    {"id":2237,"date":"2021-06-09T23:11:40","date_gmt":"2021-06-09T16:11:40","guid":{"rendered":"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/badminton\/?p=2237"},"modified":"2021-06-09T23:13:40","modified_gmt":"2021-06-09T16:13:40","slug":"cara-memilih-raket-yang-baik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/badminton\/2021\/06\/cara-memilih-raket-yang-baik\/","title":{"rendered":"Cara Memilih Raket yang Baik"},"content":{"rendered":"<p>Raket bulutangkis adalah benda yang paling penting dalam permainan. Pemilihan raket yang tidak sesuai dengan gaya bermain akan menggangu performa permainan. Untuk itu kita perlu tahu cara memilih raket bulutangkis yang baik dan benar dalam perfoma permainan di lapangan.<\/p>\n<p>Berikut langkah-langkah memilih raket dalam permainan bulutangkis :<\/p>\n<p>1. Periksa dan tanyakan berat dari setiap raket yang hendak dibeli.<br \/>\nPilihlah raket yang menurut anda cukup ringan. Hindari pemakaian raket yang terlalu berat karena dapat menyebabkan cedera di lengan atau bahu.<\/p>\n<p>2. Pahami bedanya tarikan senar tinggi dan rendah<br \/>\n&#8211; Senar raket tarikan tinggi :<br \/>\nSemakin besar tarikan senar maka kontrol terhadap shuttlecock akan lebih baik dibanding tarikan senar yang rendah.<br \/>\n&#8211; Senar raket tarikan rendah :<br \/>\nKetika tarikan senar terlalu rendah maka respon shuttlecock dengan senar akan lebih panjang. Ini berarti akan terjadi kesulitan saat ingin mengontrol pergerakan shuttlecock.<\/p>\n<p>3. Cek keleruran batang raket<br \/>\nAda 3 macam stiffness dari batang raket, yaitu :<br \/>\n&#8211; Medium ( fleksibel ) :<br \/>\nTipe ini cocok untuk karakter permainan bertahan dari segala jenis serangan.<br \/>\n&#8211; Stiff ( Limited flexibility ) :<br \/>\nTipe ini lebih cocok untuk karakter permainan bertahan dan menyerang.<br \/>\n&#8211; Extea-stiff ( Minimum flexibility ) :<br \/>\nRaket tipe ini hanya bisa maksimal pada tangan tangan bulutangkis profesional.<\/p>\n<p>4. Pilih bentuk frame kepala raket isometrik atau oval<br \/>\n&#8211; Isometrik : terdapat banyak titik-titik pukulan yang baik pada bantalan senar yang lebih luas.<br \/>\n&#8211; Oval : bentuk oval memiliki lebih sedikit spot untuk melakukan pukulan ideal.<\/p>\n<p>5. Pilih raket berdasarkan gaya permainan anda<br \/>\nBagi anda yang belum tahu tipe gaya permainan anda, sebaiknya identifikasi dahulu dengan meningkatkan pola latihan di lapangan.<br \/>\n&#8211; Gaya permainan menyerang :<br \/>\nJika anda memiliki gaya permainan menyerang, anda dapat memilih raket yang tidak terlalu lentur.<br \/>\n&#8211; Gaya permainan bertahan :<br \/>\nRaket yang tepat untuk gaya permainan bertahan adalah raket dengan bobot ringan.<br \/>\n&#8211; Gaya permainan campuran :<br \/>\nJika anda bertehnik kombinasi, maka usahakan memilih raket yang fleksibilitas tangkainya baik.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Raket bulutangkis adalah benda yang paling penting dalam permainan. Pemilihan raket yang tidak sesuai dengan gaya bermain akan menggangu performa permainan. Untuk itu kita perlu tahu cara memilih raket bulutangkis yang baik dan benar dalam perfoma permainan di lapangan. Berikut langkah-langkah memilih raket dalam permainan bulutangkis : 1. Periksa dan tanyakan berat dari setiap raket [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":71,"featured_media":2238,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[12,6],"tags":[],"class_list":["post-2237","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-articles","category-post"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/badminton\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2237","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/badminton\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/badminton\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/badminton\/wp-json\/wp\/v2\/users\/71"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/badminton\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2237"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/badminton\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2237\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2240,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/badminton\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2237\/revisions\/2240"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/badminton\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2238"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/badminton\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2237"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/badminton\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2237"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/badminton\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2237"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}