    {"id":3541,"date":"2022-11-25T07:00:16","date_gmt":"2022-11-25T00:00:16","guid":{"rendered":"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/hima\/?p=3541"},"modified":"2022-11-17T23:25:45","modified_gmt":"2022-11-17T16:25:45","slug":"friday-fact-apa-itu-olahraga-curling-yuk-kita-bahas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/hima\/2022\/11\/25\/friday-fact-apa-itu-olahraga-curling-yuk-kita-bahas\/","title":{"rendered":"Friday Fact: Apa Itu Olahraga Curling? Yuk Kita Bahas!"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\"><strong><em>History<\/em><\/strong><strong><br \/>\n<\/strong>Permainan <em>curling<\/em> sudah ada di Skotlandia pada awal abad ke-16, berdasarkan ditemukannya bukti sebuah batu <em>curling<\/em> bertuliskan tahun 1511 di sebuah kolam tua yang dikuras di Dunblane, Skotlandia.<br \/>\nKejuaraan dunia <em>curling<\/em> pertama yang disebut Piala Skotlandia hanya boleh diikuti laki-laki. Kejuaraan ini berlangsung di Falkirk dan Edinburgh, Skotlandia pada tahun 1959. <em>Curling<\/em> dijadikan cabang olahraga resmi Olimpiade Musim Dingin sejak Olimpiade Musim Dingin 1998 di Nagano, Jepang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\"><strong><em>Definition<\/em><\/strong><strong><br \/>\n<\/strong><em>Curling<\/em> adalah olahraga meluncurkan batu di atas permukaan es hingga sampai ke daerah sasaran. Olahraga ini secara resmi telah menjadi cabang olahraga Olimpiade sejak 1998. Permainan <em>curling<\/em> masih berkaitan dengan boling, <em>boules<\/em>, dan <em>shuffleboard<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\"><strong><em>Game arena<\/em><\/strong><strong><br \/>\n<\/strong>Lintasan <em>curling<\/em> (disebut <em>sheet<\/em>) menurut standar Federasi <em>Curling<\/em> Dunia adalah lapisan es berbentuk persegi panjang berukuran panjang 45 m hingga 46 m, dan lebar 4,4 hingga 5,0 m; lapisan es dibuat hingga sedatar mungkin.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\"><strong><em>Equipment<\/em><\/strong><strong> (Slide 4)<br \/>\n<\/strong>&#8211; Sepatu khusus <em>curling<br \/>\n<\/em>Sepatu dengan sol berlapis teflon dipakai di kaki yang meluncur di permukaan es sewaktu melempar. Sepatu berlapis teflon ini disebut <em>slider.<br \/>\n<\/em>&#8211; Sikat (sapu)<br \/>\nSikat <em>curling<\/em> digosokkan di atas permukaan es untuk mengatur arah dan kecepatan batu di atas es.<br \/>\n&#8211; Batu <em>curling<br \/>\n<\/em>Batu <em>curling<\/em> sesuai peraturan Federasi <em>Curling<\/em> Dunia berbentuk bundar dan beratnya antara 17 kg hingga 20 kg termasuk pegangan dan baut dalam keadaan terpasang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\"><strong><em>How to play?<\/em><\/strong><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify\">\n<li>Formasi Regu<br \/>\nSatu regu terdiri dari 4 atau 5 pemain, namun hanya 4 pemain yang diturunkan dalam pertandingan.<\/li>\n<li>Lemparan<br \/>\nKetika melempar (mendorong) batu, pemain harus melepas batu sebelum bagian depan batu mencapai <em style=\"font-size: 14px\">hog line<\/em><span style=\"font-size: 14px\">. Pemain biasanya meluncur sambil melepaskan batu. Kalau terlambat dilepas, batu dikeluarkan dari permainan (<\/span><em style=\"font-size: 14px\">hogged<\/em><span style=\"font-size: 14px\">).<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\"><strong><em>Rules<br \/>\n<\/em><\/strong>Dalam turnamen, pertandingan <em>curling<\/em> biasanya terdiri dari 10 babak (<em>end<\/em>). Ketika dimainkan untuk rekreasi, orang hanya bermain 8 babak. Pada satu babak, pemain dari kedua belah tim secara bergantian melempar batu satu demi satu hingga semua 16 batu selesai dilempar. Bila kedua regu mencatat skor seri pada babak 10, babak tambahan dimainkan hingga ada regu yang menang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>Referensi:<\/strong><br \/>\nHerjoko, R. (2022, Juli 01). Mengenal Olahraga Curling: Sejarah, Pengertian, dan Aturan Bermain. sportstars.id. Retrieved Oktober 26, 2022, from <a href=\"https:\/\/www.sportstars.id\/read\/mengenal-olahraga-curling-sejarah-pengertian-dan-aturan-bermain-1y8J8a\">https:\/\/www.sportstars.id\/read\/mengenal-olahraga-curling-sejarah-pengertian-dan-aturan-bermain-1y8J8a<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>History Permainan curling sudah ada di Skotlandia pada awal abad ke-16, berdasarkan ditemukannya bukti sebuah batu curling bertuliskan tahun 1511 di sebuah kolam tua yang dikuras di Dunblane, Skotlandia. Kejuaraan dunia curling pertama yang disebut Piala Skotlandia hanya boleh diikuti laki-laki. Kejuaraan ini berlangsung di Falkirk dan Edinburgh, Skotlandia pada tahun 1959. Curling dijadikan cabang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":3542,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3,22],"tags":[],"class_list":["post-3541","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-article","category-friday-fact"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/hima\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3541","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/hima\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/hima\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/hima\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/hima\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3541"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/hima\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3541\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3543,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/hima\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3541\/revisions\/3543"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/hima\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3542"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/hima\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3541"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/hima\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3541"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/hima\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3541"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}