    {"id":550,"date":"2019-07-28T11:44:33","date_gmt":"2019-07-28T11:44:33","guid":{"rendered":"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/?p=550"},"modified":"2019-07-29T01:06:08","modified_gmt":"2019-07-29T01:06:08","slug":"introduction-to-c-part-1-struktur-pemrograman-di-c-input-dan-output","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/2019\/07\/introduction-to-c-part-1-struktur-pemrograman-di-c-input-dan-output\/","title":{"rendered":"Introduction To C &#8211; Part 1 ( Struktur Pemrograman di C, Input dan Output)"},"content":{"rendered":"<h1><strong>C STRUCTURES, INPUT AND OUTPUT<\/strong><\/h1>\n<p>Cyber Article kali ini akan membahas tentang basic input dan output di bahasa pemrograman C.<\/p>\n<p>Untuk di Windows kita dapat menggunakan aplikasi Dev C++ untuk meng-compile code C.<\/p>\n<p>Untuk di Mac dapat menggunakan Online Compiler seperti <a href=\"https:\/\/www.onlinegdb.com\/online_c_compiler\">https:\/\/www.onlinegdb.com\/online_c_compiler<\/a><\/p>\n<p>untuk meng-compile C.<\/p>\n<p>Sebelum mengikuti step step dibawah, pastikan sudah ada compiler C di computer teman-teman.<\/p>\n<p>Pertama-tama, mari kita bahas tentang struktur pada Bahasa C.<\/p>\n<h2><\/h2>\n<h2><strong>STRUKTUR BAHASA C<\/strong><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignright size-full wp-image-551\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2019\/07\/Screen-Shot-2019-07-28-at-14.06.05.png\" alt=\"\" width=\"590\" height=\"358\" \/><\/p>\n<p>Pada <strong>Line 1 <\/strong>terdapat tulisan #include &lt;stdio.h&gt; , kegunaan dari fungsi #include sendiri adalah pre-processor untuk mengakses file yang bernama stdio.h agar codingan kita dapat mengakses data-data yang ada disitu.<\/p>\n<p>Nah file stdio.h tuh isinya apa sih, isinya itu adalah <em>built-in function <\/em>yang akan kita pakai di pelajaran output dan input ini seperti <em>printf <\/em>dan <em>scanf<\/em>. Analoginya tuh kayak kita mau nyalain api di kompor, nah kita puter <em>knob <\/em>di kompornya, abis itu gas yang dari tabung gas kita keluar lewat selang dan ngeluarin api di kompor.<\/p>\n<p>Anggep aja tabung gas-nya itu stdio.h, terus knob di kompor jadi #include dan apinya itu printf yang kita bisa gunain. Jadi kalo gaada #include&lt;stdio.h&gt; kita gak bisa pake fungsi printf.<\/p>\n<p>Di <strong>Line 3<\/strong>, kita liat ada int main(). Int main itu adalah tempat kita menulis code kita. Setelah int main() terdapat kurung kurawal buka \u2018{\u2018\u00a0 dan tutup \u2018}\u2019. Ditengah-tengah kurung kurawal (lebih tepatnya di <strong>Line 5<\/strong>) ada tulisan return 0; dan return 0; ini merupakan bagian dari codingan kita, gunanya untuk memastikan codingan kita tidak ada errornya.<\/p>\n<p>Kok bisa?\u00a0 Biasanya kalo kita selesai run program kita dan semua fungsi sudah tereksekusi, akan muncul tulisan return 0 dimana artinya program kita sudah jalan semua. Kalo mau return 1 atau 5 juga boleh, jadi nanti kalo program kalian selesai tulisannya return 5. Yang penting kalian tau aja, kalo itu hasil yang kalian harapkan.<\/p>\n<p>Jadi gak masalah kalo gamau pake return 0-pun. Tapi biasanya ada compiler yang rewel dan harus dipakein return 0 dibaris paling akhir codingan teman-teman.<\/p>\n<p>Setelah bahas struktur dari pemrograman C sendiri, sekarang kita bahas tentang input dan output di C.<\/p>\n<h1><strong>INPUT DAN OUTPUT<\/strong><\/h1>\n<p><strong>Input <\/strong>adalah data yang kita masukan kedalam program, bisa dalam berupa tulisan atau gambar. Tapi kalo di C kita fokusin input yang berupa tulisan (huruf dan angka) dulu ya.<\/p>\n<p><strong>Output<\/strong> adalah hasil yang muncul di display\/screen kita dari program C yang kita buat. Tidak hanya di screen, Output juga dapat muncul pada file atau printer.<\/p>\n<p>Berikut adalah contoh output:<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignright size-full wp-image-552\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2019\/07\/Screen-Shot-2019-07-28-at-13.57.46.png\" alt=\"\" width=\"618\" height=\"66\" \/><\/p>\n<p>Cara menghasilkan output diatas adalah :<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignright size-full wp-image-553\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2019\/07\/Screen-Shot-2019-07-28-at-14.00.18.png\" alt=\"\" width=\"586\" height=\"366\" \/><\/p>\n<p>Tuliskan code diatas ke IDE (DevC++ atau online GDB) kalian lalu kalian tekan Run atau Compile.<\/p>\n<p>Code diatas akan menghasilkan output \u201cHello World\u201d. Dapat kita lihat, kita menggunakan <em>built-in <\/em>\u00a0<em>function <\/em>yang bernama printf(). Kegunaan dari printf() sendiri adalah untuk memunculkan tulisan yang kita tulis kedalam display.\u00a0 Jadi bisa aja kamu print kata selain Hello World.<\/p>\n<p>Untuk basic input di C kita dapat menggunakan fungsi scanf. Berikut kegunaannya.