    {"id":2165,"date":"2022-11-27T10:03:17","date_gmt":"2022-11-27T10:03:17","guid":{"rendered":"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/?p=2165"},"modified":"2022-11-27T10:03:17","modified_gmt":"2022-11-27T10:03:17","slug":"unity-game-hacking-101","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/2022\/11\/unity-game-hacking-101\/","title":{"rendered":"Unity Game Hacking 101"},"content":{"rendered":"<h3 style=\"text-align: center\"><b>Sebelum kita mulai\u2026<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: center\"><em>Sebelum kita mulai mendalami artikel ini, perlu untuk diperhatikan terlebih dahulu bahwa pihak penulis dan Cyber Security Community tidak mendorong ataupun menyarankan kepada para pembaca untuk melakukan \u201cGame Hacking\u201d untuk hal-hal yang tidak etikal. Artikel ini hanya ditujukan untuk sebatas pembelajaran saja dan bukan untuk disalahgunakan. Pihak Cyber Security Community tidak bertanggung jawab jika ada yang menyalahgunakan pengetahuan \u201cGame Hacking\u201d dengan menggunakan sumber dari artikel ini.<\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Apa itu <\/b><b><i>Game Hacking<\/i><\/b><b>?<\/b><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-2167\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/11\/2.png\" alt=\"\" width=\"512\" height=\"269\" \/><\/p>\n<p><em>Game hacking <\/em>adalah kegiatan mengubah kode gim untuk mendapatkan keuntungan yang seharusnya tidak bisa digunakan. Tidak hanya itu,<em> game hacking<\/em> juga dapat dilakukan dengan mengubah isi variabel di dalam memori gim yang sedang berjalan sehingga mengubah jalannya permainan atau mengubah skor gim.<\/p>\n<p>Terdapat berbagai alat ataupun cara untuk melakukan game hacking, seperti misalnya mengubah alur permainannya lewat memori pada offset-offset tertentu yang menyimpan data-data mengenai konten dari gim yang sedang dijalankan <i>(<\/i><em>health-bar, score, attack damage, jump-force, dash<\/em><i>, dan sebagainya)<\/i>.<\/p>\n<p>Meskipun begitu, ada beberapa-beberapa teknik game hacking yang tidak akan berhasil jika dioperasikan terhadap permainan yang berbasis <em>online <\/em>atau <em>Online Games <\/em>dikarenakan permainan online mengeksekusi kode-kode gim nya <i>(<\/i><em>source code<\/em><i>)<\/i> di sisi server dan tidak diberikan kepada pengguna, sehingga dalam beberapa kasus aktivitas meretas gim pun dapat dicegah. Namun, peretasan terhadap gim tetap saja bisa terjadi jika source-code gim yang ada pada server harus mendapatkan update dari client atau pengguna. Kita tetap dapat memodifikasi alur kode gimnya terkait bagaimana cara server dapat berinteraksi dengan client, sehingga akan sangat memungkinkan jika adanya cheat pada game-online seperti contohnya <i>\u201c<\/i><em>Bunny-Hop<\/em><i>\u201d <\/i>pada <em>game <\/em><i>CS:GO.<\/i><\/p>\n<p>Namun, di kesempatan kali ini, kami akan berfokus pada game hacking berbasis Unity yang dijalankan di dalam platform Windows.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Apa itu <\/b><b><i>Unity<\/i><\/b><b>?<\/b><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-2168\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/11\/3.png\" alt=\"\" width=\"512\" height=\"287\" \/><\/p>\n<p>Unity adalah sebuah <em>cross-platform game engine <\/em>yang bermanfaat untuk mempermudah developer menciptakan <i>video games<\/i> atau permainan berbasis dunia maya yang dimana platform ini juga dapat digunakan untuk membuat <i>games<\/i> berbasis 2D maupun 3D sehingga tidak hanya orang-orang tertentu saja seperti \u201cGame Developer\u201d bersertifikasi yang dapat membuatnya, namun masyarakat umum yang mempunyai keahlian dan pengertian dalam menciptakan sebuah permainan ini juga dapat menuangkan ide kreatifnya di platform Unity ini.<\/p>\n<p>Sebagai <i>cross-platform engine<\/i>, Unity memiliki kemampuan untuk membuat <em>games <\/em>berbasis Windows, iOS, Android, Linux, WebGL, Console, Virtual Reality, dan sebagainya. Selain dapat membuat gim yang berbasis <i>multi-platform<\/i>, Unity editor juga dapat berjalan di Windows, Linux, dan iOS. Inilah yang menjadi salah satu kelebihan dari unity.