    {"id":961,"date":"2021-05-28T03:35:58","date_gmt":"2021-05-28T03:35:58","guid":{"rendered":"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/?p=961"},"modified":"2021-05-28T03:40:03","modified_gmt":"2021-05-28T03:40:03","slug":"kebocoran-data-dan-bagaimana-kita-menyikapinya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/2021\/05\/kebocoran-data-dan-bagaimana-kita-menyikapinya\/","title":{"rendered":"Kebocoran Data dan Bagaimana Kita Menyikapinya"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Kasus-kasus kebocoran data yang terjadi di Indonesia semakin hari semakin memprihatinkan. Menurut comparitech.com, Indonesia berada pada posisi ke 18 dari 20 negara dengan keamanan siber terburuk di dunia per 24 Maret 2021. Tetapi dalam hal dokumentasi keamanan siber seperti yang dikutip kumparan.com, Indonesia berada pada posisi ke 75 di dunia.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Setidaknya dalam satu tahun terakhir saja, sudah terjadi 8 kasus kebocoran data di Indonesia yang tercatat oleh cnnindonesia.com, yaitu:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify\">\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Mei 2020, dialami oleh Tokopedia, dimana sebanyak 91 juta data pengguna dan 7 juta data merchant bocor<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Mei 2020, Bhineka.com dengan 1,2 juta data penggunanya<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Mei 2020, Komisi Pemilihan Umum (KPU), sebanyak 2,3 juta data pemilih Indonesia pada pemilu 2014<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Juni 2020, Bukalapak, 13 juta pengguna\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Juni 2020, Data Covid-19 di Indonesia, sebanyak 230 ribu data pasien Covid-19<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">November 2020, Cermati.com, sebanyak 2,9 juta data pengguna juga bocor<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Agustus 2020, Kreditplus, sebanyak 819 ribu data nasabah juga diperjualbelikan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Dan yang terakhir pada 12 Mei 2021, BPJS Kesehatan sebanyak 279 juta data pengguna BPJS, walaupun baru sekitar 100 ribu lebih data peserta yang terkonfirmasi oleh pihak Kominfo<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Semua data-data tersebut di jual di pasar gelap seperti Empire Market, <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">dark web<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">, Raid Forums dan sebagainya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><b>Ancaman kejahatan jika terjadi kebocoran data<\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Banyak sekali ancaman kejahatan yang terjadi akibat kebocoran data. Salah satunya seperti dikatakan oleh pakar keamanan siber sekaligus <\/span><span style=\"font-weight: 400\"><em>Chairman<\/em> <\/span><span style=\"font-weight: 400\">CISReC, Pratama Persadha, mengatakan bahwa kasus kebocoran data BPJS yang massif tersebut akan mengundang banyak bahaya. Hal itu dikarenakan data-data tersebut dapat dengan mudah digunakan untuk tujuan kejahatan, seperti <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">phising<\/span><span style=\"font-weight: 400\">, <\/span><span style=\"font-weight: 400\">social engineering attack<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">, dan kejahatan lainnya. Data yang dijual di forum peretas Raid Forum tersebut juga sangat lengkap, meliputi nama, tempat &amp; tanggal lahir, alamat, jumlah tanggungan, bahkan nomor ponsel, NIK, dan NPWP.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Data-data ini adalah sangat vital dan sangat rentan disalahgunakan untuk kejahatan-kejahatan lain, misalnya:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify\">\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Kejahatan perbankan. Data Anda dapat dengan mudah digandakan dan digunakan pelaku untuk membuat KTP palsu, dan kemudian membuka rekening, ATM, dan menguras isi rekening Anda.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Kejahatan keuangan, misalnya menggunakan data untuk peminjaman dana <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">online<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, kredit kendaraan dan lain sebagainya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Kejahatan penipuan, menggunakan data, foto Anda untuk menipu, seperti yang banyak terjadi di media sosial.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">dan lainnya.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><b>Apa yang harus dilakukan<\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Pratama juga mengatakan bahwa untuk itu, edukasi digital harus dilakukan, bukan hanya ditujukan kepada masyarakat luas, tetapi juga kepada pihak pemerintah dan swasta. Ini dikarenakan beliau tidak melihat adanya edukasi sejak awal oleh negara, sehingga pemahaman yang didapat adalah bersifat <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">top-down<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">, seputar pasal-pasal KUHAP, UU Pornografi dan UU ITE, dan tidak ada pendekatan <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">bottom-up<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> dan kultural lewat edukasi. Misalnya, beliau tidak melihat adanya kurikulum pendidikan yang mengajarkan berinternet yang sehat, aman dan produktif.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><b>Langkah selanjutnya<\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Karena kejahatan siber berkembang dengan cepat, kita semua harus terus menerus meningkatkan keamanan siber, baik dari sisi pemerintah yang menciptakan, dan melindungi ekosistem di dunia maya, atau pengelola <\/span><span style=\"font-weight: 400\"><em>platform<\/em> <\/span><span style=\"font-weight: 400\">yang memegang semua data pelanggan atau nasabah, atau dari kita sendiri, masing-masing individu untuk selalu menjaga keamanan data kita masing-masing, termasuk kredensial kita di setiap akun yang kita miliki di dunia maya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Pemerintah:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify\">\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Mengedukasi seluruh pengguna, baik perusahaan\/pengelola <\/span><span style=\"font-weight: 400\"><em>platform<\/em> <\/span><span style=\"font-weight: 400\">untuk berusaha mengedepankan keamanan datanya dan data pelanggannya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Memblokir situs-situs pasar gelap <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\"><em>dark web<\/em> <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">yang memperjualbelikan data-data pelanggan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Melakukan inovasi di bidang kebijakan, UU, dan perlindungan data masyarakat, termasuk memastikan bahwa data masyarakat tidak disalahgunakan oleh pihak lain, membersihkan iklan-iklan misalnya pinjaman <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">online<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">, judi <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">online<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">, dan sebagainya.