Friday Fact: Apa Aja Sih Fakta dan Mitos Mengenai Donor Darah?

Donor Darah itu Apa Ya?

Donor darah merupakan proses pengambilan darah secara sukarela yang kemudian disimpan di bank darah yang stok darah dan digunakan untuk transfusi darah bagi orang yang membutuhkan.

Kebutuhan darah di Indonesia

Berdasarkan perhitungan WHO, darah yang dibutuhkan adalah 2% dari jumlah penduduk atau secara nasional 5,2 juta kantong darah dibutuhkan Indonesia setiap tahunnya. Namun, produksi darah dan komponennya di Indonesia saat ini hanya bisa sebanyak 4,1 juta kantong dari 3,4 juta pendonor setiap tahunnya.

Syarat Menjadi Pendonor Darah

  1. Memiliki badan yang sehat dalam artian tidak sedang sakit ataupun memiliki penyakit tertentu.
  2. Berusia 17-65 tahun.
  3. Memiliki berat badan diatas 45kg.
  4. Tekanan darah harus berada di angka 100-160 untuk sistolik dan 70-100 untuk diastolik.
  5. Kadar hemoglobin minimal 12 gr/dl untuk wanita, dan minimal 12,5 gr/dl untuk pria.

Manfaat Donor Darah

  1. Mengurangi penyakit jantung
    Dengan melakukan donor darah, sirkulasi darah akan menjadi lebih baik, dan jantung akan lebih terlatih untuk terus memompa darah sehingga dapat meningkatkan zat besi dalam darah dan menjadikan tubuh lebih sehat serta mengurangi penyakit jantung.
  2. Membakar kalori
    Mendonorkan darah sebanyak 450 ml, akan membakar sekitar 650 kalori
  3. Menurunkan kolesterol
    Dengan melakukan donor darah, kolesterol yang ada di dalam darah secara tidak langsung akan berkurang bersamaan dengan keluarnya darah.
  4. Menyelamatkan nyawa
    Dengan donor darah, banyak nyawa terselamatkan. Terutama di tengah pandemi ketika jumlah kasus COVID-19 meningkat, ada kebutuhan mendesak akan plasma konvalesen untuk membantu pasien melawan virus corona.

Mitos dan Fakta Donor Darah

  1. Mitos : Donor darah dapat menularkan penyakit HIV.
    Fakta : Prosedur donor darah sepenuhnya diawasi oleh PMI, petugas menggunakan perlengkapan steril dan sekali pakai untuk setiap orang sehingga terjamin keamanannya
  2. Mitos : Donor darah mengurangi volume darah.
    Fakta : Dengan melakukan donor darah sudah pasti darah kita akan berkurang, namun tubuh memproduksi sekitar 2 juta sel darah merah baru tiap detiknya.
  3. Mitos : Sering melakukan donor darah membuat tubuh kekurangan zat besi
    Fakta : Donor darah tidak akan membuat tubuh kekurangan zat besi jika dilakukan sesuai dengan frekuensi yang benar, yaitu maksimal 5 kali dalam setahun dengan jangka waktu setiap 75 hari.

Sumber:

Makarim, F. R. (17 Mei 2021). “9 Mitos tentang Donor Darah yang Perlu Diluruskan”. Diambil pada 24 Maret 2022, dari website : https://www.halodoc.com/artikel/9-mitos-tentang-donor-darah-yang-perlu-diluruskan

Fadli, R. (12 Oktober 2021). “Harus Rutin, Ini 4 Manfaat Donor Darah untuk Kesehatan”. Diambil pada 24 Maret 2022, dari website : https://www.halodoc.com/artikel/harus-rutin-ini-4-manfaat-donor-darah-untuk-kesehatan

Nurin, F. (02 Maret 2021). “Serba-serbi Donor Darah: Prosedur, Persyaratan, dan Hal yang Harus Diperhatikan”. Diambil pada 24 Maret 2022, dari website : https://hellosehat.com/kelainan-darah/donor-darah/?amp=1

Astuti, I. (24 Juni 2021). “Kebutuhan Darah di Indonesia Belum Terpenuhi”. Diambil pada 24 Maret 2022, dari website  : https://m.mediaindonesia.com/humaniora/242935/kebutuhan-darah-di-indonesia-belum-terpenuhi