazzo merupakan hasil limbah yang awalnya berasal dari penambangan batu marmer yang diolah kembali menjadi lantai alternatif, hal itu yang membuat sifatnya seperti marmer buatan. Proses pengolahannya melewati tahap pencampuran bahan , yang kemudian dicetak dan dibakar dan di tahap akhir dapat dipoles agar terlihat mengkilap. Namun terazzo umumnya memiliki 2 pilihan finishing yaitu yang permukaannya mengkilap dan kasar.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><b>Kelebihan Teraso<\/b><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify\">\n<li><b><span style=\"font-weight: 400\">Memiliki motif dan warna yang bervariasi\u00a0<\/span><\/b><\/li>\n<li><b><span style=\"font-weight: 400\">Tidak mudah terbakar<\/span><\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><b>Kekurangan Teraso<\/b><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify\">\n<li><b><span style=\"font-weight: 400\">Harus dipasang oleh orang yang sudah profesional<\/span><\/b><\/li>\n<li><b><span style=\"font-weight: 400\">Mudah berlumut jika terus terkena air<\/span><\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>4. Lantai Granit\u00a0<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: center\"><span style=\"font-weight: 400\"><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/2021\/10\/26\/material-lantai-kayu-indoor\/1ce\/\" rel=\"attachment wp-att-2212\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-2212\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2021\/10\/1ce.png\" alt=\"\" width=\"248\" height=\"186\" \/><\/a>Pic Source : bestitalianmarble.com<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Granite merupakan material yang memiliki kesan eksklusif dan glamor karena motif guratan yang alami ,Selain itu granit juga memiliki kesan dingin dan kokoh. Granit pada awalnya diperoleh dari bukit atau gunung granit, namun seiring berkembangnya teknologi, maka sudah tersedia granit buatan yang dibuat dengan motif yang lebih\u00a0 variatif dengan harga yang lebih terjangkau. Material granit sifatnya memiliki susunan partikel yang rapat hingga 2.7gram \/ centimeter kubik dengan permukaan yang tetap mengkilap seperti kaca. Daya tahan granit juga sangat bisa diunggulkan dengan ketahanan 500kg \/m2 .Jenis material ini terbagi menjadi 2\u00a0 yaitu granite tile ( campuran bahan dengan sistem pembakaran) dan granite alam ( lembaran tidak beraturan dari batu granite yang dipotong\u00a0 lembaran besar dan perlu dipoles terlebih dahulu )Material ini cukup populer untuk digunakan di gedung gedung mewah seperti hotel, kantor, dan lainnya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><b>Kelebihan Granit\u00a0<\/b><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify\">\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Standar ukurannya besar sekitar 60&#215;60 hingga 100&#215;100\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Lebar nat yang kecil sehingga granit terlihat lebih menyatu<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Tidak perlu bahan khusus untuk instalasi<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Anti gores dan memiliki ketahanan yang tinggi<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Memiliki kesan yang mewah dan luas pada ruangan<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify\"><b>Kekurangan Granit<\/b><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify\">\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Jika kualitas granit kurang bagus, maka kotoran akan sulit dibersihkan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Perlu adanya perawatan ekstra karena mudah kusam<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Harga mahal<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Warna dan corak terbatas<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Perlu pisau khusus untuk pemotongan granit<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><strong>5. Lantai Tegel<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: center\"><span style=\"font-weight: 400\"><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/2021\/10\/26\/material-lantai-kayu-indoor\/picture6\/\" rel=\"attachment wp-att-2211\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-2211\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2021\/10\/Picture6.png\" alt=\"\" width=\"154\" height=\"185\" \/><\/a>Sumber : wajibbaca.com<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Tegel merupakan material memiliki kesan klasik yang terbuat dari bahan dasar semen dan pasir beton yang dicampur dengan bubuk pewarna dan diatasnya disiram aci supaya halus .Memiliki tebal hingga 2.5 cm dengan bobot yang cukup berat. Jenis material lantai ini\u00a0 cukup umum digunakan di Indonesia, tepatnya di rumah rumah lama . Tegel memiliki ragam motif dan warna , dimana warna yang dihasilkan mulai dari abu abu merah, biru, kuning dan lain sebagainya juga keberagaman motif yang menarik seperti motif bunga, motif puzzle dan polos. Tegel memiliki variasi ukuran antara 30&#215;30 dan 40&#215;40.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><b>Kelebihan tegel<\/b><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify\">\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Harga relatif murah<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Memiliki beragam warna, dan motif<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Memberikan kesan yang sejuk<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Pemasangan yang mudah dan cepat<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify\"><b>Kekurangan tegel<\/b><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify\">\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Sulit dibersihkan bila terkena noda seperti asam yang justru akan membekas pada tegel\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Bobotnya berat<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Lantai perlu dipoles terlebih dahulu jika ingin terlihat mengkilap<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><strong>6. Lantai kayu (parket)<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: center\"><span style=\"font-weight: 400\"><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/2021\/10\/26\/material-lantai-kayu-indoor\/picture7\/\" rel=\"attachment