    {"id":3699,"date":"2021-10-20T16:00:31","date_gmt":"2021-10-20T09:00:31","guid":{"rendered":"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bnmc\/?p=3699"},"modified":"2021-11-09T18:07:21","modified_gmt":"2021-11-09T11:07:21","slug":"seminar-dan-workshop-win-the-market-with-design-to-brand-up-your-business","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bnmc\/2021\/10\/20\/seminar-dan-workshop-win-the-market-with-design-to-brand-up-your-business\/","title":{"rendered":"Seminar dan Workshop \u201cWin the Market with Design to Brand Up your Business\u201d"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\">Pada Senin 18 Oktober, BNMC mengadakan seminar dan <em>workshop<\/em> dengan tema &#8220;<em>Win the Market with Design to Brand up your Business<\/em>&#8221; melalui Zoom <em>meeting<\/em>. Seminar diadakan pukul 12.55 hingga 15.15, sementara <em>workshop <\/em>diadakan pukul 15.30 hingga 18.10. Acara yang dihadiri oleh lebih dari 150 peserta ini membahas bagaimana desain dapat mempengaruhi <em>branding <\/em>dan <em>marketing <\/em>dalam sebuah bisnis.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Materi dibawakan oleh pembicara yang ahli dibidang desain, yaitu Kak Josephine Cassandra. Ia merupakan <em>freelancer <\/em>di bidang desain grafis dan ilustrasi. Kak Josephine sedang menempuh pendidikan di Binus Northumbria School of Design, dan aktif di klub fotografi sebagai ketua organisasi tersebut. Dalam hal <em>work experience<\/em>, kak Josephine pernah menjadi <em>digital marketing intern<\/em> di Bale Ocasa Hotel, dan <em>Digital Illustrator<\/em> di PT Talenta Maju Usaha Bersama.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Seminar dibuka oleh Bryan Emerson selaku MC dengan perkenalan diri dan pembicara, setelah memandu peserta untuk mengisi <em>entry ticket<\/em>. Kemudian, Kak Josephine mulai memaparkan materi seminar. Awalnya, Kak Josephine menampilkan <em>slide<\/em> presentasi yang kurang baik dari sisi desain. Namun, hal tersebut merupakan bagian dari rencana kak Josephine untuk menunjukkan kekuatan desain dalam membangun pandangan <em>audience<\/em>. Ia pun menunjukkan <em>slide <\/em>presentasi dengan desain minimalis disertai cara penyampaian yang menyenangkan dan <em>friendly<\/em>, menunjukkan <em>style<\/em>-nya yang sebenarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Kak Josephine menjelaskan bahwa seseorang dapat memberikan prasangka mengenai <em>personality<\/em>\/<em>brand<\/em> melalui desainnya. Jika bisnis diibaratkan sebagai orang, maka desain adalah wajahnya, <em>branding<\/em> adalah <em>personality<\/em>-nya, dah <em>marketing<\/em> adalah cara untuk menyampaikan <em>personality<\/em> tersebut ke orang-orang. Dalam mendesain, juga perlu mencari <em>target market<\/em> yang spesifik agar semakin mudah untuk menyesuaikan desain. Hal ini dapat dilakukan melalui <em>research<\/em> STDP yaitu <em>Segmenting <\/em>(geografis, demografis, psikografis, dan tingkah laku calon konsumen)<em>, Targeting <\/em>(menyaring <em>segmenting<\/em> yang telah dilakukan menjadi lebih spesifik)<em>, Differentiation <\/em>(<em>strong points<\/em> yang membuat bisnis kita <em>stand-out<\/em>)<em>, and Positioning <\/em>(posisi diantara <em>brand<\/em> lain dari sisi harga, <em>use &amp; quality<\/em>, dan sebagainya).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Terdapat aspek desain yang perlu dipertimbangkan yaitu pemilihan warna dan <em>font <\/em>menggunakan <em>color<\/em> <em>theory <\/em>dan <em>font psychology, <\/em>cara mengasosiasikan calon konsumen terhadap <em>brand<\/em> (<em>associative context<\/em>), mengurangi tahap yang diperlukan konsumen untuk menggunakan produk (Hicks Law), fotografi untuk memperkuat identitas, serta melakukan <em>campaign <\/em>untuk membangun <em>loyalty<\/em> konsumen terhadap <em>brand<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Pemaparan materi dilanjutkan dengan sesi tanya-jawab yang disambut berbagai pertanyaan dari para peserta. Pertanyaan-pertanyaan tersebut dijawab dengan jelas oleh kak Josephine dan disertai dengan contoh konkret agar peserta mendapatkan gambaran yang lebih mudah dipahami. Dari jawaban yang diberikan, peserta mendapatkan wawasan baru. Seperti hal yang paling penting dari desain adalah apa yang ingin di-<em>highlight<\/em> dari produknya, perlunya melakukan <em>customer journey<\/em> (menganalisa proses pemikiran konsumen sebelum membeli\/tidak membeli produk) untuk mengetahui <em>target market<\/em>, dan sebagainya. Berbagai <em>tips <\/em>juga dibagikan, seperti cara penggunaan efek <em>grain<\/em> untuk mengakali foto yang <em>blur<\/em>. Kak Josephine pun berkata agar kita harus mencoba memulai suatu desain. Meskipun awalnya tidak memiliki ide, dengan tetap berusaha mendesain, maka hal tersebut dapat menjadi <em>trigger<\/em> bagi ide-ide baru. Kemudian kita juga dapat melihat referensi untuk mendapatkan ide-ide kecil yang menuntun pada ide besar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Seminar ini diakhiri dengan sesi foto bersama dan pengisian <em>exit ticket <\/em>bagi peserta. Selang 15 menit, <em>workshop <\/em>pun dimulai. Kak Josephine membagikan <em>file <\/em>gambar produk <em>dog-care<\/em> fiktif ciptaannya yaitu Koa Kurlies yang telah ia siapkan sebelumnya pada <em>chatbox <\/em>Zoom. Ia meminta peserta untuk coba mendesain poster dengan 2 tema yaitu \u201c<em>professional<\/em>\u201d dan \u201c<em>fun<\/em>\u201d. Selama peserta mengerjakan, kak Josephine melakukan <em>share screen<\/em> dan ikut mendesain untuk memberikan referensi bagi peserta. Interaksi antara Kak Josephine dengan MC dan para peserta tidak hanya sebatas menjawab pertanyaan, melainkan melakukan percakapan ringan seperti menanyakan latar belakang dan alasan peserta mengikuti <em>workshop<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Setelah sesi pengerjaan <em>workshop <\/em>usai, kak Josephine memberikan <em>review <\/em>kepada 4 peserta yang beruntung. Ia memberikan pengetahuan mengenai <em>general rule<\/em>, di mana semakin <em>simple<\/em> dan minimalis sebuah desain, maka tipe <em>font<\/em>-nya harus lebih sedikit (sekitar 3-4 tipe) dan memiliki semakin banyak konsistensi. Peserta-peserta tersebut dibantu agar desain mereka dapat memberikan <em>highlight<\/em> lebih pada produk. Kak Josephine selalu memberikan pujian pada hal menarik yang ia temukan dalam karya para peserta, serta menambahkan komentar yang membangun. Menurutnya, yang paling penting dalam memulai belajar desain adalah latihan, agar kita dapat membiasakan mata untuk melihat desain yang bagus.