<\/p>\n<p>Namun, seiring banyaknya gim atau <em>games <\/em>yang diperjualbelikan ataupun diberikan secara gratis sehingga orang-orang dapat mengunduhnya untuk dapat memainkannya, muncul pikiran-pikiran dari beberapa orang yang ingin melanggar peraturan yang sudah ditetapkan dari gim tersebut. Dikarenakan ada banyak gim pada platform game engine Unity yang memberikan source-code nya secara langsung kepada pengguna yang berarti permainannya berbasis <em>offline<\/em>, maka pengguna yang mengerti hal-hal seperti Reverse Engineering, Source-Code Extraction dan Memory Hacking akan dapat mengubah alur permainannya dan akhirnya menimbulkan kerugian atau ketidaknyamanan terhadap pemain-pemain yang lainnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Bagaimanakah konsep dari Unity Game Hacking?<\/b><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-2169\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/11\/4.png\" alt=\"\" width=\"512\" height=\"288\" \/><\/p>\n<p>Unity menggunakan \u201cMono\u201d, sebuah cross-compiler DotNet. Penggunaan mono ini yang mendukung developer untuk menambahkan <em>script <\/em>C# di dalam gim. <em>Script<\/em> tersebut berperan menjadi sumber logika sehingga gim dapat berjalan sesuai keinginan developer.<\/p>\n<p>Ketika gim akan didistribusikan kepada <em>customer<\/em>, gim akan di-<em>build <\/em>terlebih dahulu. Ketika gim di-<em>build<\/em>, <em>script<\/em> tersebut akan di <em>compile<\/em> oleh Unity dan dijadikan satu dengan file-file pendukung lainnya untuk menjalankan gim. <em>Compiled script<\/em> ini yang umumnya menjadi \u201ctarget\u201d kita.<\/p>\n<p><em>Script<\/em> C# yang di-<em>compile <\/em>oleh Unity akan menjadi DLL <i>(<\/i><em>Dynamic Link Library<\/em><i>)<\/i> bernama Assembly-CSharp.dll. File ini dapat ditemukan oleh user di \/gamesname_data\/Managed\/Assembly-CSharp.dll. Untuk melakukan patching dari compiled script, kita dapat menggunakan <strong>dnSpy<\/strong> (<a href=\"https:\/\/github.com\/dnSpy\/dnSpy\">https:\/\/github.com\/dnSpy\/dnSpy<\/a>). <strong>dnSpy<\/strong> adalah sebuah debugger dan editor .NET assembly sekaligus Unity assembly.<\/p>\n<p>Selain menargetkan code sebagai target utama, attacker seringkali juga menargetkan memori yang sedang diakses oleh gim. Attacker dapat mengubah isi dari memori-yang-sedang-diakses gim untuk mengubah skor, HP, waktu, dan sebagainya.<\/p>\n<p>User dapat melakukan serangan ini dengan bantuan aplikasi Cheat Engine (<a href=\"https:\/\/www.cheatengine.org\/\">https:\/\/www.cheatengine.org\/<\/a>). Cheat engine adalah aplikasi yang berfungsi untuk melakukan scanning dan debugging memory yang dapat dijalankan di Windows.<\/p>\n<p>Selain melakukan serangan yang dapat mengubah alur gim ataupun skor, kegiatan cheating lainnya yang dapat dilakukan oleh penyerang adalah melakukan <i>extracting assets<\/i>. Extracting assets adalah sebuah kegiatan yang lebih berfokus pada pengambilan assets di dalam game seperti gambar, animasi, objek, dan lain sebagainya. Attacker dapat menggunakan Assets Studio (<a href=\"https:\/\/github.com\/Perfare\/AssetStudio\">https:\/\/github.com\/Perfare\/AssetStudio<\/a>).<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Demo<\/b><\/p>\n<p>Pada bagian demo ini, kami akan mendemonstrasikan kegiatan game hacking menggunakan gim bernama Flaggy Bird yang dapat diakses melalui <a href=\"https:\/\/mega.nz\/file\/jm4WzAya#wpqtoWAYgCY_leNKmsNU_YwlxENfMap12uRI_-t4Y98\">https:\/\/mega.nz\/file\/jm4WzAya#wpqtoWAYgCY_leNKmsNU_YwlxENfMap12uRI_-t4Y98<\/a>. <img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-2170\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/11\/5.png\" alt=\"\" width=\"512\" height=\"288\" \/><\/p>\n<p>Pada permainan flaggy bird ini, user diharuskan mencapai skor 73317331 untuk memenangkan permainan, tidak lebih atau kurang. Namun, user yang ingin memenangkan permainan akan sangat susah untuk memenangkan permainan dengan cara manual. Oleh sebab itu, game hacking bisa menjadi alternatif. Penulis tidak menyarankan pemain untuk bertindak curang pada permainan yang ada di dunia nyata. Oleh sebab itu, penulis membuat permainan bernama flaggy bird ini untuk menjadi alat latihan bagi para pembaca. Penulis akan memaparkan dua cara untuk memenangkan permainan ini. Cara pertama dengan melakukan patching code dan cara kedua dengan mengganti skor ketika permainan berjalan menggunakan memory hacking.