    {"id":2713,"date":"2019-08-30T15:42:51","date_gmt":"2019-08-30T08:42:51","guid":{"rendered":"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bnmc\/?p=2713"},"modified":"2019-08-30T15:51:43","modified_gmt":"2019-08-30T08:51:43","slug":"tradisi-guan-li-%e5%86%a0%e7%a4%bc","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bnmc\/2019\/08\/30\/tradisi-guan-li-%e5%86%a0%e7%a4%bc\/","title":{"rendered":"Tradisi Guan Li (\u51a0\u793c)"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bnmc\/wp-content\/uploads\/sites\/25\/2019\/08\/guan-li-1.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone  wp-image-2719\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bnmc\/wp-content\/uploads\/sites\/25\/2019\/08\/guan-li-1.png\" alt=\"\" width=\"379\" height=\"282\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 China merupakan satu negara besar di dunia, baik dilihat dari jumlah penduduk maupun luas wilayahnya. Dengan kekayaan sejarah dan budayanya, China memiliki tradisi yang unik. Pengaruh budaya China pun sudah meluas di hampir seluruh dunia. Salah satunya adalah Guan Li \u51a0\u793c atau upacara kedewasaan anak lelaki menurut adat istiadat bangsa Tionghoa Guan (\u51a0) adalah penutup kepala yang sangat penting dalam komposisi atau bagian dari busana tradisional orang Tionghoa ( Hanfu \u6c49\u670d\uff09, (\u51a0) Guan dalam kamus Shuowen \u300a\u8bf4\u6587\u89e3\u5b57\u300b menjelaskan : (\u5f01\u5195\u4e4b\u603b\u540d\u4e5f) artinya nama umum dari Mian3 (\u5195) dan Bian4 (\u5f01). Mian (\u5195) adalah topi yang dipakai oleh kaisar\/ raja jaman dulu, sedangkan Bian \u5f01 adalah sabuk pengikat kepala yang biasanya terbuat dari kain beludru, sutra, maupun kulit rusa putih. (\u51a0) guan , aksara ini terdiri dari tiga komponen huruf yakni (\u5196) mi4, yang artinya menutup dengan kain maupun sutra, kedua terdiri dari komponen aksara (\u5143) yuan yang berarti kepala,<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Xu Kai mengatakan (\u5f90\u9534\u66f0\uff1a\u201c\u53d6\u5176\u5728\u9996\uff0c\u6545\u4ece\u5143\u3002\u53e4\u4ea6\u8c13\u51a0\u4e3a\u5143\u670d&#8221;) artinya mengambil maknanya yang berada di kepala , karena itu memakai komposisi aksara Yuan (\u5143) , jaman dulu &#8220;guan &#8221; (\u51a0) disebut Yuanfu (\u5143\u670d) (pakaian kepala) . Dan yang ketiga adalah (\u5bf8) cun4 ukuran zaman dulu , kalau sekarang diartikan inchi, dan juga berarti memperkirakan, perkiraan, takaran, ukuran. seperti yang dikatakan dalam Kitab Sejarah Dinasti Han yang dikarang Ban Gu \u73ed\u56fa mengatakan \u300a\u6c49\u4e66\u00b7\u5f8b\u5386\u5fd7\u300b\u4e91\uff1a\u201c\u5ea6\u91cf\u8861\u7686\u8d77\u4e8e\u9ec4\u949f\u4e4b\u5f8b\uff0c\u4e00\u9ecd\u4e3a\u5206\uff0c\u5341\u5206\u4e3a\u5bf8\uff0c\u5341\u5bf8\u4e3a\u4e00\u5c3a\u3002\u53c8\u5bf8\u8005\uff0c\u5fd6\u4e5f\uff0c\u6709\u6cd5\u5ea6\u53ef\u5fd6\u4e5f\u3002\u51e1\u6cd5\u5ea6\u5b57\u7686\u4ece\u5bf8\u201d . Dalam kamus shuowen-nya Xu Shen mengatakan \u300a\u8bf4\u6587\u300b\u8bf4\uff1a\u201c\u51a0\u6709\u6cd5\u5236\uff0c\u6545\u4ece\u5bf8\u3002\u201d ( penutup kepala memiliki sistem hukum, karena itu tersusun dari aksara Cun = takaran). Jadi Guan atau penutup kepala disebut \u9996\u670d &#8220;pakaian&#8221; kepala, mengapa disebut pakaian? karena dalam busana bangsa Han ( Hanfu) penutup kepala merupakan salah satu bagian yang terintegrasi dalam busana orang tionghoa yang meliputi penutup kepala, baju\/ jubah, celana\/ rok, kaos kaki, dan sepatu, serta pernak pernik lainnya seperti ikat pinggang, dan tali gantungan pinggang. Guan atau penutup kepala bangsa Tionghoa digunakan oleh bangsawan jaman dulu secara arti luas, sedangkan arti sempit adalah menunjuk pada &#8220;mian&#8221; topi kaisar\/raja dan sabuk kepala atau &#8221; bian&#8221;. \u300a\u793c\u8bb0\u300b\uff1a\u201c\u51a0\u8005\u793c\u4e4b\u59cb\u4e5f dalam Li Ji \/ Catatan