    {"id":352,"date":"2017-07-05T23:45:46","date_gmt":"2017-07-05T16:45:46","guid":{"rendered":"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/financeclub\/?p=352"},"modified":"2017-07-06T00:50:36","modified_gmt":"2017-07-05T17:50:36","slug":"belajar-dari-warrent-buffet","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/financeclub\/2017\/07\/belajar-dari-warrent-buffet\/","title":{"rendered":"Belajar dari Warren Buffett"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center\">Cinthya Febrilia \/ 1901484045<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-363\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/financeclub\/wp-content\/uploads\/sites\/83\/2017\/07\/buffet-640x360.jpg\" alt=\"\" width=\"640\" height=\"360\" srcset=\"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/financeclub\/wp-content\/uploads\/sites\/83\/2017\/07\/buffet-640x360.jpg 640w, https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/financeclub\/wp-content\/uploads\/sites\/83\/2017\/07\/buffet-768x432.jpg 768w, https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/financeclub\/wp-content\/uploads\/sites\/83\/2017\/07\/buffet.jpg 1432w\" sizes=\"auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0Hai readers! Taukah siapa orang terkaya di dunia dan pandai berinvestasi? Ya, Warren Buffett orang terkaya nomor 3 di dunia dan pandai berinvestasi. Nama lengkapnya adalah Warren Edward Buffet, lahir di Omaha, Nebraska , Amerika Serikat, pada tanggal 30 Agustus 1930. Memang dari kecil, Warren Buffet sudah terkenal dengan keahliannya dalam menciptakan nilai tambah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Siapa sih yang tidak ingin menjadi orang terkaya di dunia seperti Warren Buffett? Ada beberapa ilmu yang dapat kita ambil dari investor yang satu ini. Untuk menjadi investor yang sukses , kita harus dapat melakukan transaksi jual dan beli . Tidak hanya pandai membeli saham saja , kita juga harus bisa menjual saham dalam kondisi tertentu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;padding-left: 30px\">Berikut pelajaran dalam menjual saham yang dapat kita ambil dari Warren Buffet:<br \/>\n<strong>1. Saat Perusahaan Mulai Rakus<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;padding-left: 30px\">Mengapa demikian? Berikut pengalaman dari Warren Buffet dimana ia membeli sejumlah saham Freddic Mac, yang dikemudian hari pada tahun 1988 ia sudah mengantongi sekitar US$ 3,9 milliar atau 12 kali harga beli , namun setelah beberapa tahun selanjutnya , Warren mulai mencium\u00a0 adanya masalah yaitu Fredderic Mac terlalu focus untuk mengambil keuantungan dan banyak mengambil keputusan yang beresiko. Akhirnya pada sekitar tahun 2000 Berkshire menjual saham Freddic Mac dan berhasil menghindari resiko kerugian yang sangat besar\u00a0 yaitu dari saham bernilai US$3,9 Milliar menjadi US$ 90 juta , hebat bukan?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;padding-left: 30px\">Pesan dari Warren Buffet pada peristiwa di atas adalah , ketika kita menemukan ada tanda- tanda keserakahan dari manajemen perusahaan perusahaan yang tidak ada kaliatannya dengan bisnis yang diusung, hendaklah kita mengangkat kaki dari perusahaan tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;padding-left: 30px\"><strong>2. Saat motivasi asli untuk membeli saham sudah hilang.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;padding-left: 30px\">Pasti ada alasan dan tujuan dibalik pembelian saham, pesan Warren Buffett berpesan,\u00a0apabila keadaan saham perusahaan masih menjanjikan untuk perkembangan masa depan \u00a0yang bagus, lebih baik kita pertahankan. Tetapi, apabila keadaan perusahaan kurang menjanjikan untuk masa depan lebih baik kita lepas saham yang ada.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 30px;text-align: justify\"><strong>3. Saat kita merasa lebih baik untuk mengalokasian dana ke tempat lain<\/strong><\/p>\n<p style=\"padding-left: 30px;text-align: justify\">Pemikiran ini muncul ketika Warren Buffett dan timnya inigin mengakuisisi Precision Castpart. Ia\u00a0 menjual dua sahamnya yaitu; Goldman Sachs dan Wal-Mart. Ia tidak menghabiskan seluruh sahamnya, ia masih memilikinya sebesar; 13% untuk saham Goldman dan 7% saham Wal-Mart.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 30px;text-align: justify\">Pada point ini, Warren Buffet berpesan jangan ragu untuk menginvestasikan uang kita di tempat lain, jangan ragu untuk menjual saham sebagian saham yang kita miliki apabila akan mendapatkan keuntungan \/ manfaat yang lebih.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;padding-left: 30px\"><strong><br \/>\n<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Sumber:<br \/>\n<a href=\"https:\/\/finance.detik.com\/perencanaan-keuangan\/3449190\/belajar-menjual-saham-dari-warren-buffett\">https:\/\/finance.detik.com\/perencanaan-keuangan\/3449190\/belajar-menjual-saham-dari-warren-buffett<\/a><br \/>\n<a href=\"http:\/\/www.biografiku.com\/2012\/03\/biografi-warren-buffet-orang-terkaya.html\">http:\/\/www.biografiku.com\/2012\/03\/biografi-warren-buffet-orang-terkaya.html<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Cinthya Febrilia \/ 1901484045 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0Hai readers! Taukah siapa orang terkaya di dunia dan pandai berinvestasi? Ya, Warren Buffett orang terkaya nomor 3 di dunia dan pandai berinvestasi. Nama lengkapnya adalah Warren Edward Buffet, lahir di Omaha, Nebraska , Amerika Serikat, pada tanggal 30 Agustus 1930. Memang dari kecil, Warren Buffet sudah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":120,"featured_media":385,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-352","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-article"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/financeclub\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/352","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/financeclub\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/financeclub\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/financeclub\/wp-json\/wp\/v2\/users\/120"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/financeclub\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=352"}],"version-history":[{"count":13,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/financeclub\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/352\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":383,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/financeclub\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/352\/revisions\/383"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/financeclub\/wp-json\/wp\/v2\/media\/385"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/financeclub\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=352"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/financeclub\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=352"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/financeclub\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=352"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}