<\/p>\n<p>Patching dilakukan untuk merubah kode permainan. Sehingga patching ini dilakukan ketika permainan belum dijalankan. Hal ini berbeda dengan cara hacking kedua, yaitu dengan mengganti isi dari memori skor yang harus dilakukan ketika permainan berjalan. Perbedaan utama dari kedua cara ini adalah pada persistensinya. Patching akan melekat pada game secara terus menerus. Sedangkan memori hacking hanya bertahan selama permainan dijalankan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Extracting and Editing Code (Patching)<\/b><\/p>\n<p>Seperti yang telah dijelaskan pada bagian sebelumnya, kita dapat melakukan extracting dan editing code menggunakan bantuan dnSpy. Kalian dapat mendownload versi terbaru dari dnSpy 64 bit melalui <a href=\"https:\/\/github.com\/dnSpy\/dnSpy\/releases\/download\/v6.1.8\/dnSpy-net-win64.zip\">https:\/\/github.com\/dnSpy\/dnSpy\/releases\/download\/v6.1.8\/dnSpy-net-win64.zip<\/a>.<\/p>\n<p>Setelah unzip file dnSpy-net-win64.zip, kita dapat melihat file dnSpy.exe. Untuk menjalankan dnSpy, kita dapat membuka file tersebut. Tampilan dnSpy adalah seperti berikut.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-2171\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/11\/6.png\" alt=\"\" width=\"512\" height=\"269\" \/><\/p>\n<p>Kemudian, untuk memasukkan file Assembly-CSharp.dll, kita dapat melakukan drag-and-drop file tersebut ke dalam dnSpy.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-2172\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/11\/7.png\" alt=\"\" width=\"512\" height=\"270\" \/><\/p>\n<p>Class-class di dalam file Assembly-CSharp.dll dapat dilihat pada gambar di atas, misalnya ada AddScore, FlyLittleBird, GameManager, dan sebagainya.<\/p>\n<p>Apabila kita telusuri class-class tersebut, kita mengetahui bahwa skor akan dibandingkan dengan nilai 73317331 pada class FlyLittleBird. Ketika skor bernilai 73317331, maka permainan akan memanggil fungsi WinGame().<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-2173\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/11\/8.png\" alt=\"\" width=\"512\" height=\"295\" \/><\/p>\n<p>Untuk melakukan patching, kita klik kanan pada baris 19 dan pilih \u201cEdit Method (C#)&#8230;\u201d.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-2174\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/11\/9.png\" alt=\"\" width=\"512\" height=\"268\" \/><\/p>\n<p>Kita ganti nilai 73317331 dengan 0.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-2175\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/11\/10.png\" alt=\"\" width=\"512\" height=\"236\" \/><\/p>\n<p>Kemudian, kita pilih compile.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-2176\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/11\/11.png\" alt=\"\" width=\"512\" height=\"315\" \/><\/p>\n<p>Setelah memilih compile, halaman editor akan tertutup dan perubahan telah terlihat.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-2177\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/11\/12.png\" alt=\"\" width=\"512\" height=\"264\" \/><\/p>\n<p>Selanjutnya, kita simpan perubahan dengan memilih File &gt; Save All\u2026<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-2178\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/11\/13.png\" alt=\"\" width=\"512\" height=\"453\" \/><\/p>\n<p>Apabila ada pop up seperti berikut, pilih OK.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-2179\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/11\/14.png\" alt=\"\" width=\"512\" height=\"462\" \/><\/p>\n<p>Sekarang, ketika kita menjalankan permainan tersebut, kita klik pada layar dan permainan akan langsung mengarahkan pemain ke halaman menang.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-2180\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/11\/15.png\" alt=\"\" width=\"512\" height=\"260\" \/><\/p>\n<p>Patching dapat dilakukan dengan berbagai cara. Seperti merubah skor awal menjadi 73317331, mengganti penambahan skor, yang semula bertambah 1 setiap melewati rintangan menjadi bertambah 73317331, dan lain sebagainya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Hacking Memory<\/b><\/p>\n<p>Pada hacking memory, kita akan menggunakan aplikasi Cheat Engine. Mungkin bagi sebagian pembaca, cheat engine sudah tidak asing lagi atau bahkan pernah menggunakannya :). Oke, langsung saja kita coba bersama hacking memory menggunakan Cheat Engine.<\/p>\n<p>Pertama-tama, kita nyalakan Cheat Engine dan permainan kita.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-2181\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/11\/16.png\" alt=\"\" width=\"512\" height=\"227\" \/><\/p>\n<p>Kemudian, kita monitor memori yang diakses oleh Flaggy Bird. Pilih logo monitor pada kiri atas Cheat Engine.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-2182\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/11\/17.png\" alt=\"\" width=\"314\" height=\"512\" \/><\/p>\n<p>Pilih Flaggy Bird dan Open.