    {"id":1615,"date":"2019-10-31T12:22:43","date_gmt":"2019-10-31T05:22:43","guid":{"rendered":"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/badminton\/?p=1615"},"modified":"2019-10-31T12:22:43","modified_gmt":"2019-10-31T05:22:43","slug":"solusi-tangan-kapalan-bagi-pembulutangkis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/badminton\/2019\/10\/solusi-tangan-kapalan-bagi-pembulutangkis\/","title":{"rendered":"Solusi Tangan Kapalan bagi Pembulutangkis.."},"content":{"rendered":"<p><strong>Solusi Tangan Kapalan bagi Pembulutangkis..<\/strong><\/p>\n<p>Hai para pecinta bulutangkis seperti yang kita tahu bahwa olahraga ini lebih banyak mengengam raket, apa lagi bagi kalian yang pemain memegang raket merupakan makanan sehari hari. Nah pasti banyak dari kalian yang mengalami kapalan dibagian telapak tangaan karena telalu sering memegang raket,bagi para atlet laki laki bisanya\u00a0 tidak terlalu peduli dengan itu namun khususnya untuk atlet perempuan\u00a0 hal tersebut sungguh tidak nyaman. Bagi kalian yang merasakan demikian yuk kita simak bagaimana solusinya.<\/p>\n<p>Kapalan merupakan adalah penebalan dan pengerasan kulit akibat tekanan dan gesekan yang berlebihan. Kapalan atau <em>callus<\/em> terbentuk sebagai reaksi tubuh untuk melindungi bagian kulit yang sensitive.karena terjadi penebalan kulit maka\u00a0 bagian kulit tersebut akan kurang rasa sensitive terhadap sentuhan. Bagi pembulutangkis itu yaitu sering terjadi gesekan\u00a0 yang terlalu sering antara telapak tangan dengan grip raket itu sendiri.<\/p>\n<p>Tanda-tanda terjadinya kapalan di kulit Anda adalah:<\/p>\n<ul>\n<li>Ada sebagian kulit yang terasa kasar dan menebal.<\/li>\n<li>Rasa nyeri di bawah kulit.<\/li>\n<li>Ada benjolan yang mengeras pada kulit.<\/li>\n<li>Sebagian kulit berubah menjadi kering, lunak, atau terbelah<\/li>\n<\/ul>\n<p>SOLUSI:<\/p>\n<p>R<strong>endam dengan air hangat<br \/>\n<\/strong><a href=\"https:\/\/www.alodokter.com\/beragam-manfaat-mandi-air-hangat\">Air hangat<\/a> memang tidak perlu diragukan lagi manfaatnya. Selain, bermanfaat untuk mengatasi iritasi kulit.\u00a0 Air hangat juga bermanfaat untuk mengatasi kapalan di jari <em>lho<\/em>. Caranya dengan merendam jari tangan selama kurang lebih 5-10 menit.<\/p>\n<p><strong>Gosok dengan batu apung<br \/>\n<\/strong>Setelah merendam jari tangan dengan air hangat. Kamu bisa menggosok jari yang terkena kapalan menggunakan batu apung. Lakukan hal ini secara perlahan dengan gerakan memutar. Hal ini bermanfaat untuk menghilangkan sel kulit mati dan menghaluskan permukaan kulit.<\/p>\n<p><strong>Oleskan pelembap<br \/>\n<\/strong>Langkah berikutnya, kamu bisa mengoleskan pelembap untuk menjaga kelembapan kulit jari tangan. Untuk mencegah kulit kering dan menghilangkan kapalan di jari tangan, kamu bisa memilih pelembap yang mengandung asam salisilat,<em> ammonium lactate<\/em> atau <a href=\"https:\/\/www.alodokter.com\/ingin-punya-kulit-cantik-tidak-bersisik-coba-gunakan-krim-urea\">urea<\/a>.<\/p>\n<p>Untuk solusi yang paling ampuh adalah pakai sarung tangan\u00a0 hehe becanda yak an gak mungkin juga pake sarung tangan pada saat main hehe sekian dari artikel ini semoga bermanfaat untuk para pembaca.<\/p>\n<p>Sumber:Alo Dokter<\/p>\n<p>gambar: Alo Dokter<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Solusi Tangan Kapalan bagi Pembulutangkis.. Hai para pecinta bulutangkis seperti yang kita tahu bahwa olahraga ini lebih banyak mengengam raket, apa lagi bagi kalian yang pemain memegang raket merupakan makanan sehari hari. Nah pasti banyak dari kalian yang mengalami kapalan dibagian telapak tangaan karena telalu sering memegang raket,bagi para atlet laki laki bisanya\u00a0 tidak terlalu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":71,"featured_media":1616,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[],"class_list":["post-1615","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-articles"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/badminton\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1615","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/badminton\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/badminton\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/badminton\/wp-json\/wp\/v2\/users\/71"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/badminton\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1615"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/badminton\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1615\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1617,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/badminton\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1615\/revisions\/1617"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/badminton\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1616"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/badminton\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1615"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/badminton\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1615"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/badminton\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1615"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}