    {"id":3135,"date":"2026-05-02T22:52:48","date_gmt":"2026-05-02T15:52:48","guid":{"rendered":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bgdc\/?p=3135"},"modified":"2026-05-02T22:52:48","modified_gmt":"2026-05-02T15:52:48","slug":"taktik-kasino-dalam-vampire-survivors","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bgdc\/2026\/05\/02\/taktik-kasino-dalam-vampire-survivors\/","title":{"rendered":"Taktik Kasino Dalam Vampire Survivors"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400\">Semuanya bermula jutaan tahun yang lalu saat penemuan api masih baru. Nenek moyang kita melakukan apa pun untuk bertahan hidup. Banyak sifat manusia yang terbentuk dari naluri alami untuk bertahan hidup. Salah satu sifat yang masih ada hingga sekarang yaitu sifat manusia ketertarikan ketika melihat angka.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Di dalam artikel ini kami menjelaskan cara kasino memanfaatkan sifat manusia melihat angka hingga <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">game developer <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">memanfaatkan sifat tersebut. Salah satu gim yang menggunakan sifat manusia senang melihat angka meningkat adalah gim yang meraih sebagai pemenang gim terbaik di <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">BAFTA Games Awards <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">pada tahun 2023 yaitu Vampire Survivors. Gim tersebut mengalahkan gim-gim yang memiliki biaya produksi lebih besar seperti God of War Ragnarok<\/span> <span style=\"font-weight: 400\">dan Elden Ring.<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-3136\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bgdc\/wp-content\/uploads\/sites\/66\/2026\/05\/Screenshot-2026-05-02-224054.png\" alt=\"\" width=\"1362\" height=\"762\" \/><span style=\"font-weight: 400\">(<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Development Team <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">Vampire Survivors memegang piala <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">BAFTA Games Awards <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">2023, sumber: BBC.)<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kami menggunakan konsep <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">MDA frameworks <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">untuk menjelaskan cara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">game developer <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">menggunakan angka untuk membuat pemain lebih lama bermain gimnya. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">MDA frameworks <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">merupakan metode yang sering digunakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">game developer <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">untuk memahami konsep yang spesifik dan abstrak dalam desain gim melalui perspektif yang objektif.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Menurut Robin Hunicke, Marc LeBlanc, dan Robert Zubek dalam karya tulis berjudul <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">MDA: A Formal Approach to Game Design and Game Research, MDA framework <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">merupakan cara mendesain sebuah gim yang menggabungkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">game design<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> and <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">development, game criticism, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">technical game research<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">MDA<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> terdiri dari tiga komponen yaitu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">mechanics, dynamics, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">aesthetics<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Mechanics<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> menjelaskan cara kerja sebuah gim, seperti peraturan, sistem, tindakan setiap tombol, dan angka. Contoh dari komponen <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">mechanics<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">: jumlah sebuah peluru yang digunakan oleh pemain. Lalu, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">dynamics<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> berhubungan dengan perilaku pemain dari peraturan atau sistem yang telah dibuat. Komponen berikutnya yaitu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">aesthetics <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">yang menentukan perasaan yang bisa dirasakan oleh pemain.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Vampire Survivors memiliki tiga mekanik utama yaitu: <\/span><span style=\"font-weight: 400\">pergerakan karakter pemain, musuh yang akan mencoba membunuh pemain, dan sistem peningkatan level yang dipengaruhi ketika mengumpulkan batu biru yang akan muncul setelah membunuh musuh. Setelah meningkatkan level, pemain dapat memilih satu dari tiga <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">upgrades<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Walaupun, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">upgrades <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">di dalam gim memiliki efek yang sederhana, mereka bisa mengubah strategi pemain secara keseluruhan. Di dalam Vampire Survivors, pemain dapat memilih tipe karakter yang bisa menentukan senjata yang digunakan. Salah satu sasaran pemain adalah seberapa lama mereka bisa bertahan, waktu tersebut bisa dilihat di <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">timer <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">yang di bawah garis biru besar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dari tiga mekanik tersebut akan membentuk reaksi dan aksi dari pemain. Contoh dari reaksi dan aksi tersebut adalah ketika pemain merelakan nyawanya sedikit untuk meningkatkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">level <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">dan mendapat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">upgrade<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Pemain tetap berhati-hati ketika menghadapi musuh untuk bertahan lebih lama dibanding dengan pertandingan sebelumnya. Dengan banyaknya mekanik dan fitur yang sederhana, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">game developer <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">dapat membuat gim Vampire Survivors menjadi gim yang sangat interaktif dan memerlukan berbagai macam strategi.