    {"id":2473,"date":"2023-06-23T05:40:07","date_gmt":"2023-06-23T05:40:07","guid":{"rendered":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/?p=2473"},"modified":"2024-07-17T12:39:25","modified_gmt":"2024-07-17T12:39:25","slug":"antivirus","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/2023\/06\/antivirus\/","title":{"rendered":"Antivirus"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\"><strong>Antivirus<\/strong> adalah program komputer yang dirancang untuk mendeteksi, mencegah, dan menghapus <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">malware <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">(program berbahaya) dari sistem komputer.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-2474\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/06\/image1.png\" alt=\"\" width=\"857\" height=\"508\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Antivirus komputer pertama kali dibuat oleh Ray Tomlinson, bermula sejak <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">virus <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">komputer yang pertama kali dibuat oleh Bob Thomas, yaitu <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">Creeper <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">pada tahun 1971. Merupakan sebuah program experimental yang hanya meninggalkan pesan, &#8220;Saya adalah <em>Creeper<\/em>, tangkap saya jika Anda bisa!&#8221; pada komputer <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">mainframe<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> DEC PDP-10 yang memakai <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">Operating System<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> TENEX dan <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">network<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> ARPANET.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Ray Tomlinson membuat program bernama <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">Reaper <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">yang dapat mendeteksi <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">virus<\/span> <span style=\"font-weight: 400\">Creeper <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">dan menghapusnya dalam jaringan ARPANET. Menjadikan <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">Reaper <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">sebagai program antivirus pertama untuk menangani <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">virus Creeper<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">B<\/span><b>agaimana cara Antivirus bekerja ?<\/b><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify\">\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Pendeteksian berbasis <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">signature<\/span><\/em><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Antivirus menggunakan database yang berisi pola unik dari <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">virus <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">dan\u00a0 <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">malware <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">yang diketahui. Ketika antivirus melakukan pemindaian, akan dilakukan perbandingan antara file dan program yang ada di sistem dengan database untuk <\/span><b>mencocokkan <\/b><span style=\"font-weight: 400\">pola yang sesuai. Jika terdapat kecocokan, antivirus akan mengidentifikasi file atau program tersebut sebagai ancaman dan mengambil tindakan yang sesuai.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0 \u00a0 2. Analisis perilaku<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Antivirus juga menggunakan analisis perilaku untuk mengenali tindakan mencurigakan yang dilakukan oleh program atau file. Misalnya, jika sebuah program mencoba untuk mengakses file sistem, mengubah registri, atau melakukan aktivitas yang tidak biasa, antivirus dapat menganggapnya sebagai tanda adanya ancaman. Metode ini memungkinkan antivirus untuk mendeteksi <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">malware <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">baru yang <\/span><b>belum <\/b><span style=\"font-weight: 400\">terdaftar dalam database.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0 \u00a03. Deteksi berbasis heuristik<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Heuristik adalah pendekatan yang digunakan oleh antivirus untuk mengenali <\/span><b>pola perilaku umum <\/b><span style=\"font-weight: 400\">yang terkait dengan <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">malware<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">. Antivirus menggunakan aturan dan algoritma heuristik untuk mengidentifikasi tindakan yang sering dilakukan oleh <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">malware<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, seperti mencoba menyembunyikan diri, menginfeksi file lain, atau mengubah pengaturan sistem. Jika program atau file menunjukkan perilaku yang mencurigakan berdasarkan heuristik ini, antivirus akan menganggap sebagai potensi ancaman.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0 \u00a04. Sandbox Detection<\/span><\/i><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Beberapa <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">malware<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> telah berkembang untuk dapat mengelabui deteksi <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">signature <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">dan deteksi heuristik. Beberapa <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">antivirus <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">menerapkan cara <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">sandbox<\/span><span style=\"font-weight: 400\"> detection <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">untuk menanganinya, yaitu dengan membuka dan menjalankan file yang dicurigai pada suatu <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">software<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> yang biasa disebut <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">sandbox<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> atau wadah khusus agar <\/span><span style=\"font-weight: 400\"><em>antivirus<\/em> <\/span><span style=\"font-weight: 400\">dapat menentukan apakah file tersebut dapat membahayakan atau tidak, jika iya maka akan dilakukan penghapusan pada file tersebut tanpa merusak <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">device <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">komputer kita.