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Menegakkan hukum kepada pelaku kejahatan siber.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Pengelola <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">platform<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">, baik pihak swasta atau pemerintah:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify\">\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Meningkatkan teknologi keamanan data pelanggan dari serangan siber pada situs <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">desktop <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">atau <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">mobile<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Memperbaiki keamanan kredensial, mengaktifkan keamanan otentikasi tingkat kedua, seperti sidik jari (biometrik) , <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">One-Time Password<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> (OTP), dan lain sebagainya.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Melakukan <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">filtering <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">data <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">password blacklist <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">untuk keamanan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">password<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> secara terus menerus dan memperbaharui daftar <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">blacklist<\/span><\/em><i><span style=\"font-weight: 400\">&#8211;<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">nya, atau menggunakan solusi <\/span><span style=\"font-weight: 400\"><em>filtering<\/em> <\/span><span style=\"font-weight: 400\">dari pihak ketiga yang sudah teruji.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Individu:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify\">\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Mengganti <\/span><span style=\"font-weight: 400\"><em>password<\/em> <\/span><span style=\"font-weight: 400\">terhadap akunmu di platform yang datanya telah dibocorkan, seperti pada kasus kebocoran data di atas, atau jika kamu mencurigai akunmu telah disusupi. Amankan uangmu di <\/span><span style=\"font-weight: 400\"><em>platform<\/em> <\/span><span style=\"font-weight: 400\">tersebut dan jangan menyimpan dana berlebihan. Simpan dana di <\/span><span style=\"font-weight: 400\"><em>platform<\/em> <\/span><span style=\"font-weight: 400\">sesuai kebutuhan saja.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Menggunakan <\/span><span style=\"font-weight: 400\"><em>password<\/em> <\/span><span style=\"font-weight: 400\">yang kuat, kombinasi huruf kecil, besar, karakter khusus dan angka, atau sesuai pedoman <\/span><span style=\"font-weight: 400\"><em>password<\/em> <\/span><span style=\"font-weight: 400\">yang dianjurkan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Mengaktifkan metode otentikasi keamanan tingkat kedua, seperti metode sidik jari (biometrik), <em>One-Time Password<\/em> (OTP) atau metode autentikasi modern lainnya yang disediakan <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">platform <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">tersebut.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Melaporkan kepada pengelola <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">platform <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">apabila ada tanda-tanda datamu yang digunakan oleh pihak lain. Misalnya, apabila terdapat seseorang yang men-<\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">tag<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> akunmu tanpa sepengetahuanmu pada sebuah postingan, foto, atau sesuatu yang melanggar hukum.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Membatasi pertemanan, mem-<\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">private<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> akun, dan hanya menerima teman yang kamu kenal saja, atau orang lain yang jelas identitasnya.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Tidak mengakses WiFi di tempat umum, seperti mall, stasiun, bandara, hotel dan sebagainya.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Kesimpulannya adalah kita sebagai pengguna dunia maya harus sadar bahwa kita semua wajib melindungi data kita dari serangan siber, dan melakukan semua tindakan antisipasi sebelum terjadi kejahatan selanjutnya. Asah terus edukasi pengetahuan Anda tentang keamanan data, privasi, dan hak anda sebagai pelanggan agar kita tidak menjadi korban siber selanjutnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><i><span style=\"font-weight: 400\">Sources:<\/span><\/i><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify\">\n<li style=\"font-weight: 400\"><i><span style=\"font-weight: 400\">comparitech.com<\/span><\/i><\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><i><span style=\"font-weight: 400\">cnnindonesia.com<\/span><\/i><\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">kumparan.com<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">thehackernews.com<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kasus-kasus kebocoran data yang terjadi di Indonesia semakin hari semakin memprihatinkan. Menurut comparitech.com, Indonesia berada pada posisi ke 18 dari 20 negara dengan keamanan siber terburuk di dunia per 24 Maret 2021. Tetapi dalam hal dokumentasi keamanan siber seperti yang dikutip kumparan.com, Indonesia berada pada posisi ke 75 di dunia.\u00a0 Setidaknya dalam satu tahun terakhir [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":42,"featured_media":968,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[17,18,19,25],"class_list":["post-961","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-articles","tag-berber","tag-berita-cyber","tag-cyber-news","tag-data-breach"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/961","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-json\/wp\/v2\/users\/42"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=961"}],"version-history":[{"count":8,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/961\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1017,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/961\/revisions\/1017"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-json\/wp\/v2\/media\/968"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=961"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=961"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=961"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}