wp-att-2210\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-2210\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2021\/10\/Picture7.png\" alt=\"\" width=\"259\" height=\"173\" \/><\/a>Sumber : verdant.id<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Lantai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Parquette<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> atau yang lebih dikenal Parket merupakan\u00a0 jenis lantai dengan bahan dasar kayu konstruksi solid, serbuk kayu atau bahan sintetis bermotif kayu. Secara umum lantai kayu parket dibagi menjadi 3 jenis yaitu :<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify\">\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Solid parket<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Engineering parket<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Laminate parket<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify\"><b>Solid parket <\/b><span style=\"font-weight: 400\">menggunakan bahan dasar kayu alami anti rayap yang umumnya merupakan kayu keras seperti kayu jati , ulin, sono keling, merbau, dan lainnya .Kayu tersebut selanjutnya akan diolah dengan dipotong berdasarkan ukuran ketebalan lebar panjang untuk lantai .<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><b>Engineering parket<\/b><span style=\"font-weight: 400\"> menggunakan 2 bahan dimana pada lapisan teratas berupa veneer tipis seangkan pada bagian bawah merupakan multipleks, plywood atau yang sering disebut dengan kayu lapis dan merupakan kayu solid kualitas rendah.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><b>Laminate parket<\/b><span style=\"font-weight: 400\"> yang menggunakan serbuk kayu dan pulp yang diolah pada temperature tertentu dengan menggunakan bahan kimia tertentu dan diproses dengan cara di press, umumnya digunakan sebagai pengganti penggunaan parket jenis solid parket karna harganya yang kian meningkat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><b>Kelebihan parket<\/b><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify\">\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Aman untuk balita karena sifatnya yang lebih lunak\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Tidak mudah bernoda (lebih bersih)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Tidak dapat pecah \/ retak<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Kedap suara<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Tidak menyerap dingin cocok untuk <\/span><span style=\"font-weight: 400\">penderita reumatik.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify\"><b>Kekurangan parket<\/b><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify\">\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Tidak tahan air dengan daya serap yang tinggi<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Butuh perawatan ekstra karena lebih mudah rusak karena kondisi kelembapan dan cuaca<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Varian corak dan warna terbatas<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Biaya pemasangan relatif mahal dibanding keramik<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><strong>7. Lantai Vinyl<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: center\"><span style=\"font-weight: 400\"><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/2021\/10\/26\/material-lantai-kayu-indoor\/picture8\/\" rel=\"attachment wp-att-2209\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-2209\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2021\/10\/Picture8.png\" alt=\"\" width=\"220\" height=\"220\" \/><\/a>Pic Source : bisesacontractor.co.id<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Merupakan jenis lantai yang dibuat dengan tujuan yang sama dengan laminate parket , namun yang membedakannya yaitu bahan dasar vinyl yang terbuat dari polyvinyl chloride .Lantai ini memiliki ciri ciri permukaan yang halus dibanding lantai kayu dengan sisi bawahnya yang\u00a0 biaanya dipasang lapisan perekat plus gabus sehingga terasa nyaman dan flexibel saat dipijak.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><b>Kelebihan vinyl<\/b><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify\">\n<li><b><span style=\"font-weight: 400\">Lebih awet<\/span><\/b><\/li>\n<li><b><span style=\"font-weight: 400\">Hagannya relative terjangkau\u00a0<\/span><\/b><\/li>\n<li><b><span style=\"font-weight: 400\">Tahan gores\u00a0<\/span><\/b><\/li>\n<li><b><span style=\"font-weight: 400\">Mudah dibersihkan<\/span><\/b><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400\">Tidak menyerap air\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400\">Tidak licin<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400\">Mudah dipasang dan hemat biaya<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400\">Membuat kesan rumah lebih mewah<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><b>Kekurangan vinyl<\/b><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify\">\n<li><b><span style=\"font-weight: 400\">Penggunaan material sintetis memberikan dampak buruk bagi kesehatan\u00a0<\/span><\/b><\/li>\n<li><b><span style=\"font-weight: 400\">Warna lantai vinyl mudah pudar<\/span><\/b><\/li>\n<li><b><span style=\"font-weight: 400\">Tidak semua jenis vinyl tahan gores den beban yang berat<\/span><\/b><\/li>\n<li><b><span style=\"font-weight: 400\">Lantai vinyl yang menggunakan lem lebih mudah mengelupas jika sering terkena air<\/span><\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>8. Lantai batu alam<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: center\"><span style=\"font-weight: 400\"><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/2021\/10\/26\/material-lantai-kayu-indoor\/picture9\/\" rel=\"attachment wp-att-2208\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-2208\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2021\/10\/Picture9.png\" alt=\"\" width=\"230\" height=\"175\" \/><\/a>Sumber : chconcept.co.id<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Lantai batu alam merupakan jenis lantai yang menggunakan material batu alam sebagai bahan dasar pelapis lantai .umumnya antai ini digunakan sebagai penutup lantai area kamar mandi dan pada area semi outdoor. Penggunaan lantai ini memiliki kesan yang natural dan meningkatkan kenyamanan bagi penghuni rumah.