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Antivirus menggabungkan metode-metode tadi untuk melindungi sistem komputer dari infeksi <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">malware<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> dan membersihkan sistem apabila sudah terinfeksi. Maka sangat penting untuk memastikan versi <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">antivirus <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">yang digunakan adalah versi terbaru, sehingga <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">antivirus <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">dapat mengenali ancaman terbaru dengan database dan aturan heuristik yang selalu diperbaharui untuk meningkatkan keamanan sistem komputer kita.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Beberapa label antivirus terkenal adalah:<\/span><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify\">\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">BitFender<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Total AV<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Norton<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">McAfee<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Avast<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify\"><b>Lantas bagaimanakah kita menentukan antivirus mana yang tepat dan sesuai untuk sistem komputer kita?<\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Pertama, tentukan perangkat yang akan menggunakan program antivirus tersebut. Pilih antivirus yang kompatibel dengan perangkat kita, entah itu Mac, Windows, Android, Linux, dan sebagainya. Sekedar informasi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">malware <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">itu bisa berada pada sistem operasi apapun.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Kedua, tentukan kekuatan antivirus yang diperlukan. Jika perangkat hanya digunakan untuk browsing internet, e-mail, dan media sosial, maka tidak diperlukan antivirus yang kuat. Cukup antivirus sederhana dan murah. Apabila perangkat digunakan untuk aktivitas sensitif seperti pekerjaan dan keuangan, maka diperlukan antivirus yang kuat dengan proteksi real-time.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Ketiga adalah harga. Pilih antivirus yang sesuai dengan budget kamu. Biasanya antivirus gratis sudah cukup untuk pengguna awam, namun jika memerlukan proteksi ekstra maka dapat memilih opsi premium dengan berlangganan atau <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">subscription<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Terakhir adalah reputasi. Antivirus yang terkenal lebih mungkin untuk menawarkan proteksi yang lengkap dibandingkan antivirus dari antah berantah. Hal ini dikarenakan sumber daya yang digunakan oleh perusahaan masing-masing dalam melakukan penelitian dan pembaharuan database mereka akan mempengaruhi tingkat proteksi yang dapat ditawarkan..<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Referensi:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify\"><a href=\"https:\/\/www.thepcinsider.com\/who-invented-antivirus-history-timeline-evolution\/\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/www.thepcinsider.com\/who-invented-antivirus-history-timeline-evolution\/<\/span><\/a><\/li>\n<li style=\"text-align: justify\"><a href=\"https:\/\/www.ncsc.gov.uk\/guidance\/what-is-an-antivirus-product#:~:text=How%20do%20antivirus%20products%20work,and%20other%20types%20of%20malware\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/www.ncsc.gov.uk\/guidance\/what-is-an-antivirus-product#:~:text=How%20do%20antivirus%20products%20work,and%20other%20types%20of%20malware<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\"> .<\/span><\/li>\n<li style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">usnews.com\/360-reviews\/privacy\/antivirus\/how-does-antivirus-software-work\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"text-align: justify\"><a href=\"https:\/\/www.geeksforgeeks.org\/how-an-antivirus-works\/\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/www.geeksforgeeks.org\/how-an-antivirus-works\/<\/span><\/a><\/li>\n<li style=\"text-align: justify\"><a href=\"https:\/\/www.baeldung.com\/cs\/antiviruses\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/www.baeldung.com\/cs\/antiviruses<\/span><\/a><\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Antivirus adalah program komputer yang dirancang untuk mendeteksi, mencegah, dan menghapus malware (program berbahaya) dari sistem komputer. Antivirus komputer pertama kali dibuat oleh Ray Tomlinson, bermula sejak virus komputer yang pertama kali dibuat oleh Bob Thomas, yaitu Creeper pada tahun 1971. Merupakan sebuah program experimental yang hanya meninggalkan pesan, &#8220;Saya adalah Creeper, tangkap saya jika [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":42,"featured_media":2474,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6,4],"tags":[],"class_list":["post-2473","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-articles","category-featured"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2473","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-json\/wp\/v2\/users\/42"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2473"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2473\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3034,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2473\/revisions\/3034"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2474"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2473"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2473"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2473"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}