    {"id":559,"date":"2018-05-22T13:47:03","date_gmt":"2018-05-22T06:47:03","guid":{"rendered":"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bncc\/?p=559"},"modified":"2018-05-31T13:52:13","modified_gmt":"2018-05-31T06:52:13","slug":"5-tips-jitu-mempercepat-android-kamu-yang-mulai-lemot","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bncc\/2018\/05\/22\/5-tips-jitu-mempercepat-android-kamu-yang-mulai-lemot\/","title":{"rendered":"5 TIPS JITU MEMPERCEPAT ANDROID KAMU YANG MULAI LEMOT"},"content":{"rendered":"<p>Tidak selamanya Android yang kamu pakai mempunyai performa yang prima. Seiring waktu pasti performa Android akan menurun hingga sering terasa lemot. Atau bahkan hal inilah yang sedang kamu alami saat ini. Memang mengecewakan jika hal ini terjadi, terlebih lagi jika kamu sudah mengeluarkan\u00a0<em>budget<\/em>\u00a0yang tidak sedikit untuk mendapatkan ponsel favorit kamu.<\/p>\n<p>Pada saat-saat awal pemakaian, Android kamu pastinya memiliki performa yang baik sehingga terasa cepat dan\u00a0<em>fast-respond<\/em>. Setelah berbulan-bulan pemakaian, mungkin kamu mulai merasa bahwa performa Android kamu berkurang. Penurunan performa ini tidak selamanya akan melanda Android kamu. Beberapa cara dapat dilakukan untuk memulihkan performa prima dari Android kamu.<\/p>\n<p>Kamu dapat melakukan 5 tips jitu berikut untuk mempercepat Android kamu hingga ke performa primanya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><strong>1. Bersihkan Home Screen<\/strong><\/h2>\n<p>Layar utama atau\u00a0<em>home screen\u00a0<\/em>pada Android seringkali dipenuhi berbagai\u00a0<em>shortcut<\/em>\u00a0dari aplikasi-aplikasi yang telah tepasang pada ponsel kamu. Kamu dapat meningkatkan performa Android kamu dengan meminimalisir jumlah\u00a0<em>shortcut<\/em>\u00a0yang terdapat pada\u00a0<em>home screen\u00a0<\/em>kamu, dan menyisakan sebagian untuk aplikasi-aplikasi yang penting dan sering kamu gunakan.<\/p>\n<p>Kamu juga dapat meningkatkan performa Android kamu dengan memilih\u00a0<em>wallpaper<\/em>\u00a0<em>home screen\u00a0<\/em>yang bersifat statis.\u00a0<em>Wallpaper\u00a0<\/em>dengan animasi bergerak akan membebani kinerja Android.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><strong>2. Matikan Atau Hapus Aplikasi yang Tidak Kamu Perlukan<\/strong><\/h2>\n<p>Kamu juga dapat meningkatkan performa Android kamu dengan menghapus aplikasi yang jarang, atau bahkan tidak pernah kamu gunakan. Banyaknya aplikasi dapat mengurangi kapasitas ruang pemrosesan dalam ponsel. Dengan kata lain, aplikasi tersebut tentunya membebani kinerja Android kamu.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><strong>3. Matikan Animasi pada Ponsel Kamu<\/strong><\/h2>\n<p>Dengan meminimalisir atau bahkan mematikan animasi, Android kamu bisa memiliki kinerja yang lebih cepat. Kamu dapat mematikan animasi lewat menu\u00a0<em>Settings&gt;About phone\u00a0<\/em>kemudian pilih menu\u00a0<em>systems\u00a0<\/em>atau\u00a0<em>Device information.<\/em>\u00a0Terdapat bagian yang menampilkan\u00a0<em>Build number<\/em>. Tekan bagian tersebut sebanyak tujuh kali hingga mode\u00a0<em>Developer<\/em>\u00a0berhasil diaktifkan.<\/p>\n<p>Setelah mode\u00a0<em>Developer\u00a0<\/em>aktif, pada menu\u00a0<em>Settings\u00a0<\/em>akan muncul pilihan tambahan yaitu\u00a0<em>Developer Option.<\/em>Pilih menu tersebut dan kamu akan menemukan kolom\u00a0<em>Window animation scale<\/em>,<em>\u00a0Transition animation scale<\/em>, serta\u00a0<em>Animation duration scale<\/em>. Ubahlah angka yang tertera menjadi 0.5x atau\u00a0<em>Animation off<\/em>\u00a0secara berurutan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><strong>4. Update OS<\/strong><\/h2>\n<p>Pastikan ponsel Android kamu sudah diperbarui dengan sistem operasi versi terbaru. Kamu dapat memastikannya dengan masuk ke menu\u00a0<em>Setting&gt; About device&gt; Software update\u00a0<\/em>dan pilih menu\u00a0<em>Check for updates.