    {"id":412,"date":"2021-06-15T15:31:21","date_gmt":"2021-06-15T08:31:21","guid":{"rendered":"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/cia\/?p=412"},"modified":"2021-06-15T15:31:21","modified_gmt":"2021-06-15T08:31:21","slug":"10-pengetahuan-dasar-fotografi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/cia\/2021\/06\/15\/10-pengetahuan-dasar-fotografi\/","title":{"rendered":"10 Pengetahuan Dasar Fotografi"},"content":{"rendered":"<div id=\"ads-header\">\n<div class=\"ads\"><\/div>\n<\/div>\n<div id=\"main\" class=\"main section\">\n<div id=\"Blog1\" class=\"widget Blog\" data-version=\"1\">\n<div class=\"blog-posts hfeed\">\n<div class=\"date-outer\">\n<div class=\"date-posts\">\n<div class=\"post-outer\">\n<article class=\"post hentry\">\n<div class=\"box-content-post\">\n<div id=\"post-body-2874714683639292199\" class=\"post-body entry-content\">\n<div class=\"separator\"><a href=\"https:\/\/4.bp.blogspot.com\/-8TQ-k7Wkdgw\/VUtNcbO6ulI\/AAAAAAAABGc\/RX-3KzUOCTA\/s1600\/10%2BPengetahuan%2BDasar%2BFotografi%2BYang%2BPerlu%2BAnda%2BPelajari.jpg\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/4.bp.blogspot.com\/-8TQ-k7Wkdgw\/VUtNcbO6ulI\/AAAAAAAABGc\/RX-3KzUOCTA\/s1600\/10%2BPengetahuan%2BDasar%2BFotografi%2BYang%2BPerlu%2BAnda%2BPelajari.jpg\" border=\"0\" \/><span class=\"author-info\">\u00a0<span class=\"vcard\"><span class=\"fn\"><a class=\"g-profile\" title=\"author profile\" href=\"https:\/\/www.instagram.com\/mhajarak\/\" rel=\"author\">M. HAJAR A.K<\/a>\u00a0<\/span><\/span><\/span><span class=\"time-info\"><i class=\"fa fa-calendar\"><\/i>\u00a0<a class=\"timestamp-link\" title=\"permanent link\" href=\"https:\/\/www.kelasfotografi.com\/2015\/05\/10-pengetahuan-dasar-fotografi-yang.html\" rel=\"bookmark\"><abbr class=\"published updated\" title=\"2015-05-07T04:33:00-07:00\">MEI 07, 2015<\/abbr><\/a>\u00a0<\/span><\/a><\/div>\n<p>Fotografi bukan hanya soal bagaimana cara menekan tombol shutter. Fotografi juga tergolong seni yang rumit. Ia bukan hanya sekedar hoby melainkan rasa dan inovasi karya yang selalu berkembang.<\/p>\n<p>Anda membeli sebuah kamera DLSR yang harganya jauh lebih mahal dari kamera saku hanya untuk sekedar jepret sana sini tapi tak mau mengembangkan keahlian, saya pikir hal itu hanyalah pemborosan isi kantong saja. Jika untuk sekedar berfoto ria lebih baik menggunakan kamera ponsel atau kamera saku. Tapi saya yakin kalau Anda berada di blog ini karena ingin mengetahui lebih lanjut tentang fotografi.<\/p>\n<p>Belajar fotografi sebaiknya\u00a0<i>step by step<\/i>. Jangan terlalu cepat melangkah ke tahap yang sulit jika tak tahu dasarnya dimulai dari mana. Karena itu hanya akan membuat Anda bertanya-tanya, bingung, dan akhirnya Anda akan kembali lagi ke tahap awal.<\/p>\n<p>Di blog ini saya telah menulis beberapa tutorial dasar fotografi yang sangat penting untuk dipelajari oleh para pemula. Dan saya yakin para ahli lainnya juga akan merekomendaasikan ilmu yang sama. Berikut beberapa pengetahuan dasar fotografi yang perlu Anda pelajari:<\/p>\n<div class=\"ads-article1\"><\/div>\n<h3>1. Mengenal Kamera<\/h3>\n<p>Rekomendasi pertama adalah mengenal bagian-bagian penting kamera dan juga fitur serta kemampuan kamera Anda. Sebagai fotografer sudah seharusnya Anda menyatu dengan kamera Anda. Kenali dan pelajari fungsi dari tiap-tiap tombol yang tersebar di kamera Anda. Silahkan\u00a0<a href=\"http:\/\/www.kelasfotografi.com\/2015\/01\/mengenal-bagian-bagian-pada-kamera.