    {"id":8543,"date":"2023-02-21T19:56:20","date_gmt":"2023-02-21T12:56:20","guid":{"rendered":"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bslc\/?p=8543"},"modified":"2023-02-21T19:56:40","modified_gmt":"2023-02-21T12:56:40","slug":"kemunculan-pulau-baru-di-maluku","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bslc\/2023\/02\/kemunculan-pulau-baru-di-maluku\/","title":{"rendered":"Kemunculan Pulau Baru di Maluku"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bslc\/wp-content\/uploads\/sites\/49\/2023\/02\/artikel2.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-8539\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bslc\/wp-content\/uploads\/sites\/49\/2023\/02\/artikel2.jpg\" alt=\"\" width=\"562\" height=\"375\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: center\"><em><span style=\"font-weight: 400\">sumber: kompas.com<\/span><\/em><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Pada hari selasa, 10 Januari 2022, terjadi gempa di Maluku dengan kekuatan magnitudo sebesar 7,5 SR. Pusat gempa ada di 7,37 LS dan 130,23 BT atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 136 km arah Barat Laut Maluku Tenggara Barat, Maluku, pada kedalaman 130 km.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Menariknya, setelah gempa terjadi, tiba-tiba muncul sebuah pulau baru di Desa Teinaman, Tanimbar, Maluku. Kemunculan pulau baru tersebut membuat warga setempat menjadi panik dan takut, sehingga mereka memutuskan untuk mengungsi sememtara di tempat lain.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dengan kemunculan pulau baru di Maluku, beberapa pihak mencoba untuk menjelaskan fenomena tersebut. Menurut Supartoyo, Penyelidik Bumi Madya Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), terdapat tiga hipotesis tentang bagaimana pulau baru di Maluku terjadi. Ketiga hipotesis tersebut adalah mud volcano, linovaksi, dan gejala-gejala pengangkatan karena terletak di Zona Prisma Akresi, yaitu zona patahan. Namun, dikarenakan keterbatasan data yang didapat, Supartoyo mengaku sulit baginya untuk mempelajari fenomena tersebut secara spesifik. Sehingga, ada kemungkinan ketiga hipotesisnya bisa jadi benar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Lalu, Daryono selaku Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, berpendapat bahwa fenomena kemunculan pulau baru di Maluku merupakan fenomena yang umum, yakni mud volcano. Menurutnya, gempa di Maluku memberikan tekanan yang dalam di lapisan kulit Bumi. Tekanan tersebut terkumpul saat cairan dan gas bawah tanah tidak bisa keluar karena terjebak di lapisan sedimen. Kemudian, cairan dan gas bawah tanah akan keluar ke permukaan dengan rekahan batu yang muncul akibat guncangan gempa yang kuat. Dari sana akan terbentuk &#8216;pulau baru&#8217;.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Daryono mengungkapkan bahwa fenomena &#8216;pulau baru&#8217; di Maluku sudah pernah terjadi sebelumnya. Contohnya Gempa Ormara, Makran, pada 28 November 1945, Gempa Gobi Altay, Mongolia, pada 4 Desember 1957, dan Gempa Kandewari, Pakistan, pada 26 Januari 2001. Selain itu, &#8216;pulau baru&#8217; di Maluku akan menghilang secara sendiri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sumber:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400\">CNBC Indonesia. (2023). <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Fenomena Langka, Muncul &#8216;Pulau Baru&#8217; Pasca Gempa Maluku<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Diakses 14 januari 2023, dari<\/span><a href=\"https:\/\/www.cnbcindonesia.com\/news\/20230113091025-4-405193\/fenomena-langka-muncul-pulau-baru-pasca-gempa-maluku\"> <span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/www.cnbcindonesia.com\/news\/20230113091025-4-405193\/fenomena-langka-muncul-pulau-baru-pasca-gempa-maluku<\/span><\/a><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400\">CNN Indonesia (2023). <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">BMKG Jelaskan Pulau Baru usai Gempa Maluku: Biasanya Hilang Sendiri<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Diakses 14 Januari 2023, dari<\/span><a href=\"https:\/\/www.cnnindonesia.com\/teknologi\/20230112131904-199-899473\/bmkg-jelaskan-pulau-baru-usai-gempa-maluku-biasanya-hilang-sendiri\"> <span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/www.cnnindonesia.com\/teknologi\/20230112131904-199-899473\/bmkg-jelaskan-pulau-baru-usai-gempa-maluku-biasanya-hilang-sendiri<\/span><\/a><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400\">Detik.com. Tim detikcom. (2023). <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">5 Fakta &#8216;Pulau Baru&#8217; Muncul Akibat Gempa Maluku 10 Januari 2023. <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">Diakses 14 Januari 2023, dari<\/span><a href=\"https:\/\/news.detik.com\/berita\/d-6509490\/5-fakta-pulau-baru-muncul-akibat-gempa-maluku-10-januari-2023\"> <span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/news.detik.com\/berita\/d-6509490\/5-fakta-pulau-baru-muncul-akibat-gempa-maluku-10-januari-2023<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>sumber: kompas.com Pada hari selasa, 10 Januari 2022, terjadi gempa di Maluku dengan kekuatan magnitudo sebesar 7,5 SR. Pusat gempa ada di 7,37 LS dan 130,23 BT atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 136 km arah Barat Laut Maluku Tenggara Barat, Maluku, pada kedalaman 130 km. Menariknya, setelah gempa terjadi, tiba-tiba muncul sebuah pulau [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":54,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[58],"tags":[],"class_list":["post-8543","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-articles"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bslc\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8543","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bslc\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bslc\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bslc\/wp-json\/wp\/v2\/users\/54"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bslc\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8543"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bslc\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8543\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8546,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bslc\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8543\/revisions\/8546"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bslc\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8543"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bslc\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8543"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bslc\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8543"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}