    {"id":1153,"date":"2021-02-07T12:24:56","date_gmt":"2021-02-07T05:24:56","guid":{"rendered":"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bncc\/?p=1153"},"modified":"2021-12-29T23:39:29","modified_gmt":"2021-12-29T16:39:29","slug":"4-manfaat-brain-computing-interface-untuk-manusia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bncc\/2021\/02\/07\/4-manfaat-brain-computing-interface-untuk-manusia\/","title":{"rendered":"4 Manfaat Brain Computing Interface untuk Manusia"},"content":{"rendered":"<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Halo Sobat FILE! Berbicara tentang teknologi memang tidak ada habisnya, sebab teknologi semakin berkembang pesat dengan inovasi-inovasi yang dihadirkan untuk membantu kehidupan manusia. Salah satunya adalah teknologi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">brain computing interface<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> (BCI).\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dilansir dari jurnal ilmiah Institute of Electrical and Electronics Engineers, saat ini banyak laboratorium yang mulai mengembangkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">brain computing interface<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> untuk memberikan kapabilitas kontrol kepada manusia yang mempunyai gangguan motorik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Nah, sebelum mengulik 4 manfaatnya, ada baiknya kita mengenal cara kerja pada <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">brain computing interface <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">ini. Bagi kamu yang belum tau, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">brain computing interface<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> menggunakan respon dari otak yang diperoleh dari elektroda di kulit kepala, permukaan kortikal dan dari dalam otak. Kemudian, diproses untuk mengekstrak sinyal tertentu yang mencerminkan maksud dari pengguna. Respon tersebut kemudian akan diterjemahkan ke dalam perintah berupa algoritma yang akan mengoperasikan perangkat yang telah dirancang menggunakan teknologi ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Mungkin kamu bertanya-tanya bagaimana teknologi ini bisa menggerakan perangkat dengan menggunakan respon dari otak manusia. Perlu diketahui, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">brain computing interface<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> mendigitalkan dan menyimpan respon berupa akuisisi data dan komponen data dalam format header ASCII, biner dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">event marker values<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Kemudian, respon tersebut melalui dua tahap, yaitu ekstraksi dan terjemahan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Tanpa berlama-lama lagi, yuk, kita simak 4 manfaat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">brain computing interface<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> untuk manusia!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400\">1. Mind-Reading Device<\/span><\/i><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-1156\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bncc\/wp-content\/uploads\/sites\/23\/2021\/04\/Screen-Shot-2021-04-26-at-12.29.58.png\" alt=\"\" width=\"938\" height=\"726\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Pada tahun 1995, seorang pria bernama Jean Dominique Bauby menderita penyakit stroke yang menyebabkan dia kehilangan kemampuan untuk menggerakkan tubuhnya. Hebatnya, peneliti Eropa menggunakan teknologi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">brain computer interface<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> untuk berkomunikasi dengan Jean. Jean merespon \u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">yes<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">\u201d ketika diberi pernyataan \u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">I love to live<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">\u201d oleh para peneliti tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Perangkat tersebut berbentuk seperti topi renang untuk mendapatkan respon dari otak Jean dengan teknik <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">near-infrared spectroscopy.<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> Setelah beberapa kali melakukan uji coba, pasien menjawab tujuh kali dengan jawaban benar atas pertanyaan yang memiliki jawaban yang pasti.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">2. Menggerakkan Animator Pemukul Bass Drum<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-1155\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bncc\/wp-content\/uploads\/sites\/23\/2021\/04\/Screen-Shot-2021-04-26-at-12.29.00.png\" alt=\"\" width=\"932\" height=\"614\" \/><span style=\"font-weight: 400\">Sejumlah peneliti dari Universitas Jenderal Achmad Yani mengembangkan teknologi ini untuk mengidentifikasi pikiran saat membayangkan suatu gerakan animasi pemukul bass drum. Teknologi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">brain computer interface<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> ini di integrasi dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">wireless<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> EEG tipe Insight Emotiv secara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">real time<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> setiap detik. Sebelum menciptakan teknologi ini, ternyata para peneliti ini telah mengembangkan beberapa teknologi dengan memanfaatkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">brain computing interface<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, loh! Seperti perangkat keras pengendali robot secara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">mobile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, peralatan rumah, asisten pasien untuk buka tutup pintu, menyalakan dan mematikan lampu hingga mengendalikan teknologi rangka tangan untuk rehabilitas penderita stroke. Pengembangan teknologi-teknologi tersebut semoga dapat membantu para penderita stroke, ya!