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">baca di sini<\/a>\u00a0untuk gambaran umum dari bagian-bagian kamera beserta fungsinya.<\/p>\n<h3>2. Cara Menekan Tombol Shutter<\/h3>\n<p>Tombol shutter adalah tombol yang Anda tekan untuk mengambil gambar (memotret). Cara menekan tombol shutter pada kamera DSLR berbeda dengan cara menekan tombol shutter pada kamera ponsel atau smartphone. Silahkan\u00a0<a href=\"http:\/\/www.kelasfotografi.com\/2015\/02\/cara-yang-benar-menekan-tombol-shutter.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">baca di sini<\/a>\u00a0untuk mengetahui cara yang benar menekan tombol shutter.<\/p>\n<h3>3. Mengenal Eksposur (Exposure)<\/h3>\n<p>Eksposur merupakan nyawa dari fotografi. Jadi, sangat direkomendasikan untuk Anda mengetahui dan menguasai apa saja yang berhubungan dengan eksposur.\u00a0<a href=\"http:\/\/www.kelasfotografi.com\/2015\/02\/mengenal-exposure-dan-cara.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Baca di sini<\/a>\u00a0untuk mengenal apa itu eksposur. Adapun penjelasan untuk tiga elemen pembentuk eksposur (segitiga eksposur) yaitu:<\/p>\n<ol>\n<li><b>Shutter speed<\/b>\u00a0(baca tutorialnya\u00a0<a href=\"http:\/\/www.kelasfotografi.com\/2015\/01\/cara-mengatur-dan-menggunakan-shutter.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">di sini<\/a>)<\/li>\n<li><b>Aperture \/ difragma<\/b>\u00a0(baca tutorialnya\u00a0<a href=\"http:\/\/www.kelasfotografi.com\/2015\/01\/cara-mengatur-dan-menggunakan-aperture.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">di sini<\/a>)<\/li>\n<li><b>ISO<\/b>\u00a0(baca tutorialnya\u00a0<a href=\"http:\/\/www.kelasfotografi.com\/2015\/01\/cara-mengatur-dan-menggunakan-iso.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">di sini<\/a>)<\/li>\n<\/ol>\n<p>Sedangkan materi lain yang berhubungan erat dengan pembahasan eksposur adalah memahami cara kerja Light Meter (<a href=\"http:\/\/www.kelasfotografi.com\/2015\/01\/mengenal-fungsi-light-meter.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">baca di sini<\/a>). Setelah menguasai segitiga eksposur silahkan Anda melakukan percobaan \/ praktek dengan menggunakan\u00a0<a href=\"http:\/\/www.kelasfotografi.com\/2015\/02\/simulator-untuk-belajar-memotret-dengan.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">simulator kamera di sini<\/a>.<\/p>\n<h3>4. Mengenal Mode Pemotretan<\/h3>\n<p>Semua kamera DSLR menyediakan pilihan pengoperasian kamera, mulai dari yang mudah (auto) sampai kepada pilihan pengoperasian manual, dan semua pilihan tersebut dinamakan sebagai mode \/ modus pemotretan. Namun yang saya rekomendasikan di sini hanyalah mode pemotretan yang memang diperlukan dalam pengembangan fotografi. Silahkan Anda\u00a0<a href=\"http:\/\/www.kelasfotografi.com\/2016\/04\/memahami-mode-eksposur-auto-p-s-m-pada.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">baca di sini<\/a> artikelnya.<\/div>\n<div class=\"post-body entry-content\">\n<h3>5. Pengetahuan Tentang Lensa DSLR<\/h3>\n<p>Kamera terbagi dua yaitu body dan lensa yang dihubungkan ke body kamera. Untuk perkenalan fitur dan banyaknya tombol yang tersebar di body kamera telah saya rekomendasikan pada poin pertama di atas, maka berikutnya untuk Anda mempelajari materi yang membahas tentang lensa kamera:<\/p>\n<ul>\n<li>Mengenal jenis-jenis lensa (<a href=\"http:\/\/www.kelasfotografi.com\/2015\/01\/mengenal-jenis-jenis-lensa-pada-kamera.