    {"id":2477,"date":"2023-06-23T06:10:45","date_gmt":"2023-06-23T06:10:45","guid":{"rendered":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/?p=2477"},"modified":"2024-07-17T12:42:07","modified_gmt":"2024-07-17T12:42:07","slug":"blockchain","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/2023\/06\/blockchain\/","title":{"rendered":"BlockChain"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-2478\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/06\/blockchain.jpg\" alt=\"\" width=\"624\" height=\"415\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Jika mendengar kata blockchain, apa yang pertama kali dipikirkan? <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">Bitcoin<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">? <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">Cryptocurrency<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">? <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">NFT<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">? Sebenarnya tidak salah karena semuanya itu memiliki hubungan dengan blockchain.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Blockchain adalah sebuah teknologi penyimpanan data biasanya transaksi mata uang digital (<\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">crypto<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">) yang memakai <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">smart contract <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">yang sifatnya desentralisasi artinya tidak dikelola oleh pihak ketiga seperti bank, tapi dikelola oleh semua penggunanya. Data pada <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">blockchain <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">cenderung sulit untuk diubah karena sistem desentralisasi yang mengharuskan semua orang mempunyai pencatatannya dan jika ingin mengubahnya berarti harus merubah pencatatannya di setiap orang yang memilikinya. Konsep ini lah yang menjadikannya cenderung aman bahkan untuk saat ini cukup mustahil di <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">tampering<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">. bagaimana dengan sejarah <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">blockchain <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">agar bisa menjadi seperti sekarang?\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Sejarah <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">blockchain <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">pertama kali dikemukakan tahun 1991 oleh <\/span><span style=\"font-weight: 400\">Stuart Haber and W. Scott Stornetta, mereka memperkenalkan cara untuk menyimpan data agar tidak dapat di tampering dengan konsep <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">cryptography blockchain <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">yang menyimpan data pada <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">block <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">dan saling terhubung dengan <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">block <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">lainnya. <\/span><span style=\"font-weight: 400\">Tahun 1992, blockchain menjadi lebih efisien karena bantuan <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">merkle tree<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">, dimana dalam satu <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">block <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">bisa menyimpan record data.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Tahun 2004, Hal Finney seorang ilmuwan dan activist cryptography memperkenalkan konsep <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">Reusable Proof of Work <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">(RPoW), dimana ini merupakan dasar dari dunia <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">cryptocurrencies <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">sekarang. singkatnya RPoW adalah sistem kerja untuk memastikan orang yang memvalidasi suatu transaksi dalam suatu <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">block <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">bisa dipakai untuk kembali tujuannya untuk efisiensi energi sehingga memungkinkan untuk memvalidasi transaksi di <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">multiple block<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Tahun 2008, Satoshi Nakamoto dalam jurnal \u201c<\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">Bitcoin: A Peer-to-Peer Electronic Cash System<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">\u201d memperkenalkan konsep distribusi blockchain, dimana tidak memerlukan pihak ketiga untuk memvalidasi, memasukkan history transaksi data dalam <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">block<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, meningkatkan utilitas jaringan <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">peer-to-peer <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">untuk <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">timestamping <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">dan verifikasi setiap transaksi. itulah sejarah blockchain hingga bisa menjadi seperti sekarang<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Ada beberapa jenis blockhain:<\/span><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify\">\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Blockchain publik, dimana semua orang dapat akses dan memiliki datanya, contohnya seperti <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">bitcoin <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">dan <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">ethereum<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">, sifatnya desentralisasi, transparan menggunakan mekanisme <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">Proof of Work <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">(PoW) atau <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">Proof of Stake <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">(PoS). biasanya