    {"id":1686,"date":"2021-08-08T17:36:24","date_gmt":"2021-08-08T10:36:24","guid":{"rendered":"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bic\/?p=1686"},"modified":"2021-09-16T14:56:15","modified_gmt":"2021-09-16T07:56:15","slug":"sayurbox-startup-indonesia-yang-meningkatkan-kesejahteraan-umkm","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bic\/2021\/08\/sayurbox-startup-indonesia-yang-meningkatkan-kesejahteraan-umkm\/","title":{"rendered":"Sayurbox, Startup Indonesia yang Meningkatkan Kesejahteraan UMKM"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-1687\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bic\/wp-content\/uploads\/sites\/74\/2021\/09\/Sayurbox-2021_04_28-10_36_24_10bd515ab09d6471d10c1b47226b47ab_620x413_thumb.jpg\" alt=\"\" width=\"429\" height=\"286\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Sayurbox merupakan sebuah platform online yang mengusung konsep bisnis <em>farm-to-table<\/em>\u00a0 yang menyediakan bahan segar dan produk sehat berkualitas langsung dari petani lokal Indonesia. Sayurbox didirikan oleh Amanda Susanti, Rama Notowidigoto, dan Metha Trisnawati pada bulan Juli tahun 2016. Tujuannya adalah untuk memfasilitasi konsumen untuk dapat mengakses bahan segar dan produk berkualitas secara langsung dari petani dan lokal. Sayurbox didirikan dengan tujuan untuk memangkas mata rantai yang panjang antara produsen dengan konsumen sehingga mereka dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan produsen lokal. Jadi bukan hanya memudahkan kamu mendapatkan sayur atau buah segar tetapi juga membantu para petani untuk lebih mudah mendapatkan penghasilan. Keren ya! Kamu bisa mengakses sayurbox ini dari aplikasi mobile atau juga website mereka di <\/span><span style=\"font-weight: 400\">www.sayurbox.com.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">AwanTunai juga turut mendukung industri pertanian Indonesia dengan berkolaborasi dengan Sayurbox. Dalam kerjasamanya, AwanTunai dan Sayurbox mengklaim bahwa dapat memberikan kemudahan akses pembiayaan faktur formal dengan biaya rendah dengan mengembangkan sistem infrastruktur dasar (aplikasi smart phone) serta melakukan aktivitas penjualan dan pemasaran.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Mengingat pertanian merupakan salah satu sektor utama perekonomian Indonesia yang paling banyak menyerap tenaga kerja Indonesia, menurut saya, kolaborasi tersebut merupakan langkah baik untuk membantu menjsejahterakan dan meningkatkan taraf hidup para pelaku UMKM <\/span><span style=\"font-weight: 400\">petani<\/span><span style=\"font-weight: 400\"> di Indonesia karena sebagian besar UMKM <\/span><span style=\"font-weight: 400\">petani<\/span> <span style=\"font-weight: 400\">di Indonesia tidak memiliki akses ke modal kerja yang terjangkau dan kolaborasi AwanTunai dan Sayurbox ini bisa menjadi solusinya.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li>Referensi:<br \/>\n<iframe loading=\"lazy\" title=\"5 Startup Indonesia yang meningkatkan kesejahteraan UMKM\/produsen lokal\" width=\"500\" height=\"281\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/RMHAR68L5Zs?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe><\/p>\n<p>https:\/\/infokomputer.grid.id\/read\/122613951\/awantunai-berkolaborasi-dengan-sayurbox-membantu-umkm-petani-indonesia<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sayurbox merupakan sebuah platform online yang mengusung konsep bisnis farm-to-table\u00a0 yang menyediakan bahan segar dan produk sehat berkualitas langsung dari petani lokal Indonesia. Sayurbox didirikan oleh Amanda Susanti, Rama Notowidigoto, dan Metha Trisnawati pada bulan Juli tahun 2016. Tujuannya adalah untuk memfasilitasi konsumen untuk dapat mengakses bahan segar dan produk berkualitas secara langsung dari petani [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":80,"featured_media":1688,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[23],"tags":[],"class_list":["post-1686","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-articles"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bic\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1686","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bic\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bic\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bic\/wp-json\/wp\/v2\/users\/80"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bic\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1686"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bic\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1686\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1704,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bic\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1686\/revisions\/1704"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bic\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1688"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bic\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1686"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bic\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1686"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bic\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1686"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}