    {"id":366,"date":"2018-06-10T12:45:34","date_gmt":"2018-06-10T05:45:34","guid":{"rendered":"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/aikido\/?p=366"},"modified":"2018-06-10T12:46:30","modified_gmt":"2018-06-10T05:46:30","slug":"teknik-teknik-dasar-bela-diri-aikido","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/aikido\/2018\/06\/teknik-teknik-dasar-bela-diri-aikido\/","title":{"rendered":"Teknik &#8211; teknik Dasar Bela Diri AIkido"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center\"><strong>BELA DIRI AIKIDO<\/strong><br \/>\n<strong>Vernia Agustina<\/strong><br \/>\n<strong>Juan Kevin<\/strong><br \/>\n<strong>Wyn<\/strong><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/aikido\/wp-content\/uploads\/sites\/47\/2017\/02\/apa_2.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-150 aligncenter\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/aikido\/wp-content\/uploads\/sites\/47\/2017\/02\/apa_2-640x426.jpg\" alt=\"\" width=\"640\" height=\"426\" srcset=\"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/aikido\/wp-content\/uploads\/sites\/47\/2017\/02\/apa_2-640x426.jpg 640w, https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/aikido\/wp-content\/uploads\/sites\/47\/2017\/02\/apa_2-768x511.jpg 768w, https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/aikido\/wp-content\/uploads\/sites\/47\/2017\/02\/apa_2.jpg 1024w\" sizes=\"auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><\/a><\/p>\n<p>\u2022 Sejarah Aikido<br \/>\nAikido adalah seni beladiri yang berasal dari Jepang dan diperkenalkan pertama kali<br \/>\nolehMorihei Ueshiba (1883-1969),yang oleh para praktisi Aikido dijuluki\u201cO Sensei\u201d. Morihei<br \/>\nUeshiba adalah orang yang mengembangkan bela diri ini di tahun 1800-an sehingga sekarang<br \/>\njadi begitu diminati oleh berbagai kalangan di abad modern dan bahkan mereka menjadikan bela<br \/>\ndiri ini justru sebagai gaya hidup.Aikido berarti\u201cthe Way of unifying (with)life energy&amp;quot; atau &amp;quot;the<br \/>\nWay of harmonious spirit&amp;quot;, yang menekankan harmonisasi dan keselarasan antara energi yang<br \/>\nberada didalam diri seseorang dengan energi alam semesta. Kata Aikido berasal dari tiga huruf<br \/>\nkanji:<br \/>\n\u5408 -ai &#8211; menyelaraskan<br \/>\n\u6c17 -ki &#8211; energi kehidupan<br \/>\n\u9053 -d\u014d &#8211; jalan, cara<\/p>\n<p>Aikido terkenal dengan teknik-tekniknya yang lembut dan bergerak secara melingkar dengan<br \/>\nmemanfaatkan tenaga lawan. Teknik-teknik ini dalam literatur bela diri telah dikenal sejak abad<br \/>\nke-10 Masehi, tetapi karena hanya dipelajari oleh kalangan elite samurai dan para bangsawan<br \/>\nmaka perkembangannya sangat terbatas. Akar ilmu bela diri aikido terutama berasal dariDaito<br \/>\nRyu Aiki-Jujutsu (ju-jutsu). Aikido tidak mengenal sistemkompetisi atau pertandingan.<\/p>\n<p>\u2022 Pengertian Aikido dan Teknik-nya<br \/>\nOlahraga bela diri ada berbagai macam dan salah satunya adalah aikido di mana aikido ini<br \/>\ndikenal sebagai seni bela diri yang memadukan keharmonisan antara tubuh dan pikiran dengan<br \/>\nhukum alam. Seni bela diri yang asalnya dari Jepang ini adalah hasil dari modernisasi dan<br \/>\nmanifestasi pemikiran Jepang yang diselimuti tetap dengan budaya tradisional Jepang.<br \/>\nBicara tentang teknik aikido, bela diri ini berfokus pada penguasaan diri dalam setiap latihannya<br \/>\ndan juga kesempurnaan teknik.