    {"id":5000,"date":"2023-12-11T21:29:58","date_gmt":"2023-12-11T14:29:58","guid":{"rendered":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bnmc\/?p=5000"},"modified":"2024-02-09T16:27:22","modified_gmt":"2024-02-09T09:27:22","slug":"mengerikan-penyiksaan-ala-tiongkok-hanya-dengan-tetesan-air","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bnmc\/2023\/12\/11\/mengerikan-penyiksaan-ala-tiongkok-hanya-dengan-tetesan-air\/","title":{"rendered":"Mengerikan! Penyiksaan ala Tiongkok Hanya Dengan Tetesan Air?"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center\"><span style=\"font-weight: 400\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-5001\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bnmc\/wp-content\/uploads\/sites\/25\/2023\/12\/Palmqvist_water_torture.jpg\" alt=\"\" width=\"220\" height=\"373\" \/>Chinese Water Torture<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left\"><span style=\"font-weight: 400\">Sumber: <\/span><a href=\"https:\/\/upload.wikimedia.org\/wikipedia\/commons\/thumb\/a\/ac\/Palmqvist_water_torture.jpg\/220px-Palmqvist_water_torture.jpg\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/upload.wikimedia.org\/wikipedia\/commons\/thumb\/a\/ac\/Palmqvist_water_torture.jpg\/220px-Palmqvist_water_torture.jpg<\/span><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Seperti yang kita ketahui bahwa hukuman-hukuman berat yang dijatuhkan kepada pidana umumnya menggunakan alat seperti tali dan kursi elektrik. Namun, ternyata ada satu jenis hukuman yang sangat mencengangkan. Hukuman yang hanya menggunakan tetesan air, tetapi dampaknya dapat menyiksa mental seseorang. Penyiksaan brutal seperti ini dikenal dengan nama \u201c<\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">Chinese Water Torture <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">(\u4e2d\u56fd\u6c34\u5211)\u201d.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><em><span style=\"font-weight: 400\">Chinese Water Torture<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> atau <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">Water Drip Torture<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> merupakan hukuman bagi para pelaku kriminal Tiongkok, khususnya mereka yang merupakan pelaku pemerkosaan. Hukuman ini dilakukan dengan meneteskan air secara terus-menerus pada bagian dahi, wajah, atau ubun-ubun selama 2 hari. Air yang terus menetes tanpa henti pada suatu batu pasti pada akhirnya akan mengikis permukaan batu tersebut juga, bahkan sampai berlubang. Bayangkan jika kita memosisikan manusia sebagai batu tersebut, tentu sangat mengerikan. Faktanya, seseorang yang menjalani hukuman tersebut akan mengalami kecemasan dalam kurun waktu 8 jam, mulai merasakan adanya lubang kecil dalam waktu 20 jam, serta akan mengalami gangguan mental atau trauma setelah proses tersebut selesai, yaitu setelah 48 jam.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center\"><span style=\"font-weight: 400\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-5002\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bnmc\/wp-content\/uploads\/sites\/25\/2023\/12\/adam-savage-0703.jpg\" alt=\"\" width=\"200\" height=\"300\" \/>Adam Savage<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Sumber: <\/span><a href=\"https:\/\/static.wikia.nocookie.net\/mythbusters\/images\/1\/1b\/Adam_savage.jpg\/revision\/latest?cb=20110828234015\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/static.wikia.nocookie.net\/mythbusters\/images\/1\/1b\/Adam_savage.jpg\/revision\/latest?cb=20110828234015<\/span><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Bentuk penyiksaan ini pertama kali didokumentasikan pada akhir abad ke-15 atau awal abad ke-16 oleh seorang pengacara Bolognia yang sukses, yakni Hippolytus de Marsiliis. Hal tersebut juga pernah disinggung di serial TV <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">Mythbusters <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">dan diteliti oleh mereka. Pembawa acara mereka, Adam Savage, meyakini bahwasanya teknik tersebut sangat efektif bagi para pelaku kriminal untuk mengungkapkan kebenaran atas kejahatan mereka karena ketidaktahanan mereka terhadap tetesan air tersebut akan merusak kesehatan mental mereka. Kecemasan tersebut juga didukung oleh ketidakteraturan tetesan air yang mengenai area dahi dan bagian sekitarnya. Andaikan saja tetesan tersebut berada pada irama yang teratur, maka situasi tentu akan lebih seperti meditasi dan terkesan menenangkan. Akan tetapi, irama yang tidak teratur tersebutlah yang menjadikan seseorang tersebut merasa cemas karena terus-menerus mengantisipasi tetesan berikutnya. Tubuh orang tersebut juga akan diikat sehingga ia tidak dapat menghindar dari tetesan air tersebut.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Namun, <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">United Nations<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> (UN) menilai bahwa segala jenis tindakan ini sangatlah kejam dan tidak manusiawi, serta cenderung telah merendahkan martabat manusia dan melanggar hak asasi manusia secara internasional. Maka dari itu, Majelis Umum UN memutuskan untuk melarang bentuk hukuman ini dalam syarat dan kondisi apapun. Meskipun demikian, masih ada beberapa negara yang melanjutkan jenis hukuman ini dikarenakan baik kurangnya kesadaran mereka mengenai hak asasi manusia ataupun karena kurangnya keinginan politik untuk menegakkan hukum ini.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Kesimpulannya, <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">Chinese Water Torture<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> ini tidak hanya menyiksa fisik pelaku, melainkan juga psikis dan jiwa pelaku. Paparan yang berkepanjangan terhadap tetesan air yang tidak teratur berakibat pada depresi dan <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">post-traumatic stress disorder<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> (PTSD) pada pelaku. Bahkan, jika hukuman tersebut dibarengi dengan hukuman lain seperti isolasi, maka pelaku tersebut akan mengalami penderitaan psikologis yang ekstrim.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Dalam beberapa tahun terakhir ini, banyak orang telah mencoba <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">Chinese Water Torture <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">ini dan membagikan eksperimen mereka di YouTube. Mayoritas dari mereka hanya bisa bertahan pada kurun waktu kurang dari 1 hari, sehingga Anda bisa membayangkan betapa menderitanya mereka yang dijatuhi hukuman ini karena harus bertahan selama 2 hari. Jika Anda ingin mencobanya sendiri, disarankan untuk tidak melakukannya dalam jangka waktu yang lama karena dapat berdampak pada kesehatan mental Anda.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><b>Referensi:<\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Chinese Water Dripping Torture. (2023, February 8). Medium. <\/span><a href=\"https:\/\/medium.com\/@andreik7\/chinese-water-dripping-torture-e478ac1be641\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/medium.com\/@andreik7\/chinese-water-dripping-torture-e478ac1be641<\/span><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Margaritoff, M. (2022, June 8).The disturbing history of Chinese water torture \u2014 and how it drove victims insane. Ati. <\/span><a href=\"https:\/\/allthatsinteresting.com\/chinese-water-torture\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/allthatsinteresting.com\/chinese-water-torture<\/span><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Wijianarko, Y. (2021, August 24). Meneteskan air di kepala, penyiksaan ala China yang bikin gangguan mental. Pikiran Rakyat. <\/span><a