    {"id":2446,"date":"2023-07-25T17:06:02","date_gmt":"2023-07-25T10:06:02","guid":{"rendered":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bncc\/?p=2446"},"modified":"2023-07-31T20:18:43","modified_gmt":"2023-07-31T13:18:43","slug":"kecanggihan-virtual-reality-yang-dapat-mengubah-hidup-kita","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bncc\/2023\/07\/25\/kecanggihan-virtual-reality-yang-dapat-mengubah-hidup-kita\/","title":{"rendered":"Kecanggihan Virtual Reality yang Dapat Mengubah Hidup Kita"},"content":{"rendered":"<h1 style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Apa itu <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">Virtual Reality<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">?<\/span><\/h1>\n<p style=\"text-align: justify\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/pointbox.id\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Teknologi-Virtual-Reality-VR-Pengertian-Fungsi-dan-Cara-Kerja-scaled.jpg\" alt=\"Teknologi Virtual Reality (VR): Pengertian, Fungsi, dan Cara Kerja\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><em><span style=\"font-weight: 400\">Virtual Reality<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> atau yang biasa disebut \u201cVR\u201d dalam bahasa inggris merupakan sebuah teknologi yang dapat membuat penggunanya seperti sedang berada di dalam dunia digital dan pengguna tersebut dapat berinteraksi dengan dunia maya tersebut. \u201cVR\u201d sendiri dapat menciptakan sebuah simulasi sehingga pengguna tersebut dapat merasakan dirinya seperti sedang berada di dunia nyata.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Teknologi seperti ini sudah banyak diterapkan di dunia nyata pada saat ini, seperti contoh untuk pendidikan. Sebagian dari universitas yang ada sudah menerapkan <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">virtual reality<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> sebagai alat pembelajaran mereka. Mereka dapat belajar berbasis <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">problem solving<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> yang dapat menekankan proses berpikir secara kritis dan analitis untuk siswa dalam mencari serta menemukan sendiri solusi dari permasalahan tersebut<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><em><span style=\"font-weight: 400\">Virtual reality<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> juga dipakai di dunia militer seperti untuk mereplikasikan pertempuran secara langsung sehingga dapat membuat para tentara belajar cara menghadapi musuh tanpa menghadapi musuh secara langsung. Selain itu, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">virtual reality<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> ini juga dapat menambahkan kehadiran eksternal seperti warga sipil, kondisi bervariasi dalam perang, serta tantangan dari siang dan malam serta kondisi cuaca.<\/span><\/p>\n<h1 style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Sejarah <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">Virtual Reality<\/span><\/em><\/h1>\n<p style=\"text-align: justify\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/vrstation.id\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/59f9a80b2cbb3-nov15-1.jpg\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><em><span style=\"font-weight: 400\">Source: <\/span><a href=\"https:\/\/vrstation.id\/2017\/11\/01\/sejarah-virtual-reality\/\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/vrstation.id\/2017\/11\/01\/sejarah-virtual-reality\/<\/span><\/a><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Sedikit sejarah tentang awal mulanya pembentukkan <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">virtual reality<\/span><span style=\"font-weight: 400\">:<\/span><\/em><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify\">\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Tahun 1800 an : awal mula terciptanya ide untuk membuat sebuah alternatif realitas berhubungan dengan mulai munculnya praktek fotografi<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Tahun 1838 : Pertama kalinya ditemukan stereoskop pertama yang menggunakan dua buah cermin sebagai alat untuk memproyeksikan gambar yang akan ditampilkan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Tahun 1839 : Stereoskop dikembangkan menjadi sebuah <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">View Master<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> yang merupakan sebuah alat seperti kacamata untuk melihat sebuah wujud dalam bentuk tiga dimensi.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Tahun 1956 : Seiring berkembangnya industri perfilman\u00a0 seperti <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Motion Picture Hollywood<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, para penonton menginginkan sebuah film di mana para penontonnya dapat merasakan apa yang sedang ditampilkan oleh film tersebut, sehingga dibuatlah simulasi sensorama yang dapat membuat para penontonnya merasakan apa yang ada pada film tersebut, mulai dari suasana lingkungan perkotaan, bau bensin motor, hingga merasakan getaran.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Tahun 1960 : Dibuatlah sebuah peralatan bernama <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Telesphere Mask<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> semacam <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">virtual reality<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> versi pertama<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Pertengahan Tahun 1980 : <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">Virtual Reality<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> pertama kali dikenalkan oleh Jaron Lanier\u00a0 yang merupakan alat berbentuk <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">goggle<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> beserta sarung tangan yang dapat dirasakan oleh penggunanya ketika mereka menggunakan sarung tangan tersebut.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Masa kini : <em>Virtual Reality<\/em> dapat kita temukan di mana saja dengan mudah serta dapat diakses dengan mudah dengan harga yang ekonomis dan berkualitas tinggi.