Jakarta, 2026 – BNCC (Bina Nusantara Computer Club) kembali sukses menyelenggarakan TechnoScape 2026, sebuah rangkaian acara tahunan yang kali ini mengusung tema “Empowering the Next Generation of Fintech Innovators”. Melalui Seminar, Workshop, dan puncak acara berupa Hackathon, TechnoScape 2026 menjadi wadah bagi mahasiswa dari berbagai universitas untuk memperluas wawasan, mengembangkan keterampilan, serta menghadirkan solusi inovatif dalam menjawab tantangan di industri financial technology (fintech).
Selama rangkaian acara berlangsung, TechnoScape 2026 menghadirkan pengalaman belajar yang komprehensif dengan menghubungkan peserta langsung dengan para profesional industri. Tidak hanya memperoleh wawasan mengenai perkembangan fintech, para peserta juga didorong untuk mengaplikasikan pengetahuan tersebut menjadi solusi yang nyata melalui kompetisi Hackathon.
Seminar: Membangun Fondasi Inovasi Fintech
Sebagai pembuka rangkaian TechnoScape 2026, BNCC menghadirkan sesi seminar yang menjadi fondasi bagi peserta dalam memahami bagaimana inovasi dapat menciptakan dampak nyata di industri fintech. Mengusung tema “Unlocking Fintech Innovation: From Systems to Solution”, seminar ini dibawakan oleh Stevanus Prasetyo Dwicahyono, Head of Research and Development di AdIns.
Dalam sesi ini, peserta diajak untuk memahami perkembangan industri fintech, mulai dari evolusi layanan keuangan di Indonesia hingga bagaimana teknologi telah mengubah cara masyarakat bertransaksi. Berbagai contoh inovasi, seperti e-wallet, mobile banking, hingga QRIS, menunjukkan bahwa kemajuan teknologi tidak hanya menghadirkan kemudahan, tetapi juga membuka akses keuangan yang lebih luas bagi masyarakat. Materi juga mengangkat studi kasus implementasi QRIS sebagai salah satu contoh nyata bagaimana inovasi mampu meningkatkan inklusi keuangan dan mempercepat transformasi digital. Berdasarkan materi seminar, inovasi di fintech tidak hanya berarti membangun teknologi baru, tetapi juga mengurangi hambatan, meningkatkan kepercayaan, dan memperluas akses terhadap layanan keuangan.
Lebih dari sekadar memahami teknologi, peserta juga diajak mengubah cara berpikir sebagai seorang inovator. Seminar menekankan bahwa membangun sebuah sistem saja tidaklah cukup, yang lebih penting adalah menciptakan solusi yang mampu menyelesaikan permasalahan nyata. Melalui berbagai contoh dan pengalaman yang dibagikan, peserta didorong untuk selalu memulai dari kebutuhan pengguna, memahami masalah yang ingin diselesaikan, serta memanfaatkan teknologi untuk menghasilkan solusi yang memberikan dampak bagi masyarakat.
Sebagai bekal menuju sesi workshop dan hackathon, seminar ini memberikan perspektif bahwa inovasi terbaik lahir bukan dari kecanggihan teknologi semata, melainkan dari kemampuan memahami kebutuhan pengguna dan menerjemahkannya menjadi solusi yang relevan. Semangat inilah yang kemudian menjadi landasan bagi para peserta dalam mengembangkan ide-ide inovatif sepanjang rangkaian TechnoScape 2026.
Workshop: Empowering Student with Practical Skill
Sebagai jembatan antara wawasan yang diperoleh dalam seminar dan implementasinya di hackathon, TechnoScape 2026 menghadirkan rangkaian workshop yang dirancang untuk membekali peserta dengan keterampilan teknis yang relevan dengan kebutuhan industri fintech. Workshop ini diselenggarakan secara hybrid di empat region BINUS, yaitu Bandung, Malang, Kemanggisan, dan Alam Sutera, sehingga memberikan kesempatan bagi peserta dari berbagai daerah untuk memperoleh pengalaman belajar yang lebih inklusif.
TechnoScape 2026 menghadirkan empat topik workshop yang masing-masing berfokus pada penerapan teknologi di industri fintech. Pada sesi Data Analytics, Clara Dwi Anggraini, Senior Data Analyst at PT Grivy DotCom, membagikan wawasan mengenai pemanfaatan data sebagai dasar pengambilan keputusan yang lebih efektif dalam layanan keuangan digital. Sementara itu, pada sesi Front-End Development, M. Agung Rizkyana, CTO at PT WPU Inovasi Digital, mengajak peserta memahami pentingnya membangun antarmuka pengguna yang intuitif dan mampu menghadirkan pengalaman digital yang optimal.
Peserta juga memperoleh pembelajaran mengenai pengembangan sistem melalui sesi Back-End Development yang dibawakan oleh Zaki Arrozi Arsyad, Software Engineer at Multinational Fintech Startup. Dalam sesi ini, peserta mempelajari bagaimana membangun sistem backend yang andal, scalable, dan mampu mendukung operasional layanan fintech secara optimal. Melengkapi rangkaian workshop, sesi Cybersecurity yang dipandu oleh M. Farhan Madani, Cyber Security Instructor at Codelamp Indonesia, membahas pentingnya menjaga keamanan sistem dan data pengguna sebagai salah satu aspek fundamental dalam membangun layanan keuangan digital yang terpercaya.
