    {"id":1345,"date":"2021-09-20T15:55:15","date_gmt":"2021-09-20T08:55:15","guid":{"rendered":"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bdm\/?p=1345"},"modified":"2021-09-27T20:05:06","modified_gmt":"2021-09-27T13:05:06","slug":"mengenal-alat-musik-daerah-berjenis-ritmis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bdm\/2021\/09\/mengenal-alat-musik-daerah-berjenis-ritmis\/","title":{"rendered":"Mengenal Alat Musik Daerah Berjenis Ritmis"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center\"><strong>Mengenal Alat <\/strong><strong>M<\/strong><strong>usik <\/strong><strong>D<\/strong><strong>aerah <\/strong><strong>B<\/strong><strong>erjenis <\/strong><strong>Ritmis<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Musik daerah merupakan salah satu bentuk hasil karya bernada yang berasal dari berbagai sudut sabang sampai merauke Musik merupakan suatu bentuk seni dan merupakan bagian dari kehidupan manusia dan sebagai ungkapkan perasaan senang, sedih, cinta, cinta tanah air Musik juga merupakan alat untuk berimajinasi Alat musik diperlukan untuk menghasilkan musik ,alat musik itu adalah instrumen yang dibangun atau dimodifikasi untuk tujuan menghasilkan musik. segala sesuatu yang menghasilkan suara, dan entah bagaimana dapat diatur oleh musisi, dapat disebut sebagai alat musik. alat musik juga memiliki berbagai macam jenis salah satunya adalah alat musik ritmis. pada artikel ini akan dijelaskan apa itu musik ritmis dan contoh dai alat musiknya.<\/p>\n<p>Pengertian Ritmis :<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Ritmis bisa didefenisikan sebagai alat musik yang tidak memiliki nada tetapi\u00a0 fungsinya lebih kepada pembentukan irama, untuk mengatur tempo, baik dalam lagu maupun dalam tarian. Potongan harmonis harus dilakukan pada tempo yang tepat. Alat musik berirama memandu musisi lain dalam mengatur tempo.penanda yang digunakan oleh komposer musik Alat musik ritmis biasanya digunakan sebagai titik referensi\u00a0 perkenalan, syair, dan chorus.<\/p>\n<p>Contoh Alat Musik Ritmis tradisional :<\/p>\n<ul>\n<li>Gendang<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify\">\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0Gendang adalah alat musik tradisional yang dimainkan dengan cara dipukul. Drum terbuat dari kayu dengan membran atau membran pada bagian sampingnya.\u00a0\u00a0 Untuk membuat gendang dibutuhkan batang pohon yang dibor lalu dibentuk seperti ini. Batang pohon yang digunakan umumnya nangka, kelapa dan cempedak. Sedangkan selaput kendang terbuat dari kulit sapi, kerbau atau kambing.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-1346 aligncenter\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bdm\/wp-content\/uploads\/sites\/73\/2021\/09\/Screenshot-2021-09-27-195913.jpg\" alt=\"\" width=\"277\" height=\"231\" \/><\/p>\n<ul>\n<li>Rebana<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify\">\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Rebana merupakan salah satu alat musik khas bahasa melayu, berbentuk bulat dan pipih serta dimainkan sambil ditabuh, alat musik ini juga berkembang seiring dengan perkembangan agama Islam di seluruh Indonesia.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-1347 aligncenter\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bdm\/wp-content\/uploads\/sites\/73\/2021\/09\/Screenshot-2021-09-27-200038.jpg\" alt=\"\" width=\"327\" height=\"182\" \/><\/p>\n<ul>\n<li>Tifa<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify\">\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Tifa sendiri terbuat dari sebatang kayu yang isinya dikosongkan. Bahan dasar Tifa adalah kayu Lenggua karena dinilai memiliki kualitas yang sangat baik, tebal dan kuat. Tifa bermain dengan dipukul.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-1348 aligncenter\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bdm\/wp-content\/uploads\/sites\/73\/2021\/09\/Screenshot-2021-09-27-200151.jpg\" alt=\"\" width=\"276\" height=\"213\" \/><\/p>\n<ul>\n<li>Gong<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify\">\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Gong adalah alat musik ritmik dari Asia Timur dan Tenggara yang berbentuk seperti piringan logam melingkar datar dan menghasilkan suara dengan cara dipukul dengan palu. Biasanya gong yang menghasilkan nada tertentu dimainkan dengan gong nada tertentu dalam setting jenis gamelan tradisional.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-1349 aligncenter\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bdm\/wp-content\/uploads\/sites\/73\/2021\/09\/Screenshot-2021-09-27-200242.jpg\" alt=\"\" width=\"317\" height=\"235\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Referensi :<\/p>\n<ul>\n<li>https:\/\/www.kompasiana.com\/dalimisaid6473\/5e57e8a5d541df120e6200a2\/ternyata-ada-misteri-gong-berantai-di-tanjung-tanah-kerinci<\/li>\n<li>https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/alat-musik-ritmis\/https:\/\/www.bola.com\/ragam\/read\/4449332\/pengertian-alat-musik-ritmis-fungsi-dan-jenis-jenis-alatnya<\/li>\n<li>https:\/\/kitapastibisa.id\/makna-tifa-dalam-persaudaraan-masyarakat-maluku\/<\/li>\n<li>https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Hadroh_Betawi<\/li>\n<li>https:\/\/www.blibli.com\/friends\/blog\/alat-musik-gendang-16\/<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mengenal Alat Musik Daerah Berjenis Ritmis Musik daerah merupakan salah satu bentuk hasil karya bernada yang berasal dari berbagai sudut sabang sampai merauke Musik merupakan suatu bentuk seni dan merupakan bagian dari kehidupan manusia dan sebagai ungkapkan perasaan senang, sedih, cinta, cinta tanah air Musik juga merupakan alat untuk berimajinasi Alat musik diperlukan untuk menghasilkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":78,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[],"class_list":["post-1345","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-articles"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bdm\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1345","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bdm\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bdm\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bdm\/wp-json\/wp\/v2\/users\/78"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bdm\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1345"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bdm\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1345\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1350,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bdm\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1345\/revisions\/1350"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bdm\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1345"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bdm\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1345"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/bdm\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1345"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}