<br \/>\nSementara bela diri yang lain pada umumnya berfokus utama pada kecepatan dan kekuatan fisik<br \/>\nselama latihan. Teknik yang diutamakan pada olahraga bela diri ini adalah teknik lemparan<br \/>\n(mirip dengan bantingan), kuncian, dan elakan. Dan justru tendangan dan pukulan merupakan<br \/>\nteknik yang cukup jarang dipakai atau malah dihilangkan di perguruan-perguruan aikido.<br \/>\nPerlu diketahui bahwa aikido ini merupakan sebuah bela diri yang memang banyak digunakan<br \/>\nuntuk perkelahian jarak dekat dan juga cepat. Istilah dari perkelahian jarak dekat dan cepat<br \/>\nadalah close combat dan penting juga untuk tahu bahwa pada bela diri aikido, setiap tekniknya<br \/>\ndiketahui dipengaruhi oleh:<br \/>\n\u2022 Teknik Toya berpedang atau Yarijutsu<br \/>\n\u2022 Teknik Pedang atau Kenjutsu<br \/>\n\u2022 Teknik Kuncian Jujutsu, khususnya gaya Sokaku Takeda<br \/>\n\u2022 Teknik Bantingan Judo Kodokan Jigoro Kano<br \/>\nNamun, kita perlu tahu akan teknik-teknik paling umum yang dipraktikkan di perguruan-perguruan<br \/>\naikido. Berikut di bawah ini akan sedikit diulas apa saja yang menjadi teknik umum untuk kita<br \/>\nsemua bisa mengetahuinya.<br \/>\n\u2022 Ikkyo<\/p>\n<p>Pada teknik ini, fokus gerakan adalah mengontrol lawan dengan memakai satu tangan yang<br \/>\nberada di siku dan tangan lainnya berada di dekat pergelangan tangan. Dengan mencengkeram<br \/>\nlawan melalui teknik ini, otomatis saraf ulnaris pada pergelangan tangan akan terkena mendapat<br \/>\ntekanan.<br \/>\nCara seperti ini juga bisa disebut dengan leverage atau mengambil keuntungan dari si lawan<br \/>\nseperti ketika mempelajari teknik dasar gulat.<br \/>\n\u2022 Nikyo<\/p>\n<p>Pada teknik ini, fokus utama gerakan adalah kuncian alias mengunci bagian pergelangan tangan<br \/>\nyang perlu menggerakkan bagian lengan. Teknik ini jugalah yang mampu membantu kita untuk<br \/>\nmenerapkan tekanan tekanan saraf yang menyakitkan ketika sedang berhadapan dengan lawan.<br \/>\nIni adalah teknik ajaran kedua yang juga sangat umum praktiknya.<br \/>\nIntinya, pada teknik ini kita harus mempelajari tentang teknik penggunaan wristlock adductive di<br \/>\nmana melibatkan gerakan perputaran lengan, yang hasilny akan cukup menyakitkan bagi lawan .<\/p>\n<p>\u2022 Sankyo<\/p>\n<p>Pada teknik ini, fokus utama gerakan adalah kuncian rotasional pergelangan tangan yang secara<br \/>\nlangsung memberikan ketegangan di sepanjang bahu, siku dan juga lengan saat berhadapan<br \/>\ndengan lawan. Meski kelihatannya rumit, namun teknik ini juga termasuk yang paling banyak<br \/>\ndigunakan.<br \/>\nTeknik ini juga dikenal dengan teknik pronating di mana tekanan yang diberikan adalah pada<br \/>\nbagian atas spiral di sepanjang area tubuh yang telah disebutkan tersebut pada lawan yang kita<br \/>\nhadapi.<\/p>\n<p>\u2022 Yonkyo<\/p>\n<p>Ajaran keempat ini adalah teknik yang berfokus pada pengendalian bagian bahu di mana bisa<br \/>\ndibilang mirip dengan ikkyo (teknik nomor 1). Hanya saja, yang membedakan pada teknik ini<br \/>\nadalah kita perlu melakukan gerakan menggunakan kedua tangan selama mencengkeram<br \/>\nlengan bagian bawah milik lawan. Fokus cengkeraman tak lain dan tak bukan adalah bagian<br \/>\ntersebut.<br \/>\nBuku-buku jari kita yang dari sisi telapak tangan penerapannya perlu dilakukan ke saraf radial<br \/>\nlawan yang tengah berhadapan dengan kita. Penerapan tersebut bisa dilakukan pada bagian<br \/>\nperiosteum tulang lengan bawah di mana bagian tersebutlah yang nantinya mendapatkan<br \/>\ntekanan dan otomatis area tubuh lawan tersebut akan membuatnya sulit berkutik.