Loading
Loading...
Menu BINUS

Webinar Mindset On Court : Think Like an Athlete

UKM Futsal BINUS Kemanggisan menyelenggarakan webinar *“Mindset On Court: Think Like an Athlete”* sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan kemampuan mahasiswa, khususnya dalam membangun mental dan pola pikir yang dapat menunjang performa, baik di dalam maupun di luar lapangan. Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memahami bahwa kemampuan seorang atlet tidak hanya ditentukan oleh aspek fisik dan teknik, tetapi juga oleh kekuatan mental dalam menghadapi berbagai situasi dan tantangan.

Webinar *“Mindset On Court: Think Like an Athlete”* menghadirkan *Hasna Hafizhah Salma, S.Psi., M.Psi., Psikolog* sebagai pembicara yang membahas pentingnya membangun pola pikir yang kuat untuk mendukung performa dan kehidupan sehari-hari. Melalui webinar ini, peserta diajak untuk memahami bahwa mindset merupakan pola berpikir yang memengaruhi cara seseorang memaknai situasi, melihat dirinya sendiri, menghadapi tantangan, serta menentukan tindakan yang akan dilakukan.

Tema *“Think Like an Athlete”* merepresentasikan pentingnya memiliki pola pikir yang berorientasi pada proses dan perkembangan. Dalam menghadapi situasi yang sama, setiap individu dapat memberikan respons yang berbeda berdasarkan cara mereka memaknai keadaan tersebut. Oleh karena itu, mindset bukan tentang mengubah situasi yang terjadi, melainkan tentang bagaimana seseorang memilih untuk memahami dan merespons situasi tersebut secara lebih konstruktif.

Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam webinar adalah pentingnya *growth mindset*, yaitu pola pikir yang melihat kemampuan sebagai sesuatu yang masih dapat dikembangkan melalui latihan, usaha, pengalaman, dan evaluasi. Kegagalan tidak dipandang sebagai tanda bahwa seseorang tidak mampu, tetapi sebagai bagian dari proses untuk belajar dan berkembang. Pemahaman ini diharapkan dapat membantu peserta untuk tidak mudah menyerah ketika menghadapi kesalahan maupun hasil yang belum sesuai dengan harapan.

Selain itu, peserta juga diajak untuk memahami pentingnya mengelola tekanan dan memusatkan perhatian pada hal-hal yang dapat dikontrol. Mental yang kuat bukan berarti seseorang tidak pernah merasa takut, sedih, kecewa, atau gugup, tetapi mampu menerima emosi tersebut dan tetap menentukan respons yang sesuai dengan tujuan. Dengan membangun pola pikir tersebut, seseorang dapat lebih fokus pada usaha, tindakan, dan proses yang masih dapat dilakukan daripada terus memikirkan hal-hal yang berada di luar kendali.

Dalam membangun performa dan kepercayaan diri, proses menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan. Persiapan, tindakan, serta pengalaman yang dilakukan secara konsisten dapat membantu membentuk kepercayaan diri yang lebih kuat. Begitu pula ketika menghadapi kegagalan, setiap individu memiliki kesempatan untuk melakukan *reset, reflect, dan respond*, yaitu menyadari apa yang telah terjadi, mengambil pembelajaran dari pengalaman tersebut, kemudian menentukan langkah selanjutnya.

Webinar ini juga menekankan bahwa performa dalam olahraga tidak hanya berkaitan dengan kemampuan individu, tetapi juga dengan *team mindset*. Keberhasilan sebuah tim membutuhkan rasa percaya, komunikasi, dan dukungan antaranggota. Seorang atlet yang baik tidak hanya dilihat dari kemampuannya untuk menang, tetapi juga dari sikap jujur, mampu menerima kekalahan, menghargai lawan dan coach, bertanggung jawab, serta mendukung rekan satu tim dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas.

Melalui Webinar *“Mindset On Court: Think Like an Athlete”*, UKM Futsal BINUS Kemanggisan berharap mahasiswa dapat menerapkan pola pikir dan nilai-nilai seorang atlet dalam menghadapi berbagai tantangan, tidak hanya di dalam pertandingan tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Melalui mental yang kuat, kemauan untuk terus berkembang, kemampuan mengelola emosi, serta kerja sama yang baik, mahasiswa diharapkan dapat menjadi pribadi yang tidak hanya mampu mencapai performa terbaik, tetapi juga membangun karakter yang positif. *Karena lapangan bukan hanya tempat untuk membangun performa, tetapi juga tempat untuk membangun karakter.*

Tinggalkan Komentar

Komentar Anda akan ditampilkan setelah melalui proses moderasi.