href=\"https:\/\/www.pikiran-rakyat.com\/hukum\/pr-012456320\/meneteskan-air-di-kepala-penyiksaan-ala-china-yang-bikin-gangguan-mental?page=2\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/www.pikiran-rakyat.com\/hukum\/pr-012456320\/meneteskan-air-di-kepala-penyiksaan-ala-china-yang-bikin-gangguan-mental?page=2<\/span><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: center\"><b>\u53ef\u6015\uff01\u4e2d\u56fd\u5f0f\u9177\u5211\u53ea\u662f\u4e00\u6ef4\u6c34\uff1f<\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">\u6211\u4eec\u77e5\u9053\uff0c\u5bf9\u72af\u7f6a\u5206\u5b50\u7684\u4e25\u5389\u5904\u7f5a\u4e00\u822c\u4f7f\u7528\u7ef3\u7d22\u3001\u7535\u6905\u7b49\u5de5\u5177\u3002\u7136\u800c\uff0c\u4e8b\u5b9e\u8bc1\u660e\u6709\u4e00\u79cd\u60e9\u7f5a\u975e\u5e38\u4ee4\u4eba\u60ca\u8bb6\u3002\u867d\u7136\u53ea\u662f\u6c34\u6ef4\u7684\u60e9\u7f5a\uff0c\u4f46\u5176\u51b2\u51fb\u529b\u5374\u8db3\u4ee5\u6298\u78e8\u4eba\u7684\u7cbe\u795e\u3002\u8fd9\u79cd\u6b8b\u9177\u7684\u9177\u5211\u88ab\u79f0\u4e3a\u201c\u4e2d\u56fd\u6c34\u5211\u201d\u3002<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><i><span style=\"font-weight: 400\">\u4e2d\u56fd\u6c34\u5211<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">\u6ef4\u6c34\u5211\u662f\u4e2d\u56fd\u5bf9\u7f6a\u72af\uff0c\u7279\u522b\u662f\u5f3a\u5978\u72af\u7684\u4e00\u79cd\u60e9\u7f5a\u3002\u8fd9\u79cd\u60e9\u7f5a\u662f\u5728\u989d\u5934\u3001\u8138\u90e8\u6216\u5934\u9876\u4e0a\u8fde\u7eed\u6ef4\u6c342\u5929\u3002\u6c34\u4e0d\u65ad\u5730\u6ef4\u5728\u77f3\u5934\u4e0a\uff0c\u6700\u7ec8\u4f1a\u4fb5\u8680\u77f3\u5934\u7684\u8868\u9762\uff0c\u751a\u81f3\u5230\u51fa\u73b0\u5b54\u6d1e\u7684\u7a0b\u5ea6\u3002\u60f3\u8c61\u4e00\u4e0b\uff0c\u5982\u679c\u6211\u4eec\u5c06\u4eba\u7c7b\u5b9a\u4f4d\u4e3a\u8fd9\u4e9b\u77f3\u5934\uff0c\u90a3\u5c06\u662f\u975e\u5e38\u53ef\u6015\u7684\u3002\u4e8b\u5b9e\u4e0a\uff0c\u63a5\u53d7\u8fd9\u79cd\u60e9\u7f5a\u7684\u4eba\u4f1a\u57288\u5c0f\u65f6\u5185\u611f\u5230\u7126\u8651\uff0c\u572820\u5c0f\u65f6\u5185\u5f00\u59cb\u611f\u89c9\u5230\u4e00\u4e2a\u5c0f\u6d1e\uff0c\u5e76\u5728\u8be5\u8fc7\u7a0b\u5b8c\u6210\u540e\uff0c\u537348\u5c0f\u65f6\u540e\uff0c\u4f1a\u7ecf\u5386\u7cbe\u795e\u969c\u788d\u6216\u521b\u4f24\u3002<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">15 \u4e16\u7eaa\u672b\u6216 16 \u4e16\u7eaa\u521d\uff0c\u4e00\u4f4d\u6210\u529f\u7684\u535a\u6d1b\u5c3c\u4e9a\u5f8b\u5e08 Hippolytus de Marsiliis \u9996\u6b21\u8bb0\u5f55\u4e86\u8fd9\u79cd\u9177\u5211\u5f62\u5f0f\u3002\u8fd9\u4e00\u70b9\u5728\u7535\u89c6\u5267\u300a\u6d41\u8a00\u7ec8\u7ed3\u8005\u300b\u4e2d\u4e5f\u63d0\u5230\u8fc7\uff0c\u5e76\u88ab\u4ed6\u4eec\u7814\u7a76\u8fc7\u3002\u4ed6\u4eec\u7684\u4e3b\u6301\u4eba\u4e9a\u5f53\u00b7\u8428\u7ef4\u5947(Adam Savage\uff09\u8ba4\u4e3a\uff0c\u8fd9\u9879\u6280\u672f\u5bf9\u4e8e\u72af\u7f6a\u5206\u5b50\u63ed\u9732\u72af\u7f6a\u771f\u76f8\u975e\u5e38\u6709\u6548\uff0c\u56e0\u4e3a\u4ed6\u4eec\u5bf9\u6c34\u6ef4\u7684\u4e0d\u8010\u53d7\u4f1a\u635f\u5bb3\u4ed6\u4eec\u7684\u5fc3\u7406\u5065\u5eb7\u3002\u8fd9\u79cd\u7126\u8651\u4e5f\u56e0\u6c34\u6ef4\u649e\u51fb\u524d\u989d\u533a\u57df\u548c\u5468\u56f4\u533a\u57df\u7684\u4e0d\u89c4\u5219\u6027\u800c\u5f97\u5230\u8bc1\u5b9e\u3002\u5982\u679c\u6ef4\u6c34\u6709\u89c4\u5f8b\u7684\u8bdd\uff0c\u60c5\u51b5\u80af\u5b9a\u4f1a\u66f4\u50cf\u51a5\u60f3\uff0c\u770b\u8d77\u6765\u5f88\u5e73\u9759\u3002\u7136\u800c\uff0c\u6b63\u662f\u8fd9\u79cd\u4e0d\u89c4\u5219\u7684\u8282\u594f\u8ba9\u4eba\u611f\u5230\u7126\u8651\uff0c\u56e0\u4e3a\u4ed6\u4eec\u4e0d\u65ad\u5730\u671f\u5f85\u7740\u4e0b\u4e00\u6b21\u7684\u4e0b\u964d\u3002\u4eba\u7684\u8eab\u4f53\u4e5f\u4f1a\u88ab\u675f\u7f1a\u4f4f\uff0c\u8ba9\u4ed6\u65e0\u6cd5\u9003\u8131\u6c34\u6ef4\u3002<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">\u7136\u800c\uff0c\u8054\u5408\u56fd\u8ba4\u4e3a\u6240\u6709\u8fd9\u4e9b\u7c7b\u578b\u7684\u884c\u4e3a\u90fd\u6781\u5176\u6b8b\u5fcd\u548c\u4e0d\u4eba\u9053\uff0c\u5f80\u5f80\u6709\u635f\u4eba\u7684\