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignright size-full wp-image-554\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2019\/07\/Screen-Shot-2019-07-28-at-14.47.38.png\" alt=\"\" width=\"766\" height=\"510\" \/><\/p>\n<p>HAHAHA jadi banyak ya codingannya. Itu kita liat di <strong>Line 5 <\/strong>\u00a0ada int a; , kegunaannya itu untuk deklarasi variable jadi komputer bisa nyediain memori untuk data yang akan dimasukan kedalam variable tersebut.<\/p>\n<p>Berarti disitu kita deklarasi variable yang kita beri nama a. Dengan menulis int a, komputer udah nyiapin tempat untuk nilai yang akan dimasukan ke a. Namanya gak harus variable a kok bisa macem-macem. Bisa aja int asd; atau int angka.<\/p>\n<p>Lalu pada <strong>Line 7 <\/strong>ada scanf(\u201c%d\u201d, &amp;a); itu artinya kita menerima inputan berupa integer atau angka kedalam variable a. \u00a0Kalau pada <strong>Line 8<\/strong>, printf(\u201c%d\u201d,a); itu artinya dia akan print nilai yang ada pada variable a. Apa bedanya &amp;a dan a ? kalau &amp;a itu mengambil alamat di memori milik variable a untuk menyimpan value yang di input ke variable a, sedangkan a pada printf() gunanya untuk mengambil value yang ada pada variable a untuk di print.<\/p>\n<p>%d adalah format specifier di C. Jadi kalo teman-teman input angka 7, dia akan dikenal sebagai angka.<\/p>\n<p>Selain %d adalagi %c, kegunaannya untuk menyimpan char atau huruf. Jadi kalo kita input huruf \u2018c\u2019, itu akan disimpan sebagai huruf. Tapi kalau input angka misal 21 pada scanf yang memiliki format %c, angka tersebut tidak akan bisa dioperasi tambah bagi atau kali. Karena huruf tidak dapat dikali bagi tambah, kecuali nilai ASCII-nya.<\/p>\n<p>Dan ingat, kalau ingin menyimpan angka gunakan int pada saat deklarasi variable dan kalau ingin menyimpan huruf gunakan variable char.<\/p>\n<p>Contoh:<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-555 alignleft\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2019\/07\/Screen-Shot-2019-07-28-at-15.06.08.png\" alt=\"\" width=\"230\" height=\"112\" \/><\/p>\n<p>Terus kalo kita mau bikin banyak char, kita bisa bikin begini:<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-556 alignleft\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2019\/07\/Screen-Shot-2019-07-28-at-15.07.53.png\" alt=\"\" width=\"264\" height=\"114\" \/><\/p>\n<p>Jadi disitu total ada 6 variable.<\/p>\n<p>Data types itu gak Cuma ada char dan integer, masih ada boolean, float, long dan masih banyak lagi. Itupun masih yang data type primitive belum yang non-primitive. Masih banyak format specifier untuk memanggil data types dan ini akan dibahas di artikel selanjutnya.<\/p>\n<p>Selain deklarasi variable, kita juga bisa inisialisasi variable atau memberi variable sebuah value.<\/p>\n<p>Contohnya :<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignright size-full wp-image-557\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2019\/07\/Screen-Shot-2019-07-28-at-15.35.07.png\" alt=\"\" width=\"858\" height=\"456\" \/><\/p>\n<p>Jadi variable a menyimpan nilai 10 sehingga kalau a di print mengeluarkan nilai 10. Begitu juga dengan yang b. Ketika variable di inisialisasi otomatis variable sudah terdeklarasi, namun variable yang dideklarasi belum tentu sudah ter-inisialisasi.<\/p>\n<p>Good luck and Happy Coding !<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Extra Notes:<\/p>\n<ul>\n<li>IDE (Integrated Development Environment) adalah aplikasi untuk pengembangan software.<\/li>\n<li>Macam-macam Data Types : <a href=\"https:\/\/www.geeksforgeeks.org\/data-types-in-c\/\">https:\/\/www.geeksforgeeks.org\/data-types-in-c\/<\/a><\/li>\n<li>Penjelasan Array : <a href=\"https:\/\/www.geeksforgeeks.org\/arrays-in-c-cpp\/\">https:\/\/www.geeksforgeeks.org\/arrays-in-c-cpp\/<\/a><\/li>\n<li>Buat Latihan : <a href=\"https:\/\/www.hackerrank.com\/domains\/c\">https:\/\/www.hackerrank.com\/domains\/c<\/a><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>C STRUCTURES, INPUT AND OUTPUT Cyber Article kali ini akan membahas tentang basic input dan output di bahasa pemrograman C. Untuk di Windows kita dapat menggunakan aplikasi Dev C++ untuk meng-compile code C. Untuk di Mac dapat menggunakan Online Compiler seperti https:\/\/www.onlinegdb.com\/online_c_compiler untuk meng-compile C. Sebelum mengikuti step step dibawah, pastikan sudah ada compiler C [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":42,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6,13,4,12],"tags":[],"class_list":["post-550","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-articles","category-c","category-featured","category-programming-language"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/550","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-json\/wp\/v2\/users\/42"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=550"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/550\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":558,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/550\/revisions\/558"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=550"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=550"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=550"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}