    {"id":1713,"date":"2020-04-25T20:55:34","date_gmt":"2020-04-25T13:55:34","guid":{"rendered":"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/binustvclub\/?p=1713"},"modified":"2020-08-02T22:06:06","modified_gmt":"2020-08-02T15:06:06","slug":"divisi-teknik-dalam-dunia-pertelevisian","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/binustvclub\/2020\/04\/divisi-teknik-dalam-dunia-pertelevisian\/","title":{"rendered":"TEKNIK MENGGUNAKAN KAMERA YANG DIPERLUKAN DI DUNIA TELEVISI"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Divisi Teknik adalah divisi di dalam BinusTV Club yang memungkinkan mahasiswa bersentuhan dan belajar secara langsung mengoperasikan kamera, audio dan editing dalam suatu program di BinusTV. Kamera merupakan salah satu aset penting dalam Stasiun Televisi karena TV merupakan sistem penyiaran Audio Visual yang menjadikanya dapat menggambarkan kenyataan dan secara langsung dapat menyajikan peristiwa yang sedang terjadi kepada setiap pemirsa dimanapun dia berada. Seseorang yang bertanggung jawab dalam pengambilan gambar tersebut di suatu program disebut <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Cameraman.<\/span><\/i><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Seorang Kameramen harus memastikan bahwa tidak ada kesalahan saat ia mengambil gambar. Cameraman juga harus memastikan bahwa ia mengambil gambar yang fokus, komposisi gambar (framing) yang tepat, pengaturan level atau tingkat suara yang sesuai, komposisi warna yang pas dan mendapatkan momen yang terbaik. Seorang cameraman dituntut bisa untuk mengambil momen momen yang tepat saat produksi sedang berlangsung, sehingga tidak satupun momen yang tidak tersampaikan kepada pemirsa. Pada umumnya ada beberapa pergerakan dasar kamera yang harus dikuasai oleh seorang kameramen, antara lain:<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">1. Pan<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Pan atau panning adalah gerakan kamera secara horizontal (ke kanan\/kiri) tanpa mengubah posisi kamera. Pan kanan adalah gerakan kamera horizontal dari kiri ke kanan, sedangkan Pank kiri adalah gerak kamera dari kanan ke kiri. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">2. <\/span><span style=\"font-weight: 400\">Tilt<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Tilt atau tilting adalah gerakan kamera secara vertical tanpa mengubah posisi kamera. Tilt up merupakan gerak kamera secara vertikal dari bawah ke atas sedangkan Tilt Down adalah pergerakan kamera secara vertikal dari atas ke bawah<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">3. Track\/Dolly<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Track atau Tracking adalah pergerakan kamera mendekati atau menjauhi objek. Bila gerakan kamera mendekati objek disebut \u201cTrack in\u201d dan jika kamera menjauhi objek disebut \u201cTrack out\u201d.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">4. Crab<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Gerakan kamera secara lateral atau menyamping, berjalan sejajar dengan objek yang sedang berjalan<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">5. Arc<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Gerakan kamera memutar mengitari objek.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/binustvclub\/wp-content\/uploads\/sites\/67\/2020\/04\/image1-teknik.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-1714\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/binustvclub\/wp-content\/uploads\/sites\/67\/2020\/04\/image1-teknik.jpg\" alt=\"\" width=\"500\" height=\"369\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Selain dasar pergerakan kamera, seorang cameraman juga harus mengetahui dasar-dasar lain seperti sudut pengambilan gambar (Angle) dan jenis-jenis bidang pandangan pada saat pengambilan gambar (shot).\u00a0<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify\">\n<li><b>Sudut pengambilan gambar (Angle)<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">1. High angle<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">High angle adalah sudut pengambilan gambar dimana posisi kamera lebih tinggi dari objek yang diambil.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">2. Normal Angle<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Normal angle adalah pengambilan gambar dimana posisi kamera sejajar dengan ketinggian mata objek yang diambil<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">3. Low Angle<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Low angle adalah sudut pengambilan gambar dimana posisi kamera lebih rendah dari objek yang diambil.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">4. Bird\u2019s eye angle<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Bird\u2019s eye angle kurang lebih sama dengan high angle namun dengan sudut ketinggian yang lebih ekstrim<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">5. Frog\u2019s eye angle<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Frog\u2019s eye angle memiliki karakter angle yang sama dengan low angle namun dengan tingkat kerendahan yang lebih ekstrim<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify\">\n<li><b style=\"font-size: 14px\">Jenis Jenis Shot<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Jenis jenis shot diantaranya adalah:<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">1. Close Up (CU)<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Shot yang menjadikan objek menjadi titik perhatian utama dengan latar belakang yang nampak sangat sedikit. Objek manusia\u00a0 biasanya ditampilkan dari bahu sampai atas kepala<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">2. Medium Close Up<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Shot yang paling sering dipergunakan dalam televisi, dimana shot amat dekat dan objek manusia yang diperlihatkan dari dada sampai ke atas kepala.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">3. Big Close Up<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Shot yang menampilkan dengan jelas bagian tertentu dalam sebuah objek, contohnya wajah manusia sebatas dagu sampai kening.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">4. Extreme Close Up<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Shot yang menampilkan dengan jelas dan detail bagian tertentu dalam sebuah objek, contohnya mata, hidung dan bibir.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">5. Extreme Long Shot\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Teknik yang biasanya menjadikan objek utama terlihat kecil dengan area background yang sangat luas dan memasukan objek-objek yang ada disekitar objek utama.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">6. Long Shot<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Shot yang memperlihatkan seluruh tubuh objek tanpa terpotong frame.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">7. Medium Long Shot<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Teknik ini mirip dengan long shot namun batas pengambilan objek manusia biasanya mulai dari lutut sampai kepala, ruang yang diambil pun lebih sedikit.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">8. Medium Shot<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Teknik pengambilan gambar dengan batas objek mulai dari pinggang sampai kepala, dengan ruang background lebih sempit dibandingkan medium long shot.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Nah itu dia beberapa teknik dasar yang harus dikuasai oleh seorang cameraman guna memenuhi kebutuhan pengambilan gambar yang proper dan sesuai dengan arahan program director.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Divisi Teknik adalah divisi di dalam BinusTV Club yang memungkinkan mahasiswa bersentuhan dan belajar secara langsung mengoperasikan kamera, audio dan editing dalam suatu program di BinusTV. Kamera merupakan salah satu aset penting dalam Stasiun Televisi karena TV merupakan sistem penyiaran Audio Visual yang menjadikanya dapat menggambarkan kenyataan dan secara langsung dapat menyajikan peristiwa yang sedang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":74,"featured_media":1714,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[31,34],"tags":[],"class_list":["post-1713","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-articles","category-learning"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/binustvclub\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1713","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/binustvclub\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/binustvclub\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/binustvclub\/wp-json\/wp\/v2\/users\/74"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/binustvclub\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1713"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/binustvclub\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1713\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1726,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/binustvclub\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1713\/revisions\/1726"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/binustvclub\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1714"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/binustvclub\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1713"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/binustvclub\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1713"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/binustvclub\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1713"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}