    {"id":1662,"date":"2022-06-15T06:58:26","date_gmt":"2022-06-15T06:58:26","guid":{"rendered":"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/?p=1662"},"modified":"2022-06-15T06:59:14","modified_gmt":"2022-06-15T06:59:14","slug":"deface","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/2022\/06\/deface\/","title":{"rendered":"DEFACE"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Belakangan ini atau lebih tepatnya pada tanggal 25 Oktober 2021 terjadi peristiwa yang cukup menggemparkan masyarakat Indonesia dimana <\/span><span style=\"font-weight: 400\">situs Pusat Malware Nasional (Pusmanas) milik Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) yang memiliki nama domain https:\/\/pusmanas.bssn.go.id\/<\/span><span style=\"font-weight: 400\"> diretas oleh hacker asal Brazil dengan inisial \u201ctheMx0nday\u201d. \u201ctheMx0nday\u201d mengubah tampilan dari situs BSSN atau biasa yang disebut dengan teknik <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">deface<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> sebagai bentuk peringatan karena <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">hacker<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> asal Indonesia sebelumnya meretas situs pemerintahan Brazil. \u201ctheMx0nday\u201d mengatakan bahwa mereka meretas situs tersebut tidak berniat untuk mengambil data\/informasi internal apapun, melainkan hanya sebagai sebuah peringatan saja. Lalu apa sih sebenarnya <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">deface<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> itu?<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Pengertian<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><em><span style=\"font-weight: 400\">Deface\/Defacing<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> adalah salah satu <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">web hacking <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">yang berfokus pada perubahan tampilan sebuah web. Perubahan tampilan web itu dapat meliputi semua halaman web ataupun sebagian saja seperti perubahan konten atau isi, ukuran font, gambar, dll.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Teknik <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">deface<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> ini adalah teknik yang sering digunakan untuk pengujian awal keamanan web karena web <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">deface<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> ini dapat berjalan apabila ditemukan kerentanan pada sistem keamanan seperti entitas HTML dari web tersebut. <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">Deface<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> ini merupakan sebuah hasil <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">cracking<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> dari web tersebut. <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">Deface<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> dilakukan dengan membaca <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">source <\/span><span style=\"font-weight: 400\">code<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> lalu mengubah atau menambahkan kode tersebut untuk mengubah tampilan web.<\/span><\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Tujuan<\/span><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;padding-left: 40px\"><span style=\"font-weight: 400\">Lalu apa sih tujuan para peretas atau <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">hacker<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> melakukan <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">deface\/defacing <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">ini?<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"list-style-type: none\">\n<ol>\n<li><span style=\"font-weight: 400\">Menunjukkan Kelemahan Keamanan<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Seperti yang dijelaskan di atas, <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">deface\/defacing<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> ini sering digunakan untuk pengujian awal keamanan web, maka tujuannya adalah untuk menunjukan bahwa terdapat celah dalam sistem keamanan web tersebut yang membuat para <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">hacker<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dapat dengan mudah mengubah tampilan web.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\"><span style=\"font-weight: 400\">\u00a02. Melakukan Protes atau Kritik<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Kalian pasti mengetahui salah satu dari jenis <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">hacker<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> yaitu hacktivist. Hacktivist ini sendiri sering melakukan aksi-aksinya dengan menggunakan teknik <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">deface<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Hacktivist akan mengubah tampilan web sebagai bentuk protes mereka dengan menampilkan propaganda atau menuliskan tujuan mereka.<\/span><\/p>\n<h4 style=\"padding-left: 40px\"><span style=\"font-weight: 400\">3. Menjual Produk<\/span><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Selain hal-hal diatas, <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">deface<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> ini juga sering dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi para <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">hacker<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">. Salah satu contohnya yaitu dengan mengganti halaman web menjadi halaman web yang mereka gunakan untuk berjualan produk dll.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;padding-left: 40px\"><span style=\"font-weight: 400\">4. Untuk Kesenangan Pribadi<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Selain menjual produk, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">hacker<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> juga melakukan deface hanya untuk kesenangan pribadi mereka dan untuk menunjukan kemampuan mereka.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Mengapa Hal Ini Dapat terjadi?<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Seperti yang dijelaskan, <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">deface<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> terjadi karena adanya sebuah celah atau kelemahan pada sistem keamanan web tersebut. Lalu, faktor-faktor apa saja yang membuat kelemahan web tersebut?<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"list-style-type: none\">\n<ol style=\"text-align: justify\">\n<li style=\"font-weight: 400\"><em><span style=\"font-weight: 400\">Credential<\/span><span style=\"font-weight: 400\"> Login<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> yang Lemah<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Kebanyakan orang memilih untuk membuat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">password<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> yang simpel dan sederhana agar lebih mudah diingat. Akan tetapi, <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">password<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> yang simpel tersebut akan lebih mudah untuk ditebak dan diretas. Hal ini sangat berpengaruh jika anda adalah admin dari sebuah web dikarenakan admin memiliki kewenangan untuk mengubah website tersebut. Apabila admin memiliki <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">password<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> yang mudah ditebak dan diretas, maka sebuah website akan sangat rentan terkena <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">deface<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">.