u5c0a\u4e25\u5e76\u4fb5\u72af\u56fd\u9645\u4eba\u6743\u3002\u56e0\u6b64\uff0c\u8054\u5408\u56fd\u5927\u4f1a\u51b3\u5b9a\u5728\u4efb\u4f55\u6761\u6b3e\u548c\u6761\u4ef6\u4e0b\u7981\u6b62\u8fd9\u79cd\u5f62\u5f0f\u7684\u60e9\u7f5a\u3002\u5c3d\u7ba1\u5982\u6b64\uff0c\u4ecd\u6709\u4e00\u4e9b\u56fd\u5bb6\u7531\u4e8e\u7f3a\u4e4f\u4eba\u6743\u610f\u8bc6\u6216\u7f3a\u4e4f\u6267\u884c\u8fd9\u4e9b\u6cd5\u5f8b\u7684\u653f\u6cbb\u610f\u613f\u800c\u7ee7\u7eed\u5b9e\u65bd\u6b64\u7c7b\u60e9\u7f5a\u3002<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">\u7efc\u4e0a\u6240\u8ff0\uff0c\u4e2d\u56fd\u6c34\u5211\u4e0d\u4ec5\u5bf9\u65bd\u66b4\u8005\u8fdb\u884c\u8089\u4f53\u4e0a\u7684\u6298\u78e8\uff0c\u800c\u4e14\u5bf9\u65bd\u66b4\u8005\u8fdb\u884c\u5fc3\u7406\u4e0a\u548c\u7cbe\u795e\u4e0a\u7684\u6298\u78e8\u3002\u957f\u65f6\u95f4\u63a5\u89e6\u4e0d\u89c4\u5219\u7684\u6c34\u6ef4\u4f1a\u5bfc\u81f4\u8087\u4e8b\u8005\u6291\u90c1\u548c\u521b\u4f24\u540e\u5e94\u6fc0\u969c\u788d\u3002\u4e8b\u5b9e\u4e0a\uff0c\u5982\u679c\u8fd9\u79cd\u60e9\u7f5a\u8fd8\u4f34\u968f\u7740\u9694\u79bb\u7b49\u5176\u4ed6\u60e9\u7f5a\uff0c\u65bd\u66b4\u8005\u5c06\u4f1a\u7ecf\u5386\u6781\u5927\u7684\u5fc3\u7406\u75db\u82e6\u3002<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">\u8fd1\u5e74\u6765\uff0c\u8bb8\u591a\u4eba\u5c1d\u8bd5\u8fc7\u4e2d\u56fd\u5f0f\u6c34\u5211\uff0c\u5e76\u5728YouTube\u4e0a\u5206\u4eab\u4e86\u4ed6\u4eec\u7684\u5b9e\u9a8c\u3002\u5927\u591a\u6570\u4eba\u53ea\u80fd\u5b58\u6d3b\u4e0d\u52301\u5929\uff0c\u53ef\u60f3\u800c\u77e5\u90a3\u4e9b\u88ab\u5224\u5211\u7684\u4eba\u56e0\u4e3a\u8981\u5b58\u6d3b2\u5929\u800c\u627f\u53d7\u4e86\u591a\u5927\u7684\u75db\u82e6\u3002\u5982\u679c\u60a8\u60f3\u81ea\u5df1\u5c1d\u8bd5\uff0c\u5efa\u8bae\u4e0d\u8981\u957f\u65f6\u95f4\u8fd9\u6837\u505a\uff0c\u56e0\u4e3a\u8fd9\u4f1a\u5f71\u54cd\u60a8\u7684\u5fc3\u7406\u5065\u5eb7\u3002<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Chinese Water Torture Sumber: https:\/\/upload.wikimedia.org\/wikipedia\/commons\/thumb\/a\/ac\/Palmqvist_water_torture.jpg\/220px-Palmqvist_water_torture.jpg Seperti yang kita ketahui bahwa hukuman-hukuman berat yang dijatuhkan kepada pidana umumnya menggunakan alat seperti tali dan kursi elektrik. Namun, ternyata ada satu jenis hukuman yang sangat mencengangkan. Hukuman yang hanya menggunakan tetesan air, tetapi dampaknya dapat menyiksa mental seseorang. Penyiksaan brutal seperti ini dikenal dengan nama \u201cChinese Water Torture [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":26,"featured_media":5001,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-5000","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-article"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bnmc\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5000","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bnmc\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bnmc\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bnmc\/wp-json\/wp\/v2\/users\/26"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bnmc\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5000"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bnmc\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5000\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5097,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bnmc\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5000\/revisions\/5097"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bnmc\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5001"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bnmc\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5000"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bnmc\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5000"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bnmc\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5000"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}