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3 style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Jenis-jenis <em>Virtual Reality<\/em><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/uploads.sitepoint.com\/wp-content\/uploads\/2016\/11\/1477616415headsets-1024x580.jpg\" alt=\"A collage of VR headsets\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><em><span style=\"font-weight: 400\">Source: <\/span><a href=\"https:\/\/www.sitepoint.com\/there-are-more-virtual-reality-headsets-than-you-realize\/\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/www.sitepoint.com\/there-are-more-virtual-reality-headsets-than-you-realize\/<\/span><\/a><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><em><span style=\"font-weight: 400\">Virtual reality<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> tentunya memiliki beberapa jenis, diantaranya adalah:\u00a0<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify\">\n<li style=\"font-weight: 400\"><em><span style=\"font-weight: 400\">Entry Level Mobile VR <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">: <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">Virtual reality<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> ini termasuk dalam kategori jenis VR yang harganya cukup murah, karena kita dapat menggunakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">smartphone<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> jika ingin menggunakan <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">Virtual Reality<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> tersebut. Contoh <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">Virtual Reality<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> yang termasuk dalam kategori <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">ini<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> adalah Google Cardboard.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><em><span style=\"font-weight: 400\">Mobile Virtual Reality headset<\/span><\/em><i><span style=\"font-weight: 400\"> : <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0<\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">mobile virtual reality headset<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0merupakan jenis <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">Virtual Reality<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> yang hampir mirip dengan <em>entry level <\/em><\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">mobile virtual reality<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"><em> k<\/em>arena kedua headset tersebut membutuhkan <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">smartphone <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">sebagai <em>source<\/em> dari tenaga tersebut. Tidak hanya sebagai sumber, fungsi <\/span><span style=\"font-weight: 400\"><em>smartphone<\/em> <\/span><span style=\"font-weight: 400\">pada <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">Mobile Virtual Reality headset <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">juga berfungsi sebagai layar pada<em> Virtual Reality<\/em> ini. Contoh dari <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">mobile virtual reality headset<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> adalah Samsung Gear VR.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><em><span style=\"font-weight: 400\">High Level Virtual reality <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">: Pada <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">high level virtual reality<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> ini sudah membutuhkan sebuah komputer sebagai sumber data yang diperlukan. <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">High level virtual reality<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> ini sangat mengagumkan dibandingkan menggunakan <em>smartphone<\/em>, karena kita dapat lebih bebas dalam menggunakan <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">virtual reality<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> tersebut, serta kita dapat bermain <em>game<\/em> menggunakan <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">virtual reality<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> ini. Produk yang ada pada<\/span><em><span style=\"font-weight: 400\"> high level virtual reality<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> di antara lain adalah HTC, Oculus Rift, Vive, dan banyak lagi.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><em><span style=\"font-weight: 400\">Virtual Mobile Theater<\/span><\/em><i><span style=\"font-weight: 400\"> :<\/span><\/i> <em><span style=\"font-weight: 400\">Virtual reality<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> ini bukan untuk bermain, melainkan untuk memberikan visual yang mengagumkan saat menonton sebuah film. <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">Virtual mobile theater <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">membutuhkan <em>processing source<\/em> berupa komputer atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">smartphone<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Dengan adanya <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">virtual reality<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> ini, kita dapat merasakan pertunjukan film dengan layar yang besar dan suara yang bagus membuat penggunanya merasa sedang berada di dalam film tersebut. Contoh dari <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">virtual mobile theater<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> adalah SONY HMZ-T1.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><em><span style=\"font-weight: 400\">Augmented Reality Headset <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">: <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">Augmented reality headset<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> ini menggabungkan dunia asli dengan objek yang telah diciptakan oleh komputer sehingga kita dapat berinteraksi dengan gambar yang telah diciptakan oleh komputer, tetapi dalam waktu yang bersamaan kita juga dapat berinteraksi dengan dunia nyata. Contoh <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">virtual reality<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> yang menggunakan teknologi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">a<\/span><\/i><em><span style=\"font-weight: 400\">ugmented reality headset<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> adalah Microsoft Hololens.