digunakan untuk <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">cryptocurrencies<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Blockchain privat, dikenal juga dengan <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">permissioned blockchain<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">. dimana akses dan kepemilikan datanya dibatasi untuk satu pihak, sifatnya lebih privat dan <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">scalability<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> tapi mengorbankan desentralisasi jika dibandingkan dengan <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">public blockchain<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Blockchain konsorsium, merupakan gabungan dari publik dan private blockchain. dikendalikan oleh suatu grup, akses dan kepemilikan datanya dibatasi beberapa pihak, biasanya digunakan dalam organisasi seperti <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">supply chain management<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Cara kerja <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">blockchai<\/span><span style=\"font-weight: 400\">n<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> dan kenapa lebih baik dari cara <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">centralized<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">, sebagai contoh dalam kehidupan nyata ada penjual dan pembeli tanah yang hendak mengurus berkas-berkas keperluannya agar sah dimata negara, maka diperlukan notaris untuk memastikan transaksi itu diakui atau valid yang akan menghasilkan <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">output <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">AJB (Akta jual beli), jika ingin membuat sertifikat SHM yang kekuatan hukumnya lebih kuat maka perlu mengikuti syarat dan ketentuan yang ada, lalu untuk mengganti nama harus mengajukan permohonan balik nama ke Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia, intinya ada peraturan-peraturan yang harus dilakukan agar menjadi sah.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Dengan <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">blockchain <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">hanya memerlukan suatu bursa yang mempertemukan permintaan penjualan dan permintaan pembelian, nantinya permintaan yang diikuti dengan data penerima, total <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">bitcoin<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">\/apapun yang digunakan, dan informasi lainnya itu akan masuk kedalam <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">blockchain <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">dan disebarluaskan ke semua user pada jaringan blockchain terkait, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">miner <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">melakukan validasi dengan konsep <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">Proof of Work <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">untuk mendapatkan suatu imbalan tertentu yang sudah disepakati, biasanya otomatis karena bantuan <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">smart contract<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">. <em>M<\/em><\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">iner <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">akan mencoba memecahkan komputasi matematika tertentu agar menciptakan <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">hash <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">yang diinginkan, jika berhasil maka akan terbentuk <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">block <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">baru yang berisi data transaksi valid dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">reward<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> yang didapat dari menyelesaikan masalah dan akan <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">chaining<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> ke <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">block<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> sebelumnya, lalu <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">block <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">itu akan di <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">broadcast<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> ke semua pengguna dalam jaringan dan akan di cek PoW-nya jika valid maka <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">transaction <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">selesai, penjual mendapatkan sejumlah <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">bitcoin<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">\/apapun itu dan penerima mendapatkan apa yang ia beli, <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">miner <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">akan mendapatkan imbalan karena berhasil memecahkan <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">puzzle<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">. jika perhatikan penjual dan pembeli hanya perlu mengajukan <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">request<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> ke suatu bursa dan menunggu transaksi valid dan selesai, bagaimana dengan keabsahannya? penjual dan pembeli bisa melihat transaksi mereka pada block yang ada. dengan demikian <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">blockchain <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">mempermudah sistem penjualan\u00a0 yang cenderung ribet itu.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">kekurangan <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">blockchain<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify\"><strong><i>Scalability<\/i><\/strong><span style=\"font-weight: 400\">, pada <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">public blockchain<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> transaksi yang terjadi cenderung meningkat dan transaksi yang terjadi harus diterima oleh semua user dalam jaringan tersebut, membutuhkan <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">storage<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> dan pemrosesan <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">constraint<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> yang lebih sehingga waktu yang dibutuhkan akan lebih banyak.