<\/p>\n<p>\u2022 Gokyo<\/p>\n<p>Pada teknik Gokyo ini, fokus utama adalah pada gerakan cengkeraman terbalik di bagian<br \/>\npergelangan tangan lawan. Pada dasarnya, teknik ini juga ada kemiripan dengan ikkyo namun<br \/>\nyang membedakan adalah bagian cengkeraman yang terbalik tadi. Tak hanya itu, tapi juga rotasi<br \/>\nmedial bahu dan juga lengan pun menjadi hal yang perlu dikuasai.<br \/>\nSementara itu, tekanan mengarah ke bawah pada bagian siku ketika melatih teknik satu ini. Jadi<br \/>\nbisa dikatakan bahwa gokyo ini merupakan salah satu varian dari ikkyo, begitu pun dengan<\/p>\n<p>yonkyo yang sebelumnya kita bahas. Teknik ini juga umum dipakai untuk berhadapan dengan<br \/>\nlawan yang kiranya memakai senjata.<br \/>\n\u2022 Tenchinage<\/p>\n<p>Pada teknik ini, perlu diketahui bahwa ada keterlibatan uke dalam proses meraih serta<br \/>\nmencengkeram pergelangan tangan nage. Tenchinage bisa juga diartikan melempar surga dan<br \/>\nbumi seperti terlihat bagaimana cara melakukannya dari gambar di samping.<br \/>\nInti dari gerakan pada teknik ini adalah bergerak maju di mana praktisi aikido kemudian dapat<br \/>\nmelakukan gerakan menyapu rendah satu tangan lawan dengan tujuan merusak keseimbangan<br \/>\nlawan. Lawan yang kehilangan keseimbangan lalu dapat membuka peluang untuk<br \/>\nmenjatuhkannya.<\/p>\n<p>\u2022 Kokyunage<\/p>\n<p>Teknik ini juga dikenal dengan istilah breath throw dalam bahasa Inggrisnya dan istilah tersebut<br \/>\nmenggambarkan beragam jenis lemparan pada tiap sesi latihan aikido dalam durasinya.<br \/>\nPada umumnya, teknik ini tak seperti yang lainnya di mana lainnya mungkin akan menggunakan<br \/>\nkunci, tapi tidak dengan teknik ini. Namun hanya dengan sedikit gerakan yang benar bagaimana<br \/>\ncara kita memegang lawan, maka lawan dapat kita lempar.<br \/>\n\u2022 Kotegaeshi<\/p>\n<p>Teknik ini diketahui berfokus pada gerakan yang ditandai dengan proses pelepasan kuncian<br \/>\npergelangan tangan yang membentangkan ekstensor digitorum. Pada teknik ini, inti gerakan<br \/>\nadalah keterlibatan lemparan wristlock pada kembalinya pergelangan tangan.<br \/>\nTeknik ini pun menjadi teknik umum yang seharusnya bisa dikuasai ketika berlatih aikido; detil<br \/>\ngerakan yang benar bisa dilatih di bawah pengawasan guru aikido.<br \/>\n\u2022 Shihonage<\/p>\n<p>Pelemparan empat arah adalah fokus utama dari gerakan teknik pada aikido satu ini. Untuk<br \/>\nmelakukannya dengan baik, biasanya kita perlu melipat tangan melewati bahu dan kemudian dari<br \/>\ngerakan tersebut barulah dapat melakukan kuncian sendi bahu lawan.<br \/>\nDengan cara itu, barulah kita kemudian mampu melakukan gerakan untuk menjatuhkannya,<br \/>\ntanpa perlu Untuk gerakan yang detil, melatihnya di bawah pengawasan pelatih aikido akan<br \/>\nsangat membantu.<br \/>\n\u2022 Pemahaman Aiki<br \/>\nSetelah mengintip sedikit tentang teknik umum aikido, penting juga untuk sedikit mengetahui dan<br \/>\nmemahami Aiki. Berikut di bawah ini dapat dilihat apa saja pemahaman Aiki yang dimaksud:<br \/>\n\u2022 Aiki no Kokoro<br \/>\nYang paling utama adalah seseorang perlu melakukan upaya dalam mengetahui Aiki serta<br \/>\nmengerti jiwa dari Aiki tepat di dalam hatinya.<br \/>\n\u2022 Aiki no Genri<br \/>\nSeseorang perlu melakukan upaya untuk tahu, memahami dan juga menerapkan prinsip-prinsip<br \/>\nAiki.