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">3. Menggerakkan Robot<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-1157\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bncc\/wp-content\/uploads\/sites\/23\/2021\/04\/Screen-Shot-2021-04-26-at-12.31.06.png\" alt=\"\" width=\"838\" height=\"562\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Robotika adalah sesuatu yang banyak menarik perhatian orang di era modern ini, sudah banyak sekali pengembangan berbasis robot yang dikembangkan. Salah satunya adalah robot tangan yang bergerak mengikuti kontrol dari penggunanya. Dengan memadukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">brain computer interface<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dengan robot, pengguna dapat menggerakkan robot tersebut dengan menggunakan pikiran.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sejumlah peneliti dari Indonesia telah mengembangkan robot tersebut menggunakan perekaman sinyal<\/span> <span style=\"font-weight: 400\">EEG berdasarkan gelombang lalu digunakan untuk identifikasi dengan Recurrent Neural Networks. Kemudian, akan diimplementasikan ke dalam perangkat lunak berbasis <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">brain computer interface<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> serta mentransmisikan hasil klasifikasi RNNs tersebut ke <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">microcontroller<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> melalui modul <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">bluetooth<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> sehingga dapat menggerakkan robot.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">4. Memainkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Video Game<\/span><\/i><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-1158\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bncc\/wp-content\/uploads\/sites\/23\/2021\/04\/Screen-Shot-2021-04-26-at-12.31.38.png\" alt=\"\" width=\"930\" height=\"614\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Seseorang yang ingin memainkan sebuah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">video game, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">tentunya harus dapat mengendalikan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">video game<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> tersebut. Namun beda halnya dengan orang dengan keterbatasan fisik, bermain <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">video<\/span><\/i> <i><span style=\"font-weight: 400\">game<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">controller<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> menjadi sebuah halangan untuk dapat berinteraksi. Pada perkembangan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">brain computer interface,<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> teknologi ini dapat dimanfaatkan orang dengan keterbatasan tersebut. Dipadukan dengan sinyal EEG, teknologi dari pengembangan mahasiswa Indonesia ini dapat mengontrol karakter dalam <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">video games<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> tersebut saat membayangkan gerakan maju, berhenti dan melompat, loh!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Setelah membaca 4 manfaat dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">brain computer interface<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> untuk manusia, apakah kamu merasa perkembangan teknologi semakin mempermudah kehidupan manusia? Jika iya, apakah ada teknologi lain selain <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">brain computer interface<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> yang bermanfaat? Yuk, bagikan di kolom komentar. Jangan lupa juga ya! <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Follow <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">Instagram kami di sini.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Oh ya, buat kamu yang suka baca artikel informatif dan juga menghibur. <a href=\"https:\/\/www.filemagz.com\/\">Filemagz.com<\/a> cocok banget nih buat kamu. Tunggu apa lagi? jangan mau ketinggalan dan kunjungi website nya sekarang juga!<\/p>\n<div id=\"weava-permanent-marker\"><\/div>\n<div id=\"weava-ui-wrapper\">\n<div class=\"weava-drop-area-wrapper\">\n<div class=\"weava-drop-area\"><\/div>\n<div class=\"weava-drop-area-text\">Drop here!<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; Halo Sobat FILE! Berbicara tentang teknologi memang tidak ada habisnya, sebab teknologi semakin berkembang pesat dengan inovasi-inovasi yang dihadirkan untuk membantu kehidupan manusia. Salah satunya adalah teknologi brain computing interface (BCI).\u00a0 Dilansir dari jurnal ilmiah Institute of Electrical and Electronics Engineers, saat ini banyak laboratorium yang mulai mengembangkan brain computing interface untuk memberikan kapabilitas [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":24,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-1153","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-articles"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bncc\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1153","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bncc\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bncc\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bncc\/wp-json\/wp\/v2\/users\/24"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bncc\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1153"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bncc\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1153\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1669,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bncc\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1153\/revisions\/1669"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bncc\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1153"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bncc\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1153"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bncc\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1153"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}