<\/em><\/p>\n<p>Jika terdapat notifikasi pembaharuan, segera unduh dan\u00a0<em>install\u00a0<\/em>ke ponsel kamu. Dengan adanya pembaharuan sistem operasi ke versi terbaru, kinerja Android dapat kembali pulih, dan bahkan ponsel kamu juga dapat memiliki berbagai macam fitur baru. Pembaharuan tidak hanya berlaku pada sistem operasi saja. Aplikasi yang sering kamu gunakan sebaiknya juga selalu diperbaharui agar kinerja aplikasi kamu selalu maksimal.<\/p>\n<p>Pembaharuan sistem operasi Android tidak terdapat pada setiap ponsel. Pembaharuan sistem operasi bergantung pada produsen ponsel yang kamu gunakan. Untuk itu, kamu perlu memperhatikan dan memilih produsen yang rajin memperbaharui\u00a0<em>software\u00a0<\/em>mereka.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><strong>5. Factory Reset<\/strong><\/h2>\n<p>Cara paling jitu untuk mengembalikan performa Android kamu adalah dengan melakukan\u00a0<em>factory reset.\u00a0<\/em>Cara ini merupakan cara paling jitu karena mampu mengembalikan kondisi\u00a0<em>software\u00a0<\/em>ponsel kamu seperti saat baru dibeli.<\/p>\n<p>Bahkan, semua data dan aplikasi-aplikasi yang telah kamu\u00a0<em>install\u00a0<\/em>pada ponsel kamu akan hilang jika kamu melakukan\u00a0<em>factory reset<\/em>. Untuk itu, jika kamu ingin melakukan\u00a0<em>factory reset<\/em>, kamu perlu mem\u00ad-<em>back up\u00a0<\/em>data, serta meng-<em>install\u00a0<\/em>ulang aplikasi-aplikasi yang kamu perlukan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Nah, itulah 5 tips jitu untuk membuat performa Android kamu kembali prima. Dengan cara-cara tersebut, kamu tidak perlu mengeluarkan\u00a0<em>budget<\/em>\u00a0yang besar untuk membeli ponsel yang baru. Pernahkah kamu mencoba salah satu tips tersebut?<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>[Pius Krisantono]<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tidak selamanya Android yang kamu pakai mempunyai performa yang prima. Seiring waktu pasti performa Android akan menurun hingga sering terasa lemot. Atau bahkan hal inilah yang sedang kamu alami saat ini. Memang mengecewakan jika hal ini terjadi, terlebih lagi jika kamu sudah mengeluarkan\u00a0budget\u00a0yang tidak sedikit untuk mendapatkan ponsel favorit kamu. Pada saat-saat awal pemakaian, Android [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":24,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-559","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-articles"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bncc\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/559","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bncc\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bncc\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bncc\/wp-json\/wp\/v2\/users\/24"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bncc\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=559"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bncc\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/559\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":561,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bncc\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/559\/revisions\/561"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bncc\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=559"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bncc\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=559"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bncc\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=559"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}