    {"id":3936,"date":"2025-12-24T14:26:39","date_gmt":"2025-12-24T07:26:39","guid":{"rendered":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/binustvclub\/?p=3936"},"modified":"2025-12-24T14:26:39","modified_gmt":"2025-12-24T07:26:39","slug":"behind-the-melody-rhythm-and-harmony","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/binustvclub\/2025\/12\/behind-the-melody-rhythm-and-harmony\/","title":{"rendered":"Behind The Melody, Rhythm, And Harmony"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/binustvclub\/wp-content\/uploads\/sites\/67\/2025\/12\/COVER.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignright size-full wp-image-3937\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/binustvclub\/wp-content\/uploads\/sites\/67\/2025\/12\/COVER.png\" alt=\"\" width=\"3110\" height=\"1440\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><b>PENDAHULUAN: PERAN MUSIK DALAM MENDUKUNG KESEHATAN MENTAL<\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Musik telah menjadi bagian penting dalam kehidupan remaja dan mahasiswa melalui cara mengekspresikan emosi, menenangkan diri, serta memberi semangat dalam beraktivitas. Kehadirannya di berbagai momen menunjukkan bahwa musik bukan hanya sekedar hiburan, tetapi juga berperan positif bagi kesejahteraan mental pendengarnya. Menurut <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">World Health Organization<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> (WHO), 1 dari 7 remaja di dunia mengalami gangguan mental seperti depresi dan kecemasan, sementara menurut survei <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">Indonesia National Adolescent Mental Health Survey<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> (I-NAMHS) tahun 2022 mencatat 34,9% remaja Indonesia pernah mengalami masalah serupa yang diperparah oleh tekanan akademik, perubahan sosial, dan paparan media digital, sehingga dalam situasi tersebut musik menjadi bentuk dukungan emosional yang dapat membantu menjaga keseimbangan mental.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><b>MUSIK SEBAGAI CERMIN EMOSI DAN RUANG AMAN BAGI PARA GENERASI MUDA<\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Di tengah meningkatnya perhatian terhadap isu kesehatan mental, musik hadir bukan hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana untuk menenangkan pikiran dan menyalurkan emosi. Bagi remaja dan mahasiswa, musik menjadi bagian dari rutinitas yang membantu menjaga keseimbangan diri di kala menghadapi tekanan akademik dan sosial yang semakin kompleks.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">1. Musik sebagai teman setia dalam mengelola emosi<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Musik dapat mempengaruhi suasana hati dan kondisi psikologis seseorang. Ritme dan melodi tertentu dapat menenangkan pikiran, menurunkan stres, serta meningkatkan fokus. Menurut Kementerian Kesehatan RI, menjaga kesehatan mental berarti menjaga keseimbangan antara pikiran dan emosi. Dalam hal ini, musik menjadi sarana efektif untuk memperbaiki suasana hati secara alami, meningkatkan konsentrasi, dan menjaga semangat di tengah padatnya aktivitas.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">2. Selera musik yang semakin beragam<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Selera musik generasi muda kini semakin beragam dan dipilih sesuai suasana hati maupun aktivitas. Menurut hasil survei<\/span><a href=\"https:\/\/insight.jakpat.net\/music-concert-trends-2025-genre-preferences-tickets-and-audience-experiences\/\"><span style=\"font-weight: 400\"> Jakpat tahun 2025<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">, didapati bahwa musik pop menjadi genre paling populer di Indonesia dengan (71%) pendengar, disusul dangdut (38%) serta K-pop (35%) yang artinya menggambarkan keterbukaan remaja terhadap berbagai jenis musik dengan pengalaman emosional yang berbeda-beda.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Musik pop sering dipilih karena liriknya ringan dan mudah dipahami. Musik indie dan lo-fi digemari karena suasananya menenangkan, sedangkan K-pop dan dangdut dianggap kuat dengan energi positif serta kedekatan emosional antara artis dan penggemar.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">3. Musik sebagai ruang aman untuk bertumbuh<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Selain menjadi hiburan, musik juga mempererat hubungan sosial. Banyak individu menemukan rasa kebersamaan melalui komunitas musik atau <em>fandom<\/em> yang mereka ikuti. Contohnya terlihat pada budaya penggemar K-pop di Indonesia yang tidak hanya mendukung sang idola, tetapi juga menciptakan ruang aman untuk berbagi cerita dan saling memberi semangat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Berdasarkan studi yang dikutip dari <em>tirto.id<\/em>, tertulis bahwa menjadi <em>K-popers<\/em> memberikan empat aspek kebahagiaan, yaitu kepuasan pribadi, rasa memiliki, keterlibatan sosial dan pengembangan diri. Dengan demikian, musik menjadi sarana terapi sosial yang menumbuhkan rasa kebersamaan satu sama lain.