<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-3137\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bgdc\/wp-content\/uploads\/sites\/66\/2026\/05\/Screenshot-2026-05-02-224342.png\" alt=\"\" width=\"1364\" height=\"849\" \/><span style=\"font-weight: 400\">(Gameplay dari Vampire Survivors, sumber: Crossplay)<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dari sepuluh jenis <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">aesthetics<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">: <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">discovery, narrative, pastime, competition, competition, challenge, expression, fantasy, sensation, fellowship, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">kinesthetics<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> kami menganalisis jenis yang paling menarik dalam Vampire Survivors\u00a0 yaitu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">sensation <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">atau sensasi. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Sensation <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">merupakan jenis <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">aesthetics <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">yang mempengaruhi perasaan pemain dengan audio-visual yang menarik. Kesuksesan Vampire Survivors diakibatkan oleh minimnya aktivitas atau pergerakan yang harus dilakukan namun membuat pemain merasa sensasi yang puas. Rasa sensasi yang sama dapat dirasakan dalam permainan judi yaitu mesin slot.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Pembuat gim Vampire Survivors, Luca Galante pernah bekerja di tempat kasino. Di dalam dunia perjudian terutama kasino ada konsep yang membuat orang ingin melakukannya terus menerus yaitu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">near win state<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Near win state <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">adalah keadaan ketika seorang hampir menang tetapi pada akhirnya tidak. Keadaan tersebut memunculkan sebuah reaksi di bagian\u00a0 otak yang\u00a0 merasakan kepuasan. Rasa kepuasan yang tidak maksimal karena tidak menang tetapi cukup sehingga pemain memiliki keinginan untuk bermain lagi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Mekanisme yang digunakan oleh Luca Galante dalam Vampire Survivors berbentuk <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">timer<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Timer <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">atau waktu yang terus berjalan dan bertambah besar memotivasi pemain untuk bertahan selama mungkin. Ketika pemain mati ada pilihan untuk memulai pertandingan lagi sehingga muncul kemungkinan untuk mencapai waktu yang lebih lama daripada pertandingan sebelumnya dan hal tersebut yang memotivasi pemain untuk bermain lagi. Tidak hanya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">timer <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">mekanisme yang berbentuk selain angka juga digunakan.<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-3138\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bgdc\/wp-content\/uploads\/sites\/66\/2026\/05\/Screenshot-2026-05-02-224602.png\" alt=\"\" width=\"1363\" height=\"767\" \/><span style=\"font-weight: 400\">(Perbandingan animasi ketika membuka peti dengan tingkat pertama dengan peti tingkat kelima)<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Setiap kali mengalahkan bos atau musuh kecil, pemain akan memiliki peluang mendapatkan peti. Peti tersebut dapat memberikan berbagai macam senjata. Tingkat peti yang bisa didapatkan mulai dari satu hingga lima, tingkat tersebut berpengaruh dalam jumlah senjata dan seberapa bagus senjata yang didapatkan. Setiap kali pemain mendapat peti, muncul animasi dengan berbagai macam visual dan audio yang berbeda setiap tingkatannya. Contohnya, tingkat pertama hanya menggunakan warna yang kusam seperti biru tua, lalu efek koin dan berlian yang berterbangan sedikit. Kebalikannya peti tingkat kelima, warna yang digunakan lebih meriah seperti merah muda, oranye, dan kuning, lalu efek koin dan berlian yang berterbangan lebih banyak sehingga membuat kesan yang mewah. Animasi yang digunakan juga lebih lama sehingga, perjuangan pemain terasa lebih berdampak, lebih penting, dan lebih memuaskan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dalam artikel ini, kami menemukan bahwa taktik kasino merupakan taktik yang bermanfaat dalam industri gim. Tentu kami menganjurkan untuk taktik tersebut digunakan secara positif. Salah satu alasan kesuksesan besar dari gim Vampire Survivors adalah prinsip dari pencipta, Luca Galante untuk membuat gim yang tidak memeras uang pemain. Keputusan untuk membuat gim yang bisa di <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">download <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">secara gratis dan tidak ada pilihan untuk pemain membelanjakan uang mereka. Luca Galante menunjukkan taktik yang dipandang negatif oleh masyarakat dapat digunakan sebagai hal yang positif jika motivasi dibelakangnya baik.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Semuanya bermula jutaan tahun yang lalu saat penemuan api masih baru. Nenek moyang kita melakukan apa pun untuk bertahan hidup. Banyak sifat manusia yang terbentuk dari naluri alami untuk bertahan hidup. Salah satu sifat yang masih ada hingga sekarang yaitu sifat manusia ketertarikan ketika melihat angka.\u00a0 Di dalam artikel ini kami menjelaskan cara kasino memanfaatkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":73,"featured_media":3137,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[14],"tags":[],"class_list":["post-3135","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-articles"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bgdc\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3135","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bgdc\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bgdc\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bgdc\/wp-json\/wp\/v2\/users\/73"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bgdc\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3135"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bgdc\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3135\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3139,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bgdc\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3135\/revisions\/3139"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bgdc\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3137"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bgdc\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3135"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bgdc\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3135"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bgdc\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3135"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}