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3 style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Cara kerja <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Virtual Reality<\/span><\/i><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/socs.binus.ac.id\/files\/2018\/11\/jani-1-1.jpg\" alt=\"Feature Image\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><em><span style=\"font-weight: 400\">Source: <\/span><a href=\"https:\/\/socs.binus.ac.id\/2018\/11\/29\/virtual-reality\/\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/socs.binus.ac.id\/2018\/11\/29\/virtual-reality\/<\/span><\/a><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><i><span style=\"font-weight: 400\">Virtual reality<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> memiliki beberapa bagian yang diperlukan agar headset tersebut dapat kita\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400\">gunakan, diantaranya adalah display, cover, spons, lensa, dial, dan PCB atau papan sirkuit. Display merupakan hal yang terpenting dalam <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">virtual reality<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> ini, karena tanpa adanya display, kita tidak dapat melihat ketika kita menggunakan alat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">virtual reality<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> tersebut. Alat ini juga membutuhkan display khusus agar dapat menampilkan gambar yang bagus, serta gambar 3D dengan sudut 100 derajat. Lalu ada cover yang berfungsi sebagai melindungi semua komponen yang ada di dalam cover, sehingga jika terjatuh dari ketinggian yang cukup tinggi, komponen-komponen yang ada di dalam cover tersebut dapat terlindung dari benturan tersebut. Lalu ada spons yang berfungsi sebagai penahan antara muka pengguna dengan headset agar pengguna tidak cepat pusing. Lalu ada lensa yang berfungsi membentuk gambar yang telah dihasilkan oleh display serta membuat fokus mata pengguna, karena jarak mata pengguna yang berbeda beda. Lalu ada dial yang berfungsi sebagai alat pengatur jarak penglihatan dari 3D dan<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\"> virtual reality<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Yang terakhir adalah papan sirkuit yang berfungsi sebagai otak dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">virtual reality<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> jika kita ingin menjalankan headset tersebut.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Kesimpulan<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<\/span> <span style=\"font-weight: 400\">Dunia perkomputeran pasti semakin lama semakin canggih seiring dengan perkembangan jaman, terutama pada teknologi <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">virtual reality<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"><em>.<\/em> Tentunya di zaman yang akan datang, kita akan lebih banyak lagi melihat penggunaan <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">virtual reality<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> di sekitar kita dikarenakan fungsinya yang tak terbatas. Akan tetapi, dengan semakin canggihnya <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">virtual reality<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">, kita sebagai pengguna tentunya tetap memiliki tanggung jawab terhadap penggunaan teknologi tersebut agar kita tidak menyalahgunakan menggunakan <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">virtual reality<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> untuk hal-hal yang tidak baik, melainkan kita menggunakan teknologi<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\"> virtual reality<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> untuk mengembangkan sesuatu yang tidak dapat kita lakukan di dunia nyata dan untuk belajar banyak hal mengenai dunia perteknologian. Nah, buat kamu yang suka baca artikel informatif dan juga menghibur,\u00a0<a href=\"https:\/\/www.filemagz.com\/\">Filemagz.com<\/a>\u00a0cocok banget nih buat kamu. Tunggu apa lagi? Jangan mau ketinggalan dan kunjungi\u00a0<em>website\u00a0<\/em>nya sekarang juga!<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apa itu Virtual Reality? Virtual Reality atau yang biasa disebut \u201cVR\u201d dalam bahasa inggris merupakan sebuah teknologi yang dapat membuat penggunanya seperti sedang berada di dalam dunia digital dan pengguna tersebut dapat berinteraksi dengan dunia maya tersebut. \u201cVR\u201d sendiri dapat menciptakan sebuah simulasi sehingga pengguna tersebut dapat merasakan dirinya seperti sedang berada di dunia nyata. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":24,"featured_media":2451,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-2446","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-articles"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bncc\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2446","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bncc\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bncc\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bncc\/wp-json\/wp\/v2\/users\/24"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bncc\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2446"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bncc\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2446\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2452,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bncc\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2446\/revisions\/2452"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bncc\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2451"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bncc\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2446"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bncc\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2446"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bncc\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2446"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}