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-2183\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/11\/18.png\" alt=\"\" width=\"493\" height=\"512\" \/><\/p>\n<p>Kemudian, langsung saja kita mulai! kita dapat memainkan permainan sehingga skor bernilai 3, 4, 5 atau sebagainya terlebih dahulu. Kemudian kita pause permainannya. Kenapa harus 3, 4, atau 5? Tidak dari 0 saja? Hal ini dilakukan untuk meringankan kerja Cheat Engine. Pada memori, nilai 0 ataupun 1 umumnya sangat banyak. Sehingga, memulai pencarian dari 3, 4, 5, dan seterusnya akan mempermudah Cheat Engine. Walaupun, kita bisa saja memulai pencarian dari nilai 0.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-2184\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/11\/19.png\" alt=\"\" width=\"512\" height=\"406\" \/><\/p>\n<p>Pada contoh di atas, penulis memainkan Flaggy Bird hingga skor 3. Kita masukkan nilai 3 pada kolom pencarian dan menekan tombol First Scan.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-2185\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/11\/20.png\" alt=\"\" width=\"498\" height=\"512\" \/><\/p>\n<p>Cheat Engine menemukan 17847 memori yang menampung nilai 3. Kemudian, kita lanjutkan permainan hingga memiliki skor 4 dan memasukkan nilai 4 kedalam kolom pencarian dan menekan next scan.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-2186\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/11\/21.png\" alt=\"\" width=\"512\" height=\"453\" \/><\/p>\n<p>Dari 17847 buah memori yang menampung nilai 3, hanya tersisa 11 memori yang berubah menjadi 4. Kita lanjutkan lagi hingga tidak terjadi pengurangan jumlah memori lagi.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-2187\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/11\/22.png\" alt=\"\" width=\"512\" height=\"442\" \/><\/p>\n<p>Penulis lanjutkan hingga skor 6 dan tetap hanya tersisa 2 memori yang memiliki nilai yang sama. Oleh sebab itu, penulis ambil kesimpulan bahwa 2 memori tersebut menampung nilai yang sama dengan skor.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-2188\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/11\/23.png\" alt=\"\" width=\"512\" height=\"447\" \/><\/p>\n<p>Kita double-click kedua memori tersebut. Dapat kita lihat bahwa kedua memori tersebut telah bertambah pada kolom di bagian bawah Cheat Engine seperti pada gambar di bawah ini.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-2189\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/11\/24.png\" alt=\"\" width=\"498\" height=\"512\" \/><\/p>\n<p>Kita double-click pada value 6 dan merubahnya menjadi 73317331 hingga seperti gambar di bawah ini.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter  wp-image-2202\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/11\/Screenshot-2022-11-27-165714.jpg\" alt=\"\" width=\"618\" height=\"150\" \/><\/p>\n<p>Kita kembali pada permainan dan ketika kita meng-klik pada layar, skor telah berubah dan muncul tampilan bahwa kita telah menang.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-2190\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/11\/25.png\" alt=\"\" width=\"512\" height=\"307\" \/><\/p>\n<p><b>Extracting Assets<\/b><\/p>\n<p>Extracting assets pada unity dapat menggunakan bantuan aplikasi Assets Studio seperti yang telah dijelaskan sebelumnya.<\/p>\n<p>Kita jalankan AssetStudioGUI.exe seperti tampilan di bawah ini.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-2191\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/11\/26.png\" alt=\"\" width=\"512\" height=\"454\" \/><\/p>\n<p>Kemudian, kita pilih File &gt; Load Folder<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-2192\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/11\/27.png\" alt=\"\" width=\"512\" height=\"248\" \/><\/p>\n<p>Pilih folder Flaggy Bird dan klik Select Folder.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-2193\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/11\/28.png\" alt=\"\" width=\"512\" height=\"297\" \/><\/p>\n<p>Pilih Assets List<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-2194\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/11\/29.png\" alt=\"\" width=\"499\" height=\"112\" \/><\/p>\n<p>Pada Asset List, kita temui ada terdapat banyak objek, seperti Font, Sprite, dan sebagainya.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-2195\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/11\/30.png\" alt=\"\" width=\"512\" height=\"295\" \/><\/p>\n<p>Untuk mengekstrak semua objek sekaligus, kita pilih Export &gt; All Assets.