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><b>Kelebihan lantai batu alam<\/b><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify\">\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Memiliki kesan natural<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Permukaannya yang kasar menjadi pijakan yang baik (tidak licin)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Tidak memerlukan perawatan khusus\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Sifatnya kuat<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Terbebas dari lumut dan jamur<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify\"><b>Kekurangan lantai batu alam<\/b><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify\">\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Berbahaya bagi balita\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Warna tidak seragam\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Memiliki pori pori yang besar sehingga harus ditutupi dengan bahan khusus<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Sulit diperbaiki<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Bobot material yang berat<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Harga lebih mahal jika dibanding dengan keramik<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><strong>9. Lantai Epoxy<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: center\"><span style=\"font-weight: 400\"><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/2021\/10\/26\/material-lantai-kayu-indoor\/picture10\/\" rel=\"attachment wp-att-2207\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-2207\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2021\/10\/Picture10.png\" alt=\"\" width=\"209\" height=\"209\" \/><\/a>Sumber : ezzer.co.id<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Lantai epoxy Merupakan proses pelapisan lantai menggunakan cat epoxy. Cat lantai ini umumnya menghasilkan tampilan yang lebih rapi dan mengkilap dengan nilai estetika yang lebih tinggi. Lantai epoxy dapat didesain dengan warna yang bervariasi dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Lantai ini umumnya digunakan untuk gudang, pabrik, bengkel atau garasi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><b>Kelebihan epoxy<\/b><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify\">\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Memiliki variasi warna dan motif.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Dapat dibuat sesuai ruangan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Permukaannya tampak rapih, bersih, dan mengkilap.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Tidak menyerap air dan tidak licin.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Perawatan yang mudah.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify\"><b>Kekurangan epoxy<\/b><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify\">\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Tidak tahan terhadap goresan kecuali ada lapisan lagi diatasnya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Mudah retak.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">UV dapat menyebabkan perubahan warna<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Sumber :<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;text-align: justify\"><a href=\"https:\/\/balianflooring.id\/kekurangan-dan-kelebihan-lantai-vinyl\/\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/balianflooring.id\/kekurangan-dan-kelebihan-lantai-vinyl\/<\/span><\/a><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;text-align: justify\"><a href=\"https:\/\/www.bursabajaringan.com\/kelebihan-dan-kekurangan-batu-alam\/\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/www.bursabajaringan.com\/kelebihan-dan-kekurangan-batu-alam\/<\/span><\/a><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;text-align: justify\"><a href=\"https:\/\/verdant.id\/artikel\/jenis-jenis-material-penutup-lantai\/\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/verdant.id\/artikel\/jenis-jenis-material-penutup-lantai\/<\/span><\/a><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;text-align: justify\"><a href=\"https:\/\/omahalit.com\/jenis-jenis-lantai-ruangan\/\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/omahalit.com\/jenis-jenis-lantai-ruangan\/<\/span><\/a><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;text-align: justify\"><a href=\"https:\/\/www.chconcept.co.id\/blog\/2020\/10\/apa-saja-jenis-jenis-lantai-yang-bagus-untuk-ruangan\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/www.chconcept.co.id\/blog\/2020\/10\/apa-saja-jenis-jenis-lantai-yang-bagus-untuk-ruangan<\/span><\/a><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;text-align: justify\"><a href=\"https:\/\/interiordesign.id\/elemen-elemen-pembentuk-ruang-interior\/\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/interiordesign.id\/elemen-elemen-pembentuk-ruang-interior\/<\/span><\/a><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh : Nikita putri iskandar &#8211; 2301850891 Penggunaan lantai sebagai salah satu elemen desain interior yang memiliki fungsi dalam membentuk karakter ruangan. Lantai sendiri dapat diartikan sebagai sisi bawah pada sebuah ruangan berupa alas untuk menunjang semua aktivitas manusia pada ruangan tersebut. Dalam mempertimbangkan pemilihan mateial lantai indoor perlu diketahui berbagai aspek seperti estetika , [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":2206,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-2205","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-article"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2205","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2205"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2205\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2271,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2205\/revisions\/2271"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2206"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2205"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2205"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himars\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2205"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}