Melalui rangkaian workshop ini, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai aspek teknis dari berbagai bidang, tetapi juga melihat bagaimana setiap disiplin ilmu saling berkolaborasi dalam membangun solusi fintech yang inovatif, aman, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh kemudian menjadi bekal berharga bagi para peserta untuk mengembangkan ide dan merealisasikannya pada puncak acara, yaitu Hackathon TechnoScape 2026.
Hackathon 9.0: Mengubah Ide Menjadi Solusi Nyata bagi Masa Depan Fintech
Sebagai puncak rangkaian TechnoScape 2026, BNCC sukses menyelenggarakan Hackathon TechnoScape 2026 yang berlangsung selama 32 jam di Hotel Neo Tendean, Jakarta. Mengusung semangat “Innovating Core System for Inclusive Financial Solutions”, hackathon ini menjadi wadah bagi para peserta untuk menuangkan kreativitas, kemampuan teknis, serta pemahaman yang telah diperoleh selama seminar dan workshop ke dalam solusi inovatif yang mampu menjawab tantangan di industri fintech.
Selama 32 jam penuh, setiap tim ditantang untuk mengidentifikasi permasalahan, merancang solusi, mengembangkan prototype, hingga mempersiapkan presentasi akhir dalam waktu yang terbatas. Tidak hanya menguji kemampuan teknis, hackathon juga menjadi ajang bagi peserta untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, berkolaborasi lintas disiplin, serta beradaptasi dalam menyelesaikan tantangan yang kompleks.
Dalam proses pengembangan solusi, para peserta memperoleh pendampingan langsung dari mentor yang telah berpengalaman di industri, yaitu Achmad Reza V., VP of Sales and Business Development di FAST; Vincent Suryakim, Senior Software Quality Assurance Engineer di PT BFI Finance Indonesia ; serta Dhiaulhaq Muhammad Naufal, Software Engineer di ADX Asia. Melalui sesi mentoring, peserta mendapatkan berbagai masukan strategis dan teknis untuk menyempurnakan ide, memvalidasi solusi, serta memastikan bahwa inovasi yang dikembangkan memiliki nilai dan relevansi terhadap kebutuhan industri.
Di penghujung kompetisi, setiap tim mempresentasikan solusi yang telah dikembangkan di hadapan dewan juri yang terdiri dari Daniel Adhinugraha W., S.Kom., M.M., M.Com (IS), PMP, Corporate Secretary & Legal Department Head di AdIns; Tobias Hartana B.S.E, Head of Research & Development di AdIns; serta Fiqry Revadiansyah, seorang profesional data dengan pengalaman lebih dari delapan tahun di industri. Penilaian dilakukan berdasarkan berbagai aspek, mulai dari inovasi, relevansi solusi terhadap permasalahan yang diangkat, implementasi teknologi, hingga potensi dampak yang dapat diberikan.
Lebih dari sekadar kompetisi, Hackathon TechnoScape 2026 menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi, kreativitas, dan semangat inovasi generasi muda mampu melahirkan solusi yang berpotensi memberikan dampak bagi masa depan industri fintech. Berbagai ide yang lahir selama 32 jam kompetisi menunjukkan potensi luar biasa para peserta untuk menjadi inovator yang siap berkontribusi dalam mendorong transformasi digital di Indonesia.
Kolaborasi yang Mewujudkan Kesuksesan TechnoScape 2026
Keberhasilan TechnoScape 2026 merupakan hasil kolaborasi dari berbagai pihak yang bersama-sama berkontribusi dalam mewujudkan acara ini. BNCC menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada AdIns selaku Platinum Sponsor atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan sehingga TechnoScape 2026 dapat terselenggara dengan baik dan memberikan pengalaman yang bermakna bagi seluruh peserta.
Ucapan terima kasih juga kami sampaikan kepada seluruh pembicara yang telah berbagi wawasan dan pengalaman, para mentor yang dengan penuh dedikasi membimbing setiap tim selama hackathon, serta para juri yang telah memberikan penilaian dan masukan yang konstruktif terhadap setiap inovasi yang dipresentasikan.
BNCC juga mengapresiasi seluruh media partner yang telah membantu memperluas jangkauan informasi TechnoScape 2026 sehingga semakin banyak mahasiswa dapat berpartisipasi dalam rangkaian acara ini. Terima kasih yang sebesar-besarnya juga diberikan kepada seluruh panitia yang telah bekerja dengan penuh dedikasi, mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan, sehingga setiap rangkaian acara dapat berjalan dengan lancar.
Terakhir, apresiasi setinggi-tingginya kami sampaikan kepada seluruh peserta yang telah menjadi bagian dari perjalanan TechnoScape 2026. Antusiasme, semangat belajar, keberanian untuk berinovasi, serta kolaborasi yang ditunjukkan selama acara berlangsung menjadi bukti bahwa masa depan industri fintech berada di tangan generasi muda yang penuh potensi.
Melalui TechnoScape 2026, BNCC kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan wadah pembelajaran, kolaborasi, dan inovasi bagi talenta teknologi Indonesia. Semoga setiap pengalaman, koneksi, dan ide yang lahir dari TechnoScape 2026 dapat terus berkembang menjadi inovasi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan industri di masa mendatang.
Keberhasilan TechnoScape 2026 menjadi motivasi bagi BNCC untuk terus menghadirkan program-program yang relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri. Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih lanjut mengenai TechnoScape, kunjungi situs resmi technoscape.id atau ikuti Instagram @technoscapebncc untuk mendapatkan informasi dan update terbaru. Sampai jumpa di TechnoScape berikutnya!