Ritual zaman Zhou, mengatakan &#8221; ritual dimulai dari penutup kepala\/ guan&#8221;. bangsa tionghoa adalah bangsa yang mengutamakan upacara ritual, dan &#8220;guan&#8221; merupakan titik tolak dari ritual bangsa Tionghoa. jadi bisa kita lihat begitu pentingnya &#8221; guan &#8221; ini, sehingga Kong Zi pernah mengatakan : \u5b50\u66f0\uff1a\u201c\u5176\u793c\u5982\u4e16\u5b50\u4e4b\u51a0\uff0c\u51a0\u4e8e\u963c\u8005\uff0c\u4ee5\u8457\u4ee3\u4e5f\u3002\u91ae\u4e8e\u5ba2\u4f4d\uff0c\u52a0\u5176\u6709\u6210\u3002\u4e09\u52a0\u5f25\u5c0a\uff0c\u5bfc\u55bb\u5176\u5fd7\u3002\u51a0\u800c\u5b57\u4e4b\uff0c\u656c\u5176\u540d\u4e5f\u3002\u867d\u5929\u5b50\u4e4b\u5143\u5b50\uff0c\u72b9\u58eb\u4e5f\uff0c\u5176\u793c\u65e0\u53d8\u3002\u5929\u4e0b\u65e0\u751f\u800c\u8d35\u8005\uff0c\u6545\u4e5f\u884c\u51a0\u4e8b\u5fc5\u4e8e\u7956\u5e99\uff0c\u4ee5\u88f8\u4eab\u4e4b\u793c\u4ee5\u5c06\u4e4b\uff0c\u4ee5\u91d1\u77f3\u4e4b\u4e50\u8282\u4e4b\uff0c\u6240\u4ee5\u81ea\u5351\u800c\u5c0a\u5148\u7956\uff0c\u793a\u4e0d\u6562\u64c5\u3002\u201d \uff08\u5b54\u5b50\u5bb6\u8bed\uff09 ( tentang ritual kedewasaan memakai guan). Li \u793c atau ritual, tata krama, upacara, tata cara, peri sopan santun. Bangsa Tionghoa adalah bangsa yang menjunjung tinggi budaya tata krama yang tinggi\/agung. Bisa kita lihat kata Huaxia yakni sebutan zaman dulu untuk bangsa tionghoa, hua berarti megah, indah, bunga, makmur, subur, sedangkan pengertian Xia adalah tata krama, sopan santun. jadi bangsa Huaxia ( cikal bakal bangsa Tionghoa) adalah bangsa yang memiliki tata krama yang luhur serta memiliki pakaian\/ busana , bangunan, yang indah dan megah. (\u51a0\u793c) Guanli adalah ritual atau seremoni atau upacara kedewasaan anak laki-laki bangsa Tionghoa ( Han) , anak lelaki yang dianggap sudah akil balig untuk meneruskan silsilah marga\/klan leluhur, dan dianggap sudah cakap untuk bekeluarga ( menikah) biasanya dalam upacara kedewasaan ini anak lelaki berumur 20 tahun sudah harus melaksanakan upacara ini, yakni para tetuah akan memakaikan topi\/ penutup kepala kepada anak tersebut sehingga dianggap sah sudah dewasa.<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bnmc\/wp-content\/uploads\/sites\/25\/2019\/08\/guan-li.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone  wp-image-2714\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bnmc\/wp-content\/uploads\/sites\/25\/2019\/08\/guan-li-640x480.jpg\" alt=\"\" width=\"460\" height=\"345\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Budaya mengenai ritual, tata krama atau kita sebut \u793c\u6587\u5316 li wenhua merupakan inti daripada budaya bangsa Tionghoa (\u534e\u590f\u6587\u5316\u7684\u6838\u5fc3) ada lima macam &#8220;li&#8221; ritual yakni \u5409\u793c ji li \u3001\u51f6\u793c xiong li\u3001\u519b\u793c jun li\u3001\u5bbe\u793c bing li \u3001\u5609\u793c jia li , dan \u51a0\u793c guan (ritual penutup kepala) termasuk kedalam \u5609\u793c jia li, &#8221; guan li &#8221; upacara memakai penutup kepala\/ topi merupaka upacara pertama kalinya seorang anak lelaki yang beranjak dewasa. yang mana &#8221; guan li&#8221; ini sebagai titik tolak\/ titik awal seseorang untuk memahami upacara, ritual, tata krama bangsa Tionghoa, dan sebagai awal untuk memasuki sistem ritual\/tata krama bangsa tionghoa. dalam Li JI atau kitab Catatan Ritual mengatakan \u300a\u793c\u8bb0\u00b7\u5185\u5219\u300b : hidup setiap manusia dibagi menjadi berbagai tahapan, setiap tahapan ada tugas-tugasnya tertentu. umur dua puluh tahun mengadakan upacara pemakaian Guan ( penutup kepala) , dari upacara inilah dimulai untuk belajar mengenai Li \/ tata krama ( \u201c\u4e8c\u5341\u800c\u51a0\uff0c\u59cb\u5b66\u793c\u201d) , seorang anak lelaki setelah melewati upacara pemakaian penutup kepala ini, akan mendapatkan bimbingan dan pemikiran yang baru dalam menjalani hidup selanjutnya, dalam Li JI bagian makna