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">baca di sini<\/a>)<\/li>\n<li>Penjelasan kode pada lensa (<a href=\"http:\/\/www.kelasfotografi.com\/2017\/01\/penjelasan-kode-kode-pada-lensa-canon.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">baca di sini<\/a>)<\/li>\n<li>Cara menggunakan fokus pada lensa (<a href=\"http:\/\/www.kelasfotografi.com\/2015\/02\/panduan-cara-menggunakan-fokus-pada.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">baca di sini<\/a>)<\/li>\n<li>Mengenal fungsi Image Stabilization atau Stabilizer (<a href=\"http:\/\/www.kelasfotografi.com\/2016\/09\/mengenal-fungsi-image-stabilization.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">baca di sini<\/a>)<\/li>\n<\/ul>\n<h3>6. Mengatur Fokus di Kamera<\/h3>\n<p>Penggunaan fokus tidak hanya menyangkut soal lensa saja. Ada pengaturan tambahan yang perlu Anda pahami cara kerjanya untuk bagaimana fokus itu benar-benar bekerja maksimal antara lensa dan kamera. Keliru menetapkan pengaturan fokus di kamera atau tidak tahu sama sekali adalah fatal akibatnya dan sangat mempengaruhi hasil gambar Anda. Berikut materi yang saya rekomendasikan:<\/p>\n<ul>\n<li>Cara mengatur AF Point atau titik area fokus (<a href=\"http:\/\/www.kelasfotografi.com\/2015\/02\/cara-menggunakan-dan-mengatur-letak-af.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">baca di sini<\/a>)<\/li>\n<li>Cara mengatur AF Mode (<a href=\"http:\/\/www.kelasfotografi.com\/2016\/05\/mengenal-fungsi-af-mode-pada-kamera.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">baca di sini<\/a>)<\/li>\n<\/ul>\n<h3>7. Settingan Kamera<\/h3>\n<p>Selain segitiga eksposur, ada beberapa pengaturan kamera yang perlu Anda kuasai dan ini berhubungan erat dengan hasil pemotretan atau kata lain mendukung hasil foto dan kreasi Anda nantinya. Berikut materinya:<\/p>\n<ul>\n<li>Mengenal macam-macam jenis shooting pada Drive Mode (<a href=\"http:\/\/www.kelasfotografi.com\/2015\/02\/mengenal-macam-macam-shooting-pada.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">baca di sini<\/a>)<\/li>\n<li>Mengenal White Balance (WB) dan cara penggunannya (<a href=\"http:\/\/www.kelasfotografi.com\/2015\/02\/mengenal-white-balance-wb-dan-cara.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">baca di sini<\/a>)<\/li>\n<li>Mengenal Picture Style dan cara menggunakannya (<a href=\"http:\/\/www.kelasfotografi.com\/2015\/05\/penjelasan-tentang-picture-style-dan.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">baca di sini<\/a>)<\/li>\n<\/ul>\n<h3>8. Dua Teknik Dasar<\/h3>\n<p><b>Teknik pertama:<\/b>\u00a0mengetahui cara yang benar membingkai adegan sesuai dengan kaidah fotografi, aturan ini dikenal\u00a0<i>Teknik Pengambilan Gambar (Type of Shot)<\/i>.\u00a0<a href=\"http:\/\/www.kelasfotografi.com\/2015\/02\/mengenal-macam-macam-teknik-pengambilan.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Baca di sini<\/a>\u00a0untuk penjelasannya lebih lanjut termasuk macam-macam type of shot.<br \/>\n<b>Teknik kedua:<\/b>\u00a0sangat direkomendasikan juga untuk Anda mengetahui macam-macam\u00a0<i>sudut\u00a0<\/i><i>pengambilan gambar (angle)<\/i>. Untuk penjelasan teknik ini silahkan Anda\u00a0<a href=\"http:\/\/www.kelasfotografi.com\/2015\/02\/mengenal-macam-macam-sudut-pandang.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">baca di sini<\/a>\u00a0materinya.