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-2196\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/11\/31.png\" alt=\"\" width=\"487\" height=\"325\" \/><\/p>\n<p>Pilih folder dimana Anda ingin menyimpannya, dan pilih Select Folder.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-2197\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/11\/32.png\" alt=\"\" width=\"512\" height=\"254\" \/><\/p>\n<p>Enjoy \u201cyour Assets\u201d \ud83d\ude42<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-2198\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/11\/33.png\" alt=\"\" width=\"325\" height=\"351\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Cara Mitigasi<\/strong><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-2199\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/11\/34.png\" alt=\"\" width=\"512\" height=\"288\" \/><\/p>\n<p>Untuk dapat memitigasi atau mencegah kecurangan yang diakibatkan oleh peretasan terhadap source-code game, banyak Game Developer yang mengimplementasikan sistem atau program Anti-Cheat seperti misalnya untuk vendor Steam (VAC &#8211; Valve Anti Cheat) ataupun vendor lainnya yang menggunakan Battleye Anti-Cheat, Vanguard, dan juga berbagai program software lainnya yang dapat mendeteksi adanya program eksternal yang memiliki fungsi untuk berintegrasi dengan <i>game source-code <\/i>nya.<\/p>\n<p style=\"text-align: center\"><i>Sebagai penutup artikel kali ini, penulis menemukan artikel menarik mengenai <\/i><i><br \/>\n<\/i><i>Game Hacking terhadap permainan CS:GO.<\/i><\/p>\n<p style=\"text-align: center\"><a href=\"https:\/\/csea-iitb.github.io\/IITBreachers-wiki\/2020\/07\/27\/Writing-CSGO-Bhop-Script.html\">Writing a CS:GO Bhop Script &#8211; CTF-wiki (csea-iitb.github.io)<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Referensi :<\/b><\/p>\n<p>\u2192 <a href=\"https:\/\/edition.cnn.com\/2021\/06\/10\/tech\/electronic-arts-hack\/index.html\">Hackers breach Electronic Arts, stealing game source code and tools | CNN Business<\/a><\/p>\n<p>\u2192 <a href=\"https:\/\/csea-iitb.github.io\/IITBreachers-wiki\/2020\/07\/27\/Game-Hack-Introduction.html\">Game Hacking Introduction &#8211; CTF-wiki (csea-iitb.github.io)<\/a><\/p>\n<p>\u2192 <a href=\"https:\/\/github.com\/imadr\/Unity-game-hacking\">https:\/\/github.com\/imadr\/Unity-game-hacking<\/a><\/p>\n<p>\u2192 <a href=\"https:\/\/www.hypn.za.net\/blog\/2020\/04\/11\/hacking-unity-games\/\">Hacking Unity Games &#8211; Hypn.za.net<\/a><\/p>\n<p>\u2192 <a href=\"https:\/\/edition.cnn.com\/2021\/06\/10\/tech\/electronic-arts-hack\/index.html\">Hackers breach Electronic Arts, stealing game source code and tools | CNN Business<\/a><\/p>\n<p>\u2192 <a href=\"https:\/\/www.offensive-security.com\/offsec\/game-hacking-intro\/\">Introduction to Game Hacking | Offensive Security (offensive-security.com)<\/a><\/p>\n<p>\u2192 <a href=\"https:\/\/guidedhacking.com\/threads\/ghb1-start-here-beginner-guide-to-game-hacking.5911\/\">GHB1 &#8211; Start Here Beginner Guide to Game Hacking (guidedhacking.com)<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sebelum kita mulai\u2026 Sebelum kita mulai mendalami artikel ini, perlu untuk diperhatikan terlebih dahulu bahwa pihak penulis dan Cyber Security Community tidak mendorong ataupun menyarankan kepada para pembaca untuk melakukan \u201cGame Hacking\u201d untuk hal-hal yang tidak etikal. Artikel ini hanya ditujukan untuk sebatas pembelajaran saja dan bukan untuk disalahgunakan. Pihak Cyber Security Community tidak bertanggung [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":42,"featured_media":2166,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-2165","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-articles"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2165","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-json\/wp\/v2\/users\/42"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2165"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2165\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2203,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2165\/revisions\/2203"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2166"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2165"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2165"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2165"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}