    {"id":266,"date":"2016-06-02T20:46:30","date_gmt":"2016-06-02T20:46:30","guid":{"rendered":"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/?p=266"},"modified":"2016-06-02T20:46:55","modified_gmt":"2016-06-02T20:46:55","slug":"hati-hati-bila-ada-teman-kirim-pesan-bbm-seperti-ini","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/2016\/06\/hati-hati-bila-ada-teman-kirim-pesan-bbm-seperti-ini\/","title":{"rendered":"Hati-hati Bila Ada Teman Kirim Pesan BBM Seperti Ini"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-267\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2016\/06\/cyber-crime-140625.jpg\" alt=\"cyber-crime-140625\" width=\"673\" height=\"373\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center\"><strong>Cyber crime (ilustrasi\/fbnstatic.com)<\/strong><\/p>\n<p>Kejahatan yang memanfaatkan teknology <a title=\"cyber\" href=\"http:\/\/news.liputan6.com\/read\/2410659\/anang-iskandar-akan-bentuk-2-direktorat-baru-di-bareskrim\">cyber<\/a> kian beragam. Salah satunya contoh adalah modus \u2018Mama Minta Pulsa\u2019 yang menyaru seolah teman kita sendiri.<\/p>\n<p style=\"text-align: left\">Seperti dialami dua orang wartawan di Tangerang, Koesnady dan Sukron. Telepon pintar mereka yang terpasang dengan aplikasi BlackBerry Messenger (BBM), menjadi sasaran pembajakan penjahat cyber.<\/p>\n<p style=\"text-align: left\">Pembajak berperan seolah pemilik akun. Tidak seperti modus \u2018Mama Minta Pulsa\u2019 yang dilakukan searah, di modus ini pembajak mampu chat (berbincang) dengan korbannya saat meminta pulsa. Padahal, korban tidak sedang berbicara dengan pemilik akun telepon tersebut. Singkat kata, pembajak membelokan komunikasi tidak dengan pemilik telepon atau disebut <a title=\"telephone fraud\" href=\"http:\/\/news.liputan6.com\/read\/2394114\/email-fraud-modus-penjahat-bajak-transaksi-pengusaha\">telephone fraud<\/a>.<\/p>\n<p style=\"text-align: left\">Modusnya adalah pembajak tersebut akan mengirim \u2018PING!\u2019 kepada korbannya. Lalu, pelaku akan bertanya kepada korbanya \u2018Di mana?\u2019. Bila korban membalas, pembajak tersebut akan menanyakan lagi \u2018Bisa minta tolong gak?\u2019<br \/>\nBila direspons, dia akan melanjutkan percakapan dengan meminta korbannya mengirimkan sejumlah pulsa. \u2018Tolong isiin aku pulsa 200 ribu ya, nanti uangnya diganti\u2019. Pembajak lalu mengirimkan pesan lanjutan, yaitu nomor telepon seluler tidak dikenal.<br \/>\nKoesnady yang curiga dengan pesan tersebut langsung menghubungi nomor telepon seluler Sukron. Beruntung Koesnady menghubungi rekannya dan kerugian dapat dicegah dini. Kepada Koesnady, Sukron mengaku tidak meminta pulsa dan nomor yang dikirim bukanlah nomornya.<\/p>\n<p style=\"text-align: left\">\u201cMalah ada teman yang sudah transfer pulsa Rp 200 ribu, baru konfirmasi ke saya. Di situ saya sadar kalau di-hack,\u201d kata Sukron.<\/p>\n<p style=\"text-align: left\">Seketika itu juga aplikasi BBM-nya tidak bisa dipakai lagi. Seluruh kontak di BBM tersedot dan terhapus secara otomatis.<\/p>\n<p style=\"text-align: left\">Aksi si pembajak kian menjadi-jadi, dia mengirimkan pesan <em>broadcast <\/em>berisi link situs porno. Bila dibuka, situs tersebut akan meminta alamat email dan juga ID BBM. Diduga modus membuka link tersebut adalah akal bulus para pembajak untuk membuka akun ID BBM tersebut.<\/p>\n<p><em>Sumber:<a href=\"http:\/\/cscbinus.org\/2016\/590-hati-hati-bila-ada-teman-kirim-pesan-bbm-seperti-ini\/\">http:\/\/cscbinus.org\/2016\/590-hati-hati-bila-ada-teman-kirim-pesan-bbm-seperti-ini\/<\/a><\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Cyber crime (ilustrasi\/fbnstatic.com) Kejahatan yang memanfaatkan teknology cyber kian beragam. Salah satunya contoh adalah modus \u2018Mama Minta Pulsa\u2019 yang menyaru seolah teman kita sendiri. Seperti dialami dua orang wartawan di Tangerang, Koesnady dan Sukron. Telepon pintar mereka yang terpasang dengan aplikasi BlackBerry Messenger (BBM), menjadi sasaran pembajakan penjahat cyber. Pembajak berperan seolah pemilik akun. Tidak [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":42,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6,5],"tags":[],"class_list":["post-266","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-articles","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/266","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-json\/wp\/v2\/users\/42"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=266"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/266\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":269,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/266\/revisions\/269"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=266"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=266"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=266"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}