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\"><b>MENIKMATI MUSIK SECARA SEIMBANG UNTUK KESEHATAN MENTAL<\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Dengan demikian melalui berbagai genre, musik telah menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan mental generasi muda yang tidak hanya memberikan hiburan tetapi juga membantu menyalurkan emosi, menenangkan pikiran, dan mempererat hubungan di kalangan remaja. Meskipun begitu, tetap perlu diingat bahwa menikmati musik dan mengidolakan seseorang harus memiliki batas yang wajar.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Menurut psikolog Mega Tala Harimukthi dari ikatan Psikolog Klinis Indonesia, penggemar sebaiknya memiliki kendali atas rasa kagum mereka agar tidak berubah menjadi fanatisme, yakni tetap mampu membedakan antara kenyataan dan hiburan. Dengan begitu, generasi muda dapat menikmati musik secara lebih sehat dan seimbang. Musik akan terus menjadi ruang aman untuk beristirahat dari tekanan, menemukan inspirasi, serta menumbuhkan semangat positif tanpa menghilangkan kendali atas diri sendiri.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><b>SUMBER:\u00a0<\/b><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify\">\n<li style=\"font-weight: 400\"><a href=\"https:\/\/www.who.int\/news-room\/fact-sheets\/detail\/adolescent-mental-health\"><span style=\"font-weight: 400\">World Health Organization (WHO): Adolescent Mental Health<\/span><\/a><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><a href=\"https:\/\/ayosehat.kemkes.go.id\/pentingnya-kesehatan-mental-bagi-remaja\"><span style=\"font-weight: 400\">Kementerian Kesehatan RI \u2013 Pentingnya Kesehatan Mental bagi Remaja<\/span><\/a><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><a href=\"https:\/\/rsj.acehprov.go.id\/berita\/kategori\/artikel\/krisis-kesehatan-mental-menghantui-generasi-z-indonesia\"><span style=\"font-weight: 400\">RSJ Aceh \u2013 Krisis Kesehatan Mental Menghantui Generasi Z Indonesia<\/span><\/a><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><a href=\"https:\/\/insight.jakpat.net\/music-concert-trends-2025-genre-preferences-tickets-and-audience-experiences\/\"><span style=\"font-weight: 400\">Jakpat \u2013 Music Concert Trends 2025: Genre Preferences, Tickets, and Audience Experiences<\/span><\/a><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><a href=\"https:\/\/tirto.id\/studi-menjadi-kpoper-adalah-cara-baik-untuk-berbahagia-g4Bx\"><span style=\"font-weight: 400\">Tirto \u2013 Studi: Menjadi K-poper Adalah Cara Baik untuk Sehat dan Berbahagia<\/span><\/a><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><a href=\"https:\/\/www.firstmedia.com\/article\/genre-musik-paling-populer-di-indonesia\"><span style=\"font-weight: 400\">First Media \u2013 Genre Musik Paling Populer di Indonesia<\/span><\/a><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><a href=\"https:\/\/m.antaranews.com\/amp\/berita\/3414927\/penggemar-perlu-pahami-batasan-agar-tak-jadi-fanatik\"><span style=\"font-weight: 400\">ANTARA News. Penggemar Perlu Pahami Batasan agar Tak Jadi Fanatik.<\/span><\/a><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify\">\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; PENDAHULUAN: PERAN MUSIK DALAM MENDUKUNG KESEHATAN MENTAL Musik telah menjadi bagian penting dalam kehidupan remaja dan mahasiswa melalui cara mengekspresikan emosi, menenangkan diri, serta memberi semangat dalam beraktivitas. Kehadirannya di berbagai momen menunjukkan bahwa musik bukan hanya sekedar hiburan, tetapi juga berperan positif bagi kesejahteraan mental pendengarnya. Menurut World Health Organization (WHO), 1 dari [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":74,"featured_media":3937,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[31,16,34,33,103],"tags":[96,120,105,70,62,35,119,102],"class_list":["post-3936","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-articles","category-information","category-learning","category-lifestyle","category-what-it-is","tag-binustv-binustvclub-mediabinus-mediabinanusantara-2025-binustvlifestlye-smartviewers","tag-article","tag-binus","tag-binustvclub","tag-broadcasting","tag-learning","tag-music","tag-what-it-is"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/binustvclub\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3936","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/binustvclub\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/binustvclub\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/binustvclub\/wp-json\/wp\/v2\/users\/74"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/binustvclub\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3936"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/binustvclub\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3936\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3939,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/binustvclub\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3936\/revisions\/3939"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/binustvclub\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3937"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/binustvclub\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3936"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/binustvclub\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3936"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/binustvclub\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3936"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}