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Untuk mengakhiri <em>workshop<\/em>, panitia melakukan dokumentasi diikuti dengan pembagian <em>link exit ticket<\/em>. Setelah pengisian <em>exit ticket<\/em>, peserta diperbolehkan untuk meninggalkan Zoom. Ucapan terima kasih dari para peserta memenuhi <em>chatbox, <\/em>menandakan bahwa seminar ini memberikan pengetahuan baru bagi peserta. Diharapkan peserta yang mengikuti seminar ini dapat lebih semangat dan mendapatkan ilmu-ilmu penting dalam memulai desain.<\/p>\n<p style=\"text-align: left\">Lampiran 1: Poster acara<\/p>\n<p style=\"text-align: left\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-3700\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bnmc\/wp-content\/uploads\/sites\/25\/2021\/10\/1.jpg\" alt=\"\" width=\"311\" height=\"311\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: left\">Lampiran 2: Sesi penyampaian materi seminar<\/p>\n<p style=\"text-align: left\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-3701\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bnmc\/wp-content\/uploads\/sites\/25\/2021\/10\/2.png\" alt=\"\" width=\"602\" height=\"338\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: left\">Lampiran 3: Sesi penyampaian materi <em>workshop<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: left\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-3702\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bnmc\/wp-content\/uploads\/sites\/25\/2021\/10\/3.png\" alt=\"\" width=\"602\" height=\"338\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: left\">Lampiran 4: Sesi <em>review workshop<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: left\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-3703\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bnmc\/wp-content\/uploads\/sites\/25\/2021\/10\/4.png\" alt=\"\" width=\"602\" height=\"338\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: left\">Lampiran 5: Sesi dokumentasi<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-3704\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bnmc\/wp-content\/uploads\/sites\/25\/2021\/10\/5.png\" alt=\"\" width=\"602\" height=\"338\" \/><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-3705\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bnmc\/wp-content\/uploads\/sites\/25\/2021\/10\/6.jpg\" alt=\"\" width=\"592\" height=\"348\" \/> <img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-3706\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bnmc\/wp-content\/uploads\/sites\/25\/2021\/10\/7.png\" alt=\"\" width=\"588\" height=\"331\" \/> <img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-3707\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bnmc\/wp-content\/uploads\/sites\/25\/2021\/10\/8.jpg\" alt=\"\" width=\"588\" height=\"339\" \/> <img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-3708\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bnmc\/wp-content\/uploads\/sites\/25\/2021\/10\/9.jpg\" alt=\"\" width=\"589\" height=\"370\" \/><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pada Senin 18 Oktober, BNMC mengadakan seminar dan workshop dengan tema &#8220;Win the Market with Design to Brand up your Business&#8221; melalui Zoom meeting. Seminar diadakan pukul 12.55 hingga 15.15, sementara workshop diadakan pukul 15.30 hingga 18.10. Acara yang dihadiri oleh lebih dari 150 peserta ini membahas bagaimana desain dapat mempengaruhi branding dan marketing dalam [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":26,"featured_media":3705,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[],"class_list":["post-3699","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bnmc\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3699","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bnmc\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bnmc\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bnmc\/wp-json\/wp\/v2\/users\/26"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bnmc\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3699"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bnmc\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3699\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3732,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bnmc\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3699\/revisions\/3732"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bnmc\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3705"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bnmc\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3699"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bnmc\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3699"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bnmc\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3699"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}