<\/span><\/p>\n<h4 style=\"padding-left: 40px\"><span style=\"font-weight: 400\">\u00a02. Tidak Memiliki Sertifikat SSL<\/span><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\"><em>Secure Socket Layer<\/em> (SSL) bertujuan untuk memberikan keamanan lebih ketika terjadinya pertukaran\/transfer data di dalam website atau jaringan internet. Dengan menggunakan sertifikat SSL, maka data akan dienkripsi yang menyebabkan <\/span><span style=\"font-weight: 400\"><em>hacker<\/em> <\/span><span style=\"font-weight: 400\">akan lebih susah mendapatkan data ketika sedang dikirimkan. Data ini dapat berisikan informasi sensitif seperti <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">credential <\/span><span style=\"font-weight: 400\">login<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">.<\/span><\/p>\n<h4 style=\"padding-left: 40px\"><i><span style=\"font-weight: 400\">\u00a03. <\/span><\/i><em><span style=\"font-weight: 400\">Antivirus<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> dan <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">Firewall<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> Tidak Aktif<\/span><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Seperti yang diketahui <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">antivirus<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> dan <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">firewall<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> berguna untuk mendeteksi sebuah serangan malware atau data yang tidak dikenal. Dengan <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">antivirus<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> dan <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">firewall<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> yang tidak aktif, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">hacker<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> akan dengan mudah masuk atau meretas sistem.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Bagaimana Mencegah &amp; Mengatasinya?<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Seperti yang dijelaskan sebelumnya, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">deface<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> mengubah tampilan web sehingga fungsi-fungsi web atau informasi yang terdapat di web tidak dapat diakses atau dibaca oleh user dan hal ini menyebabkan banyak kerugian baik bagi user maupun pemilik web. Lalu bagaimana kita dapat mencegah agar tidak terkena <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">deface<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">? Dan bagaimana untuk mengatasi apabila terkena <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">deface<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">?<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Dari penyebab terjadinya serangan <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">deface<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> ini, maka hal pertama yang dapat kita lakukan untuk mencegah yaitu dengan menggunakan SSL dan membuat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">credential login<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> yang kuat sehingga tidak mudah untuk <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">hacker<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> meretas akun admin. Lalu, yang berikutnya kita dapat melakukan audit keamanan dan melakukan update secara berkala. Selain itu, jangan lupa untuk scan malware agar sistem dapat berjalan dengan aman. Dan yang terakhir, jangan lupa untuk melakukan backup secara berkala.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Apabila masih terkena serangan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">deface<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, maka berikut ini cara-cara untuk mengatasinya. Yang pertama, kunci dulu website anda atau dalam mode <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">maintenance<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> sehingga user tidak dapat mengakses website sementara. Hal ini bertujuan untuk mencegah adanya serangan susulan. Lalu, cek lah apa yang menyebabkan terjadinya deface dengan tool keamanan yang tersedia seperti <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">Detectify<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">, <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">WordPress <\/span><span style=\"font-weight: 400\">Security Scan<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"><em>,<\/em> atau <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">Google Transparency Report<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">. Setelah itu, bersihkan website dari kode-kode buruk ataupun malware, virus, dan semacamnya. Dan yang terakhir, update kembali <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">credential login<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> admin.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">referensi:<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><a href=\"https:\/\/zonabanten.pikiran-rakyat.com\/nasional\/pr-232875098\/kronologi-situs-badan-siber-dan-sandi-negara-bssn-diretas-hacker-asal-brazil-ternyata-karena-masalah-ini\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/zonabanten.pikiran-rakyat.com\/nasional\/pr-232875098\/kronologi-situs-badan-siber-dan-sandi-negara-bssn-diretas-hacker-asal-brazil-ternyata-karena-masalah-ini<\/span><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><a href=\"https:\/\/www.niagahoster.co.id\/blog\/deface-adalah\/\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/www.niagahoster.co.id\/blog\/deface-adalah\/<\/span><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><a href=\"https:\/\/www.nesabamedia.com\/pengertian-defacing\/\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/www.nesabamedia.com\/pengertian-defacing\/<\/span><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><a href=\"https:\/\/gudangssl.id\/blog\/deface-adalah\/\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/gudangssl.id\/blog\/deface-adalah\/<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Belakangan ini atau lebih tepatnya pada tanggal 25 Oktober 2021 terjadi peristiwa yang cukup menggemparkan masyarakat Indonesia dimana situs Pusat Malware Nasional (Pusmanas) milik Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) yang memiliki nama domain https:\/\/pusmanas.bssn.go.id\/ diretas oleh hacker asal Brazil dengan inisial \u201ctheMx0nday\u201d. \u201ctheMx0nday\u201d mengubah tampilan dari situs BSSN atau biasa yang disebut dengan teknik [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":42,"featured_media":1680,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-1662","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-articles"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1662","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-json\/wp\/v2\/users\/42"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1662"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1662\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1684,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1662\/revisions\/1684"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1680"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1662"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1662"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/csc\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1662"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}