Guan \/ penutup kepala \u300a\u793c\u8bb0\u00b7\u51a0\u4e49\u300b mengatakan upacara pemakaian penutup kepala atau guan li merupakan awal daripada tata krama\/ liyi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\u201c\u51e1\u4eba\u4e4b\u6240\u4ee5\u4e3a\u4eba\u8005\uff0c\u793c\u4e49\u4e5f\u3002\u793c\u4e49\u4e4b\u59cb\uff0c\u5728\u4e8e\u6b63\u5bb9\u4f53\u3001\u9f50\u989c\u8272\u3001\u987a\u8f9e\u4ee4\u3002\u5bb9\u4f53\u6b63\u3001\u989c\u8272\u9f50\u3001\u8f9e\u4ee4\u987a\uff0c\u800c\u540e\u793c\u4e49\u5907\u3002\u4ee5\u6b63\u541b\u81e3\u3001\u4eb2\u7236\u5b50\u3001\u548c\u957f\u5e7c\uff0c\u541b\u81e3\u6b63\u3001\u7236\u5b50\u4eb2\u3001\u957f\u5e7c\u548c\uff0c\u800c\u540e\u793c\u4e49\u7acb\u3002\u6545\u51a0\u800c\u540e\u670d\u5907\u3002\u670d\u5907\u800c\u540e\u5bb9\u4f53\u6b63\u3001\u989c\u8272\u9f50\u3001\u8f9e\u4ee4\u987a\uff0c\u6545\u66f0\uff1a\u51a0\u8005\u793c\u4e4b\u59cb\u4e5f&#8221;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Dengan upacara Guan ini seorang anak lelaki telah dianggap dewasa, bagi masyarakat Tionghoa , upacara kedewasaan ini, setiap individu harus hidup sesuai dengan &#8220;li&#8221; , menegakan diri dalam masyarakat sesuai dengan &#8220;li&#8221; . cara berpakaian, berbusana, berbicara, terhadap orang, tindak tanduk, sebagai seorang pelajar, anaknya orang tua, sebagai pejabat , atau sebagai pemimpin bangsa, semuanya harus sesuai dengan standar kesusilaan \/ etika \/ norma\/ tata krama bangsa tionghoa. Singkat kata, dengan upacara Guan ini adalah untuk mengingatkan bahwa sianak ini yang dalam keluarga &#8221; masih ingusan&#8221; setelah adanya upacara ini menjadi seorang dewasa yang akan menapak kedalam masyarakat, menjadi seorang yang memiliki &#8221; li&#8221; , xiao \u5b5d bakti,\u3001 ti \u608c mengasihi dan menghormati saudara-saudaranya, zhong\u5fe0 berintegritas,shun \u987a patuh, sehingga menjadi seorang yang berguna bagi bangsa negara masyarakat dan keluarganya. Dengan demikian maka akan menjadi manusia yang sesungguhnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 China merupakan satu negara besar di dunia, baik dilihat dari jumlah penduduk maupun luas wilayahnya. Dengan kekayaan sejarah dan budayanya, China memiliki tradisi yang unik. Pengaruh budaya China pun sudah meluas di hampir seluruh dunia. Salah satunya adalah Guan Li \u51a0\u793c atau upacara kedewasaan anak lelaki menurut adat istiadat bangsa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":97,"featured_media":2714,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-2713","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-article"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bnmc\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2713","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bnmc\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bnmc\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bnmc\/wp-json\/wp\/v2\/users\/97"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bnmc\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2713"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bnmc\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2713\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2720,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bnmc\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2713\/revisions\/2720"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bnmc\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2714"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bnmc\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2713"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bnmc\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2713"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bnmc\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2713"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}