Unit Kegiatan Mahasiswa Binusian Gaming (BG) kembali menggelar turnamen valoran yang ditunggu-tunggu yaitu Operation Spike Defuse Season 2. Turnamen ini terbuka untuk umum dimana semua orang yang binusian maupun non-binusian bisa mengikuti turnamen ini. Turnamen ini menjadi panggung untuk mereka pembuktian skill dan strategi.

Perjalan sebelum menjadi Finalis dimulai dengan Online Qualifier yang berlangsung selama 3 secara intens. Meskipun dengan banyaknya team yang terdaftar hanya akan ada top 4 yang akan bermain di hari terakhir.
Selama fase online qualifier hanya akan ada tersisa 4 tim yang akan bermain di hari terakhir. Tentu saja keempat tim ini tidak hanya skill individu yang akan dibawa skill kerjasama antar teman bahkan strategi yang unik akan di adu dengan tekanan yang luar biasa.

Momen Top 4 akan dilaksanakan di hari Sabtu, 28 februari 2026 di Kampus Binus Alam Sutera untuk diadu secara Offline. Pertandingan dimulai dengan Bronze match untuk memperebutkan juara 3 secara Best-of-Three(B03).
Di tengah panasnya pertandingan yang berlangsung sengit, terdapat sebuah booth yang menarik perhatian para pengunjung. Booth tersebut menjual berbagai action figure blind box serta berbagai barang lucu dan koleksi menarik lainnya yang dapat dibeli oleh para peserta maupun penonton acara. Kehadiran booth ini memberikan suasana yang berbeda di tengah intensitas kompetisi, sehingga pengunjung dapat sejenak menikmati hiburan dan melihat berbagai merchandise yang unik.
Booth ini dibuka oleh Victory Toys, yang juga menjadi salah satu sponsor dalam acara kali ini. Melalui partisipasinya, Victory Toys tidak hanya memberikan dukungan terhadap terselenggaranya acara, tetapi juga turut memeriahkan suasana dengan menghadirkan produk-produk menarik bagi para pengunjung.
Grand Finals berlangsung dengan suasana yang sangat intens dan penuh tensi sejak awal pertandingan. Kedua tim menunjukkan performa terbaik mereka di panggung puncak turnamen ini. Format pertandingan yang digunakan pada babak Grand Finals adalah Best of Five (BO5), di mana tim yang berhasil memenangkan tiga pertandingan terlebih dahulu akan keluar sebagai juara. Dengan format ini, setiap pertandingan menjadi sangat penting karena setiap ronde dapat menentukan arah jalannya seri secara keseluruhan.
Pada akhirnya, Rampage berhasil keluar sebagai pemenang setelah menaklukkan lawannya dengan skor meyakinkan 3–0. Meskipun skor menunjukkan kemenangan tanpa balasan, jalannya pertandingan tetap berlangsung sangat seru dan penuh tekanan. Setiap ronde dimainkan dengan strategi yang matang, koordinasi tim yang baik, serta momen-momen menegangkan yang membuat penonton terus terpaku pada jalannya pertandingan. Kemenangan ini sekaligus menegaskan dominasi Rampage pada babak Grand Finals dan mengukuhkan mereka sebagai juara turnamen.

