SEJARAH PENANGGALAN IMLEK

Sumber gambar: https://www.mainmain.id/uploads/post/2020/01/18/good_news.jpg

Tahun Baru Imlek merupakan salah satu hari perayaan terpenting bagi orang Tionghoa. Imlek dirayakan setiap tahun sebagai tanda bergantinya tahun lama ke tahun yang baru dalam penanggalan China. Mayoritas, orang Tionghoa-lah yang merayakan Imlek dan masyarakat yang beragama Konghucu juga sangat identik dengan Imlek. Merayakan Imlek tidak dikenakan batasan apa pun, siapa pun boleh ikut merayakannya.

Imlek sendiri sangat identik dengan warna merah dan petasan. Tentunya, hal ini tidak terlepas dari sejarah dan mitos Imlek yang sudah ada dari zaman dahulu. Cerita sejarah dan mitos Imlek ini terus tersebar luas hingga sekarang dari generasi ke generasi. Banyak masyarakat yang percaya akan sejarah penanggalan Imlek.

Sejarah penanggalan Imlek berkaitan dengan zaman dinasti Tiongkok sehingga dapat disimpulkan bahwa Imlek sudah ada sejak zaman dinasti Tiongkok. Tradisi di dalam Imlek juga sudah dijalankan dan dipercayakan dapat mendatangkan keberuntungan untuk diri sendiri dan keluarga jika dijalankan.

Sebelum Dinasti Qin, tanggal perayaan permulaan suatu tahun masih belum jelas. Ada kemungkinan bahwa awal tahun bermula pada bulan 1 semasa Dinasti Xia, bulan 12 semasa Dinasti Shang, dan bulan 11 semasa Dinasti Zhou di China.  Kaisar pertama Tiongkok, Qin Shi Huang mengganti dan menetapkan bahwa tahun Tionghoa berawal pada bulan 10 pada 221 SM

Pada 104 SM, Kaisar Wu Yong Ming yang memerintah sewaktu Dinasti Han menetapkan bulan 1 sebagai awal tahun, dan digunakan hingga sekarang. Tujuannya agar perayaan tahun baru bisa sesuai dengan masyarakat Tiongkok yang pada umumnya adalah masyarakat agraris. Pada masa Dinasti Zhou, perayaan tahun baru dilaksanakan pada saat winter solstice atau dongzhi. Pada masa Dinasti QingKang Youwei (1858-1927), seorang reformis Ruisme menyarankan agar menggunakan Kongzi era yang dihitung dari tahun kelahiran Kongzi. Sedangkan Liu Shipei (1884-1919) menolak hal itu dan mengusulkan agar tahun kalender Tionghoa dihitung dari tahun kelahiran Huang Di. Yang menjadi suatu masalah adalah kapan Huang Di dilahirkan untuk dijadikan patokan perhitungan penanggalan Huang Di.

Liu Shipei memperkirakan tahun 2711 SM adalah tahun kelahiran Huang Di, jadi tahun 2008 M adalah tahun 4719 HESong Jiaoren (1882-1913) memperkirakan tahun 2697 SM adalah tahun kelahiran Huang Di, dan akhirnya banyak orang yang sepakat untuk menerima tahun 2697 SM sebagai awal penanggalan Huang Di. Dari angka inilah sekarang tahun baru Imlek tahun 2021 ini bisa disebut tahun baru Imlek 4718 HE. Selain masyarakat luas, penganut Taoisme juga menyebutkan bahwa penanggalan Huang Di adalah tahun yang mereka gunakan dan menyebutnya Daoli atau kalender Tao.

Sebagian besar masyarakat Tionghoa di luar negeri dan penganut Taoisme lebih suka menggunakan penanggalan Huang Di karena Huang Di atau Kaisar Kuning ini dalam sejarah Tiongkok dianggap sebagai bapak bangsa etnis Han atau orang Tionghoa pada umumnya. Para Taois menggunakan penanggalan Huang Di, karena dalam kepercayaan Taoisme Kaisar Kuning ini adalah pembawa ajaran agama Tao. Alasan inilah yang membuat timbulnya penanggalan Huang Di Era dan penanggalan Dao. Keduanya sama, hanya saja istilah penanggalan Dao Era atau Daoli digunakan oleh para Taois.

 

农历新年是中华人民最重要的节日之一。一年一度的农历新年是中国历中从旧到新的转变的标志。大多数庆祝农历新年的都是中华人民和儒教徒。庆祝农历新年不受任何限制,任何人都可以庆祝。

红色和鞭炮都是农历新年的代表。当然,这与古代存在的农历新年的历史和神话密不可分。这些历史故事和农历新年神话至今还在代代相传。许多人都相信中国历法的历史。

中国历法的历史与中国王朝有关,因此我们可以得知,自中国王朝以来就存在农历新年。 农历新年的传统也已经展开,并且被认为能够为自己和家人带来好运。

在秦朝之前,一年的开始日期尚不清楚。 在中国,年初可能始于夏朝的第一个月,商朝的第十二个月和周朝的第十一个月。第一位中国皇帝秦始皇对此进行了更改,并确定中国年始于公元前221年的第10个月。 

公元前104年,汉朝统治的吴永明皇帝将第1个月指定为年初,并被沿用至今。目的是使新年庆祝活动适合以农业为主的中国。在周朝,新年庆祝活动是在冬至或冬至期间举行的。在清朝,一位儒教徒改革家康有为(1858-1927)建议使用从孔子诞生之年算起的儒家时代。同时,刘师培(1884-1919)对此予以拒绝,并建议将中国历年从黄帝的出生年开始算。问题在于黄帝出生于何时,被用作计算黄帝历法的基准。

刘师培估计,公元前2711年是黄帝出生的年份,因此,公元2008年是黄帝4719年。宋教仁(1882-1913)估计公元前2697年是黄帝的出生日期,最后许多人同意并且接受公元前2697年作为黄帝历法的开始。从这个数字我们可以得知,今年,2021年的农历新年,将是黄帝第4718年。除了更广泛的社区外,道教徒还提到黄帝历法是他们使用的年份,并将其称为“道历”或道教历法。

国外的大多数华人和道教信徒都喜欢使用黄帝历法,因为中国历史上的黄帝被认为是汉族或中华民族的始祖。道教使用黄帝历法,因为在道教中,黄帝是道教教义的载体。正是由于这个原因,才产生了黄帝时代和道历。两者是相同的,只是道教徒称之为道时代或道历。

Sumber:

https://id.wikipedia.org/wiki/Tahun_Baru_Imlek

LANSKY CRHISTHIANSEN