<br \/>\n\u2022 Aiki no Waza<\/p>\n<p>Pada poin ini, seseorang perlu menempa jiwa dan juga segala prinsip Aiki. Caranya adalah<br \/>\ndengan melatih setiap teknik Aiki.<br \/>\n\u2022 Aiki no Chikara<br \/>\nSetelah seseorang tersebut melakukan penempaan pada diri sendiri tentang jiwa dan prinsip Aiki,<br \/>\nmaka akan terasa adanya kekuatan dari Aiki itu sendiri.<br \/>\n\u2022 Aiki no Seishin<br \/>\nPada tahap ini, seseorang sudah harus bisa mewujudkan Aiki, terutama pada tiap langkahnya<br \/>\ndan dalam perbuatan yang dilakukan sehari-hari. Perwujudan ini adalah dari hasil upaya<br \/>\npenempaan tadi.<\/p>\n<p>Pada bela diri aikido, sistem kompetisi tidaklah diberlakukan seperti layaknya bela diri lain pada<br \/>\numumnya yang tujuan utamanya adalah untuk pemasyarakatan. Namun aikido sendiri memiliki<br \/>\nsistem tersendiri yang bernama sistem embukai. Sistem ini berupa peragaan seni gerak bela diri<br \/>\nyang tujuannya adalah memasyarakatkan dirinya.<br \/>\nMungkin kita sudah sering melihatteknik dasar judo maupun bela diri lainnya yang tekniknya<br \/>\ntelah mengalami penggubahan. Aikido memiliki banyak cabang teknik atau gaya yang sudah<br \/>\nbanyak diterapkan dalam zaman modern seperti sekarang. Memang teknik-teknik sudah sangat<br \/>\ndiperkaya, tapi tetap teknik dasarnya tak akan pernah ditinggalkan karena memang<br \/>\npenekanannya lebih kepada kecepatan ketika mengatasi serangan dari lawan.<\/p>\n<p>Sumber Penulisan\/Daftar Pustaka :<br \/>\nhttp:\/\/www.institutaikidoindonesia.com\/index.php\/sejarah\/sejarah-aikido<br \/>\nhttps:\/\/olahragapedia.com\/teknik-aikido<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BELA DIRI AIKIDO Vernia Agustina Juan Kevin Wyn \u2022 Sejarah Aikido Aikido adalah seni beladiri yang berasal dari Jepang dan diperkenalkan pertama kali olehMorihei Ueshiba (1883-1969),yang oleh para praktisi Aikido dijuluki\u201cO Sensei\u201d. Morihei Ueshiba adalah orang yang mengembangkan bela diri ini di tahun 1800-an sehingga sekarang jadi begitu diminati oleh berbagai kalangan di abad modern [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":52,"featured_media":111,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-366","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-articles"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/aikido\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/366","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/aikido\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/aikido\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/aikido\/wp-json\/wp\/v2\/users\/52"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/aikido\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=366"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/aikido\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/366\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":367,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/aikido\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/366\/revisions\/367"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/aikido\/wp-json\/wp\/v2\/media\/111"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/aikido\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=366"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/aikido\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=366"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/aikido\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=366"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}