<\/span><\/li>\n<li style=\"text-align: justify\"><strong><i>Energy consumption<\/i><\/strong><span style=\"font-weight: 400\">, pada jaringan <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">blockchain <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">yang berdasar pada <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">Proof of Work<\/span><span style=\"font-weight: 400\"> consensus<\/span><span style=\"font-weight: 400\"> algorithm <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">akan membuat <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">miner<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> berusaha untuk memecahkan <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">puzzle<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> yang lebih rumit setiap waktu artinya akan membutuhkan lebih banyak energi.<\/span><\/li>\n<li style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\"><strong>Kurangnya regulasi pemerintah<\/strong>, karena sistem <em>blockchain<\/em> ini sifatnya <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">decentralized<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">, artinya tidak ada peran pemerintah pusat akan sulit meminta pertanggung jawaban jika suatu waktu terjadi masalah pada aset terkait <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">blockchain<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> karena tidak ada hitam diatas putihnya.<\/span><\/li>\n<li style=\"text-align: justify\"><strong>Karena sifatnya yang <i>anonymous<\/i><\/strong><span style=\"font-weight: 400\"><strong> dan desentralisasi<\/strong>, kerap disalahgunakan untuk aktivitas ilegal seperti pencucian uang, mengelabui pajak, transaksi barang ilegal karena tidak secara langsung mengetahui siapa yang menjadi pembeli dan yang menjual, dan apa yang ditransaksikan.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Referensi:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><a href=\"https:\/\/www.techtarget.com\/searchcio\/feature\/What-are-the-4-different-types-of-blockchain-technology#:~:text=However%2C%20different%20use%20cases%20require,consortium%20blockchains%20and%20hybrid%20blockchains\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/www.techtarget.com\/searchcio\/feature\/What-are-the-4-different-types-of-blockchain-technology#:~:text=However%2C%20different%20use%20cases%20require,consortium%20blockchains%20and%20hybrid%20blockchains<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">.<\/span><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/www.icaew.com\/technical\/technology\/blockchain-and-cryptoassets\/blockchain-articles\/what-is-blockchain\/history\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/www.icaew.com\/technical\/technology\/blockchain-and-cryptoassets\/blockchain-articles\/what-is-blockchain\/history<\/span><\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/101blockchains.com\/history-of-blockchain-timeline\/\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/101blockchains.com\/history-of-blockchain-timeline\/<\/span><\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/www.javatpoint.com\/history-of-blockchain#:~:text=The%20blockchain%20technology%20was%20described,not%20be%20backdated%20or%20tampered\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/www.javatpoint.com\/history-of-blockchain#:~:text=The%20blockchain%20technology%20was%20described,not%20be%20backdated%20or%20tampered<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">.\u00a0<\/span><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/aws.amazon.com\/id\/what-is\/blockchain\/?aws-products-all.sort-by=item.additionalFields.productNameLowercase&amp;aws-products-all.sort-order=asc\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/aws.amazon.com\/id\/what-is\/blockchain\/?aws-products-all.sort-by=item.additionalFields.productNameLowercase&amp;aws-products-all.sort-order=asc<\/span><\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/www.cnbcindonesia.com\/mymoney\/20220217153629-72-316221\/mengenal-apa-itu-blockchain-teknologi-yang-mengubah-dunia\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/www.cnbcindonesia.com\/mymoney\/20220217153629-72-316221\/mengenal-apa-itu-blockchain-teknologi-yang-mengubah-dunia<\/span><\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/bitcoin.org\/bitcoin.pdf\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/bitcoin.org\/bitcoin.pdf<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jika mendengar kata blockchain, apa yang pertama kali dipikirkan? Bitcoin? Cryptocurrency? NFT? Sebenarnya tidak salah karena semuanya itu memiliki hubungan dengan blockchain.\u00a0 Blockchain adalah sebuah teknologi penyimpanan data biasanya transaksi mata uang digital (crypto) yang memakai smart contract yang sifatnya desentralisasi artinya tidak dikelola oleh pihak ketiga seperti bank, tapi dikelola oleh semua penggunanya. Data [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":42,"featured_media":2478,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6,4],"tags":[],"class_list":["post-2477","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-articles","category-featured"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2477","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-json\/wp\/v2\/users\/42"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2477"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2477\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3035,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2477\/revisions\/3035"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2478"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2477"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2477"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2477"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}