Datang sebagai Stranger, Pulang sebagai Musisi Muda : Welcoming Party UKM Band Malang B29
Malang, MCC 18 Desember 2025 – Di tengah hiruk pikuk aktivitas kampus dan rutinitas yang
padat, musik selalu punya cara sendiri untuk menyatukan banyak kepala dengan latar belakang
yang berbeda. Hal inilah yang terasa kuat dalam kegiatan Welpart (Welcome Party) yang
diselenggarakan oleh UKM Band 29 (B29) di Malang Creative Center (MCC).
Welpart bukan sekadar acara penyambutan anggota baru. Lebih dari itu, Welpart menjadi ruang
aman bagi para pencinta musik untuk saling mengenal, berekspresi, dan merayakan kebersamaan
dalam satu frekuensi yang sama.
MCC sebagai Ruang Bertumbuh
Pemilihan Malang Creative Center (MCC) sebagai lokasi acara bukan tanpa alasan. Sebagai
ruang kreatif yang terbuka dan inklusif, MCC memberikan atmosfer yang mendukung bagi musisi
muda untuk berkarya dan berinteraksi. Sejak awal acara dimulai, suasana hangat sudah terasa
bukan hanya dari alunan musik, tetapi juga dari antusiasme para peserta yang hadir. Meski jumlah
peserta sekitar 25 orang, kehadiran mereka justru menciptakan suasana yang lebih intim dan akrab.
Tidak ada jarak antara panitia, anggota lama, dan anggota baru. Semua melebur dalam satu ruang,
satu semangat, dan satu kecintaan terhadap musik.
Welpart sebagai Titik Awal Perjalanan
Sebagai agenda tahunan, Welpart memiliki peran penting dalam perjalanan UKM B29. Acara ini
menjadi titik awal bagi anggota baru untuk mengenal budaya organisasi, dinamika internal, serta
nilai kebersamaan yang dijunjung oleh B29. Melalui sesi perkenalan, obrolan santai, hingga
jamming session, peserta diajak untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga pelaku. Setiap
orang diberi ruang untuk berkontribusi, tanpa tekanan dan tanpa batasan. Inilah yang membuat
Welpart terasa personal dan bermakna.
Jamming Session: Inti dari Kebersamaan
Salah satu momen yang paling ditunggu dalam Welpart adalah jamming session. Musik menjadi
bahasa utama yang menyatukan semua peserta. Alunan gitar, dentuman drum, dan suara vokal
yang saling bersahutan menciptakan suasana yang hidup dan penuh energi. Meski terdapat
keterbatasan waktu, semangat para peserta tidak surut. Mereka tetap menikmati setiap momen
yang ada, saling mendukung, dan menunjukkan rasa saling menghargai satu sama lain. Bagi UKM
B29, jamming bukan hanya soal tampil, tetapi soal proses tentang belajar, beradaptasi, dan tumbuh
bersama.
Welpart UKM B29 membuktikan bahwa kesuksesan sebuah acara tidak selalu diukur dari
besarnya skala atau jumlah peserta. Kehangatan, kenyamanan, dan rasa memiliki justru menjadi
nilai utama yang tercipta sepanjang kegiatan. Banyak peserta mengaku merasa senang dan
diterima, bahkan sejak pertama kali datang. Hal ini menunjukkan bahwa B29 berhasil menciptakan
lingkungan yang inklusif dan suportif, khususnya bagi mereka yang baru bergabung dan masih
mencari ruang untuk berekspresi.
Penutup
Sebagai penutup, Welpart bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang anggota UKM
B29 ke depannya. Acara ini menjadi bekal awal untuk membangun solidaritas, meningkatkan
kepercayaan diri, dan memperkuat ikatan antaranggota. Dengan semangat kebersamaan yang telah
terbangun UKM B29 diharapkan dapat terus menghadirkan ruang kreatif yang aman,
menyenangkan, dan produktif bagi para musisi muda. Welpart menjadi pengingat bahwa musik
selalu punya tempat bukan hanya untuk didengar, tetapi juga untuk dirasakan dan dijalani bersama.
