    {"id":9461,"date":"2024-09-14T14:42:07","date_gmt":"2024-09-14T07:42:07","guid":{"rendered":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bslc\/?p=9461"},"modified":"2024-09-14T15:03:31","modified_gmt":"2024-09-14T08:03:31","slug":"berkebun-dan-kesehatan-mental-terapi-alami-yang-efektif","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bslc\/2024\/09\/berkebun-dan-kesehatan-mental-terapi-alami-yang-efektif\/","title":{"rendered":"Berkebun dan Kesehatan Mental: Terapi Alami yang Efektif"},"content":{"rendered":"<p>Dalam kehidupan modern yang penuh\u00a0 tekanan dan stres, mencari cara untuk menjaga kesehatan mental menjadi semakin penting. Metode yang terbukti efektif namun sering\u00a0 diabaikan adalah berkebun. Berkebun merupakan salah satu kegiatan yang sering dianggap sebagai hobi bagi para orang tua. Oleh karena itu, tak heran jika sebagian remaja masa kini menganggap aktivitas tersebut\u00a0 tabu.\u00a0 Bahkan ada\u00a0 yang menganggap berkebun\u00a0 adalah kegiatan yang membosankan dan ketinggalan jaman. Banyak penyebabnya, seperti tidak punya waktu, malas membuat kekacauan, tidak punya jiwa seni dalam menata tanaman, atau takut digigit serangga. Faktanya, berkebun tidak hanya memberikan manfaat fisik, tetapi juga memberikan efek positif yang sangat besar bagi kesehatan mental Anda.<\/p>\n<p><em> <a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bslc\/wp-content\/uploads\/sites\/49\/2024\/09\/kebun.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-9462\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bslc\/wp-content\/uploads\/sites\/49\/2024\/09\/kebun.png\" alt=\"\" width=\"270\" height=\"180\" \/><\/a><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: center\">(Sumber: <a href=\"https:\/\/cdn1.productnation.co\/stg\/sites\/5\/5ddc9f1678095.jpeg\">https:\/\/cdn1.productnation.co\/stg\/sites\/5\/5ddc9f1678095.jpeg<\/a> )<\/p>\n<p>Orang yang gemar berkebun cenderung tumbuh menjadi orang yang sabar, perhatian, dan bertanggung jawab serta lebih menjaga diri\u00a0 dan lingkungannya. Selain itu, kegiatan ini juga dapat dijadikan sebagai kegiatan olah raga. Aktivitas seperti menyiangi tanaman, memupuk, menyiram, dan membersihkan taman\u00a0 membuat Anda tetap bergerak dan fokus. Meski terkesan melelahkan, namun hal ini baik untuk kesehatan fisik dan mental.\u00a0 Berkebun merupakan salah satu kegiatan yang patut untuk dicoba, mengingat banyak sekali manfaatnya. Hobi ini selain mudah dan bisa dilakukan oleh siapa saja,\u00a0 juga\u00a0 tidak memerlukan biaya yang besar. Banyak orang mungkin mengira bahwa berkebun harus dilakukan dengan lahan yang luas atau\u00a0 jenis tanaman yang mahal.<\/p>\n<p>Namun, tidak selalu harus\u00a0 seperti ini.Meski tidak terlalu mahal, Anda bisa mencoba berkebun dengan menanam tanaman kecil. Pilihlah jenis tanaman yang mudah tumbuh dan dapat ditanam di sekitar rumah, misalnya di tepi jendela dan di sekitar pagar. Anda bisa menggunakan pot sederhana untuk menampung tanah dan tanaman. Jika Anda tidak punya uang untuk membeli pot, buatlah pot dari bahan-bahan bekas yang ada di rumah, seperti ember cat bekas\u00a0 atau botol air minum. Hal ini membuat berkebun menjadi lebih terjangkau sekaligus memberikan banyak manfaat.<\/p>\n<p>Referensi:<\/p>\n<p>Swari, R. C. (2022, January 19). <em>5 Manfaat Berkebun untuk Kesehatan Mental<\/em>. Hello Sehat.<\/p>\n<p>Halodoc, R. (2020, June 5). <em>Ternyata, berkebun bisa menjadi salah satu cara mengurangi perasaan tertekan atau stres lho. Mengapa bisa begi<\/em>. Halodoc.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam kehidupan modern yang penuh\u00a0 tekanan dan stres, mencari cara untuk menjaga kesehatan mental menjadi semakin penting. Metode yang terbukti efektif namun sering\u00a0 diabaikan adalah berkebun. Berkebun merupakan salah satu kegiatan yang sering dianggap sebagai hobi bagi para orang tua. Oleh karena itu, tak heran jika sebagian remaja masa kini menganggap aktivitas tersebut\u00a0 tabu.\u00a0 Bahkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":54,"featured_media":9462,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[58],"tags":[],"class_list":["post-9461","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-articles"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bslc\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9461","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bslc\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bslc\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bslc\/wp-json\/wp\/v2\/users\/54"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bslc\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9461"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bslc\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9461\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9473,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bslc\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9461\/revisions\/9473"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bslc\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9462"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bslc\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9461"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bslc\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9461"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bslc\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9461"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}