    {"id":3032,"date":"2025-07-25T10:36:42","date_gmt":"2025-07-25T03:36:42","guid":{"rendered":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bdm\/?p=3032"},"modified":"2025-07-25T10:42:09","modified_gmt":"2025-07-25T03:42:09","slug":"jejak-musik-klasik-dalam-video-game","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bdm\/2025\/07\/jejak-musik-klasik-dalam-video-game\/","title":{"rendered":"Jejak Musik Klasik dalam Video Game"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-3034\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bdm\/wp-content\/uploads\/sites\/73\/2025\/07\/Screenshot-2025-07-25-10.24.28-AM.png\" alt=\"\" width=\"577\" height=\"383\" \/><a href=\"https:\/\/images.squarespace-cdn.com\/content\/v1\/538d1920e4b0369e0b93e74b\/1651260404533-AUXHCXYZMGJMCZ0JCZP1\/artworkCHRISTOPH+HITZ+FOR+THE+BOSTON+GLOBE.jpg?format=2500w\">Gambar 1<\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Musik telah menjadi bagian dari hidup manusia. Perannya sangat penting dalam menggambarkan suasana, karena tanpa musik, semuanya bisa terasa hampa dan monoton. Kita bisa menemuinya di mana saja, seperti di <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">film<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, di iklan, di tempat yang kita kunjungi, bahkan di <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">video<\/span><\/em> <span style=\"font-weight: 400\">game<\/span><span style=\"font-weight: 400\"> pun ada musiknya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Saat kita bermain <\/span><span style=\"font-weight: 400\">game<\/span><span style=\"font-weight: 400\">, tentunya kalian pernah mendengar ada <em>soundtrack<\/em> atau <\/span><span style=\"font-weight: 400\">sound<\/span> <span style=\"font-weight: 400\">effect<\/span><span style=\"font-weight: 400\"> kan? Hal tersebut sangat membantu dalam meningkatkan pengalaman bermain <\/span><span style=\"font-weight: 400\">game<\/span><span style=\"font-weight: 400\"> kita. Misalnya, saat suasana dalam <\/span><span style=\"font-weight: 400\">game<\/span><span style=\"font-weight: 400\"> sedang ceria atau santai, musik yang dimainkan biasanya terdengar <em>upbeat<\/em> dan ringan. Ketika situasi mulai tegang atau penuh aksi, musik berubah menjadi lebih intens dan dramatis untuk memperkuat suasana. Lalu pada momen-momen sedih atau emosional, latar musik biasanya menjadi pelan dan menyentuh.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Tidak hanya mendukung suasana, musik dalam <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">video<\/span> <span style=\"font-weight: 400\">game<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> juga berfungsi sebagai identitas suatu <em>game<\/em>. Contohnya, saat mendengar satu melodi tertentu, terkadang kita bisa langsung mengingat <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">game<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">-nya. Misalnya, lagu tema dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">game<\/span><\/i> <em><span style=\"font-weight: 400\">Super<\/span> <span style=\"font-weight: 400\">Mario<\/span> <span style=\"font-weight: 400\">Bros<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">, <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">Angry<\/span> <span style=\"font-weight: 400\">Birds<\/span><span style=\"font-weight: 400\">, <\/span><span style=\"font-weight: 400\">The Legend of Zelda<\/span><span style=\"font-weight: 400\">, <\/span><span style=\"font-weight: 400\">Plants<\/span> <span style=\"font-weight: 400\">vs<\/span> <span style=\"font-weight: 400\">Zombies<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">, <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">Tetris<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">, dan masih banyak lagi. Lagu-lagu tersebut sudah sangat ikonik dan melekat di ingatan pemain. Bukan hanya sebagai musik latar, tapi juga sebagai bagian dari identitas yang membuat <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">game<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> tersebut mudah dikenali.<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-3033\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bdm\/wp-content\/uploads\/sites\/73\/2025\/07\/36190303-image-7-1640880187142.png\" alt=\"\" width=\"1200\" height=\"675\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center\"><a href=\"https:\/\/images.app.goo.gl\/1tGGnBjkXFSCXoVH9\">Gambar 2<\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Selain itu, fakta menarik dari musik di <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">video<\/span> <span style=\"font-weight: 400\">game<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> adalah, terinspirasi dari musik klasik. Komposer seperti Nobuo Uematsu (<em>Final Fantasy<\/em>) dan Koji Kondo (<em>The Legend of Zelda<\/em>) mengambil elemen dari komposer klasik seperti Beethoven dan Bach. Lalu di <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">game<\/span> <span style=\"font-weight: 400\">Castlevania<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">, lagu \u201c<em>Bloody Tears<\/em>\u201d memiliki nuansa barok yang kuat, dan sang komposer, Michiru Yamane, memang terinspirasi oleh gaya musik Bach.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Beberapa <em>game<\/em> bahkan menggunakan teknik leitmotif. Teknik ini dipopulerkan oleh komposer Richard Wagner, dan awalnya banyak digunakan dalam opera, lalu berkembang ke <em>film<\/em> dan juga <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">video<\/span> <span style=\"font-weight: 400\">game<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">. Leitmotif adalah melodi yang digunakan untuk mewakili karakter, tempat, atau situasi tertentu. Melodi ini akan diputar berulang kali setiap kali unsur tersebut muncul, sehingga pemain bisa langsung mengenali tokoh atau suasana hanya dari musiknya. Contoh yang paling dikenal adalah \u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Aerith Theme<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">\u201d dari game <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Final<\/span><\/i> <i><span style=\"font-weight: 400\">Fantasy<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Jadi, dapat terlihat bawah pengaruh musik klasik sangat relevan hingga zaman sekarang. Mungkin kita sering tidak sadar bahwa musik yang kita dengar terinspirasi dari komposer ratusan tahun lalu. Musik terus berkembang dan penggunaanya menjadi lebih luas seperti di <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">video<\/span><\/i> <i><span style=\"font-weight: 400\">game<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Musik sangat mendukung dalam menekankan emosi, latar, maupun karakter dalam <em>game<\/em>, dan elemen dari musik klasik turut berperan dalam menghasilkan suatu karya.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Gambar 1 Musik telah menjadi bagian dari hidup manusia. Perannya sangat penting dalam menggambarkan suasana, karena tanpa musik, semuanya bisa terasa hampa dan monoton. Kita bisa menemuinya di mana saja, seperti di film, di iklan, di tempat yang kita kunjungi, bahkan di video game pun ada musiknya. Saat kita bermain game, tentunya kalian pernah mendengar [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":78,"featured_media":2633,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[],"class_list":["post-3032","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-articles"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bdm\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3032","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bdm\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bdm\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bdm\/wp-json\/wp\/v2\/users\/78"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bdm\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3032"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bdm\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3032\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3039,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bdm\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3032\/revisions\/3039"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bdm\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2633"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bdm\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3032"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bdm\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3032"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bdm\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3032"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}