<\/p>\n<h3>9. Belajar Menyusun Komposisi<\/h3>\n<p>Setelah Anda menguasai semua materi yang saya rekomendasikan di atas, maka saatnya Anda mulai masuk ke bagian keindahan yang sebenarnya dari fotografi, yaitu komposisi. Menyusun komposisi bisa menjadi mudah dan bahkan sulit, kadang diuntungkan oleh keadaan dan kadang juga Anda harus berfikir keras agar bagaimana adegan yang biasa menjadi luar biasa. Tentu saja ini butuh latihan. Karena komposisi lah sehingga tampak perbedaan antara gambar oleh profesional dengan gambar dari pemula, meskipun keduanya terlihat samar di mata Anda. Untuk pembahasan komposisi lumayan panjang dan saya membagi ke dalam dua artikel. Silahkan Anda mulai dengan membaca\u00a0<a href=\"http:\/\/www.kelasfotografi.com\/2015\/09\/mengenal-komposisi-dalam-fotografi.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">artikel pertama di sini<\/a>.<\/p>\n<h3>10. Mengenal Genre Fotografi (Referensi)<\/h3>\n<p>Materi ini saya cantumkan sebagai referensi dasar bagi Anda yang pemula untuk mengenal karakter beberapa genre fotografi yang populer. Seperti seni musik yang memiliki banyak aliran (genre), maka fotografi juga memiliki banyak aliran fotografi. Silahkan\u00a0<a href=\"http:\/\/www.kelasfotografi.com\/2015\/02\/mengenal-white-balance-wb-dan-cara.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">baca di sini<\/a>\u00a0tentang 10 genre fotografi terpopuler yang paling banyak diminati hingga saat ini.<\/p>\n<p>Sekali lagi saya ingatkan untuk belajar secara bertahap. Terus lakukan uji coba dan bermainlah dengan kamera Anda.<\/p><\/div>\n<\/div>\n<\/article>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u00a0M. HAJAR A.K\u00a0\u00a0MEI 07, 2015\u00a0 Fotografi bukan hanya soal bagaimana cara menekan tombol shutter. Fotografi juga tergolong seni yang rumit. Ia bukan hanya sekedar hoby melainkan rasa dan inovasi karya yang selalu berkembang. Anda membeli sebuah kamera DLSR yang harganya jauh lebih mahal dari kamera saku hanya untuk sekedar jepret sana sini tapi tak mau [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":139,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[28,27,13,26,25],"class_list":["post-412","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-article","tag-basics","tag-dasar","tag-photography","tag-teknik","tag-teknik-dasar-fotografi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/cia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/412","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/cia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/cia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/cia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/139"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/cia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=412"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/cia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/412\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":413,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/cia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/412\/revisions\/413"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/cia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=412"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/cia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=412"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/cia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=412"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}