    {"id":3097,"date":"2025-11-30T21:48:10","date_gmt":"2025-11-30T14:48:10","guid":{"rendered":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bgdc\/?p=3097"},"modified":"2025-12-23T21:56:35","modified_gmt":"2025-12-23T14:56:35","slug":"bgdc-talkshow-level-up-your-career","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bgdc\/2025\/11\/30\/bgdc-talkshow-level-up-your-career\/","title":{"rendered":"BGDC Talkshow: Level Up Your Career"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400\">Pada Minggu, 9 November 2025, Binus Game Development Club sukses menggelar acara BGDC Talkshow, sebuah acara bincang santai yang berlangsung dari pukul 13.00 WIB sampai pukul 14.40 WIB. BGDC Talkshow sendiri merupakan wadah inspiratif bagi para Binusian untuk mengenal lebih dekat seluk-beluk dunia <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">game development<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> di Indonesia, mulai dari proses kreatif di balik layar hingga prospek karier di bidang tersebut. Selain itu acara ini akan menghadirkan obrolan bersama dua <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">special guest<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> yaitu Kak Jouza Muhammad Akbar Pahlawan dan Kak Melvin Setiawan Suherli. Acara yang berlangsung dilaksanakan melalui platform Zoom, diikuti oleh Binusian dari berbagai jurusan yang tertarik pada bidang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">game development<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Melalui talkshow ini, Binusian diharapkan dapat memperoleh gambaran menyeluruh terkait dinamika di industri <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">game development<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dari sisi teknis maupun non-teknis, serta memperoleh <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">insight<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> mengenai strategi pengembangan karier di bidang tersebut.<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-3098\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bgdc\/wp-content\/uploads\/sites\/66\/2025\/11\/unnamed-1.png\" alt=\"\" width=\"512\" height=\"288\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Meski industri<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\"> game<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> sudah berkembang pesat, masih banyak mahasiswa yang belum memahami secara mendalam tentang bagaimana memulai karier di bidang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">game development<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, mulai dari keterampilan yang dibutuhkan, peluang kerja ke depannya, serta langkah konkret yang dapat ditempuh sejak dini. Pada kesempatan kali ini, BGDC Talkshow mengusung judul \u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Level Up Your Career: Mengenal Prospek &amp; Karier di Industri Game Development Indonesia<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">\u201d. Dengan judul tersebut, acara ini bertujuan memberikan wawasan baru seputar peluang, tantangan, serta pengalaman nyata dari para profesional yang telah lama berkecimpung di dunia <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">game development <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">nasional.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sesi talkshow berlangsung dengan santai dan interaktif, menghadirkan obrolan informatif dari Kak Jouza dan Kak Melvin. Dari pembahasan mereka, terlihat bahwa industri <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">game<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> Indonesia tengah berkembang pesat, meski tingginya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">traffic<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> pemain belum sepenuhnya sebanding dengan besarnya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">revenue<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Dalam pembahasan itu, mereka menyoroti bahwa pasar lokal memiliki komunitas besar dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">solid<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, tetapi masih menghadapi tantangan seperti tren yang cepat berubah, dominasi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">influencer<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, serta maraknya pembajakan. Keduanya juga menegaskan bahwa langkah awal bagi calon <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">game developer<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> adalah memiliki<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\"> passion<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, pengalaman bermain yang kuat, serta portofolio yang terbangun dengan baik, disertai pemahaman yang jelas mengenai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">role<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> yang ingin ditempuh. Dari sisi kebutuhan industri,<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\"> game artist<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dan terutama <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">game programmer<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dengan kemampuan teknis yang kuat menjadi posisi paling dicari. Selain itu, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">networking<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> juga dianggap krusial, baik untuk membangun relasi, membuka peluang kolaborasi, maupun menunjukkan keseriusan melalui proyek yang dipresentasikan.<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-3099\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bgdc\/wp-content\/uploads\/sites\/66\/2025\/11\/unnamed.png\" alt=\"\" width=\"512\" height=\"288\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Acara kemudian berlanjut ke sesi QnA, di mana para Binusian dengan antusias mengajukan berbagai pertanyaan seputar dunia <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">game development<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Dari sesi ini terpilih tiga penanya terbaik. Pertama, ada Ferdinand Louis yang menanyakan bagaimana cara beradaptasi dengan perkembangan teknologi AI. Narasumber menjelaskan bahwa AI sebaiknya dipandang sebagai alat bantu yang dapat dipelajari dan dimanfaatkan, bukan sebagai ancaman, karena pada akhirnya manusia tetap memegang kendali atas penggunaannya. Pertanyaan kedua datang dari Vincentius Tristan yang bertanya mengenai cara menyusun Game Design Document (GDD) yang baik. Jawaban yang diberikan menekankan bahwa GDD harus dibuat sejelas mungkin dan dapat dipahami bahkan oleh mereka yang tidak memiliki pengalaman <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">gaming<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, sehingga penting untuk merumuskan konsep inti secara matang dan menggunakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">tools<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> sederhana seperti Google Docs. Terakhir, Jocelyn Baratamijaya menanyakan peluang untuk bekerja sebagai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">game designer<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> di luar negeri. Narasumber menjelaskan bahwa kemampuan bahasa dan jaringan profesional merupakan faktor utama yang perlu dibangun, serta menegaskan bahwa beberapa alumni Binus telah berhasil berkarier di luar negeri, termasuk di Singapura.<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-3100\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bgdc\/wp-content\/uploads\/sites\/66\/2025\/11\/unnamed-2.png\" alt=\"\" width=\"512\" height=\"308\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sebelum acara resmi ditutup, pembawa acara menyampaikan beberapa kata penutup yang menekankan pentingnya terus mengikuti perkembangan industri serta memanfaatkan setiap kesempatan untuk belajar dan berkembang. Acara kemudian diakhiri dengan sesi dokumentasi bersama para panitia dan Binusian sebagai penutup yang hangat dari kegiatan inspiratif ini.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pada Minggu, 9 November 2025, Binus Game Development Club sukses menggelar acara BGDC Talkshow, sebuah acara bincang santai yang berlangsung dari pukul 13.00 WIB sampai pukul 14.40 WIB. BGDC Talkshow sendiri merupakan wadah inspiratif bagi para Binusian untuk mengenal lebih dekat seluk-beluk dunia game development di Indonesia, mulai dari proses kreatif di balik layar hingga [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":73,"featured_media":3098,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[16],"tags":[],"class_list":["post-3097","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bgdc\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3097","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bgdc\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bgdc\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bgdc\/wp-json\/wp\/v2\/users\/73"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bgdc\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3097"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bgdc\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3097\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3101,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bgdc\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3097\/revisions\/3101"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bgdc\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3098"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bgdc\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3097"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bgdc\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3097"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bgdc\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3097"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}